Beranda blog Halaman 74

Pengukuhan DPD Tani Merdeka Indonesia, Wakil Bupati Shobih Optimis Komitmen Pengurus Majukan Pertanian Kabupaten Pasuruan

0

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Pengurus Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Pasuruan mampu melaksanakan tugasnya dengan maksimal. Bersama-sama memajukan sektor pertanian dengan memberikan dukungan kepada petani dalam menghadapi beragam tantangannya. Baik dalam menghadapi perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas hingga permasalahan lainnya.

Disampaikan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti pada hari Sabtu (22/2/2025) malam, Gus Shobih sapaan akrab Wakil Bupati Pasuruan menitipkan beberapa pesannya kepada seluruh Pengurus terlantik. Terus berinovasi mengembangkan pertanian dan meningkatkan pendapatan petani. Diantaranya dapat dilakukan dengan memberikan akses ke pasar yang lebih baik. Berikut, memberikan pelatihan tentang praktik pertanian modern dan teknologi pertanian yang inovatif.  

“Saya yakin, semua Pengurus adalah orang-orang yang memang berkomitmen di bidangnya. Terus berupaya memajukan pertanian di Kabupaten Pasuruan,” ujarnya sesuai Pelantikan DPD TMI Kabupaten Pasuruan oleh Sekjen DPW TMI Jawa Timur, Imron Rosyadi.

Di sisi lain, Gus Shobih juga memastikan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait siap bersinergi. Mendukung program kegiatan yang telah disusun sebelumnya untuk kemudian diimplementasikan secara bersama-sama. 

“Monggo kami persilahkan Bapak Ibu sekalian untuk bekerjasama dengan OPD dan instansi lainnya. Yang penting semua programnya bisa berjalan. Pada prinsipnya, Pemkab Pasuruan akan bekerjasama dengan Panjenengan semuanya,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua DPD TMI Kabupaten Pasuruan Raya, Winaryo Sujoko menyatakan komitmennya dalam membantu petani mewujudkan kemandirian pangan. Sekaligus mampu menjadi solusi bagi berbagai persoalan petani.

“Tani Merdeka adalah organisasi relawan yang mendukung petani. Kami juga akan mengawal program Pemerintah di bidang pertanian. Hal ini selaras dengan Nawacita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan,” tandasnya.    

Menurutnya, agenda pelantikan sebagai langkah awal bagi TMI Pasuruan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Mendorong petani dan mengawal kebijakan Pemerintah di sektor pertanian. Juga berperan sebagai penghubung antara petani dan pemerintah dalam menyalurkan bantuan. Tidak terkecuali memastikan implementasi program pertanian yang efektif. 

Terima Audiensi Kelompok Tani Merdeka, Pjs Bupati Dorong Peningkatan Produksi Pertanian Sergai

0

Sei Rampah,Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Parlindungan Pane, menerima audiensi dari Kelompok Tani Merdeka di Ruang Rapat Sekdakab Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, pada Kamis (31/10/2024).

Dalam sambutannya, H. Parlindungan Pane mengapresiasi kontribusi para kelompok tani dan mendorong peningkatan hasil panen, mengingat Sergai merupakan salah satu daerah surplus beras di Provinsi Sumatra Utara (Sumut).

Sebagai salah satu kabupaten yang menjadi lumbung beras di Provinsi Sumut, Pjs. Bupati Parlindungan Pane menekankan pentingnya upaya berkelanjutan untuk meningkatkan produksi beras, sejalan dengan program Presiden RI H. Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia yang swasembada pangan.

“Menjadi salah satu kabupaten lumbung beras di Sumut, Kabupaten Sergai memiliki peran penting dalam mendukung produksi pangan nasional. Kami harap keberadaan Kelompok Tani Merdeka nantinya dapat mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Sergai,” ujar H. Parlindungan Pane.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Sergai Dedi Iskandar, dalam kesempatan tersebut melaporkan bahwa pada tanggal 5 November 2024 akan diadakan pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia periode 2024-2028. Acara pelantikan ini akan dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, serta dihadiri oleh lebih dari 200 orang dari unsur Forkopimda Sergai, Pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Tani Merdeka Sumut, dan perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sergai.

