Beranda blog Halaman 44

Wamentan Sudaryono: Balai Ternak Siborongborong Harus Jadi Penggerak Ekonomi Warga

0
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono saat meninjau Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Siborongborong, Tapanuli Utara, Kamis (18/9/2025). (Foto: Garuda TV)
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono saat meninjau Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Siborongborong, Tapanuli Utara, Kamis (18/9/2025). (Foto: Garuda TV)

TANIMERDEKA – Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, kini diarahkan menjadi pusat kemitraan dan inovasi peternakan. Balai ini tidak lagi hanya berfungsi menjaga plasma nutfah, tetapi juga diharapkan memberi dampak nyata bagi ekonomi warga.

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menegaskan peran balai harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia menyampaikan hal itu saat kunjungan kerja ke BPTUHPT Siborongborong, Kamis, 18 September 2025.

“Pemerintah itu intinya bukan berbisnis, melainkan menjaga aset bangsa seperti kekayaan hayati, plasma nutfah, dan bibit unggul. Namun, aset ini harus bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh masyarakat,” kata Sudaryono.

Menurutnya peternakan kerbau di Sumatera Utara sangat menjanjikan karena bernilai ekonomi tinggi dan relatif mudah dipelihara. Sudaryono mengingatkan agar peternakan tidak dilakukan sekadar coba-coba.

“Jangan sampai masyarakat beternak hanya mengandalkan informasi dari media sosial yang belum tentu benar,” ujarnya.

Ia menekankan perlunya pendampingan langsung dari balai.

“Di sinilah peran balai untuk membimbing, memberikan bibit unggul, dan mendampingi masyarakat agar usaha ternak bisa lebih produktif dan berdaya saing,” tegasnya.

Sebagai unit kerja Kementerian Pertanian, BPTUHPT Siborongborong memiliki misi menghasilkan bibit kerbau unggul, sekaligus menyediakan hijauan pakan ternak berkualitas. Bibit dan benih itu diproduksi dengan seleksi ketat, pencatatan silsilah, serta distribusi bersertifikat untuk memastikan kualitasnya.

Balai juga menjadi pusat peningkatan kapasitas peternak. Pelatihan dan bimbingan teknis rutin digelar agar masyarakat memiliki keterampilan beternak berbasis ilmu.

Harapannya, peternak lokal bisa lebih inovatif, efisien, dan siap bersaing di pasar modern.

Kunjungan Wamentan berlangsung hangat. Petugas balai menampilkan koleksi kerbau unggulan dan bibit hijauan pakan. Sejumlah peternak lokal turut hadir dan menyampaikan pengalaman mereka mendapat manfaat dari program balai.

Dengan penguatan fungsi balai, Kementerian Pertanian berharap Siborongborong dapat berkembang sebagai sentra peternakan yang mandiri.

Usaha ternak berbasis kemitraan ini diyakini akan membuka lapangan kerja, memperkuat ekonomi rumah tangga, dan menumbuhkan kepercayaan diri peternak menghadapi persaingan global.[]

Pengurus Tani Merdeka Kapuas Hulu Dilantik, Daud Yordan: Kita Perluas Hingga Tingkat Desa

0
Daud Yordan, Dewan Pembina DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Barat (kanan) menyerahkan SK kepada pengurus Tani Merdeka Kapuas Hulu, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Barat, M. Saufi (kiri).
Daud Yordan, Dewan Pembina DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Barat (kanan) menyerahkan SK kepada pengurus Tani Merdeka Kapuas Hulu, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Barat, M. Saufi (kiri).

TANIMERDEKA – Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Kapuas Hulu resmi dikukuhkan dalam prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula DPRD Kapuas Hulu, pada Jumat 19 September 2025.

Pengukuhan ini dilakukan langsung oleh Daud Yordan, Dewan Pembina DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Barat.

Ia menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada jajaran pengurus DPD yang baru dilantik.

