Beranda blog Halaman 8

DPD Tani Merdeka Kota Magelang Latih Petani Milenial Kuasai Teknologi Perikanan

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Magelang menggelar Pelatihan dan Bootcamp Petani Milenial di Pesantren Selamat, Kelurahan Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara, 23–25 Januari 2026.

Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sektor pertanian dan perikanan, sekaligus menjawab tantangan krisis regenerasi petani.

Pelatihan diikuti kader dan pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Magelang. Mereka dibekali teknologi perikanan modern agar dapat ditularkan kepada masyarakat luas.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Wawan Pramono, membuka acara secara resmi. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya penguasaan ilmu teknis.

“Tetapi wajib menguasai pengetahuan teknis untuk memaksimalkan hasil panen,” tegas Wawan.

Penggunaan teknologi perikanan dinilai Wawan sebagai solusi menghasilkan ikan berlimpah dengan pakan yang lebih efisien.

“Target kami di Jawa Tengah adalah memberikan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto. Kami fokus menggenjot potensi komoditas yang melimpah yakni ikan seperti nila, lele, gurami, patin, bawal, hingga udang air tawar,” ujarnya, pada Jumat 23 Januari 2024.

Minimnya minat generasi muda menjadi sorotan utama dalam pelatihan ini. Berdasarkan data lapangan, mayoritas petani saat ini berusia di atas 50 tahun.

“Jika tidak ada regenerasi, ini akan menjadi masalah besar di masa depan. Petani muda sangat jarang ditemui. Maka dari itu, kami suarakan regenerasi ini lewat konsolidasi langsung hingga kampanye masif di media sosial,” beber Wawan.

Sementara itu Ketua DPD Tani Merdeka Kota Magelang, Sri Sumirat, berharap masuknya pemuda ke dunia pertanian, khususnya perikanan, akan memunculkan gagasan inovatif yang mampu meningkatkan produktivitas daerah.

Ia memetakan potensi komoditas di setiap wilayah Kota Magelang. Magelang Utara dikenal sebagai sentra perikanan, Magelang Tengah memiliki lahan delta yang cukup luas untuk jagung, sedangkan Magelang Selatan menjadi sentra hortikultura perkotaan.

“Melalui pelatihan ini, Tani Merdeka Indonesia berkomitmen untuk terus mendampingi petani Kota Magelang agar lebih mandiri, modern, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Sri Sumirat.

Pelatihan ini jadi penting bagi pengurus Tani Merdeka Indonesia untuk memperkuat regenerasi petani. Dengan dukungan teknologi, pemuda diharapkan mampu menjawab tantangan keterbatasan lahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.[]

Pupuk Indonesia Gandeng Perusahaan Aljazair Amankan Pasokan Fosfat

0

TANIMERDEKA – PT Pupuk Indonesia (Persero) menjalin kerja sama dengan Somiphos, perusahaan tambang fosfat asal Aljazair. Kesepakatan ini dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, bersama Direktur Utama Somiphos, Mokhtar Lekhal, di Aljazair.

“Rock Phosphate merupakan bahan baku utama dari industri pupuk, dan hanya bisa didapatkan melalui tambang. Pupuk Indonesia membutuhkannya untuk memproduksi pupuk. Kerja sama dengan Somiphos ini untuk keberlanjutan suplai bahan baku tersebut, dalam rangka mengamankan kebutuhan pupuk dalam negeri, serta sebagai bentuk komitmen terhadap swasembada pangan nasional yang berkelanjutan,” kata Rahmad dalam keterangan persnya, pada Jumat, 23 Januari 2026.

Melalui kerja sama ini, Pupuk Indonesia memperoleh dukungan pasokan rock phosphate hingga 1 juta ton per tahun. Selain itu, terbuka peluang menggandeng perusahaan lain di Aljazair untuk membangun proyek industri pupuk berbasis fosfat yang terintegrasi.

Rahmad menegaskan kerja sama dengan Somiphos dan Sonarem Group dapat memastikan keberlanjutan swasembada pangan melalui pemenuhan bahan baku pupuk.

