Beranda blog Halaman 44

Don Muzakir: Petani Kini Dihargai, Program Prabowo Hadirkan Perubahan Nyata

0
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia.
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia.

TANIMERDEKA – Sektor pertanian Indonesia memasuki babak baru di bawah Presiden Prabowo Subianto. Berbagai program strategis dijalankan untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Program Makmur yang digagas sejak 2020 oleh Kementerian BUMN dan PT Pupuk Indonesia kini semakin luas. Hingga Mei 2025, program ini sudah mencakup 73.723 hektare lahan dengan melibatkan 30.974 petani.

Program ini memberikan pendampingan teknis, mengatur pengelolaan tanah dan air, serta menyediakan akses pembiayaan dan asuransi.

Pemerintah juga membuka dua juta hektare lahan baru. Hasilnya, produksi beras melonjak 50–62 persen pada Januari hingga April 2025. Cadangan beras pemerintah mencapai 3,18 juta ton, tertinggi dalam 23 tahun terakhir.

Langkah besar lain adalah penanaman jagung serentak di satu juta hektare lahan. Program ini diharapkan menekan impor sekaligus menjamin pasokan untuk peternak. Pemerintah juga menetapkan harga gabah Rp 6.500 per kilogram dan harga jagung Rp 5.500 per kilogram. Bulog diperintahkan menyerap hasil panen langsung dari petani agar tidak jatuh ke tengkulak.

Distribusi pupuk yang lama menjadi masalah juga dibenahi. Alokasi pupuk bersubsidi ditambah, jalur distribusi dipangkas. Petani melaporkan pupuk kini “mudah didapat dan tepat waktu”.

Di Majalengka, Presiden Prabowo ikut mengoperasikan combine harvester pada panen raya. Mekanisasi ini membuat panen lebih cepat dan efisien.

Selain itu pemerintah juga menyiapkan Rp 12 triliun untuk memperkuat jaringan irigasi di dua juta hektare lahan, tersebar di Kalimantan, Papua, dan Sumatera.

Program optimasi lahan dan cetak sawah baru mendapat alokasi Rp 7 triliun. Target produksi padi naik menjadi 10,2 ton per hektare, dari sebelumnya 7,5 ton.

Presiden Prabowo juga menegaskan posisi petani sebagai pahlawan pangan yang wajib dimuliakan.

Semenara itu Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir menyebutkan program ini nyata dirasakan petani. Pemerintah hadir dengan teknologi dan irigasi yang nyata. Petani merasa dilibatkan, bukan ditinggalkan.

“Program Presiden Prabowo jelas berpihak kepada petani. Harga gabah dan jagung dinaikkan. Pupuk tidak lagi sulit dicari,” kata Don Muzakir.

Ia menambahkan, petani kini lebih percaya diri menghadapi masa depan. Sekarang pemerintah menjamin harga gabah dan komoditas pangan lain.

“Selama ini petani selalu mengeluh harga gabah jatuh saat panen raya. Bulog langsung membeli dari petani, bukan dari tengkulak. Itu membuat petani tersenyum karena hasil jerih payah mereka dihargai,” ujarnya.

“Pupuk adalah nyawa petani. Dulu sering langka dan datang terlambat. Sekarang distribusi lebih lancar. Petani bisa menanam dengan tenang karena pupuk datang tepat waktu. Itu perubahan besar,” tuturnya.

Don Muzakir menekankan bahwa Tani Merdeka Indonesia akan terus mendukung langkah pemerintah.

“Petani harus jadi subjek, bukan objek. Presiden Prabowo memberi teladan. Petani dilibatkan dalam perencanaan. Aspirasi petani didengar langsung. Tani Merdeka Indonesia ada di belakang Presiden untuk menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat,” kata Don Muzakir.[]

Begini Cara Merawat Tanaman Melon Agar Cepat Berbuah

0

TANIMERDEKA – Tanaman melon butuh perawatan khusus agar cepat berbuah. Pemangkasan daun dan tunas yang tidak perlu serta pemberian nutrisi yang tepat menjadi kunci utama.

