Beranda blog Halaman 43

Tani Merdeka Banten Dorong Program Hilirisasi, Siapkan Produksi Pupuk Organik

0

TANIMERDEKA – DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Banten mendorong program hilirisasi pertanian di wilayahnya. Dalam rapat bersama delapan DPD kabupaten/kota, pengurus DPW membicarakan dua program hilirisasi yang kini menunggu persetujuan Kementerian Pertanian serta rencana produksi pupuk cair organik melalui koperasi.

Ketua DPW Tani Merdeka Banten, Yuki Purnama, mengatakan hilirisasi menjadi kunci agar petani tidak hanya menjual bahan mentah.

Banten, menurutnya, memiliki potensi besar pada komoditas pala dan kopi yang selama ini belum tergarap maksimal.

“Banten punya potensi besar pada pala dan kopi dan komoditas lain harus dikembangkan agar petani bisa mandiri dan sejahtera,” ujar Yuki, pada Rabu 10 Septermber 2025.

Ia menambahkan, usulan dua program hilirisasi sudah disampaikan ke Kementerian Pertanian. Program itu diharapkan segera disetujui agar bisa dijalankan bersama petani di tingkat kabupaten dan kota. Yuki menilai, jika program ini berjalan, nilai tambah dari pala bisa lebih banyak dinikmati petani.

Selain hilirisasi, rapat juga membahas rencana kerja Koperasi Tani Sejahtera Mandiri Banten. Koperasi ini yang menjadi wadah produksi pupuk cair organik yang ditargetkan mampu menekan biaya produksi petani. Pupuk cair organik dianggap penting karena bisa menjadi alternatif di tengah keterbatasan pupuk kimia bersubsidi.

Yuki menegaskan, Tani Merdeka Indonesia Provnsi Banten tidak ingin program hilirisasi hanya berhenti di wacana. “Kami ingin program ini benar-benar berjalan. Petani di Banten tidak boleh lagi berada di posisi lemah. Harus ada keberanian untuk mengolah, menjual, dan menentukan harga. Itu tujuan kami mendorong hilirisasi,” ujarnya.

Sementara itu Pembina DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Banten, Yusuf Wibisono, menilai langkah koperasi ini sangat tepat. Menurutnya, kemandirian petani tidak hanya bergantung pada hasil panen, tetapi juga pada akses sarana produksi yang terjangkau.

“Produksi pupuk cair organik melalui koperasi adalah langkah nyata. Petani bisa mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia dan punya akses yang lebih mudah terhadap pupuk berkualitas,” kata Yusuf.

Ia menekankan, kemandirian pupuk organik juga menjadi jalan untuk menjaga kesuburan lahan dalam jangka panjang. Yusuf menambahkan, DPW Tani Merdeka Banten perlu memastikan produksi pupuk organik ini tidak hanya berjalan, tetapi juga bisa dipasarkan dengan baik.

Rapat yang digelar dihadiri Ketua DPW Yuki Purnama, Sekretaris Jenderal DPW Iim Ibrahim, Pembina Yusuf Wibisono, pengurus DPW, serta delapan ketua DPD kabupaten/kota. Pertemuan berlangsung dengan pembahasan teknis mengenai pola kerja sama antara koperasi, petani, dan pemerintah daerah.

Banten selama ini dikenal sebagai salah satu daerah dengan sejarah panjang pada komoditas perkebunan. Banyak potensi menjadi perhatian karena memiliki nilai ekspor yang tinggi. Namun, sebagian besar petani masih menjual hasil dalam bentuk bahan mentah. Melalui hilirisasi, Tani Merdeka Indonesia berharap ada industri kecil yang bisa mengolah hasil bumi yang dimilik oleh Provinsi Banten.[]

Ingin Jadi Mitra Distribusi Pupuk Subsidi 2026, Ini Syaratnya

0

TANIMERDEKA – PT Pupuk Indonesia bersama Danantara Indonesia membuka pendaftaran bagi pelaku usaha yang ingin menjadi Calon Pelaku Usaha Distribusi pupuk subsidi tahun 2026. Pendaftaran berlangsung 8 sampai 20 September 2025 melalui laman resmi https://dimas.pupuk-indonesia.com.

