Garap Lahan dan Tata Irigasi di Nabire Barat, Tani Merdeka Indonesia Lanjutkan Ketahanan Pangan Papua

TANIMERDEKA – Upaya pengembangan sektor pertanian di Papua Tengah terus dilakukan melalui keterlibatan masyarakat dan kelompok tani. Salah satu langkah yang berjalan saat ini adalah pembukaan lahan pertanian dan penataan irigasi di Distrik Kaladiri, Kabupaten Nabire Barat, Papua Tengah.

Program tersebut dijalankan Tani Merdeka Indonesia upaya penguatan ketahanan pangan daerah sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui sektor pertanian dan perikanan.

Pembukaan lahan dilakukan di sejumlah area yang dinilai memiliki potensi menjadi kawasan pertanian produktif. Penataan awal saluran irigasi juga mulai dikerjakan untuk mendukung kebutuhan air bagi lahan pertanian.

Ketersediaan irigasi dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan hasil pertanian, terutama di wilayah yang masih berkembang dan membutuhkan dukungan infrastruktur dasar.

Pengurus koperasi DPW Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah ikut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Sejumlah tokoh yang hadir di lapangan antara lain Lamek Yogi dan Richardo Kadepa.

Kegiatan itu tidak hanya berfokus pada pembukaan lahan, tetapi juga mendorong keterlibatan warga dalam pengembangan sektor pangan yang memiliki potensi besar di Papua.

Wakil Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah Yustus Kadepa mengatakan pembangunan pertanian harus dilakukan bersama masyarakat agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Menurut Yustus, Papua memiliki sumber daya alam yang besar untuk pengembangan pertanian dan perikanan apabila didukung pengelolaan yang serius dan infrastruktur memadai.

“Kami ingin berpartisipasi langsung untuk mengembangkan sektor pertanian dan perikanan di tanah kami, dengan usaha dan dukungan pemerintah saya yakin pertanian di Papua juga bisa berkembang,” ujar Yustus Kadepa.

Yustus menilai keterlibatan masyarakat lokal menjadi kunci pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga.

Pengembangan pertanian di Papua, kata dia, tidak hanya soal peningkatan produksi pangan. Sektor itu juga berpeluang membuka lapangan kerja dan memperkuat ekonomi masyarakat hingga tingkat kampung.

Pembukaan lahan dan pembangunan saluran irigasi di Distrik Kaladiri disebut sebagai tahap awal pengembangan kawasan pertanian terpadu di Nabire Barat.

Wilayah tersebut juga dinilai memiliki peluang besar untuk pengembangan sektor perikanan karena didukung sumber daya alam yang melimpah.

Program yang dijalankan Tani Merdeka Indonesia sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan produktif di berbagai daerah.

Papua selama ini dipandang memiliki potensi menjadi kawasan pertanian masa depan karena memiliki lahan luas dan sumber daya pendukung yang cukup besar. Namun, pengembangan sektor tersebut masih menghadapi tantangan, mulai dari keterbatasan infrastruktur, akses distribusi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pembangunan irigasi di Kaladiri diharapkan dapat membantu petani menjaga ketersediaan air sepanjang musim sehingga produktivitas lahan menjadi lebih stabil.

Warga Distrik Kaladiri menyambut positif pembukaan lahan yang dilakukan secara bertahap. Masyarakat berharap pengembangan kawasan pertanian di wilayah mereka dapat meningkatkan pendapatan sekaligus membuka peluang usaha baru.[]

Berita Terkait

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini