Beranda blog Halaman 9

Kelompok Tani Gempol Sari Terima Bantuan Traktor Roda Empat, Terima Kasih Presiden Prabowo

0

TANIMERDEKA – Kelompok tani di Desa Gempol Sari, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, menerima bantuan alat mesin pertanian berupa traktor roda empat.

Bantuan disalurkan melalui program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani lewat mekanisasi pertanian.

Penyerahan dilakukan langsung kepada Ketua Kelompok Tani Kampung Malang, Kelompok Tani Putat, dan Kelompok Tani Gaga Kecil, pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tangerang, Angga Rensa H, serta Kabid Alsintan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Bambang.

Angga menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat.

“Bantuan traktor ini sangat bermanfaat bagi petani di wilayah Desa Gempol Sari Kecamatan Sepatan Timur, terutama dalam mempercepat proses olah lahan saat musim tanam. Ini bukan hanya soal alat, tapi ini adalah bentuk nyata keberpihakan negara terhadap petani kecil,” ujar Kurniawan melalui Sekretaris Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tangerang, Angga Rensa H.

Ia menambahkan Tani Merdeka hadir sebagai jembatan antara petani dan pemerintah. Tujuannya memastikan setiap kebijakan dan bantuan benar-benar dirasakan langsung oleh petani di lapangan.

Ketua Kelompok Tani Desa Gempol Sari, Suherman, mengatakan bantuan ini sangat membantu para petani yang ada di desa.

“Dengan adanya bantuan alat ini, petani sangat terbantu. Biasanya kami olah lahan bisa butuh waktu sampai dua minggu, sekarang bisa lebih cepat. Harapan kami, bantuan seperti ini bisa terus berlanjut,” katanya.

Bantuan traktor roda empat ini diharapkan mempercepat proses tanam, menekan biaya produksi, dan meningkatkan hasil panen. Kehadiran alat modern juga menjadi langkah penting dalam mendorong petani beradaptasi dengan mekanisasi pertanian.[]

Tani Merdeka Kalsel Dorong Mediasi Masyarakat dan Perusahaan

0
0-3840x2160-0-0-{}-0-24#

TANIMERDEKA – DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya menjembatani persoalan antara masyarakat dan perusahaan melalui pendekatan mediasi dan musyawarah. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Selatan, Alin Wijaya, mengapresiasi kehadiran perwakilan perusahaan dalam membangun komunikasi.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Haris selaku regional PT Agri Bumi Sentosa dan Bapak Warnoto yang mewakili tanggung jawab kemasyarakatan di Barito Kuala,” ujarnya.

Menurut Alin, Tani Merdeka Indonesia berperan strategis sebagai penghubung masyarakat dan perusahaan.

“Intinya, sesuai arahan Presiden Prabowo, Tani Merdeka ini dibentuk untuk menjembatani permasalahan antara masyarakat dan perusahaan. Alhamdulillah, saat ini sudah mulai ada titik temu. Harapannya ke depan perusahaan tetap berjalan dengan lebih baik, dan masyarakat juga bisa menerima hasil yang lebih baik,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Alin juga mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Barito Kuala.

“Kami mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan DPD Tani Merdeka Indonesia Barito Kuala dengan ketua Bapak Darmono, sekretaris Bapak Sunarno, dan bendahara Belio. Semoga amanah ini dapat dijalankan sesuai anggaran dasar dan tujuan organisasi,” katanya.

Sementara itu Haris Prasetyo, Regional PT Agri Bumi Sentosa, menegaskan dukungan perusahaan terhadap keberadaan Tani Merdeka. Ia menilai tujuan organisasi ini mulia karena berorientasi pada kepentingan masyarakat, khususnya petani plasma.

“Pada prinsipnya kami bermitra. Tujuan Tani Merdeka ini sangat baik, untuk membela kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, kami mendukung dan mensupport penuh penyelesaian persoalan melalui mediasi dan musyawarah,” ujarnya.

Haris menambahkan hingga kini tidak ada persoalan fisik di lapangan. “Kami sepakat agar setiap persoalan diselesaikan tanpa bentrokan fisik, dengan mengedepankan musyawarah agar ditemukan solusi terbaik bagi semua pihak,” tutupnya.[]

Tani Merdeka Lampung Barat Kukuhkan Pengurus Korcam Suoh

0

TANIMERDEKA – Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Lampung Barat, Haris Arifin Lubis, melantik pengurus Koordinator Tani Merdeka Indonesia Kecamatan Suoh, Lampung Barat.