Melon yang dirawat dengan benar bisa lebih fokus membentuk buah. Hasil panen juga lebih optimal, sementara tanaman tetap sehat dan produktif.

Pemangkasan Daun dan Tunas

Dikutip dari buku Agus Santoso dalam Panduan Lengkap Budidaya Melon. Salah satu cara merawat tanaman melon supaya cepat berbuah adalah dengan pemangkasan.

Pemangkasan membuat energi tanaman terarah pada pembentukan buah, bukan pertumbuhan vegetatif.

“Ketika tanaman melon memiliki terlalu banyak daun dan tunas, energi tanaman akan terserap untuk mempertahankan bagian-bagian tersebut, yang menghambat pembentukan buah,” tulis Agus.

Pemangkasan dilakukan dengan membuang tunas samping yang tumbuh di antara batang utama dan daun. Jumlah daun juga diatur agar sinar matahari bisa menembus tanaman secara merata.

Pemangkasan sekaligus membantu penyerbukan. Tanaman yang mendapat cahaya cukup bisa melakukan fotosintesis maksimal, sehingga buah lebih cepat tumbuh.

Pemberian Nutrisi yang Tepat

Indah Kurnia dalam bukunya menulis Teknik Budidaya Melon, menurutnya nutrisi menjadi faktor yang sangat penting. Tanaman melon memerlukan pupuk kaya nitrogen, fosfor, dan kalium. Unsur ini mendukung pertumbuhan akar, batang, dan pembentukan buah.

“Pupuk organik dan pupuk NPK diberikan secara berkala untuk memastikan tanaman mendapatkan asupan nutrisi yang cukup,” tulis Indah.

Pupuk diberikan sejak fase awal pertumbuhan hingga menjelang pembuahan. Penyiraman juga harus konsisten.

Tanaman melon butuh air cukup, tetapi tanah tidak boleh terlalu basah agar akar tidak membusuk.

Dengan pemangkasan yang tepat, nutrisi yang seimbang, dan pola penyiraman yang terjaga, tanaman melon bisa tumbuh sehat dan cepat menghasilkan buah.[]

Janji Jaga Lahan Pertanian, Menteri ATR: Sawah Produktif Tak Boleh Hilang dari Ancaman Alih Fungsi

0
Ilustrasi
Ilustrasi

TANIMERDEKA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan komitmennya menjaga lahan pertanian produktif dari alih fungsi.

Ia menyebutkan ketahanan pangan membutuhkan sawah, sementara pembangunan industri dan perumahan sering mencari lahan murah, yang biasanya adalah sawah.

“Tugas saya sebagai Menteri ATR/Kepala BPN adalah menahan laju alih fungsi lahan, supaya sawah-sawah tidak berubah menjadi kawasan industri, perumahan, atau menjadi konflik sosial,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Sawah produktif yang sudah masuk dalam Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) tidak boleh dialihkan. Jika ada penggantian, Nusron menegaskan lahan baru harus setara hasilnya, bukan hanya sama luasnya.

“Kalau sawah menghasilkan 20 ribu ton dalam setahun, maka lahan penggantinya harus setara produktivitasnya, yakni 20 ribu ton juga, dan bukan sekadar sama luasnya,” kata Nusron.

BPS mencatat lahan sawah Indonesia menyusut 60.000 sampai 80.000 hektare per tahun sejak 2021. Hilangnya sawah dianggap sebagai ancaman serius bagi ketahanan pangan.

“Ketahanan pangan butuh sawah. Seumur hidup harus ada sawah. Tidak boleh digeser jadi apa pun,” ujar Nusron.

Ia menekankan perlunya sinergi pemerintah, masyarakat, dan semua pihak terkait dalam menjaga lahan produktif. Kerja sama itu dinilai kunci untuk menekan alih fungsi dan menjaga ketahanan pangan.

Sebelumnya, Nusron juga menyebutkan penerapan lahan sawah dilindungi (LSD) bisa menekan konversi lahan.

Ia menilai kebijakan itu penting untuk menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan pertanian.[]

Harga Pangan Mulai Stabil, Produksi Beras Melimpah

0
Harga pangan stabil (Foto: Okezone)
Harga pangan stabil (Foto: Okezone)

TANIMERDEKA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan kondisi pangan Indonesia saat ini makin baik. Saat meninjau Pasar Palembang Jaya Km 5, Sumatera Selatan, ia melihat harga sejumlah bahan pokok utama sudah stabil bahkan ada yang turun. Inflasi juga menurun, dari 2,37 persen menjadi 2,31 persen.

“Kami pantau bersama Pak Mendagri, kami kolaborasi untuk menstabilkan harga. Yang terjadi adalah inflasi turun 2,37 menjadi 2,31. Ini jadi salah satu indikasi bahwa pangan kita sudah mulai stabil,” kata Amran, dikutip dari situs resmi Kementerian Pertanian, pada Senin 8 September 2025.

Pemerintah terus berusaha menjaga harga beras dan memastikan stok cukup. Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai daerah. Beras SPHP disalurkan dengan harga lebih murah agar masyarakat mudah mendapatkannya.

”Kita juga lakukan operasi pasar besar-besaran, kita siapkan 1,3 juta ton. Dan bahan pokok yang dijual GPM harganya lebih terjangkau bagi masyarakat. Ini terus kita dorong,” ujarnya.

Amran juga menyebutkan produksi beras dalam negeri meningkat. Data BPS mencatat produksi naik lebih dari 3 juta ton dibanding tahun lalu. FAO memperkirakan produksi beras Indonesia pada musim tanam 2025/2026 mencapai 35,6 juta ton.

“Ini patut kita syukuri. Tahun lalu kita masih mengimpor beras hampir 4 juta ton. Namun, tahun ini, dengan stok yang melimpah lebih dari 4 juta ton, Indonesia bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri tanpa impor. Bahkan Nilai Tukar Petani (NTP) juga naik ke angka 123, yang menjadi indikator kesejahteraan petani semakin membaik,” jelasnya.

Sementera itu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan beras SPHP dari Bulog sangat membantu rakyat.

”Beras SPHP ini bukan hanya murah, tapi juga kualitasnya bagus. Bulog menjual dengan harga yang lebih terjangkau. Program ini sangat membantu masyarakat. Dengan SPHP yang digencarkan Bulog atas perintah Bapak Presiden dan Bapak Mentan, kita harapkan harga beras yang sempat naik bisa kembali turun, sementara yang sudah stabil tetap terjaga,” kata Tito.[]

Sejalan dengan Prabowoisme, Wamentan Sudaryono Dukung Gerakan Tani Merdeka Indonesia

0
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian

TANIMERDEKA – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menyatakan mendukung gerakan Tani Merdeka Indonesia. Organisasi ini lahir dari semangat kerakyatan dan perjuangan petani untuk kemakmuran bangsa.

Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar menilai Tani Merdeka Indonesia mewakili semangat petani yang ingin mandiri, kuat, dan sejahtera. Ia menegaskan organisasi tersebut bergerak berlandaskan nilai Prabowoisme, yakni paham kebangsaan yang berpihak pada rakyat, kedaulatan pangan, dan keadilan sosial.

“Organisasi ini menganut paham Prabowoisme, yang berpijak pada nasionalisme kerakyatan dan keberpihakan terhadap kaum tani,” ujar Mas Dar.

Ia menambahkan, Kementan mendukung setiap gerakan yang memperjuangkan kedaulatan pangan dan keberlanjutan hidup petani.

“Kami ingin petani Indonesia berdiri di atas kaki sendiri. Tidak tergantung pada impor, tidak dikendalikan oleh pasar global,” kata Mas Dar.

Ia menegaskan kedaulatan pangan harus dimulai dari desa, dari sawah, dan dari petani itu sendiri.