H. Parlindungan Pane berharap agar pelantikan DPD Tani Merdeka Indonesia di Sergai nanti dapat berjalan lancar dan bermanfaat bagi kemajuan sektor pertanian di kabupaten tersebut.
“Kami berharap kegiatan pelantikan nantinya dapat terlaksana dengan baik dan Kelompok Tani Merdeka Indonesia Sergai dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan pertanian di Sergai,” pungkasnya.

Audiensi ini juga dihadiri oleh Pj. Sekda Rusmiani Purba, Kepala Dinas PMP2TSP Reza Firmansyah,ST serta sejumlah pengurus Kelompok Tani Merdeka Sergai. (Media Center Sergai).

Pj. Bupati Nukman hadiri musyawarah dan pelantikan pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia kab. Lampung Barat

0

Pj. Bupati Lampung Barat Drs. Nukman MM., mengucapkan selamat serta apresiasi atas terselenggaranya musyawarah dan pelantikan pengurus Dewan Perwakilna Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia kabupaten Lampung Barat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas telah terlaksananya acara musyawarah daerah dan pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia kabupaten Lampung Barat,” ungkap Nukman.

Hal itu disampaikan Nukman saat menghadiri pelantikan pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Lampung Barat di Gedung Olah Raga (GOR) Aji Saka, Kawasan Sekuting Terpadu, Pekon Watas, Kecamatan Balik Bukit pada Selasa (24/12/24).

Ketua terpilih DPD Tani Merdeka Indonesia Lampung Barat yakni Haris Arifin Lubis yang dilantik langsung ketua DPW Tani Merdeka Provinsi Lampung Jamaluddin Wijaya, ditandai penyerahan SK dan bendera pataka.

Pelantikan itu diikuti DPD Kordinator Kecamatan (Korcam) Tani Merdeka Indonesia dari 15 kecamatan yang ada di kabupaten Lampung Barat, terdiri dari ketua, sekretaris dan bendahara.

Acara itu turut dihadiri perwakilan Kejaksaan Negeri Lampung Barat, Polres Lampung Barat, Anggota DPRD Lampung Barat serta beberapa kepala perangkat daerah kabupaten Lampung Barat.

Perlu diketahui, Tani Merdeka adalah sebuah organisasi usulan dari para Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), tokoh tani, pemerhati tani, kelompok perikanan, dan kelompok peternakan di Indonesia berkomitmen untuk mendukung para petani dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi sehari-hari, seperti perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas, serta permasalahan lainnya yang terkait dengan dunia pertanian.

Tujuan Tani Merdeka adalah meningkatkan pendapatan petani dengan memberikan akses ke pasar yang lebih baik, pelatihan tentang praktik pertanian modern, dan teknologi pertanian yang inovatif yang berfokus pada pengembangan keberlanjutan lingkungan dan mendukung praktik pertanian ramah lingkungan untuk melindungi sumber daya alam dan menjaga keseimbangan ekosistem, aktif dalam memperjuangkan hak-hak petani, termasuk hak atas tanah, perlindungan terhadap pemerasan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab serta pendidikan untuk meningkatkan kesadaran petani tentang hak-hak mereka.

Selaku ketua terpilih DPD Tani Merdeka Indonesia Lampung Barat Haris Arifin Lubis, dirinya mengajak seluruh anggotanya selalu konsisten dan solid dalam bekerja sama untuk mewujudkan nawa cita petani sejahatera, baik melalui bidang pertanian, peternakan, perkebunan dan lain sebagainya.

“Mari kita bahu membahu, kerja sama, konsisten, dan solid melalui organisasi ini untuk mewujudkan petani sejahtera,” ungkapnya.

Selain terwujudnya kerja sama antar anggota petani merdeka, Haris berharap adanya partisipasi, kerja sama serta dukungan dari Pemkab Lampung Barat.

Sebab kata Haris, terjalinnya kolaborasi antara organisasi Petani Merdeka Indonesia dengan Pemkab Lampung Barat dapat mempercepat pembangunan di wilayah bumi beguai jejama sai betik.

“Tentunya semua ini tidak dapat terwujud tanpa kerja sama dan partisipai dari pemerintah daerah,” ujarnya

Sementara itu, Pj. Bupati Lampung Barat Nukman mengatakan bahwa, kabupaten Lampung Barat mayoritas penduduknya sebagai petani pada komoditas tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan serta perikanan yang pengelolaannya secara mandiri maupun tergabung dalam kelompok-kelompok tani.

Nukman menilai keberadaan peran lembaga tani sangat dibutuhkan, mengingat keberadaan lembaga Tani Merdeka yang aktif dalam memperjuangkan hak-hak petani, termasuk hak atas tanah, perlindungan terhadap pemerasan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, serta pendidikan untuk meningkatkan kesadaran petani tentang hak-hak mereka sangat dibutuhkan bagi kabupaten Lampung Barat.

Nukman berharap apa yang menjadi program, apa yang menjadi tupoksi dari organisasi Tani Merdeka Indonesia bisa berjalaan baik untuk mensejahterakan para petani di wilayah kabupaten Lampung Barat.

“Kita akan melihat, setelah mereka melakukan musyawarah kerja kita akan lakukan audiensi bagaimnaa kita berkolaboraai bagus antara Pemkab Lampung Barat dengan organisasi Tani Merdeka Indonesia dan dengan Anggota DPRD kabupaten Lampung Barat,” pungkasnya.

Tani Merdeka Indonesia NTB Siap Sukseskan Swasembada Pangan Nasional

0
Don Muzakir Melantik Pengurus Tani Merdeka Indonesia NTB
Don Muzakir Melantik Pengurus Tani Merdeka Indonesia NTB

Mataram: Sebanyak 200 anggota Tani Merdeka Indonesia (TMI) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) NTB periode 2025-2029 resmi dilantik oleh Ketua DPP TMI, Don Muzakir, di Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Kamis (27/2/2025). Dalam kesempatan tersebut, mereka menyatakan komitmennya untuk mendukung program swasembada pangan nasional.

Gubernur NTB yang diwakili oleh Asisten Daerah II Setda NTB, Fathul Gani, menegaskan keberadaan TMI di NTB memiliki peran strategis dalam mensukseskan program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Semoga NTB terus menjadi daerah swasembada pangan, mengingat semakin banyak keterlibatan masyarakat, khususnya di sektor pertanian, termasuk generasi muda,” ujar Fathul Gani.

Lebih lanjut, Ia mengatakan NTB memiliki sejarah panjang dan pengalaman gemilang dalam swasembada pangan, sehingga daerah ini memiliki modal besar untuk mendukung visi Presiden Prabowo dalam ketahanan pangan nasional. “Saya kira NTB sudah berhasil dalam mengawal program pemerintah, salah satunya melalui program ‘Gogo Rancah’ yang terbukti mendukung ketahanan pangan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPP Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mengatakan organisasi ini berkomitmen untuk memerdekakan petani, yaitu dengan memastikan akses yang lebih mudah terhadap kebutuhan pertanian serta menjembatani kepentingan petani dengan pemerintah. Selain itu, TMI juga berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mensosialisasikan program swasembada pangan nasional.

“Bantu pemerintah, jangan menjadi benalu. Jadilah mata dan telinga dalam memastikan suksesnya swasembada pangan di tingkat desa hingga pelosok dusun,” tegas Don.

Sebagai langkah konkret, Don menyatakan bahwa TMI akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian RI untuk meningkatkan kualitas produksi pertanian dengan menyediakan benih padi gratis bagi petani di seluruh Indonesia, termasuk di NTB.

“Agar produktivitas petani mencapai surplus dan hasil panennya berkualitas, kami akan memfasilitasi mereka dengan bibit unggul serta memastikan penyaluran pupuk langsung ke kelompok tani,” jelasnya.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia NTB terpilih, M. Khairul Ar, mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran DPC, DPW, DPD, serta Forkopimda atas dukungan yang diberikan. Ia berharap kerja sama antaranggota dan pemangku kepentingan terus dipupuk demi keberhasilan program swasembada pangan.

“Kerja sama adalah kunci utama untuk mewujudkan mimpi besar Presiden Prabowo dalam ketahanan pangan nasional,” kata Khairul.

Di sisi lain, Muhammad Ali, salah satu perwakilan kelompok tani NTB, mengungkapkan harapannya agar pengurus TMI NTB bekerja dengan jujur dan transparan demi terwujudnya cita-cita swasembada pangan.

“Berilah senyum kepada petani, karena mereka adalah ujung tombak dalam mensukseskan swasembada pangan nasional. Semoga petani NTB benar-benar merdeka!” tegas Ali.

Tani Merdeka Indonesia Jawa Timur Kerjasama Dengan Bulog

0

MALANG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia bersama Kantor Wilayah Perum Bulog Jawa Timur resmi menjalin kerja sama strategis yang bertujuan untuk mendukung pencapaian swasembada pangan di Provinsi Jawa Timur.

Dalam acara yang diadakan di Kota Malang, Jawa Timur, pada Minggu (17/3/2025) kemarin, kedua pihak sepakat untuk bekerja sama dalam menyerap hasil panen gabah dari petani, sehingga dapat memperlancar distribusi pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di daerah tersebut. Selain itu, kerja sama tersebut juga untuk mengawal dan mendukung Kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan harga pembelian gabah kering panen (GKP) para petani menjadi Rp6.500 per kilogram melalui Perum Bulog. Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, yang hadir dalam acara tersebut, menyatakan bahwa pihaknya siap untuk membantu pemerintah, khususnya Bulog, dalam menyerap hasil panen gabah dari petani. Hal tersebut merupakan komitmen organisasinya sesuai dengan arahan Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia Sudaryono untuk terus bergerak mewujudkan kesejahteraan petani di Indonesia. “Ini merupakan komitmen kita untuk bersama berjuang mewujudkan kesejahteraan petani, sesuai dengan arahan ketua dewan pembina kami di Tani Merdeka Indonesia Mas Sudaryono yang kini merupakan Wakil Menteri Pertanian dan juga Ketua Dewas Bulog,” kata Don Muzakir dalam keterangannya, Selasa (18/3/2025). Menurut Don, Tani Merdeka Indonesia telah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak di berbagai daerah di Jawa Timur untuk menjembatani antara petani dengan Bulog. “Dengan adanya kerja sama ini, kami berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang lebih baik, salah satunya melalui penyerapan gabah yang optimal. Kami ingin memastikan bahwa hasil panen petani bisa terserap dengan baik oleh Bulog, agar stabilitas harga dan pasokan pangan tetap terjaga,” ujar Don Muzakir. Sementara itu, Pemimpin Wilayah Bulog Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinungroho, memberikan apresiasi tinggi kepada Tani Merdeka Indonesia yang telah bersedia berperan aktif dalam mendukung swasembada pangan di Jawa Timur. Menurut Langgeng, kerjasama ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kapasitas penyerapan gabah di tingkat lokal serta mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian. “Melalui kerjasama strategis ini, kita berharap dapat meningkatkan efisiensi penyerapan gabah dari petani dan mengurangi ketergantungan pada impor. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap ketahanan pangan di Jawa Timur, khususnya dalam memastikan pasokan beras yang cukup untuk masyarakat,” kata Langgeng.