Program ini menjadi penting untuk menjaga kelancaran distribusi pupuk subsidi. PT Pupuk Indonesia mengajak para pelaku usaha bergabung sebagai mitra distribusi. Tujuannya agar ketersediaan pupuk subsidi bagi petani tetap terjamin dan sesuai ketentuan pemerintah.

Setiap calon mitra wajib menyiapkan dokumen legalitas perusahaan, bukti kepemilikan gudang minimal berkapasitas 20 ton, serta sarana angkut yang memadai. Selain itu, diperlukan juga surat pernyataan kesanggupan menjalankan pengadaan dan penyaluran pupuk sesuai aturan pemerintah dan kebijakan perusahaan.

Penyaluran pupuk subsidi tidak bisa dilakukan sembarangan. Setiap mitra wajib mematuhi aturan yang ada. Komitmen ini bukan hanya soal bisnis, tetapi untuk mendukung petani sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional.

Pupuk Indonesia berharap mekanisme distribusi tahun depan berjalan lebih tertib, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan petani di berbagai daerah.

Banjir Rendam Sawah di Suoh, Petani Lampung Barat Minta Bantuan Presiden Prabowo

0

TANIMERDEKA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Suoh, Lampung Barat, selama lebih dari empat jam pada Senin, 8 September 2025 membuat ratusan hektar lahan persawahan di Pekon Sukamarga dan Pekon Tuguratu terendam banjir. Air yang meluap dari sungai dan saluran irigasi berpotensi memicu gagal panen jika hujan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Banjir ini terjadi akibat pendangkalan sungai dan siring (saluran irigasi) di sekitar wilayah persawahan. Air tidak dapat mengalir dengan lancar sehingga meluap ke areal pertanian. Kondisi ini membuat petani resah karena padi yang baru berusia satu hingga dua bulan mulai terendam.

Sekretaris Koordinator Kecamatan Tani Merdeka Indonesia Suoh, Andia Rohman Sawiri, menyampaikan keresahan petani sekaligus meminta pemerintah segera memberikan bantuan.

Menurutnya, masalah banjir yang berulang kali terjadi bisa diatasi jika ada pengerukan sungai dan saluran irigasi secara menyeluruh.

“Saya memohon bantuan kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo dan Wakil Menteri Pertanian. Kami butuh alat berat berupa ekskavator untuk melakukan pengerukan sungai dan siring,” ujar Andia di Lampung Barat, pada Selasa 9 September 2025.

Ia menambahkan, tanpa penanganan serius, sawah di dua pekon tersebut terancam gagal panen. “Harapan kami, masalah ini segera ditangani agar petani bisa kembali fokus bekerja dan mendukung ketahanan pangan,” katanya.

Banjir yang menggenangi sawah di Suoh bukan kali pertama terjadi. Warga menyebut setiap musim hujan deras, genangan air kerap merendam lahan pertanian. Para petani biasanya berusaha membuat saluran tambahan secara swadaya, namun langkah itu tidak cukup karena sedimentasi di sungai semakin parah.

Menurut Andia, jika pengerukan dilakukan secara menyeluruh, petani di Suoh akan lebih tenang menghadapi musim tanam. “Dengan adanya pengerukan, banjir bisa dicegah, hasil panen petani meningkat, dan ekonomi masyarakat lebih terjaga,” ucapnya.[]

Pupuk Indonesia Buka Pendaftaran Distributor 2026, Ini Cara dan Syaratnya

0
Ilustrasi
Ilustrasi

TANIMERDEKA – PT Pupuk Indonesia (Persero) membuka pendaftaran Pelaku Usaha Distribusi (PUD) pupuk bersubsidi. Pendaftaran berlangsung mulai 8 sampai 20 September 2025 di seluruh Indonesia.

Senior Vice President (SVP) Strategi Penjualan dan Pelayanan Pelanggan PT Pupuk Indonesia, Deni Dwiguna Sulaeman, mengatakan pendaftaran ini dijalankan sesuai mekanisme baru penyaluran pupuk bersubsidi. Mekanisme tersebut diatur dalam Perpres Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi dan Permentan Nomor 15 Tahun 2025 sebagai aturan pelaksana.

“Pupuk Indonesia merupakan operator atas regulasi yang telah ditetapkan. Bertanggung jawab penuh penyaluran pupuk bersubsidi hingga Penerima Pupuk di Titik Serah (PPTS). Dalam regulasi yang baru pelaku usaha distribusi menjadi bagian dari Pupuk Indonesia,” kata Deni di Jakarta, pada Selasa 9 September 2025.