Haris meminta pengurus Korcam Suoh segera membentuk pengurus Koordinator Tani Merdeka tingkat desa. “Harus segera dibentuk,” tegasnya.

Ia menekankan Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Lampung Barat harus terus bergerak mendampingi petani di desa-desa.

Pengukuhan pengurus Korcam dan Kordes menjadi guna memperkuat struktur organisasi hingga ke desa.

Haris juga meminta permohonan bantuan bibit jagung, benih padi Inpari 48 dan 50, irigasi tersier, serta alsintan kepada pemerintah untuk mendukung produktivitas petani.

Bantuan tersebut disampaikan agar kebutuhan dasar petani di Suoh dapat segera terpenuhi. Bibit dan benih unggul diharapkan meningkatkan hasil panen, sementara irigasi dan alsintan akan membantu efisiensi kerja petani.

Kehadiran pengurus di tingkat desa diharapkan mampu menjawab persoalan petani secara langsung, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.[]

Empat Kelompok Tani Mude Nosar Terima Bantuan Pupuk Organik

0

TANIMERDEKA – Empat kelompok tani binaan Tani Merdeka Indonesia di Desa Mude Nosar, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, menerima bantuan pupuk cair organik.

Bantuan ini kerja sama Tani Merdeka Indonesia dengan PT Bio Energi Rimba.

Pupuk cair organik disalurkan untuk petani sawah di wilayah Aceh Tengah.

Petani menilai bantuan ini sangat membantu memenuhi kebutuhan sarana produksi sekaligus meringankan biaya usaha tani pada musim tanam.

Mereka berharap penggunaan pupuk organik mampu meningkatkan kesuburan tanah dan berdampak positif terhadap hasil panen padi.

Kelompok tani Desa Mude Nosar mengapresiasi kepada DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Tengah atas kepedulian nyata terhadap petani desa. Mereka berharap kerja sama dan pendampingan pertanian terus berlanjut guna meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan desa.

Sebagai komitmen jangka panjang, PT Bio Energi Rimba dan Tani Merdeka Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU).

Penandatanganan dilakukan oleh Tani Merdeka Indonesia. MoU ini mencakup dukungan sarana produksi, pendampingan teknis, serta penguatan kapasitas petani untuk mendorong produktivitas dan keberlanjutan usaha tani.

Kolaborasi tersebut sejalan dengan program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, Ketua Dewan Penasihat Tani Merdeka Indonesia, serta Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia.

Program ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan kemandirian petani.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh, Cut Muhammad, bersama Sekretaris DPW Aceh, Nabhani, merespons cepat kebutuhan petani, khususnya pemulihan lahan sawah pascabanjir di Aceh Tengah.

“Bantuan ini merupakan dukungan PT Bio Energi Rimba untuk menunjang pemulihan lahan persawahan yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tengah,” ujar Nabhani.

Bantuan pupuk cair organik ini langkah nyata mendukung petani desa. Kehadiran Tani Merdeka bersama mitra swasta menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menjaga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di daerah.[]

DPD Tani Merdeka Tangerang Bantu Warga Terdampak Banjir

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tangerang bersama Trantib Kecamatan Sepatan Timur membantu warga terdampak banjir di Kampung Pondok Dadap RT 04/02, Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu 31 Januari 2026.

Aksi dilakukan untuk mempercepat pemulihan pemukiman warga. Relawan menggunakan pompa air portabel menyedot genangan yang sulit surut. Selain itu, mereka bergotong royong membersihkan lumpur yang menutupi jalan dan halaman rumah.

Pengurus Tani Merdeka Kabupaten Tangerang, Nano, mengatakan aksi ini wujud dari semangat gotong royong.

“Aksi ini didorong oleh semangat gotong royong, terutama saat banjir melanda wilayah-wilayah seperti di Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur,” ujarnya.

Nano menambahkan warga masih mengeluhkan genangan air pascabanjir. Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-hari terganggu. Kehadiran relawan dianggap membantu meringankan beban warga yang sudah beberapa hari terjebak banjir akibat hujan deras.