Bulog sendiri berperan dalam menjaga stabilitas harga pangan, terutama beras, dan memastikan pasokan pangan bagi masyarakat tetap aman. Dengan adanya kolaborasi dengan Tani Merdeka Indonesia, Bulog semakin optimis dalam mencapai target swasembada pangan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur, Chusni Mubarok. Dalam kesempatan itu, ia menyatakan dukungannya terhadap kerjasama antara Bulog dan Tani Merdeka Indonesia. Chusni menegaskan bahwa kerjasama ini sangat penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Jawa Timur. “Pencapaian swasembada pangan di Jawa Timur menjadi prioritas utama, dan kerjasama ini merupakan langkah positif untuk memastikan bahwa petani mendapatkan harga yang adil dan hasil panennya dapat terserap dengan baik. Kami dari DPRD Jatim akan terus mendukung upaya-upaya seperti ini agar target swasembada pangan bisa tercapai dengan optimal,” kata Chusni. Sebagai Wakil Ketua Komisi B, yang membidangi masalah ekonomi dan pertanian, Chusni berharap kerjasama ini dapat memperkuat sektor pertanian di Jawa Timur, terutama dalam hal distribusi dan pengelolaan hasil pertanian. “Yang terpenting adalah petani bisa tersenyum sejahtera, karena ini cita-cita Presiden Prabowo, cita-cita para pendiri bangsa dan ini adalah amanat konstitusi. Kita semua harus memuliakan para petani Indonesia mengingatkan pentingnya peran petani dalam menjaga ketahanan pangan dan ekonomi lokal bangsa Indonesia,” tuturnya memungkasi keterangan.

Don Muzakir Lantik Pengurus Tani Merdeka Indonesia Kalbar, Dukung Program Kerja Prabowo

0
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Kalbar, M Saupi usai secara resmi dilantik berserta DPD 14 Kabupaten Kota (SUARAKALBAR.CO.ID/Iqbal Meizar)

Kubu Raya – Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPW) Tani Merdeka Indonesia (TMI) resmi dilakukan di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Acara ini bertujuan untuk mendukung program kerja Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama para petani di seluruh Indonesia.

Hari ini Provinsi Kalbar resmi telah dilantik, dengan dilantiknya M Saupi sebagai Ketua DPW Provinsi Kalimantan Barat. Selain dihadiri oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) TMI, Don Muzakir, pelantikan ini juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalbar Daud Yordan.

Usai kegiatan pelantikan, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir mengatakan, TMI saat ini sedang mendorong pelantikan kepengurusan DPW seluruh Indonesia untuk membangu program Presiden Prabowo 5 tahun kedepan.

“Alhamdulillah pengurus DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalbar kita lantik pengurus 14 kabupaten kota hadir. Tani Merdeka Indonesia tengah gencar menggenjot kepengurusan agar lima tahun kedepan program Pak Prabowo betul betul sampai ditengah masyarakat tugas kita mengawal dan menjalankan setiap jengkal program pemerintah Pak Prabowo lima tahun kedepan,” Kata Ketua Umum DPP TMI, Don Muzakir pada Sabtu (11/01/2025) disalah satu Hotel di Kabupaten Kubu Raya.

Kemudian, Don Muzakir menyebutkan, bahwa saat ini dirinya tengah mencari format baru untuk kelompok-kelompok tani ini, agar tidak ada lagi yang tertinggal seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Tani Merdeka ini untuk mencari format baru, ada kelompok kelompok tani yang mungkin tahun tahun ke belakang itu ada tertinggal dari advokasi dan sebagainya tidak tersentuh, ini tugas kita akan menyentuh kelompok tani yang akan menjadi binaan kita didaerah daerah,” ujarnya.

Selain itu, Don Muzakir juga menyampaikan, bahwa saat ini mungkin banyak kelompok tani yang tidak bisa mengakses program dari pemerintah pusat, maka dari itu TMI memiliki peran yang cukup penting untuk mengawasi semua program agar dapat dirasakan masyarakat kelompok tani ini.