Mas Dar yang juga didaulat menjadi Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia menekankan perjuangan organisasi ini sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945. Pasal tersebut mengatur penguasaan cabang produksi penting oleh negara untuk kemakmuran rakyat.

“Petani harus menjadi subjek, bukan objek. Negara harus hadir dalam mengelola sumber daya alam, termasuk sektor pertanian, agar hasilnya benar-benar kembali kepada rakyat,” tegas Mas Dar.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir memaparkan langkah organisasi dalam memperluas basis. Ia menyebutkan Tani Merdeka Indonesia saat ini sudah memiliki jaringan di 23.000 desa dan menargetkan perluasan hingga 60.000 desa.

Selain penguatan kelembagaan, Tani Merdeka Indonesia menggelar pelatihan untuk petani, seperti pembuatan pupuk organik, kemitraan dengan pelaku usaha, hingga akses pasar. Don Muzakir menegaskan organisasi ini akan terus mengawal program pertanian yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

“Itu tujuan utama perjuangan Tani Merdeka. Kami yakin, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, kesejahteraan petani dan swasembada pangan akan terwujud,” ujarnya.

Don Muzakir berharap petani tidak lagi sekadar bisa bertahan hidup, melainkan juga mampu menjual hasil panen dengan harga baik, menyekolahkan anak, dan menghidupi keluarga secara layak.[]

Rapimnas Tani Merdeka Indonesia Berjalan Sukses, Don Muzakir Apresiasi Dukungan Sponsor

0
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia (baju putih) sedang menggelar konferensi pers di Jakarta pada Minggu 31 Agustus 2025.
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia (baju putih) sedang menggelar konferensi pers di Jakarta pada Minggu 31 Agustus 2025.

TANIMERDEKA – Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Tani Merdeka Indonesia berlangsung pada 27–28 Agustus 2025 di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta. Ribuan petani dari berbagai provinsi hadir. Acara dua hari itu berjalan aman, tertib, dan lancar.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mengatakan keberhasilan Rapimnas tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, terutama sponsor.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah mendukung terselenggaranya Rapimnas. Dukungan ini bukan hanya soal fasilitas, tapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap perjuangan petani,” kata Don Muzakir.

Ini sejumlah sponsor yang mendukung Rapimnas cukup panjang diantaranya; Corin Group, MAXXI, Maxi Tani, MAXXI Agri, Pupuk Indonesia, Pertamina Gas Negara, Pertamina, Sinergi Gula Nusantara, PTPN A, PTPN 1, Eiger, Kadin DKI Jakarta, Suri Nusantara Jaya, Berdikari, Pos Indonesia Logistik, Perhutani, dan PLN.

Dukungan itu jadi seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar. Mulai dari forum pleno hingga pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Nasional Tani Merdeka Indonesia bisa terlaksana dengan baik. Ribuan peserta yang hadir juga difasilitasi dengan nyaman.

Forum nasional ini dibuka langsung oleh Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono. Rapimnas menjadi ajang konsolidasi nasional bagi petani yang tergabung dalam Tani Merdeka Indonesia sekaligus ruang diskusi untuk merumuskan agenda ketahanan pangan.

Don Muzakir menilai kerja sama ini penting untuk membangun hubungan yang lebih kuat antara petani, dunia usaha, dan negara.

“Rapimnas menjadi momentum mempertemukan kepentingan petani dengan para pemangku kepentingan. Semua pihak bisa melihat bahwa petani adalah ujung tombak ketahanan pangan. Sponsor yang terlibat telah membuktikan kepedulian mereka terhadap masa depan bangsa,” ujarnya.

Selain konsolidasi organisasi, Rapimnas juga menjadi ruang bagi petani untuk menyuarakan aspirasi. Dalam forum itu, isu ketahanan pangan, akses pupuk, dan perbaikan sistem distribusi hasil panen menjadi bahasan utama.

Don Muzakir menekankan Tani Merdeka Indonesia siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam program ketahanan pangan nasional. Ia menambahkan, dukungan sponsor adalah penguatan moral bagi para petani.

“Kami ingin mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya. Dukungan ini memberi semangat bahwa perjuangan petani tidak berjalan sendirian. Ada pihak yang peduli dan mau ikut serta memperkuat langkah kami,” katanya.

“Petani yang kuat berarti bangsa yang kuat. Kami percaya dukungan ini akan menjadi fondasi bagi langkah-langkah berikutnya. Sponsor telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah petani,” tutur Don Muzakir.[]

Hindari Potensi Provokasi, Tani Merdeka Riau Minta Warga Aktif Jaga Lingkungan

0
Oksi Saputra Malay Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provnsi Riau
Oksi Saputra Malay Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provnsi Riau

TANIMERDEKA – Situasi yang tidak menentu di sejumlah daerah mendapat perhatian serius dari Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau. Organisasi ini mengingatkan potensi provokasi dan mengajak masyarakat memperkuat pengamanan di tingkat lokal.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau, Oksi Saputra Malay, menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Kopi Tiam, Jalan Sukajadi, Pekanbaru, pada Minggu 31 Agustus 2025 malam.

Ia hadir bersama sejumlah pengurus, antara lain Afda Ari Direktur Bidang Teknologi dan Industri, Anton Sugiarto Kepala Bidang Litbang, Amra Yumadi Ketua DPD Kampar, Muhammad Ridho Ketua Bidang Pangan, dan M Ruwaidan (Roy) Ketua DPD Siak.

Oksi menegaskan, kondisi sosial akhir-akhir ini harus dihadapi dengan kewaspadaan bersama, masyarakat jangan mudah diprovokasi untuk membuat kerusakan sehingga dapat mengganggu keamanan.

“Hari ini, kita menyaksikan situasi yang tidak menentu di banyak kota. Ini adalah momen penting bagi kita sebagai barisan pendukung Pak Presiden Prabowo Subianto dan bapak Sudaryono, kita punya tanggung jawab besar, menjaga keamanan di wilayah kita sendiri,” ujarnya.

Ia mengingatkan adanya risiko provokasi yang dapat memicu kerusuhan.

“Mari kita cegah pihak luar yang ingin memprovokasi, melakukan penjarahan, atau merusak ketenangan warga,” kata dia.

Oksi meminta seluruh anggota Tani Merdeka Indonesia di berbagai daerah mengambil langkah konkret untuk menjaga keamanan.

“Lakukan ronda malam, kumpul-kumpul dengan warga. Perkuat ikatan di lingkungan kita masing-masing,” katanya.

Selain itu, ia menegaskan dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah.

“Yakinlah, Pak Prabowo Subianto bersama rakyat, dan rakyat ada di belakang beliau,” tegasnya.

Menurut Oksi, persatuan dan ketenangan harus dijaga agar Riau tetap aman.

“Mari kita bersatu untuk menjaga persatuan dan kesatuan negara. Kami juga mendukung penuh TNI Polri untuk terus mengawal keamanan dan kenyamanan di seluruh Indonesia,” ucapnya.

“Tani Merdeka. Jaya! Jaya! Jaya! Presiden. Presiden. Prabowo! Kita berjuang bersama Prabowo Subianto. Terima kasih,” teriak Oksi.

Dukung Presiden Prabowo, Tani Merdeka Indonesia Imbau Masyarakat Tolak Anarkisme

0
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia (baju putih) sedang menggelar konferensi pers di Jakarta pada Minggu 31 Agustus 2025.
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia (baju putih) sedang menggelar konferensi pers di Jakarta pada Minggu 31 Agustus 2025.

TANIMERDEKA – Tani Merdeka Indonesia menyerukan persatuan nasional. Organisasi ini menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyampaikan pernyataan sikap itu dalam konferensi pers di Jakarta, pada Minggu 31 Agustus 2025. Ia menegaskan komitmen organisasinya kepada pemerintah.