Acara dihadiri oleh unsur Forkopimda, Daud Yordan, Dewan Pembina DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Asisten III mewakili Bupati Kapuas Hulu, Dandim 1206, Kapolres, Perwakilan Kajati, Ketua DPRD, para Wakil Ketua DPRA Kapuas Hulu, Ketua DPW Tani Merdeka Kalbar M. Saufi, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Lintas elemen ini mendukung terhadap gerakan Tani Merdeka Indonesia yang semakin terstruktur dan meluas.

Dalam sambutannya, Daud Yordan yang juga anggota DPD RI menekankan peran organisasi Tani Merdeka Indonesia ini sangat penting sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memperjuangkan kepentingan petani.

“Ini organisasi besar. Harus dibesarkan, terus bergerak dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah membantu membantu petani melalui program yang nyata,” kata Daud dengan nada tegas.

Ia juga menyampaikan Tani Merdeka Indonesia bukan sekadar wadah formal, melainkan gerakan kolektif yang bertujuan memperkuat posisi petani dalam ekosistem pembangunan daerah.

Menurutnya, pelantikan pengurus di Kabupaten Kapuas Hulu ini bagian memperluas jaringan organisasi hingga ke pelosok desa.

Sementara itu Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Barat, M. Saufi, menyampaikan pihaknya telah membentukan DPD di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat.

“Kami akan terus membentuk Tani Merdeka Indonesia di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Target kami sampai ke tingkat desa. Petani harus punya wadah yang bisa memperjuangkan kepentingan mereka,” ujar Saufi.

Ia menambahkan dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat, sebanyak 11 daerah telah dilantik, dan sudah diserahan SKS. Daerah tersebut meliputi Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Singkawang, Landak, Sanggau, Sintang, Sekadau, Melawi, dan Sambas. Tiga daerah lainnya dijadwalkan menyusul dalam waktu dekat.

Dia berharap Tani Merdeka Indonesia mampu menjadi jembatan antara aspirasi petani dan kebijakan publik, terutama dalam hal distribusi subsidi, akses terhadap pupuk, dan penguatan kelembagaan petani.

Organisasi Tani Merdeka Indonesia telah terbentuk di 30 provinsi di seluruh Indonesia. Beberapa provinsi bahkan telah membentuk struktur organisasi hingga ke tingkat desa.

Tani Merdeka Indonesia salah satu organisasi yang sudah mendapat restu dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, yang mendorong penguatan kelembagaan petani sebagai bagian dari strategi nasional ketahanan pangan.[]

Bertemu dengan Pengurus DPW Tani Merdeka Sumut, Don Muzakir: Perkuat Barisan dan Perluas Jangkauan

0

TANIMERDEKA – Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, bertemu langsung dengan jajaran pengurus DPW dan DPD Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatera Utara.

Pertemuan itu berlangsung di sela kunjungan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono ke Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, pada Kamis 18 September 2025.

Suasana pertemuan berlangsung penuh kehangatan. Para pengurus DPW dan DPD Sumut menyambut kedatangan Don Muzakir dengan antusias. Senyum, jabat tangan, dan percakapan akrab. Pertemuan ini diisi dengan dialog terbuka yang menumbuhkan rasa kebersamaan.

Dalam arahannya, Don Muzakir menegaskan memperluas jangkauan organisasi hingga ke akar rumput menjadi sangat penting.

“Tani Merdeka Indonesia harus hadir di setiap desa, menjadi wadah perjuangan dan pemberdayaan petani secara nyata. Kita tidak hanya membangun organisasi, tetapi membangun harapan dan masa depan petani Indonesia,” kata Don Muzakir di hadapan para pengurus DPW dan DPD Tani Merdeka Indonesia Sumut.

Tani Merdeka Indonesia kini sudah terbentuk di 30 provinsi. Di sejumlah daerah, struktur organisasi bahkan menjangkau hingga ke tingkat desa. Pertumbuhan cepat ini menunjukkan bahwa visi dan misi Tani Merdeka mendapat tempat di hati petani yang menginginkan wadah perjuangan bersama.

Don Muzakir juga menekankan penting membangun solidaritas antarpetani. Menurutnya, keberadaan organisasi bukan sekadar struktur, tetapi gerakan yang lahir dari kebutuhan petani itu sendiri.