Warga mengapresiasi gerakan nyata Tani Merdeka Indonesia ini.

“Kami berterimakasih kepada bapak-bapak dari Tani Merdeka Indonesia yang sudah peduli pada lingkungan kami, walau tanpa kami pinta tim ini bergerak dengan jiwa gotong royong,” ujar seorang warga.

Aksi penyedotan air dan pembersihan lumpur menjadi langkah cepat memulihkan lingkungan warga yang terdampak banjir.

DPD Tani Merdeka Banjarbaru Dilantik, Petani Kota Siap Bergerak

0

TANIMERDEKA – Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Banjarbaru resmi dilantik pada Minggu, 1 Februari 2026 di Aula Linggangan Intan DPRD Kota Banjarbaru.

Pelantikan ini menguatkan peran petani di tengah karakter Banjarbaru sebagai kota yang terus berkembang dan modern.

Sinergi antara pengurus daerah dengan berbagai pihak dianggap penting agar program berjalan cepat dan tepat sasaran, sejalan dengan kebijakan nasional.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Selatan, Alin Wijaya, menilai sektor pertanian di Banjarbaru masih memiliki peluang besar meski daerah ini dikenal sebagai kota modern.

“Di sinilah peluang petani terbuka lebar. Mulai dari pemanfaatan lahan pertanian, pekarangan, urban farming, budidaya sayur dan buah, hingga pengembangan UMKM berbasis hasil pertanian,” kata Alin dalam sambutannya.

Menurutnya, pertanian perkotaan dapat menjadi solusi strategis menjaga ketahanan pangan sekaligus sumber ekonomi alternatif.

Ia menambahkan, Tani Merdeka Indonesia memiliki visi mencetak petani mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.

“Selain itu, kami juga mendorong inovasi pertanian melalui penerapan teknologi agar produktivitas meningkat dan kerja petani lebih efisien,” jelasnya.

Alin menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan tani. “Misi berikutnya adalah pemberdayaan petani secara menyeluruh melalui pertanian terpadu berbasis teknis dan dukungan usaha, agar kesejahteraan petani semakin meningkat,” ujarnya.

Ia berpesan agar pengurus DPD Banjarbaru tidak hanya aktif di struktur organisasi. “Jangan hanya aktif di kepengurusan, tapi harus aktif di lapangan. Dekati petani, dengarkan aspirasi mereka, bantu mencari solusi, serta bangun kerja sama dengan pemerintah dan mitra usaha,” tegasnya.

Ia memastikan DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Selatan siap mendukung penuh agar DPD Banjarbaru tumbuh solid dan memberi manfaat nyata.

“Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memudahkan setiap langkah kita dalam memperkuat ketahanan pangan dan menyejahterakan petani. Tani Merdeka adalah mata dan telinga Prabowo Subianto,” ucapnya.

Sementara itu Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Banjarbaru, Neni Hendriyawaty, berharap pengurus segera bergerak menyusun dan menjalankan program kerja.

“Saya berharap teman-teman pengurus sudah mulai bergerak. Kita susun program-program kerja ke depan sesuai tujuan Tani Merdeka, yakni melakukan pendampingan kepada petani, menyejahterakan petani, dan meningkatkan pendapatan mereka,” ujarnya.

Neni menegaskan program dari pusat akan diaplikasikan hingga ke tingkat bawah. Salah satu fokus adalah pemanfaatan lahan kosong untuk kegiatan pertanian.

“Banyak ibu-ibu yang ingin memanfaatkan lahan kosong untuk pertanian. Salah satu yang ingin kami kembangkan adalah perkebunan kopi,” jelasnya.

Ia mengungkapkan sudah menjalin komunikasi dengan Wali Kota Banjarbaru terkait pengembangan kopi sebagai komoditas unggulan daerah.

“Saya ingin Kota Banjarbaru menjadi salah satu penghasil kopi. Kopi ini disukai semua kalangan, dari muda sampai tua, dari berbagai lapisan masyarakat. Ke depan, kami ingin produksi kopi benar-benar ada dan berkembang di Kota Banjarbaru,” pungkasnya.[]

Satgas Saber Awasi Harga Pangan Jelang Ramadan

0

TANIMERDEKA – Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan mulai mengintensifkan pengawasan harga dan pasokan pangan di daerah.