“Dengan ketersediaan dan harga gas yang terjangkau di Aljazair, kita dapat bekerja sama mengembangkan ekosistem industri pupuk terintegrasi di Aljazair yang produknya dapat digunakan untuk kebutuhan nasional,” tambahnya.

Somiphos merupakan perusahaan tambang fosfat milik negara Aljazair yang beroperasi di wilayah Tebessa, bagian timur Aljazair. Perusahaan ini dikenal sebagai produsen utama fosfat dari kawasan tambang Djebel Onk, salah satu deposit fosfat terbesar di Aljazair.

Penandatanganan nota kesepahaman turut disaksikan Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Sudaryono; Menteri Energi dan Pertambangan Aljazair, Mohamed Arkab; CEO Sonarem Group, Reda Belhaj; serta sejumlah pemangku kepentingan.

Sementara itu Wamentan Sudaryono mengatakan kerja sama ini bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat rantai pasok bahan baku pupuk dan menurunkan harga pupuk.

“Bapak Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan yang sangat jelas bahwa negara harus hadir memastikan pupuk tersedia, terjangkau, dan tepat waktu bagi petani. Kerja sama fosfat dengan Aljazair ini adalah langkah konkret untuk memperkuat hulu industri pupuk nasional agar biaya produksi bisa ditekan dan harga pupuk bagi rakyat menjadi lebih murah,” ujarnya.

“Hasil dari kerja sama ini diharapkan dapat menciptakan nilai tambah, meningkatkan efisiensi industri pupuk nasional, serta mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan,” imbuhnya.

Menteri Energi dan Pertambangan Aljazair, Mohamed Arkab, menegaskan nota kesepahaman ini bagian dari arahan Presiden Aljazair untuk memperkuat kemitraan ekonomi dengan negara sahabat. Ia menyebut sektor fosfat sebagai pilar utama diversifikasi ekonomi nasional.

“Kemitraan ini penting dalam mendukung kerja sama Aljazair–Indonesia. Selain itu juga mendorong investasi produktif, serta transfer pengalaman dan teknologi demi kepentingan bersama kedua negara,” katanya.[]

Danantara Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Peternakan Ayam Terintegrasi

0

TANIMEREKA – Pemerintah akan memulai pembangunan kawasan peternakan ayam pedaging dan ayam petelur terintegrasi dengan nilai investasi sekitar Rp20 triliun pada akhir Januari 2026.

Proyek ini dibiayai Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dan ditargetkan menjadi solusi jangka panjang bagi stabilisasi harga ayam dan telur nasional.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Amran Sulaiman, mengatakan tahap awal pembangunan akan ditandai dengan peletakan batu pertama pada 28 Januari 2026.

“Insyaallah groundbreaking dilakukan 28 Januari 2026. Ini didukung penuh oleh Danantara. Mohon doanya agar berjalan lancar,” ungkap Amran dalam keterangannya di Jakarta.

Proyek ini mencakup pendirian 12 unit fasilitas peternakan terintegrasi di berbagai wilayah Indonesia.

Menurut Amran, kebijakan tersebut dilatarbelakangi tingginya volatilitas harga anak ayam umur sehari atau day old chick (DOC) yang dalam beberapa bulan terakhir melonjak signifikan. Ia mencontohkan harga DOC sempat menembus Rp14.000 per ekor, jauh di atas harga normal sekitar Rp9.000.

Meski pemerintah sempat menetapkan harga acuan Rp11.000 per ekor, langkah itu belum sepenuhnya efektif meredam gejolak di lapangan.

“Pabrik ini akan mencakup seluruh proses, mulai dari pakan, pembibitan, hingga produksi ayam dan telur. Ini adalah solusi permanen agar negara bisa hadir ketika terjadi gejolak harga,” jelas Amran.

Proyek peternakan ayam juga dirancang menopang ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi agenda prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dengan suplai yang terjaga, kebutuhan protein hewani masyarakat, khususnya untuk program MBG, diharapkan terpenuhi secara berkelanjutan.