“Kami percaya, kebijakan yang diambil oleh Presiden membawa dampak positif bagi ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani,” ujarnya di Kantor DPN Tani Merdeka Indonesia.

Ia menambahkan, dukungan ini wujud komitmen membangun Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera. Organisasi ini juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang.

“Setiap perbedaan pendapat harus disalurkan melalui cara-cara yang santun dan sesuai konstitusi,” tambah Don Muzakir.

Ia menghargai aspirasi lewat unjuk rasa, tetapi menekankan pentingnya menjunjung perdamaian.

“Tindakan anarkistis hanya akan memperburuk keadaan, merugikan masyarakat, dan mencederai tujuan mulia dari penyampaian aspirasi itu sendiri,” tegasnya.

Tani Merdeka Indonesia juga menyoroti tanggung jawab pejabat negara. Don Muzakir meminta semua pejabat berhati-hati saat memberi pernyataan di ruang publik.

“Hindari pernyataan yang dapat melukai hati rakyat. Ucapan yang tidak bijak hanya akan memperkeruh keadaan,” katanya.

Secara khusus, Tani Merdeka Indonesia mendesak anggota dewan yang menyinggung rakyat agar meminta maaf secara terbuka.

“Permintaan maaf ini penting sebagai bentuk tanggung jawab moral dan etika, serta demi menjaga kehormatan lembaga legislatif,” ujarnya.

Don Muzakir mengajak kepada semua elemen masyarakat agar tetap menjaga persatuan bangsa.

“Jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan sesaat. Bangsa kita terlalu besar untuk dipecah oleh perbedaan pandangan,” pungkas Don Muzakir.[]

Tani Merdeka Ingatkan Pejabat Jangan Asal Bicara, Rakyat Bisa Rusuh

0
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia (baju putih).
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia (baju putih).

TANIMERDEKA – Kerusuhan pecah di sejumlah daerah Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah kota bentrokan antara massa dengan apparat, beberapa fasilitas umum juga rusak akibat aksi anarkis.

Merespons dinamika yang terjadi saat ini, Organisasi Tani Merdeka Indonesia berkomitmen untuk menjaga perdamaian dan persatuan nasional.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mendukung penuh terhadap kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat, khususnya petani.

Hal itu disampaikan dalam konferensi pers di Kantor DPN Tani Merdeka Indonesia, Jakarta, Minggu 31 Agustus 2025.

“Kami percaya, kebijakan yang diambil oleh Presiden membawa dampak positif bagi ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dukungan ini bukan sekadar simbolik. Komitmen tersebut menjadi wujud tekad organisasi untuk berdiri bersama pemerintah membangun Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.

Selain menyatakan dukungan, Don Muzakir mengimbau seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

Ia mengingatkan agar aksi penyampaian pendapat tetap berada dalam koridor hukum dan tidak berubah menjadi tindakan merusak.

“Setiap perbedaan pendapat harus disalurkan melalui cara-cara yang santun dan sesuai konstitusi,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak warga negara, tetapi harus dilakukan tanpa kekerasan.

“Tindakan anarkis hanya akan memperburuk keadaan, merugikan masyarakat, dan mencederai tujuan mulia dari penyampaian aspirasi itu sendiri,” sambungnya.

Selain itu Don Muzakir juga menyoroti sikap pejabat negara yang dinilai kurang peka terhadap situasi masyarakat. Ia meminta para pejabat, baik eksekutif maupun legislatif, lebih berhati-hati dalam membuat pernyataan publik. Menurutnya, ucapan yang salah bisa memicu kemarahan rakyat.

“Hindari pernyataan yang dapat melukai hati rakyat. Ucapan yang tidak bijak hanya akan memperkeruh keadaan,” tegasnya.

Ia juga mendesak DPR RI untuk melakukan introspeksi. Menurut Don Muzakir, kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif sedang berada di titik rawan. Beberapa anggota DPR dinilai bersikap arogan dan mengabaikan suara masyarakat.