Pendaftaran terbuka untuk umum. Calon PUD wajib mengajukan surat permohonan, memiliki akta legalitas perusahaan, dan Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan KBLI 46652 (Perdagangan Besar Pupuk dan Produk Agrokimia). Calon distributor juga harus memiliki kantor aktif, pengurus, serta gudang berkapasitas minimal 20 ton dengan Tanda Daftar Gudang (TDG).

Selain itu, calon PUD wajib menguasai sarana angkut, membuat pernyataan sanggup melaksanakan pengadaan dan penyaluran sesuai aturan, memiliki NPWP, serta Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (SPPKP).

Calon juga diminta menyerahkan rekening koran tiga bulan terakhir, laporan keuangan, surat keterangan tidak bermasalah dengan lembaga keuangan, dan permodalan sesuai ketentuan.

“Persyaratan tersebut ditetapkan dengan tujuan agar Pupuk Indonesia dapat menjaring calon PUD dengan memiliki kapabilitas yang baik dalam menjalankan tugas penyaluran pupuk bersubsidi sesuai dengan Perpres dan Permentan terbaru,” ujar Deni.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi Distributor Management System (DIMAS) di laman dimas.pupuk-indonesia.com.

Menurut Deni, aplikasi DIMAS sudah digunakan sejak 2021. Sistem ini berbasis efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi. Aplikasi membantu mempercepat pendaftaran, penilaian, pemilihan distributor, serta integrasi data.

“Pendaftar yang terpilih menjadi PUD nantinya akan ditunjuk dan dilakukan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) gus menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai dengan wilayah kerja yang ditentukan sepanjang periode penyaluran tahun 2026,” pungkas Deni.[]

Subsidi Pupuk Kini Lebih Mudah Diakses Petani

0

TANIMERDEKA – Subsidi pupuk kini benar-benar hadir untuk mendukung para petani. Proses penebusannya semakin mudah tanpa birokrasi berbelit. Petani cukup membawa KTP atau Kartu Tani, lalu bisa langsung menebus pupuk bersubsidi di kios resmi yang telah ditunjuk pemerintah.

Kemudahan ini membuat penyaluran pupuk menjadi lebih cepat, praktis, dan transparan. Dengan sistem baru ini, pupuk bersubsidi dipastikan sampai langsung ke tangan petani yang berhak. Tidak ada lagi keraguan soal kejelasan, karena seluruh proses dilakukan secara terbuka.

Hadirnya subsidi pupuk bukan hanya sekadar bantuan. Lebih dari itu, ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan akses yang lebih mudah, petani bisa fokus bekerja di sawah, meningkatkan hasil panen, dan menjaga ketersediaan pangan bagi seluruh masyarakat.[]

Ini Fungsi dan Manfaat Alat Pertanian Modern

0

TANIMERDKA – Peralatan modern membuat pertanian lebih cepat, mudah, dan efisien. Proses kerja jadi singkat, hasil lebih maksimal.

Namun sebagian besar petani di Indonesia masih belum memanfaatkan teknologi ini. Di negara maju seperti Jepang, hampir seluruh proses pertanian sudah memakai mesin, mulai dari memilih bibit, menanam, merawat, hingga memanen.

Jenis Alat Pertanian Modern

Alat pertanian modern umumnya dipakai pada tiga tahap: sebelum tanam, saat tanam, dan panen. Traktor menjadi penggerak utama yang menggantikan tenaga hewan. Ada traktor tangan, roda tunggal, mini, hingga traktor besar. Semuanya berfungsi untuk mengolah tanah sesuai kebutuhan lahan.

Selain itu, ada alat pengolah tanah seperti rotavator, kultivator, bajak singkal, garu, dan bajak subsoil. Fungsinya membuat tanah lebih gembur, membersihkan gulma, dan menyiapkan lahan agar mudah ditanami.

Pada tahap penanaman, mesin penanam padi, jagung, dan kentang membantu petani bekerja lebih cepat dengan tenaga lebih ringan. Setelah itu, alat semprot, penebar pupuk, dan mesin irigasi dipakai untuk merawat tanaman hingga siap panen.