Organisasi ini disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menjadi bukti bahwa aspirasi petani kini semakin didengar dalam kebijakan nasional.

Don Muzakir mendengarkan dengan seksama setiap masukan. Ia menanggapi dengan penekanan bahwa Tani Merdeka harus hadir sebagai jembatan antara aspirasi petani dengan kebijakan pemerintah.

“Kita tidak boleh berhenti hanya pada keluhan. Kita harus bergerak mencari solusi bersama, memastikan bahwa setiap kebijakan benar-benar sampai kepada petani,” ujarnya.

Keakraban terasa saat diskusi berlangsung. Tidak ada jarak antara pengurus pusat dan daerah. Beberapa pengurus bahkan menyampaikan pandangan dengan nada bercanda, yang disambut tawa ringan dari peserta pertemuan. Suasana hangat itu membuat pertemuan lebih cair, meski isu yang dibahas sangat serius.

Para pengurus optimistis organisasi ini akan semakin kuat. Harapan bersama adalah agar Tani Merdeka mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan petani sekaligus penjaga ketahanan pangan nasional.[]

Konvoi Tani Merdeka Indonesia di Nabire, Suara Petani Terima Kasih Presiden Prabowo

0

TANIMERDEKA – Nabire siang itu berubah riuh. Ratusan kendaraan beriringan melewati jalan utama kota. Bendera merah putih berkibar berdampingan dengan bendera Tani Merdeka Indonesia. Dari mobil bak terbuka, suara orasi menggelegar melalui pengeras suara, menyapa warga yang berdiri di pinggir jalan.

Rabu 17 September 2025, DPW Tani Merdeka Papua Tengah bersama delapan DPD menggelar orasi keliling. Titik awal dimulai dari Kantor Sekretariat Kali Bobo, lalu bergerak menuju kawasan SP dan sekitarnya. Sepanjang rute, massa mengibarkan spanduk besar bertuliskan, “Terima Kasih Presiden Prabowo Subianto.”

Spanduk itu dibentangkan di depan mobil massa. Slogan di spanduk itu mengundang perhatian orang yang melintas. Beberapa pengendara motor sempat melambatkan laju kendaraannya hanya untuk melihat iring-iringan yang penuh semangat itu.

Ketua DPW Tani Merdeka Papua Tengah, Aser Yogi, memimpin langsung jalannya aksi konvoi itu. Dari atas mobil komando, ia berdiri tegak sambil menggenggam mikrofon. Suaranya terdengar tegas, menembus deru mesin dan teriakan massa.

“Ini adalah bukti bahwa Tani Merdeka Indonesia hadir dan siap mendukung program pemerintah. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakkir, yang telah mempercayakan kami memimpin di Papua Tengah,” ujar Aser Yogi.

Ia menekankan bahwa petani Papua Tengah siap mendukung penuh program swasembada pangan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Aser, kebijakan itu bukan sekadar agenda politik, tetapi kebutuhan nyata di Tanah Papua.

Konvoi itu tak hanya sekadar pawai. Setiap hentian singkat dimanfaatkan untuk menyuarakan pesan. Orator bergantian berbicara, menyerukan agar hak-hak petani dan masyarakat adat mendapat perlindungan.

Sorak-sorai peserta konvoi menegaskan suara petani tidak bisa diabaikan.

Selain orasi, massa juga menyampaikan sikap tertulis. Isi pernyataan dibacakan keras-keras di hadapan peserta yang mengangkat bendera setinggi mungkin.

Mereka menegaskan hak-hak petani dan rakyat adat Papua Tengah atas tanah dan sumber daya alam. Mereka menuntut perlindungan tanpa diskriminasi dan eksploitasi.

Mereka juga mendesak pemerintah pusat dan provinsi meningkatkan akses terhadap fasilitas pertanian, pendidikan, dan kesehatan bagi rakyat tani.

Mereka juga mengajak seluruh masyarakat bersatu mendukung kedaulatan pangan dan menjaga lingkungan demi masa depan yang berkelanjutan.