Amran menambahkan, rencana pembangunan ini merupakan hasil koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam rapat finalisasi percepatan hilirisasi sektor pertanian dan pangan. Selain peternakan ayam, pemerintah juga memprioritaskan investasi pada komoditas strategis lain seperti kelapa, kakao, mente, kelapa sawit, dan hortikultura.

“Untuk peternakan ayam pedaging dan telur terintegrasi, sudah disiapkan anggaran khusus sebesar Rp20 triliun,” kata Amran dalam kesempatan terpisah.

Pelaksanaan proyek akan difokuskan pada daerah yang selama ini mengalami kekurangan pasokan daging ayam dan telur. Pemerintah saat ini tengah melakukan tahap pra-studi kelayakan agar pembangunan dapat langsung berjalan sesuai jadwal.

Secara keseluruhan, proyek peternakan ayam ini menjadi bagian dari agenda besar hilirisasi pangan nasional. Amran menyebut total nilai investasi yang disiapkan pemerintah untuk sektor pertanian dan turunannya mencapai Rp371 triliun.

“Ini arahan langsung Presiden. Kita sepakat mempercepat hilirisasi bersama Kementerian Investasi, Danantara, dan seluruh pemangku kepentingan. Prinsipnya, kita sudah siap jalan,” pungkasnya.

Pembangunan peternakan ayam terintegrasi ini diharapkan mampu menekan gejolak harga sekaligus memperkuat rantai pasok pangan dari hulu ke hilir.

Pemerintah menekankan proyek ini sebagai langkah struktural agar kebutuhan masyarakat terhadap daging ayam dan telur lebih terjamin.[]

BNPB Salurkan Bantuan, Tani Merdeka Kota Pekalongan Turun Tangan

0

TANIMERDEKA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan logistik dan peralatan darurat banjir kepada warga Kota Pekalongan.

Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Andi Eviana, kepada Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid.

Total nilai bantuan mencapai Rp573.734.000, peralatan yang diberikan meliputi pompa alkon, perahu karet, mesin perahu, gergaji mesin, kaos lapangan, sepatu boots, dan jas hujan. Seluruh usulan Pemerintah Kota Pekalongan dipenuhi 100 persen oleh BNPB.

Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut.

“Alhamdulillah, seluruh usulan bantuan yang kami ajukan kepada BNPB dipenuhi 100 persen. Ini sangat membantu kami di lapangan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem dengan intensitas hujan yang masih tinggi dan potensi banjir susulan,” ujarnya.

Banjir yang melanda Pekalongan beberapa hari terakhir membuat aktivitas warga terganggu. Pemerintah daerah bersama BNPB menekankan pentingnya kesiapan logistik agar penanganan darurat berjalan cepat.

Sementara itu DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Pekalongan juga terlibat dalam aksi kemanusiaan. Relawan Tani Merdeka Indonesia membantu di dapur umum Dinsos-P2KB sejak awal bencana.

Ketua DPD Tani Merdeka Kota Pekalongan, Mungki Retnosari, mengatakan pengurus PDP Tani Merdeka Indonesia Kota Pekalongan ikut membantu warga yang terdampak banjir sejak hari pertama banjir.

“Kita relawan yang tulus untuk kota Pekalongan,” pungkasnya.

Kehadiran relawan dari berbagai unsur memperkuat penanganan banjir di Pekalongan. Dukungan logistik BNPB dan partisipasi masyarakat diharapkan mampu mempercepat pemulihan kondisi warga terdampak.[]

Pengurus Tani Merdeka Kulon Progo Dilantik, Fokus pada Pertanian Terpadu

0

TANIMERDEKA – Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, resmi dilantik pada Rabu, 20 Januari 2026.

Kepengurusan ini berkomitmen mendorong kemajuan sektor pertanian dan perkebunan upaya meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan nasional Presiden Prabowo Subianto.

Ketua DPD Tani Merdeka Kulon Progo, Suparta, mengatakan kondisi geografis wilayahnya memiliki potensi besar untuk pertanian terpadu. Sekitar 75 persen wilayah berupa lahan datar, sementara 25 persen lainnya perbukitan.

“Kami berkomitmen menyejahterakan petani di wilayah datar maupun perbukitan agar memiliki taraf hidup yang setara. Untuk Kulon Progo, lahan datar difokuskan pada tanaman pangan, sedangkan kawasan perbukitan dikembangkan untuk perkebunan,” ujar Suparta.

Ia menambahkan Kulon Progo telah mencapai swasembada pangan. Bahkan, pihaknya optimistis Indonesia mampu menembus pasar ekspor beras pada 2026.

Suparta menyoroti karakter sosial masyarakat Kulon Progo yang sebagian besar menggantungkan hidup di sektor pertanian. Dari total penduduk, sekitar 50 persen berprofesi sebagai petani.

“Dengan jumlah petani yang besar, Tani Merdeka Indonesia hadir untuk memastikan kesejahteraan mereka benar-benar meningkat,” katanya.

Ia berharap sinergi organisasi semakin kuat seiring peran Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia DIY, Oscar Tri Yoga Semendawai, yang juga menjabat staf ahli di Kementerian Pertanian.

“Kita punya garis koordinasi yang jelas dari kabupaten, provinsi, hingga kementerian. Harapannya, program pertanian bisa segera mengalir dan dirasakan langsung oleh petani,” ujarnya.

Suparta mendorong adanya program khusus untuk kawasan Perbukitan Menoreh. Kawasan itu dinilai lebih sesuai dikembangkan sebagai sentra perkebunan dan buah-buahan, sementara lahan datar tetap difokuskan pada tanaman pangan, khususnya padi.

Ia menekankan pentingnya kualitas produk pertanian agar mampu bersaing di pasar global.

“Kita harus masuk ke pasar global dengan produk berkualitas. Bukan hanya mengejar jumlah, tapi bagaimana kualitas hasil pertanian kita benar-benar diakui dan bernilai tinggi,” tegasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten terhadap keberadaan Tani Merdeka Indonesia.

“Bertani adalah pekerjaan yang mulia. Dengan sumber daya petani yang luar biasa, sektor ini bisa menopang banyak aspek kehidupan,” katanya.

Ia berharap Tani Merdeka Indonesia menjadi wadah kolaborasi antara petani senior dan generasi muda yang memiliki inovasi serta penguasaan teknologi.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia DIY, Oscar Tri Yoga Semendawai, menegaskan seluruh struktur organisasi mendukung penuh program strategis Presiden Prabowo Subianto.

“Target swasembada pangan yang semula dianggap sulit ternyata bisa tercapai pada 2025. Pada 2026, target kita meningkat, yakni ekspor satu juta ton beras dan satu juta ton jagung,” ujarnya.

Oscar mengingatkan pengurus DPD yang baru dilantik agar memaknai jabatan sebagai amanah.

“Jabatan bukan untuk dibanggakan, tapi tanggung jawab besar. Petani menunggu kerja nyata kita,” pungkasnya.[]

Kerja Sama Indonesia-Aljazair, Harga Pupuk Lebih Murah

0
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Pupuk Indonesia (Persero) dan perusahaan tambang fosfat Aljazair, yang anak usaha Grup Sonarem, Somiphos di Aljir, Aljazair, Selasa (20/1/2026).
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Pupuk Indonesia (Persero) dan perusahaan tambang fosfat Aljazair, yang anak usaha Grup Sonarem, Somiphos di Aljir, Aljazair, Selasa (20/1/2026).

TANIMERDEKA – PT Pupuk Indonesia (Persero) menjalin kerja sama dengan perusahaan tambang fosfat Aljazair, Somiphos, anak usaha Grup Sonarem. Langkah ini ditempuh untuk menjamin ketersediaan bahan baku pupuk dan menekan harga di dalam negeri.

“Kerja sama fosfat dengan Aljazair ini adalah langkah konkret untuk memperkuat hulu industri pupuk nasional agar biaya produksi bisa ditekan dan harga pupuk bagi rakyat menjadi lebih murah,” ujar Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono dalam keterangannya, pada Rabu, 21 Januari 2026.

Kesepakatan dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) di Aljir, Aljazair, pada Selasa 20 Januari 2026. MoU ditandatangani Direktur Utama Somiphos Mokhtar Lakhal dan Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, disaksikan Menteri Energi dan Pertambangan Aljazair Mohamed Arkab. Acara juga dihadiri pejabat tinggi kedua negara, termasuk Duta Besar RI untuk Aljazair serta jajaran Grup Sonarem.

Kerja sama mencakup kajian pasokan fosfat dari Aljazair untuk kebutuhan industri pupuk nasional, sekaligus penjajakan investasi bersama di bidang penambangan dan pengolahan fosfat. Fosfat merupakan bahan baku strategis dalam produksi pupuk, berperan penting meningkatkan produktivitas pertanian.

Sudaryono menilai ketergantungan pada impor bahan baku selama ini memengaruhi struktur biaya pupuk.

“Dengan memperluas sumber bahan baku dan membangun kemitraan strategis yang saling menguntungkan, kita tidak hanya menjaga keberlanjutan industri pupuk nasional, tetapi juga menjalankan amanat Presiden untuk melindungi petani sebagai tulang punggung ketahanan pangan Indonesia,” ujarnya.

Nota kesepahaman berlaku 18 bulan. Ruang lingkupnya meliputi studi pendahuluan bersama, pertukaran data, serta pengembangan peluang kerja sama tahap awal industri pengolahan fosfat.

Sudaryono menjelaskan kunjungan kerja ke Aljazair pada 19–21 Januari dilakukan bersama jajaran manajemen Pupuk Indonesia.

“Kita ingin tidak hanya membeli bahan baku, tetapi juga menguasai sumbernya di negara asal dan mengembangkan industrinya. Dengan begitu, kita bisa menyediakan pupuk dengan kualitas yang lebih baik, volume yang cukup, dan harga yang bisa ditekan lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara itu Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menegaskan komitmen perusahaan mendukung pemerintah mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Pupuk Indonesia terus mendukung Pemerintah Indonesia dengan menjajaki kerja sama bersama mitra strategis dengan negara sahabat. Langkah ini penting untuk memastikan ketersediaan bahan baku sehingga pupuk dapat diproduksi dan disalurkan dengan harga yang terjangkau bagi petani Indonesia,” ujar Rahmad.[]

Dukung Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar Usaha SDA, Don Muzakir: Lahan Itu Dikembalikan ke Masyarakat

0

TANIMERDEKA – Tani Merdeka Indonesia mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang mencabut izin 28 perusahaan terbukti melakukan pelanggaran dalam usaha berbasis sumber daya alam (SDA). Kebijakan ini menyasar sektor kehutanan, perkebunan, dan pertambangan yang dinilai merusak lingkungan serta mengabaikan hak masyarakat di sekitar wilayah usaha.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menegaskan mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk menata ulang pengelolaan sumber daya alam sesuai amanat konstitusi.

Ia menilai kebijakan tersebut penting untuk menghentikan praktik eksploitasi yang selama bertahun-tahun telah memicu konflik agraria, menyebabkan kerusakan lingkungan, serta berdampak langsung pada menurunnya kualitas hidup petani dan masyarakat desa.

“Eksploitasi berlebihan tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan dan konflik agraria, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan petani serta masyarakat pedesaan. Maka penataan ulang pengelolaan SDA upaya strategis untuk menghadirkan keadilan dan keberlanjutan bagi semua,” kata Don Muzakir, pada Rabu, 21 Januari 2026.

Keputusan Presiden Prabowo upaya membenahi tata kelola SDA ini sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945. Konstitusi menegaskan kekayaan alam harus memberi manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat, bukan dikuasai segelintir pihak.

Keseriusan Presiden Prabowo terlihat sejak awal masa jabatan. Dua bulan setelah dilantik, Presiden Prabowo menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 tentang pembentukan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Satgas ini diberi mandat melakukan audit menyeluruh terhadap aktivitas ekonomi berbasis SDA.

Satgas PKH menertibkan dan menguasai kembali lahan perkebunan kelapa sawit seluas 4,09 juta hektare di kawasan hutan. Sekitar 900 ribu hektare dikembalikan sebagai kawasan konservasi, termasuk 81.793 hektare Taman Nasional Tesso Nilo di Riau.

Pasca bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Satgas PKH mempercepat audit perusahaan SDA di tiga provinsi tersebut. Berdasarkan laporan itu, Presiden Prawobo Subianto mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran serius.

Sebanyak 28 perusahaan tersebut terdiri dari 22 perusahaan merupakan Perusahaan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) hutan alam dan hutan tanaman dengan total luas 1.010.592 hektare. Enam perusahaan lainnya bergerak di sektor pertambangan, perkebunan, dan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (PBPHHK).

“Ke depan, lahan-lahan yang telah dicabut izinnya dan dikuasai kembali oleh negara harus dialihkan untuk kepentingan petani dan masyarakat, melalui program reforma agraria, perhutanan sosial, penguatan pangan rakyat, serta pemberdayaan ekonomi desa,” kata Don Muzakir.[]

Pemerintah Bentuk Satgas Rehabilitasi Lahan Pertanian Terdampak Bencana

0
Ilustrasi
Ilustrasi

TANIMERDEKA – Pemerintah memastikan produksi dan cadangan pangan nasional tetap terjaga meski sebagian lahan pertanian di Sumatra terdampak bencana.

Asisten Deputi Cadangan Pangan dan Bantuan Pangan Kemenko Pangan, Sugeng Santoso, menyebut koordinasi lintas kementerian dan lembaga telah dilakukan untuk menangani dampak tersebut.

“Jadi kita sudah koordinasi juga dengan teman-teman di Kementan, dengan teman-teman di K/L terkait, itu memang ada sekitar 102 ribu hektare lahan pertanian kita yang terdampak,” ujar Sugeng.

Dari total lahan terdampak, sebagian besar mengalami kerusakan berat. “Gradasinya macam-macam. Dari 102 ribu hektare itu, lahan yang rusak parah sekitar 98 ribu hektare, yang lainnya rusak ringan,” katanya.

Sebagai langkah penanganan, pemerintah telah membentuk satuan tugas (Satgas) untuk rehabilitasi lahan pertanian di Sumatra. Satgas akan bekerja bersama pemerintah daerah dan kelompok tani untuk mempercepat pemulihan lahan.

Meski menghadapi tantangan, pemerintah tetap menargetkan penyerapan beras tahun 2026 sebesar 4 juta ton. “Sehingga kita targetkan penyerapan kita 4 juta ton dengan sisa stok 3,2 (juta ton) maka ada 7,2 sampai 7,3 juta ton stok cadangan beras pemerintah yang akan dikelola oleh Perum Bulog,” ujarnya.

Selain beras, pemerintah juga berfokus menyerap jagung untuk pakan hingga 1 juta ton pada tahun ini. “Jadi ada jagung nanti untuk pakan, kita juga ada target penyerapan 1 juta ton, kita tetapkan di rakortas terakhir kemarin,” beber Sugeng.

Sugeng menambahkan, pemenuhan bawang putih dalam negeri masih bergantung pada impor dari Tiongkok hingga 95 persen. Pemerintah menargetkan swasembada bawang putih pada 2029.

“Kita sekarang sedang buat roadmap dengan teman-teman di Kementan untuk tahun 2029 kita bisa swasembada bawang putih. Karena benihnya juga sedang kita siapkan dengan 3 sentra, ada di Humbang Hasundutan (Sumatra Utara), kemudian di Jawa Tengah, dan di Sembalun (NTB),” pungkasnya.[]

Tetap Panen Saat Musim Hujan, Ini Strateginya

0
Ilustrasi Petani. Simak Tips Menanam saat Musim Hujan
Ilustrasi Petani. Simak Tips Menanam saat Musim Hujan

TANIMERDEKA – Musim hujan menjadi tantangan bagi petani di Indonesia. Curah hujan tinggi sering menimbulkan genangan, erosi, hama, dan penyakit tanaman. Jika tidak diantisipasi, hasil panen bisa menurun.

Petani tetap bisa produktif dengan perencanaan matang. Kunci keberhasilan adalah adaptasi dan manajemen lahan. Pola tanam perlu disesuaikan, sistem drainase diatur, dan nutrisi tanah dijaga agar tidak rusak.

Selain itu, pemilihan tanaman tahan lembap penting dilakukan. Pencegahan hama sejak dini juga membantu menjaga produksi. Musim hujan bisa menjadi peluang jika strategi tepat diterapkan.

1. Persiapan Lahan
Drainase harus baik agar air tidak menggenang. Bedengan perlu ditinggikan untuk melindungi akar. Gulma dan sisa tanaman lama dibersihkan agar tidak menjadi sarang hama. Tanah digemburkan dengan cangkul atau traktor ringan supaya pori-pori cukup menahan air dan udara tetap masuk.

2. Pemilihan Tanaman
Tanaman yang cocok ditanam saat hujan antara lain padi varietas genjah, jagung, cabai, bayam, kangkung, sawi, selada, serta umbi-umbian seperti singkong dan talas. Waktu tanam sebaiknya disesuaikan dengan pola hujan daerah.

3. Pengendalian Hama dan Penyakit
Jamur, bakteri, dan serangga mudah berkembang saat lembap. Pestisida nabati dari daun mimba, serai, atau bawang putih bisa digunakan. Rotasi tanaman perlu diterapkan agar penyakit tidak menumpuk. Jarak tanam dijaga agar sirkulasi udara cukup. Daun dan batang tanaman sebaiknya diperiksa rutin untuk deteksi dini.

4. Pemupukan
Unsur hara tanah mudah tercuci saat hujan. Pupuk nitrogen berlebih harus dihindari. Pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang lebih aman menjaga struktur tanah. Pemupukan dilakukan saat cuaca cerah agar nutrisi terserap optimal.

5. Sarana dan Prasarana
Alat pertanian harus siap digunakan. Plastik mulsa bisa melindungi tanah dari percikan hujan. Penyangga diperlukan untuk tanaman seperti tomat dan cabai agar tidak roboh. Hasil panen dan benih disimpan di tempat kering dengan ventilasi baik.

6. Pencegahan Erosi dan Longsor
Tanaman penutup tanah seperti kacang-kacangan atau vetiver membantu menjaga struktur tanah. Terasering di lahan miring mengurangi aliran air. Saluran drainase harus bersih dari sisa tanaman agar tidak tersumbat.

7. Pemanfaatan Air Hujan
Air hujan bisa ditampung di embung atau kolam tadah hujan. Drum penampung air dari talang rumah juga bermanfaat. Sistem irigasi tetes dapat menghemat penggunaan air.

Musim hujan bukan hambatan bagi petani yang siap beradaptasi. Dengan strategi tepat, lahan tetap produktif dan hasil panen bisa terjaga sepanjang tahun.[]

Panen Padi di Jayapura, David Waromi: Petani Butuh Alsintan

0

TANIMERDEKA – Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Jayapura bersama petani menggelar panen padi di Distrik Nimboran. Panen padi ini bukti kerja keras petani meningkatkan produksi beras di wilayah Jayapura.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Papua, Pdt. David Waromi, menegaskan capaian ini wujud dari sinergi banyak pihak untuk meningkatkan produksi beras di sana.

“Ini merupakan hasil kerja keras petani, pendamping lapangan, serta sinergi berbagai pihak dalam meningkatkan produktivitas padi dan kesejahteraan petani lokal,” kata David.

Ia menambahkan, panen masih dilakukan secara manual, belum ada alat dan mesin pertanian (Alsintan) di sana. Petani di Jayapura sangat berharap ada bantuan Alsintan untuk meningkatkan hasil panen.

“Panen masih manual semua, kita lagi perlu alat bantu untuk memudahkan kerja-kerja petani di Provinsi Papua,” ujarnya.

Petani setempat terus berupaya meningkatkan hasil meski terkendala keterbatasan sarana produksi.

David menekankan pentingnya dukungan pemerintah dan pihak swasta dalam penyediaan alat pertanian. Menurutnya, mekanisasi menjadi kebutuhan mendesak agar produktivitas petani Papua bisa bersaing dengan daerah lain.[]