TANIMERDEKA – Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, melantik pengurus empat DPD Tani Merdeka Indonesia se-Provinsi Kalimantan Utara di Lapangan Tarakan Plaza, Kota Tarakan.
Pelantikan itu bagian dari acara penutupan Expo UMKM dan Ketahanan Pangan. Ratusan warga turut menghadiri kegiatan tersebut.
Empat DPD Tani Merdeka Indonesia yang resmi dilantik meliputi Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Bulungan, dan Kabupaten Tana Tidung. Kepengurusan baru itu diharapkan segera membangun organisasi hingga tingkat kecamatan dan desa agar pendampingan kepada petani semakin kuat.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Utara Jufri Budiman, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Utara Wahyuni Nuzband yang mewakili Gubernur Kalimantan Utara, Wali Kota Tarakan, Wakil Wali Kota Tarakan, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat.
Don Muzakir mengatakan penguatan organisasi di daerah menjadi bagian penting untuk memastikan berbagai program pemerintah di sektor pertanian benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani.
Menurut dia, keberadaan Tani Merdeka Indonesia bukan hanya membangun organisasi, tetapi juga menjadi mitra petani dalam mengawal kebijakan pemerintah di lapangan.
“Tani Merdeka Indonesia berdiri tegak di garis depan untuk mengawal dan menyukseskan program-program Bapak Prabowo Subianto, terutama dalam mewujudkan swasembada pangan dan penguatan sektor pertanian dari hulu ke hilir,” ujar Don Muzakir.
Ia mengatakan seluruh kader harus aktif mendampingi petani, mulai dari mengawal distribusi pupuk, bantuan alat dan mesin pertanian, hingga memastikan hasil panen petani memperoleh harga yang layak.
Menurut Don Muzakir, organisasi harus hadir ketika petani menghadapi persoalan di lapangan. Aspirasi petani juga harus disampaikan kepada pemerintah agar berbagai kebijakan dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Don Muzakir juga menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh kader menjaga persatuan di tengah masyarakat. Ia meminta Tani Merdeka Indonesia tidak membedakan latar belakang politik masyarakat dalam menjalankan program organisasi.
“Pesan dari Bapak Prabowo sangat jelas: jaga persatuan. Di Tani Merdeka, mau dia dari partai apa pun, tetap kita bantu. Fokus kita adalah kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional, bukan sekat-sekat politik. Kita harus bersatu untuk memajukan pertanian Indonesia,” tegasnya.
Menurut Don Muzakir, tantangan sektor pertanian saat ini tidak bisa diselesaikan sendiri. Sinergi antara organisasi petani, pemerintah daerah, penyuluh, dan masyarakat menjadi kunci mempercepat pembangunan pertanian di daerah.
Sementara itu Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Utara Jufri Budiman mengatakan pelantikan empat DPD menjadi langkah untuk memperkuat konsolidasi organisasi di seluruh kabupaten di Kalimantan Utara.
Ia menilai organisasi yang kuat hingga tingkat bawah akan memudahkan pendampingan terhadap petani sekaligus mempercepat pelaksanaan berbagai program pemerintah.
“Kami siap memperkuat organisasi sampai ke tingkat kecamatan dan desa. Tugas kami bukan hanya membangun struktur organisasi, tetapi memastikan program pemerintah benar-benar sampai kepada petani dan memberikan manfaat bagi masyarakat di Kalimantan Utara,” kata Jufri Budiman.
Jufri mengatakan kepengurusan yang baru dilantik akan segera menyusun program kerja dan memperluas koordinasi dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta kelompok tani di setiap kabupaten.
Pelantikan tersebut juga menjadi penutup rangkaian Expo UMKM dan Ketahanan Pangan yang menampilkan berbagai produk unggulan pelaku usaha mikro, hasil pertanian, dan potensi pangan lokal Kalimantan Utara.[]