Aksi salah satu konsolidasi Tani Merdeka Indonesia di Papua Tengah. Bulan lalu, DPW Papua Tengah ikut diundang pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Tani Merdeka Indonesia di Jakarta. Kehadiran itu dianggap sebagai pijakan penting untuk memperkuat organisasi hingga ke tingkat kampung.

Suasana konvoi juga memperlihatkan wajah Nabire yang beragam. Beberapa pedagang kaki lima ikut menyaksikan sambil merekam dengan telepon genggam mereka. Aksi konvoi ini berjalan tertib mengikuti rute yang sudah ditentukan.[]

Menjaga Penyu, Menjaga Harapan Nelayan Blitar Selatan

0

TANIMEREKA – Upaya menjaga penyu di pesisir Blitar Selatan terus dilakukan masyarakat. Dari Pantai Serang hingga Pasirputih, kelompok warga bersama relawan merawat penangkaran penyu agar tetap lestari.

Konservasi ini bukan hanya soal melindungi satwa, tetapi juga menyangkut keberlangsungan hidup nelayan. Penyu yang tetap ada akan menjaga keseimbangan ekosistem laut. Rantai makanan terjaga, ikan pun lebih banyak. Bagi nelayan, kondisi itu berarti hasil tangkapan bisa lebih baik.

Kalau laut sehat, nelayan ikut merasakan manfaatnya,” kata Bendahara DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Blitar, Enik Nurhayati saat menjadi pemeteri, pada Kamis 18 September 2025.

Ia menegaskan, menjaga penyu sama artinya menjaga masa depan masyarakat pesisir.

Setiap tahun, ratusan tukik dilepas ke laut. Kegiatan ini bukan sekadar simbol, tetapi cara untuk mengajak masyarakat ikut peduli. Anak-anak sekolah hingga kelompok nelayan ikut terlibat, sehingga tumbuh kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga lingkungan laut.

Kesadaran itu makin terasa ketika masalah sampah plastik kerap mengancam. “Kita ingin masyarakat paham, sampah jangan dibuang ke laut. Kalau laut rusak, yang rugi juga manusia,” ujar Enik.

Saat ini, sedikitnya ada 12 lokasi lain di pesisir Blitar Selatan yang masih bisa diselamatkan telur penyu. Beberapa di antaranya berada di Pantai Pehpulau, Serit, Pudak, dan kawasan kecil lain yang masih terjaga. Lokasi-lokasi tersebut berpotensi menjadi titik penangkaran baru jika dikelola dengan baik.

Kegiatan konservasi kini juga menarik perhatian dari luar negeri. Mahasiswa asal Inggris dan Swedia pernah tinggal bersama warga untuk meneliti proses konservasi penyu. Kehadiran mereka memberi warna baru, sekaligus memperlihatkan bahwa gerakan ini punya daya tarik wisata edukasi.

Tani Merdeka Indonesia ikut aktif dalam sosialisasi. Lewat pertemuan desa dan kerja sama dengan kelompok nelayan, organisasi ini mendorong kesadaran bahwa laut bukan hanya sumber penghidupan, tetapi juga warisan yang harus dijaga.

kita berharap gerakan ini bisa berjalan lebih luas dan berkelanjutan. Dengan penyu tetap hidup di laut, nelayan bisa tetap menggantungkan harapan pada hasil tangkapan mereka,” pungkas Enik.[]

Bahas Program dan Penguatan Organisasi, Tani Merdeka Lampung Selatan Gelar Rakerda

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Lampung Selatan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Kantor DPD Tani Merdeka, di Desa Bumisari, Kecamatan Natar, pada Kamis 18 September 2025.

Seluruh pengurus kabupaten hadir. Para ketua koordinator kecamatan juga datang untuk menyampaikan laporan dan masukan. Rakerda ini menjadi tindak lanjut perintah Rapimnas Tani Merdeka Indonesia yang digelar beberapa waktu lalu.

Rapat membahas jalannya organisasi dan program yang akan dijalankan. Salah satu pokok bahasan adalah peran Tani Merdeka dalam mendukung ketahanan pangan di Lampung Selatan.

Ketua DPD Tani Merdeka Lampung Selatan, Firdaus Setiawan, menegaskan Rakerda ini menjadi momen penting untuk menyatukan langkah.