Bersama Pemerintah Provinsi Banten dan Kota Tangerang, Satgas turun langsung ke Pasar Anyar dan Pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang, pada Minggu 1 Fabruari 2026.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa menegaskan pemantauan dilakukan di lapangan untuk memastikan harga sesuai ketentuan.

“Hari ini Satgas Saber Pelanggaran Pangan bersama jajaran Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan Provinsi Banten, Kota Tangerang, serta tim Badan Pangan Nasional turun langsung ke Pasar Anyar Kota Tangerang untuk memantau harga dan pasokan pangan. Dari hasil pemantauan, secara prinsip harga komoditas pangan masih sesuai dengan harga acuan yang ditetapkan dalam Peraturan Badan Pangan Nasional,” ujarnya.

Hasil pemantauan menunjukkan sejumlah komoditas strategis berada dalam kondisi stabil.

“Harga daging sapi berada pada kisaran Rp135.000 hingga Rp140.000 per kilogram, telur ayam sekitar Rp27.500 per kilogram, dan beras sesuai HET, yaitu beras medium Rp13.500 serta premium Rp14.900 per kilogram. Komoditas hortikultura seperti bawang merah dan bawang putih relatif stabil di kisaran Rp32.000 hingga Rp45.000 per kilogram. Cabai merah keriting berada di kisaran Rp45.000 per kilogram. Sementara cabai rawit merah meskipun masih relatif tinggi, sudah menunjukkan tren penurunan,” urai Ketut.

Ia menambahkan ketersediaan pangan nasional dalam kondisi aman. “Satgas Saber Pelanggaran Pangan terus bergerak dan berkolaborasi dengan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota dan tentunya bersama Polda dan Polres. Pengawalan tidak hanya dilakukan hingga Lebaran, tetapi juga setelah Lebaran, sehingga tidak ada ruang bagi pelanggaran harga di atas ketentuan yang telah ditetapkan,” kata Ketut.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Nasir, menyebut Pasar Anyar menjadi titik pantau utama Satgas.

“Pasar Anyar merupakan salah satu pasar yang secara rutin menjadi titik pantau kita. Sejak terbitnya keputusan Kepala Badan Pangan Nasional tentang pembentukan Satgas, pengawasan harga dan pasokan di pasar ini kami perkuat,” ujarnya.

Ia berharap kondisi harga stabil dapat terus terjaga hingga Ramadan dan Idulfitri.

“Dari hasil pemantauan bersama Satgas hari ini, harga-harga pangan terpantau normal dan stabil. Kami berharap kondisi ini dapat terus terjaga hingga Ramadan dan Idulfitri, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga. Dan apabila ditemukan indikasi kenaikan harga di atas kewajaran, akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas instansi,” ungkapnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, Muhdorun, menilai sidak Satgas menunjukkan komitmen menjaga keterjangkauan pangan.

“Sidak dan pemantauan yang dilakukan Satgas Saber Pelanggaran Pangan bersama pemerintah daerah hari ini menunjukkan bahwa harga pangan di Pasar Anyar dan pasar-pasar lainnya di Kota Tangerang berada dalam kondisi stabil,” katanya.

Ia mengimbau pedagang mematuhi ketentuan harga. “Kami mengimbau para pedagang pangan, baik di dalam maupun di luar pasar, untuk mematuhi ketentuan harga yang telah ditetapkan. Pangan adalah komoditas strategis yang harus dijaga keterjangkauannya agar dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” imbuhnya.

Satgas Saber Pelanggaran Pangan dibentuk berdasarkan Keputusan Kepala Bapanas Nomor 4 Tahun 2026. Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman sebelumnya mengingatkan agar tidak ada pelaku usaha membuat anomali harga pangan pokok strategis.

“Begitu menemukan harga di atas HET, jangan kejar (pedagang) pasarnya, (tapi) kejar distributor dan produsennya. (Misalnya) minyak goreng tidak ada ampun. Daging tak ada ampun. Dari mana asalnya, kejar langsung sidik. Sekarang adalah cenderung penindakan. Tak ada lagi imbauan,” tegas Amran.

Ia menekankan pengawasan harus sampai tingkat hulu.