Tahap akhir adalah pemanenan. Mesin pemanen padi, gandum, kentang, kapas, hingga tebu mempercepat pengumpulan hasil dan mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual.

Manfaat Alat Pertanian Modern

Mesin modern membuat pekerjaan lebih cepat dan beban petani lebih ringan. Petani bisa mengolah lahan lebih luas dengan waktu singkat.

Produktivitas meningkat, perekonomian petani ikut terangkat. Swasembada pangan lebih mudah dicapai karena hasil panen lebih melimpah.

Alat modern juga membantu pemeliharaan lahan. Tanah tetap subur, risiko degradasi bisa ditekan, dan aktivitas pertanian berjalan lebih berkelanjutan.

Dengan pemanfaatan teknologi, pertanian Indonesia berpeluang maju dan mampu bersaing dengan negara lain.[]

Fofo | Tani Merdeka Gelar Aksi Damai Dukung Program Presiden Prabowo

0

Sejumlah massa petani, nelayan, buruh tani, hingga pengusaha yang tergabung dalam Tani Merdeka Indonesia menggelar aksi damai di kawasan Patung Kuda, Jakarta Selatan, Kamis 28 Agustus 2025.

Dalam aksi ini, mereka menyuarakan dukungan penuh terhadap berbagai program Presiden Prabowo Subianto, mulai dari swasembada pangan, pengembangan food estate, penyediaan pupuk bersubsidi, hingga pembangunan lumbung pangan di setiap kabupaten.

Koordinator aksi sekaligus Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya mendukung kebijakan Presiden, tetapi juga menganut ajaran dan gagasan yang disebut Prabowoisme.

“Kami Tani Merdeka Indonesia dengan tegas menyatakan bahwa kami adalah organisasi yang menganut, menyebarluaskan, dan mengajarkan ide dan gagasan Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh petani dan rakyat. Ajaran tersebut kami sebut dengan nama Prabowoisme,” kata Don Muzakir.[]

Waspadai Provokasi, DPD Tani Merdeka Lampung Barat Gelar Konsolidasi dan Doa Bersama

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Lampung Barat menggelar konsolidasi dan doa bersama di Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS). Acara ini melibatkan pengurus DPD, koordinator kecamatan (Korcam), dan koordinator desa (Kordes).

Ketua DPD Tani Merdeka Lampung Barat, Haris Arifin Lubis, hadir bersama jajaran pengurus. Para pengurus Korcam dan Kordes di kecamatan itu juga mengikuti kegiatan.

Haris menjelaskan, konsolidasi bertujuan mempererat ikatan antara DPD, Korcam, dan Kordes. Ia menekankan kegiatan ini menjadi bentuk pembinaan bagi anggota Tani Merdeka, baik di tingkat kecamatan maupun desa.

“Tujuan diadakannya konsolidasi adalah salah satu bentuk pembinaan kepada seluruh anggota Tani Merdeka Indonesia di kecamatan maupun di tingkat desa,” ucap Haris.

Ia juga mengingatkan pengurus Tani Merdeka Indonesia dan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu negatif yang bisa memicu rusuh dan perusakan fasilitas umum.

Menurut Haris, Tani Merdeka berperan membina sekaligus mensejahterakan petani, sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto.

“Tani Merdeka Indonesia hadir di tengah-tengah masyarakat dalam rangka membina dan memajukan serta mensejahterakan para petani di seluruh penjuru Nusantara ini,” ujarnya.

Dalam konsolidasi itu, DPD Tani Merdeka Lampung Barat memberikan masukan kepada petani. Haris berharap langkah ini membantu petani menjadi lebih maju.

“Saya harap dengan adanya organisasi Tani Merdeka Indonesia di Lampung Barat petani di Lampung Barat akan lebih maju dan sejahtera,” tandasnya.[]

Kelapa Genjah Jadi Harapan Baru Industri Santan

0

TANIMERDEKA – Produksi kelapa di Indonesia masih dikuasai oleh jenis kelapa dalam. Luas lahannya mencapai 3,50 juta hektar pada 2014, lalu turun menjadi 3,23 juta hektar pada 2023.

Ditjen Perkebunan mencatat kelapa genjah atau hibrida hanya mengisi 2–3 persen areal. Luasnya menyusut dari 104.500 hektar menjadi 87.400 hektar pada periode yang sama.