“Kami ingin setiap pengurus di tingkat kecamatan bisa bergerak seragam. Aspirasi petani harus sampai ke kabupaten agar bisa kita perjuangkan bersama,” kata Firdaus.

Ia juga ikut prihatin persoalan klasik yang selalu muncul di lapangan, seperti ketersediaan pupuk, harga hasil panen yang tidak stabil, dan minimnya akses petani pada teknologi modern.

Petani di Lampung Selatan butuh dukungan nyata. Masalah pupuk dan harga gabah masih jadi keluhan utama. Rakerda ini kami gunakan untuk mencari jalan keluarnya,” ujar Firdaus.

Firdaus menekankan Tani Merdeka harus mampu hadir sebagai wadah yang memberi manfaat langsung.

“Kami tidak mau organisasi ini berhenti hanya di rapat. Semua keputusan di sini harus ditindaklanjuti di desa dan kecamatan. Itu yang jadi ukuran keberhasilan,” ucapnya.

Para koordinator kecamatan juga menambahkan masukan soal pentingnya pelatihan petani muda, penguatan kelompok tani, serta peluang hilirisasi hasil pertanian agar petani tidak hanya menjual dalam bentuk bahan mentah.[]

Kerja Sama dengan DLH, Tani Merdeka Kota Pekalongan Ubah Sampah Jadi Bernilai

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Pekalongan terus mendorong pengelolaan sampah rumah tangga menjadi kompos. Program ini dijalankan bukan hanya untuk mengurangi sampah, tetapi juga untuk mendukung kebutuhan pupuk organik petani.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Pekalongan, Mungki Retnosari, menyebutkan program ini sudah berjalan meski masih dalam skala kecil. Ia menegaskan rencana penguatan kapasitas menjadi penting bagi kemandirian petani.

“Kami ingin produksi kompos tidak hanya kecil-kecilan, tetapi bisa lebih besar dengan mesin berkapasitas tinggi. Permintaan pupuk organik dari petani semakin banyak, ini peluang yang harus kita tangkap,” kata Mungki saat kunjungan ke Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan, pada Kamis 17 September 2025.

Ia menambahkan, program ini bukan sekadar soal peningkatan produksi. Lebih dari itu, pengolahan sampah menjadi kompos dapat mengurangi beban lingkungan dan membangun ekosistem pertanian yang ramah lingkungan.

“Petani tidak boleh lagi bergantung penuh pada pupuk kimia. Dari sampah rumah tangga, kita bisa hasilkan pupuk organik yang sehat dan berkelanjutan. Kita ingin memanfaatkan sampah ini supaya berharga, bukan jadi masalah,” ujar Mungki.

Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Pekalongan berkunjung ke Dinas Lingkungan Hidup, mereka diterima langsung oleh Kadis Lingkungan Hidup Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso.

Sri Budi Santoso menyambut baik rencana kolaborasi ini dan menilai upaya Tani Merdeka Indonesia sebagai terobosan untuk memperkuat pengelolaan sampah di wilayahnya.

“Langkah Tani Merdeka Indonesia sejalan dengan visi kami di DLH. Kami butuh model pengelolaan sampah yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Rumah kompos bisa jadi contoh nyata bagaimana sampah tidak hanya jadi masalah, tetapi bisa jadi berkah,” kata Sri Budi Santoso.

Budi menegaskan pihaknya akan mendukung program percontohan rumah pembuatan kompos. DLH berencana menjadikan kerja sama ini sebagai model integrasi antara pengelolaan lingkungan dan ketahanan pangan lokal.

Kunjungan ini dihadiri pengurus DPD Tani Merdeka Kota Pekalongan bersama sejumlah pejabat DLH. Mereka membahas rencana pembangunan rumah kompos, penyediaan mesin berkapasitas besar, serta peluang menjadikan Pekalongan sebagai daerah percontohan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.[]

Don Muzakir: Paket Ekonomi 2025 Harapan Baru untuk Petani

0
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia (baju putih).
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia (baju putih).

TANIMERDEKA – Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menilai paket ekonomi 2025 menjadi sinyal jelas bahwa pemerintah kini berpihak pada petani kecil dan pelaku usaha mikro.

Satu kebijakan yang menjadi perhatian adalah rencana perpanjangan insentif PPh Final 0,5 persen bagi UMKM hingga 2029.

Ini adalah kebijakan yang progresif dan kami harap dapat didukung dengan implementasi yang tepat sasaran,” kata Don Muzakir, Rabu 17 September 2025.

Tani Merdeka Indonesia ini Organisasi yang disetujui Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

Gerakan Tani Merdeka Indonesia fokus pada praktik pertanian ramah lingkungan dan pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan. Arah ini dimaksudkan agar petani tak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga mampu menjaga keseimbangan ekosistem.

Muzakir menilai kebijakan pemerintah kali ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia menyoroti bantuan pangan untuk 18,3 juta keluarga penerima manfaat serta program replanting perkebunan rakyat seluas 870.000 hektare yang diproyeksikan menyerap 1,6 juta tenaga kerja.

“Langkah ini tidak hanya membantu petani secara ekonomi, tetapi juga menjamin stabilitas pasokan pangan nasional,” ujarnya.

Ia juga memberi perhatian pada program Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya, penguatan koperasi akan memperbaiki kelembagaan ekonomi petani sekaligus mendorong kemandirian desa.

Tani Merdeka berharap seluruh rancangan program pemerintah bisa segera dijalankan. Tujuannya untuk mempercepat pemulihan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memperkuat desa sebagai pusat pertumbuhan.

“Program-program ini selaras dengan perjuangan kami untuk menyejahterakan petani Indonesia. Kami siap mendukung pemerintah dalam memastikan implementasinya berjalan lancar dan tepat sasaran,” pungkas Muzakir.

Lima program unggulan pemerintah itu sebelumnya diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Ia menyebut seluruh program merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat kabinet di Istana Negara, Jakarta, pada Senin 15 September 2025.

“Nah, kemudian juga tadi dibahas langsung dengan Bapak Presiden paket penyerapan tenaga kerja dari program unggulan Bapak Presiden,” kata Airlangga dalam konferensi pers.

Airlangga menjelaskan program itu akan menjadi motor penciptaan lapangan kerja di sektor strategis. Pemerintah menyiapkan penguatan koperasi desa dan kelurahan Merah Putih, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di 100 titik, revitalisasi tambak di Pantura seluas 20.000 hektare, serta modernisasi 1.000 kapal nelayan.

Selain itu, pemerintah juga melaksanakan replanting perkebunan rakyat seluas 870.000 hektare dengan komoditas tebu, kakao, kelapa, kopi, mete, dan pala, itu ditargetkan menciptakan jutaan lapangan kerja baru dalam dua tahun mendatang.[]

Kerja Sama Tani Merdeka dan Kodim 0702, Penyemprotan Jagung di Kemangkon Pakai Drone Maxxi

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Purbalingga mulai memperkenalkan teknologi pertanian modern lewat uji coba penyemprotan jagung menggunakan drone. Uji coba dilakukan di lahan seluas sekitar 1 hektar di Kecamatan Kemangkon, pada Kamis 18 September 2025.

Lahan yang digunakan merupakan aset milik Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga. Pengelolaannya melibatkan DPD Tani Merdeka bersama Kompi Produksi Kodim 0702, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), dan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Kemangkon.

PT Maxxi, perusahaan produsen alat mesin pertanian modern ini menyediakan bibit jagung serta peralatan drone.

Ketua DPD Tani Merdeka Purbalingga, Zulhasbi, mengatakan penggunaan drone merupakan langkah penting untuk mengurangi beban kerja petani dan operasionalnya lebih murah.

“Kami ingin petani di Kecamatan Kemangkon mengenal teknologi baru. Drone ini bisa mempercepat penyemprotan, lebih hemat tenaga, lebih murah operasionalnya dan hasilnya merata,” kata Zulhasbi.