“Dan beri tahu kalau nanti ada harga naik, yang tanggung jawab adalah produsen atau distributor. Yang harus diawasi ketat adalah beras nomor satu. Minyak goreng, tidak ada alasan naik minyak goreng, kita produsen terbesar di dunia. Kemudian gula (juga) tak boleh naik,” pungkasnya.[]

DPD Tani Merdeka Lebak Dilantik, Don Muzakir: Pengurus Harus Turun ke Petani

0
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia.
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia.

TANIMERDEKA – Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Lebak, Banten, resmi dilantik pada Minggu, 1 Februari 2026 di Aula Pendopo Bupati Lebak.

Acara dihadiri Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemuda.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, Tani Merdeka berperan aktif membantu pemerintah daerah mengawasi program strategis nasional, khususnya dari Kementerian Pertanian dan kementerian lain yang berkaitan dengan ketahanan pangan.

“Bekerja ekstra. Jangan setelah dilantik malah bubar seperti seremonial saja. Tugas utama Tani Merdeka Indonesia adalah bekerja di bawah, menguatkan petani dan mengawasi program pemerintah,” ujarnya.

Menurut Don Muzakir, struktur Tani Merdeka Indonesia di Lebak sudah mengakar hingga tingkat kecamatan. Seluruh koordinator kecamatan hadir dalam pelantikan, menandakan kesiapan organisasi mendampingi kelompok tani.

Salah satu fokus pengawasan adalah distribusi pupuk bersubsidi. “Kalau ada kios yang menjual pupuk di atas HET, itu harus dilaporkan. Kemarin hampir 2.000 kios pupuk ditutup karena melanggar. Ini jelas merugikan petani,” tegas Don Muzakir.

Selain itu Don Muzakir meminta pengurus Tani Merdeka mengedukasi petani agar membeli pupuk sesuai harga pemerintah sehingga tidak terbebani biaya produksi tinggi.

Selain pengawasan, Tani Merdeka Indonesia menjalankan program pelatihan, mulai dari demplot pertanian, pembuatan pupuk organik, hingga edukasi pengendalian hama tanaman. Program ini diharapkan meningkatkan produktivitas petani.

Sementara itu Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Lebak, Ellen Herdyansyah, mengatakan para pengurus dan petani bisa fokus bertani tanpa terbebani persoalan alat, modal, maupun pemasaran.

“Saya ingin sampai ke ranting dan akar rumput, petani bisa bekerja dengan baik tanpa harus memikirkan alat, pasar, atau pembiayaan. Petani cukup fokus bertani,” ujarnya.

Ellen menargetkan setiap kecamatan di Lebak memiliki ikon produk pertanian atau perkebunan unggulan yang dapat dikembangkan menjadi produk turunan dan oleh-oleh khas daerah.

Untuk mendukung percepatan kerja petani, DPD Tani Merdeka Indonesia Lebak mengusulkan bantuan alsintan sebanyak 12 unit pada 2026, terdiri dari traktor roda dua, roda empat, dan mesin combine harvester. Bantuan akan disesuaikan dengan kondisi geografis masing-masing wilayah.

Dalam jangka pendek, Tani Merdeka Indonesia Lebak juga mendorong distribusi hasil pertanian sayuran, seperti pakcoy dan selada, untuk memenuhi kebutuhan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Lebak.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Juniar, menyambut baik pelantikan DPD TMI Lebak.

“Selama satu tahun terakhir, Tani Merdeka selalu berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan pemerintah daerah. Insya Allah ke depan akan lebih baik lagi,” ungkapnya.

Rahmat menambahkan, penyaluran bantuan alsintan dilakukan melalui mekanisme CPCL (Calon Petani dan Calon Lokasi).

“Pembagian alsintan harus merata dan sesuai kebutuhan wilayah. Kondisi lahan di Lebak berbeda-beda, ada pegunungan dan daratan, sehingga jenis alatnya juga harus disesuaikan,” jelasnya.[]

Pemerintah Gelontorkan KUR Rp50 Triliun untuk Peternak Ayam untuk Pasokan MBG

0
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman

TANIMERDEKA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan pemerintah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp50 triliun bagi peternak ayam dengan bunga 3 persen.

Hal itu disampaikan saat memberikan pembekalan kepada ratusan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Pusdiklat Kementerian Pertahanan, Cibodas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 30 Januari 2026.

Peternak penerima KUR diminta membantu menyuplai kebutuhan telur dan daging ayam untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Ini KUR kita keluarkan Rp50 triliun untuk peternak mensuplai MBG,” kata Amran.

Selain peternak, KUR juga ditujukan kepada koperasi serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor peternakan ayam.

Mereka diminta menyediakan stok nasional sekitar 1 juta ton telur dan 1,5 juta ton daging ayam pada 2026. Dari jumlah itu, 700 ribu ton telur dan 1,1 juta ton daging ayam dialokasikan khusus untuk program MBG yang memberi makan 82,9 juta penerima manfaat.

Amran menjelaskan pemerintah juga menyiapkan dana Rp20 triliun melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Lembaga ini mengkonsolidasikan aset BUMN untuk membangun ekosistem peternakan ayam terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Ini bulan ini sebelum Ramadhan ini di-launching. Rp20 triliun ini adalah BUMN,” ujarnya.

Danantara melalui perusahaan BUMN akan membangun pabrik pakan, pabrik pembibitan anak ayam day old chicken (DOC), pabrik vaksin, pengolahan produk, gudang pendingin (cold storage), hingga sistem logistik dan pemasaran.

Proyek tahap pertama dibangun di 12 provinsi, yakni Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Selatan, dan Jawa Timur.

“(Pabrik) pakan kita bangun, DOC anak ayam kita bangun, kemudian vaksinnya kita bangun. Ini dibangun untuk mensuplai yang jutaan peternak kita, dan itulah solusi permanen (masalah ayam dan telur) nanti,” kata Amran.

Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melaporkan program MBG saat ini telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat. Program itu juga menyerap hampir 1 juta tenaga kerja, sebagian diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). “Penerima manfaat sudah lebih dari 60 juta, lebih sedikit. 60 juta jadi sudah tembus angka 60 juta,” kata Zulhas di Jakarta, pada Kamis 29 Januari 2026.

Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pelaksana program menargetkan MBG menjangkau 82,9 juta penerima manfaat pada 2026.

Pemerintah menilai dukungan peternak melalui KUR dan pembangunan ekosistem terintegrasi menjadi kunci menjaga pasokan ayam dan telur nasional.

 

Pengurus DPD Tani Merdeka Muaro Jambi Dilantik

0

TANIMERDEKA – Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, resmi dilantik pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Pelantikan berlangsung di rumah dinas bupati dan dihadiri Wakil Bupati Junaidi H Mahir, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, serta anggota DPRD Muaro Jambi.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jambi, Candra Andika, menyebutkan seluruh DPD di Jambi sudah terbentuk di 11 kabupaten/kota. Struktur organisasi kini mencakup Kabupaten Batanghari, Bungo, Kerinci, Merangin, Muaro Jambi, Sarolangun, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Tebo, Kota Jambi, dan Kota Sungai Penuh.

Sementara itu Wakil Bupati Junaidi H Mahir dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran organisasi tersebut.

“Selamat kepada para pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Muaro Jambi yang baru saja dilantik. Diharapkan ke depan terjalin komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan DPD Tani Merdeka Indonesia dan petani melalui ruang-ruang diskusi,” katanya.

Ia menekankan tantangan pertanian di Muaro Jambi tidak ringan. Harga gabah yang adil, pendampingan teknologi, serta penguatan akses petani menjadi agenda utama.

“Saya berharap seluruh pengurus agar turun ke lapangan, merangkul petani di desa, dan menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan di daerah,” ujarnya.

Junaidi menambahkan ketahanan pangan bukan hanya soal produksi, tetapi juga keberlanjutan, keterlibatan masyarakat, dan kemampuan menjaga ketersediaan bahan pangan di tengah perubahan iklim serta dinamika global.

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mengintegrasikan program workshop berbakti dengan brigade Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura. Pengaturan pemanfaatan alsintan diarahkan untuk budidaya tanaman maupun pengolahan hasil panen.

Program ini ditujukan agar petani dapat membuka lahan dengan modal kecil, meningkatkan hasil panen, dan menambah pendapatan.

Workshop berbakti juga diharapkan memunculkan semangat bertani serta mengurangi lahan tidak termanfaatkan di wilayah Muaro Jambi.

Tani Merdeka Indonesia diharapkan hadir langsung di desa, mendampingi petani, dan menjadi mitra strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah.[]