“Permintaan maaf ini penting sebagai bentuk tanggung jawab moral dan etika, serta demi menjaga kehormatan lembaga legislatif,” ujarnya.

Don Muzakir mengingatkan bahaya provokasi pihak-pihak yang ingin memanfaatkan kondisi ini untuk keuntungan sesaat.

“Jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan sesaat. Bangsa kita terlalu besar untuk dipecah oleh perbedaan pandangan,” pungkasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kondusivitas lingkungan sekitar. “Saya berharap masyarakat, dan kita semua sama-sama menjaga lingkungan di sekeliling kita jangan sampai ada yang mencoba memprovokasi masyarakat,” pungkasnya.[]

Don Muzakir Imbau Masyarakat dan Petani Tenang dan Jaga Persatuan

0
Don Muzakir, Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia
Don Muzakir, Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia

TANIMERDEKA – Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mengimbau masyarakat dan petani tetap tenang di tengah situasi politik dan sosial belakangan ini.

Ia meminta semua pihak menjaga situasi dan tidak terprovokasi isu yang dapat memecah persatuan Indonesia.

“kita mengajak kepada seluruh masyarkat, kawan-kawan di lapangan, para petani, khususnya kepada seluruh anggota Tani Merdeka Indonesia yang ada di seluruh Indonesia dalam menyengkapi situasi dan kondisi hari ini, kita harus tenang, harus sadar bahwasannya apapun yang dilakukan oleh Pak Presiden Prabowo hari ini untuk kepentingan rakyat,” kata Don Muzakir di Jakarta, pada Sabtu 30 Agustus 2025.

Ia menegaskan penting menjaga persatuan. Menurut Don Muzakir, masyarakat harus menghindari provokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa.

“Kita berharap kepada seluruh masyarakat Indonesia, seluruh petani agar sama-sama kita menjaga wilayah kita tetap kondusif, jangan mudah terprovokasi dengan hal-hal yang tidak baik, jadi tetap jaga persatuan dan persatuan, itu yang paling penting. Mari kita bergandeng tangan, bersatu padu agar kita tidak mudah dipecah, dipecah-belahkan oleh pihak-pihak yang tidak menginginkan Indonesia ini kondusif dan aman,” ujarnya.

Don Muzakir juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya sejumlah warga dalam aksi di beberapa daerah. Ia berharap peristiwa cepat berhenti dan menjadi pelajaran bersama.

“Saya juga mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya beberapa kawan-kawan kita, sahabat kita. Kita berharap aksi yang dilakukan tetap damai, tidak perlu membuat kerusahan yang kemudian merugikan kita sendiri,” tutur Don Muzakir.

Menurut Don Muzakir, peristiwa yang terjadi saat ini harus menjadi introspeksi agar kejadian serupa tidak terulang.

“Semoga apa yang terjadi hari ini menjadi koreksi kita, menjadi introspeksi kita bersama. Mari kita songsong Indonesia ini lebih baik daripada hari ini,” kata Don Muzakir.

Menurut Don Muzakir, Tani Merdeka Indonesia tetap berada di belakang Presiden Prabowo Subianto guna menjaga persatuan dan kedamaian bangsa.

“Tani Merdeka Indonesia tetap bersama Presiden Prabowo menjaga persatuan dan kedamaian bangsa,” tegas Don Muzakir.

Don Muzakir juga menyampaikan dukungan kepada TNI dan Polri untuk mengendalikan situasi nasional sehingga masyarakat tetap aman.

“Tani Merdeka Indonesia mendukung TNI dan Polri untuk mengendalikan situasi saat ini, segera mengamankan keadaan, dan menegakkan ketertiban demi keselamatan seluruh rakyat,” ujarnya.

Selain itu, Don Muzakir mengajak seluruh pihak menghindari kekerasan dan mengutamakan cara-cara damai.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri, menghindari tindakan anarkis, serta mengutamakan musyawarah demi Indonesia yang damai dan bersatu,” tutur Don Muzakir.[]