Ia menambahkan, jika biasanya penyemprotan manual di lahan satu hektar membutuhkan Waktu lebih lama dengan tenaga beberapa orang, drone mampu menyelesaikan pekerjaan itu dalam waktu kurang dari 30 menit.

Ini efisiensi besar. Petani tidak perlu lagi menguras tenaga berjam-jam, apalagi di bawah terik matahari. Kami ingin teknologi ini hadir di sawah dan kebun jagung petani Purbalingga,” ujarnya.

Kabupaten Purbalingga memiliki potensi besar dalam produksi pangan, khususnya padi dan jagung. Kecamatan Kemangkon dikenal sebagai salah satu lumbung pangan daerah dengan luas sawah sekitar 5.000 hektar dan lahan jagung 2.000 hektar.

Potensi ini membuat Kemangkon strategis untuk program ketahanan pangan sekaligus pengembangan jagung sebagai komoditas andalan.

Kemangkon punya lahan luas dan subur. Kalau teknologi modern masuk, produksi jagung bisa naik dan petani akan lebih sejahtera,” ujar Zulhasbi.

Uji coba penyemprotan drone ini tidak hanya menghadirkan petani, tetapi juga dukungan berbagai pihak. Hadir perwakilan PT Maxxi, anggota Kodim 0702, unsur Forkopimda kecamatan, pengurus Tani Merdeka dari kabupaten, kecamatan, hingga desa. Tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pemuda setempat ikut menyaksikan langsung.

Menurut Zulhasbi, kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan semangat kolaborasi. TNI, pemerintah daerah, hingga pihak swasta berkomitmen mendorong mekanisasi pertanian. Dengan demikian, petani tidak lagi berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan produksi dan kebutuhan pasar.

Zulhasbi mengatakan penerapan teknologi diharapkan bisa berlangsung berkelanjutan, terutama di lahan jagung dan padi dengan skala luas.

Kalau hanya sekali dua kali, tentu belum terasa dampaknya. Kami ingin drone ini hadir terus di lapangan, sehingga petani bisa benar-benar merasakan manfaatnya,” kata salah satu tokoh petani yang hadir.

Zulhasbi menegaskan Tani Merdeka Purbalingga siap menjadi jembatan antara petani dan pihak swasta penyedia teknologi. Ia percaya langkah kecil ini bisa menjadi pintu masuk transformasi pertanian di Purbalingga.

“Kami tidak mau petani tertinggal. Teknologi harus masuk ke desa-desa. Petani harus merasakan manfaat inovasi, bukan hanya mendengar ceritanya,” ujar Zulhasbi.[]

Silaturahmi ke Wakil DPRD, Tani Merdeka Tanggamus Dorong Hilirisasi Pertanian

0

TANIMEREKA – Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tanggamus bersilaturahmi dengan Wakil Ketua DPRD Tanggamus, Rangga Putra Hakim, pada Rabu 17 September 2025. Pertemuan berlangsung di kediaman Rangga.

Pertemuan itu membahas komunikasi dan kolaborasi antara organisasi petani dengan legislatif daerah. Fokusnya meningkatkan nilai tambah sektor pertanian lewat program hilirisasi komoditas.

Ketua DPD Tani Merdeka Tanggamus, Isralludin, menyampaikan aspirasi dan gagasan mengenai optimalisasi hasil pertanian lokal. Ia menilai hilirisasi langkah strategis agar petani tidak berhenti pada menjual hasil mentah.

“Kami dari Tani Merdeka Indonesia ingin agar petani di Tanggamus bisa lebih sejahtera. Dengan hilirisasi, hasil pertanian kita bisa diolah sehingga memberikan keuntungan lebih besar bagi petani,” ungkap Isralludin.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Tanggamus, Rangga Putra Hakim, menyambut baik silaturahmi ini. Ia menegaskan komitmen DPRD untuk mendukung pemberdayaan petani.

“Kami di DPRD akan selalu terbuka untuk berdiskusi dan mencari solusi bersama. Hilirisasi pertanian ini penting agar petani Tanggamus tidak hanya menjadi penyuplai bahan baku, tetapi juga mampu menghasilkan produk bernilai tambah,” ujar Rangga Putra Hakim.[]