Dari sisi produktivitas, kelapa genjah lebih unggul. Hasilnya bisa 1,30–1,35 ton per hektar, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional 1,14 ton per hektar. Kelapa genjah cepat berbuah dan menghasilkan lebih banyak butir per pohon.

Sebaran kelapa dalam terkonsentrasi di Riau, Sulawesi Utara, Jawa Timur, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, dan Jawa Tengah. Produksi kelapa genjah terkonsentrasi di Riau, dengan porsi 72,4 persen produksi nasional. Daerah lain yang menyumbang kecil antara lain Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Barat.

Permintaan santan terus meningkat. Di dalam negeri, konsumsi produk kelapa naik 15 persen pada 2024. Kenaikan dipengaruhi gaya hidup sehat dan tren pangan nabati alami. Produk seperti santan instan dan gula kelapa semakin populer.

Ekspor santan juga tumbuh pesat. Sepanjang 2022, Karantina Manado mencatat ekspor 2.606 ton santan beku ke tujuh negara, termasuk China, Jerman, dan Australia, senilai Rp 50,8 miliar. Awal 2023, Minahasa Utara melepas ekspor perdana 52 ton santan ke China.

Pada kuartal pertama 2025, Sumatera Barat mengekspor sekitar 33.401 ton ke Inggris dan Malaysia. Secara global, pasar santan diperkirakan bernilai 1,3 miliar dollar AS pada 2025. Angka ini diprediksi naik menjadi 2,4 miliar dollar AS pada 2035 dengan pertumbuhan 5,8 persen per tahun.

Pendorong tren ini adalah meningkatnya konsumsi diet bebas laktosa, gaya hidup vegan, dan kesadaran akan lemak sehat MCT dalam santan. Negara tujuan utama mencakup China, Vietnam, Thailand, dan Eropa.

Sementara itu kelapa genjah punya masa berbuah singkat, hanya 3-4 tahun setelah tanam. Kelapa dalam butuh 6-7 tahun.

Produktivitas genjah bisa 60-120 butir per pohon per tahun, tergantung varietas. Genjah Salak mampu menghasilkan 120 butir per tahun. Genjah Kuning Bali sekitar 60–110 butir.

Ukuran buahnya lebih kecil, 160–180 gram. Namun produktivitas per hektar mencapai 1,30–1,35 ton. Angka ini sedikit lebih tinggi dibanding kelapa dalam, 1,14 ton per hektar.

Beberapa varietas unggul seperti genjah pandan wangi dan genjah kopyor punya harga jual lebih tinggi karena rasa dan bentuknya unik.

Sebaliknya, kelapa dalam menghasilkan buah lebih besar, 300–500 gram per butir, tetapi baru berbuah pada usia 6–7 tahun dengan produktivitas awal 50–80 butir per pohon per tahun.

Kelapa dalam masih dominan karena menguasai 97 persen areal kelapa nasional. Dari segi biaya, perawatan keduanya hampir sama. Namun genjah lebih fleksibel ditanam di pekarangan atau lahan sempit.

Kelapa dalam dan genjah sama-sama bisa diolah menjadi santan cair, santan bubuk, santan instan, hingga santan organik. Kelapa genjah unggul dari siklus panen yang cepat dan harga varietas premium yang lebih tinggi. Cocok untuk industri rumah tangga dan pasar modern.

Kelapa dalam tetap andalan industri besar, terutama untuk kopra, minyak kelapa, dan santan konvensional.

Santan sendiri kaya nutrisi. Lemak rantai sedang (MCT) di dalamnya, terutama asam laurat, bisa meningkatkan metabolisme, mempercepat rasa kenyang, dan membantu menurunkan berat badan. Asam laurat berubah menjadi monolaurin yang bersifat antivirus, antibakteri, dan antijamur.

Santan juga mengandung vitamin E, senyawa fenolik, serta mineral seperti kalsium, kalium, dan magnesium. Kandungan ini penting untuk kesehatan jantung, saraf, dan keseimbangan elektrolit tubuh.

Pemerintah menargetkan perluasan kebun kelapa 4.600 hektar pada 2023. Rinciannya 1.750 hektar kelapa dalam dan 2.800 hektar kelapa genjah. Upaya ini dilengkapi program peremajaan pohon tua dan sertifikasi benih unggul.

Kementerian Perdagangan menetapkan kebijakan pengendalian ekspor kelapa bulat untuk menjaga pasokan domestik. Pemerintah juga mendorong promosi produk olahan bernilai tambah di pasar global.

Langkah-langkah itu menunjukkan adanya sinergi lintas lembaga dari hulu ke hilir. Pemerintah tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga rantai pasok dan akses pasar.

Dengan penyediaan benih unggul, pelatihan teknis, peremajaan kebun, hingga fasilitasi ekspor, kelapa genjah dan dalam diharapkan menjadi tulang punggung industri santan nasional.

Strategi ini diharapkan meningkatkan efisiensi, daya saing global, dan memberi nilai tambah nyata bagi petani. Kelapa genjah juga membuka peluang pembangunan di daerah yang punya potensi budidaya tinggi.[]

Tani Merdeka Riau Gelar Doa Bersama, Oksi Saputra: Masyarakat Jangan Terprovokasi Aksi Anarkis

0
Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau Gelar Doa Bersama.
Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau Gelar Doa Bersama.

TANIMERDEKA – DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau menggelar doa bersama dan syukuran di halaman Taman Wisata Rumah Singgah Tuan Kadi, Pekanbaru, pada Minggu 7 September 2025.

Acara ini juga diikuti seluruh pengurus DPW Tani Merdeka Riau bersama pengurus DPD Siak, Kampar, dan Rokan Hulu.

Sebelumnya Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menginstruksikan seluruh DPW dan DPD seluruh Indonesia agar menggelar doa dan syukuran dan sampaikan pesan agar masyarakat tidak terpengaruh dengan aksi anarkis.

Arahan itu sebagai bentuk syukur atas kembalinya kondisi negara yang kondusif pascakerusuhan saat aksi unjuk rasa anarkis di Jakarta dan beberapa daerah lain.

Sementera itu Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau, Oksi Saputra Malay, mengatakan doa bersama ini bukan hanya wujud syukur, tetapi juga refleksi atas kedamaian di Riau.

“Alhamdulillah, di bumi Lancang Kuning ini tidak terjadi kerusuhan saat aksi unjuk rasa berlangsung. Hal ini berkat kerja sama persuasif antara masyarakat dan pemerintah sehingga aspirasi masyarakat dapat disampaikan secara damai,” kata Oksi.

Ia menilai, situasi damai di Riau berbeda dengan sejumlah daerah lain. Menurutnya, keberhasilan menjaga suasana kondusif adalah hasil kerja kolektif masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan.

Oksi menyebutkan tiga hal yang membuat Riau tetap tenang; komitmen rakyat dan petani untuk tidak terprovokasi, peran tokoh daerah yang aktif membangun komunikasi bersama TNI, Polri, tokoh adat, agama, dan masyarakat, serta karakter masyarakat yang menjunjung tinggi nilai Tunjuk Ajar Melayu dengan mengedepankan musyawarah.

Ia juga mengingatkan pentingnya komitmen bersama melalui slogan “Siap Jaga, Riau Aman, Indonesia Sejahtera.”

Menurutnya, masyarakat harus siap menjaga perdamaian, memastikan Riau tetap aman, agar Indonesia bisa menuju kesejahteraan.

“Kita petani, peladang, dan pekebun adalah pilar penjaga kedaulatan pangan. Tugas kita menanam, bukan merusak; membangun, bukan membakar. Dengan semangat ini, kita pastikan Riau tetap damai demi Indonesia yang sejahtera,” ucap Oksi.

Selain itu Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Siak, Mohamad Ruwaidan Pawa juga menegaskan jajaran pengurus di daerah siap melaksanakan instruksi DPW Riau.

“DPD TMI Siak siap mengupayakan semaksimal mungkin untuk melaksanakan instruksi Ketua DPW TMI Riau. Sebagai pelopor petani, kita harus bangga menjadi petani, peladang, atau pekebun. Karena petani adalah pilar penjaga kedaulatan pangan,” ujar Roy.

Roy menambahkan, jajaran Tani Merdeka Indonesia Siak akan menjaga ketenangan, memperkuat silaturahmi lewat kegiatan sosial dan keagamaan, serta menyampaikan aspirasi dengan cara elegan dan santun.[]