“Diluar sana, masih banyak yang tidak tahu program program dari pemerintah ini, maka saya sampaikan kita harus ada struktur sampai desa yang merangkul kelompok tani, kita tidak menghilangkan kelompok tani tapi kelompok tani ini menjadi binaan kita didaerah. Seperti contohnhac ada oknum oknum yang memperjual belikan alat pertanian ini akan kita awasi bersama. Pupuk juga menjadi perhatian kita, kita mendorong pupuk ini langsung ke gapoktan, KUD, Bumdes, koperasi yang nanti akan menjadi pengecer disetiap daerah setiap desa,” tegasnya.

 

Asep Rohmat Resmi Dilantik Sebagai Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Sumedang

0

Sumedang – Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, secara resmi melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Sumedang, yang digelar di Pondok Hanjuang Hegar, Jumat 7 Februari 2025.

Dalam pidatonya Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Sumedang, Asep rohmat, menyampaikan akan mengemban kepercayaan yang diberikan sebagai langkah awal untuk mambantu mewujudkan petani sejahtera.

“Alhamdulillah, kami konsentrasi terhadap program ketahanan pangan terutama masalah pertanian, yang dicanangkan oleh pemerintah, khususnya presiden Prabowo Subianto,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan terjalinnya persatuan dan kesatuan maka program ketahanan pangan yang digembor-gemborkan pemerintah pusat akan berhasil.

“Tani merdeka Indonesia Kabupaten Sumedang harus menjadi motor penggerak dan memiliki tekad untuk bersatu padu membangun bangsa dan negara dalam bidang pertanian,” kata Asep.

Setelah ini, sambungnya, DPD Tani Merdeka Indonesia akan sowan ke beberapa dinas, kejaksaan, TNI dan polri untuk menjalin kemitraan dalam menjalankan program pusat di bidang pertanian.

“Kita bermitra dengan semua pihak, termasuk TNI-POLRI. Kita bersama-sama ke lapangan mencari sumber air untuk lahan yang kekeringan. Begitupun lahan yang tidak produktif kita budidayakan terutama untuk menanam padi dan jagung,” kata Asep.

Sementara terpisah, Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menegaskan program ini berjalan dengan maksimal sehingga Sumedang akan berjaya dan maju pesat.

“Sumedang beruntung punya kang Nandang, Sekretaris Tani Merdeka Indonesia, yang akan memudahkan untuk berkoordinasi. Tidak cukup hanya satu kelompok saja, tapi pentingnya bekerjasama mengurus persoalan ini. Semua komponen harus dilibatkan untuk pemetaan wilayah potensi yang ada di Jawa Barat,” tegasnya.

Sehingga, tambah dia, dalam mewujudkan petani sejahtera tani merdeka Indonesia, harus ada koordinator tiap desa untuk mengawal program program dari pusat agar tepat sasaran.

“Sumedang menjadi skala prioritas dalam pengembangan pertanian menuju program ketahanan pangan dengan pengolahan secara modern,” pungkasnya. (Gani)

Ketum Tani Merdeka Indonesia Ingatkan Kader di Kalbar Tidak Menyusahkan Petani

0
Ketua Umum DPP Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir.

Pontianak – Ketua Umum DPP Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir secara tegas mengingatkan para kader Tani Merdeka di seluruh wilayah, termasuk di Kalimantan Barat untuk tidak menyusahkan para petani.

Peringatan itu disampaikan Don Muzakir usai mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), pada Sabtu (11/01/2025).

“Tani Merdeka ini jangan menyusahkan petani, mungkin ada organisasi-organisasi yang memanfaatkan petani untuk mengambil program habis itu diminta uang dari petani, kita akan mengontrol itu,” ungkap Don Muzakir.

Don Muzakir mewanti-wanti para kader agar tidak mengambil keuntungan dari berbagai program pemerintah yang diperuntukkan kepada petani.

“Kita diperintahkan Pak Prabowo dan Pak Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian untuk mengawal mengawasi setiap bantuan dari pemerintah jangan sampai diperjualbelikan,” sambungnya.

Don Muzakir mengungkapkan, keberadaan organisasi Tani Merdeka Indonesia untuk menggenjot dan mengawal program Presiden Prabowo lima tahun ke depan, agar program-program tersebut betul-betul sampai ke tengah masyarakat.

“Tugas kita mengawal dan menjalankan setiap jengkal program pemerintah Pak Prabowo lima tahun ke depan,” jelasnya.

Dirinya mengungkapkan, Tani Merdeka Indonesia berkomitmen mendukung para petani dalam menghadapi berbagai tantangan yang mereka hadapi sehari-hari, seperti perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas, serta permasalahan lainnya yang terkait dengan dunia pertanian.

Lalu keberadaan Tani Merdeka juga memiliki tujuan untuk meningkatkan pendapatan petani dengan memberikan akses ke pasar yang lebih baik, pelatihan tentang praktik pertanian modern, dan teknologi pertanian yang inovatif.

“Organisasi ini juga berfokus pada pengembangan keberlanjutan lingkungan dan mendukung praktik pertanian ramah lingkungan untuk melindungi sumber daya alam dan menjaga keseimbangan ekosistem,” ungkap Don Muzakir.

Sebagai informasi, Tani Merdeka adalah sebuah organisasi usulan dari para gabungan kelompok tani (gapoktan), tokoh tani, pemerhati tani, kelompok perikanan, dan kelompok peternakan di Indonesia. Organisasi ini disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto dan Sudaryono, yang dipimpin oleh Don Muzakir.

Tani Merdeka Kendal Dorong Sinergi dengan Bulog dan Petani Lewat Rapat Koordinasi

0

TANI MERDEKA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Kendal menggelar rapat koordinasi bersama para koordinator kecamatan (Korcam) se-Kabupaten Kendal. Acara ini berlangsung di Carcentro Kendal, pada Sabtu (12/4/2025) lalu.

Ketua DPD TMI Kendal, Roziqin, membuka rapat dan menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan audiensi dengan sejumlah instansi, seperti Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, dan Bulog. Salah satu yang dibahas adalah potensi kerja sama dengan Ricemill milik Bulog di Desa Pucangrejo, Kecamatan Gemuh.

“Kami berharap hasil audiensi ini bisa diterima dengan baik oleh Korcam dan Kordes. Silakan Korcam mulai mengakomodir kordes-kordesnya untuk mendata luas lahan pertanian dan perikanan di desa masing-masing,” ujar Roziqin.

Ia juga mendorong kordes Tani Merdeka agar aktif berkoordinasi dan berkolaborasi dengan kelompok tani (Poktan) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) di wilayahnya.

“Dengan adanya data dan kerja sama yang baik antara kordes dan poktan, kita bisa menjalin usaha bersama yang berdampak pada kesejahteraan petani,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Roziqin menyampaikan ucapan Idulfitri kepada semua peserta.

“Karena masih dalam suasana lebaran, kami pengurus DPD TMI mengucapkan, ‘Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin’,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD TMI Kendal, Nur Faizin, menegaskan pentingnya kerja sama dengan Poktan dan Gapoktan dalam menyalurkan program bantuan dari kementerian.

“Korcam dan Kordes harus segera menjalin komunikasi dengan perangkat desa dan Poktan. Bantuan dari kementerian hanya bisa disalurkan melalui Poktan dan Gapoktan. Tani Merdeka bisa mendampingi dan mengawasi penyalurannya,” tegasnya.

Hal senada disampaikan oleh Rustoyo dari Seksi Pengembangan Usaha dan Inovasi DPD Tani Merdeka Indonesia Kendal.

Ia mengatakan bahwa Dinas Pertanian Kabupaten Kendal sudah berkomitmen untuk memprioritaskan usulan CPCL (Calon Petani Calon Lahan) dari DPD TMI.

Ia juga meminta agar Korcam dan Kordes memberikan masukan tentang potensi dan permasalahan yang ada di wilayah masing-masing.

“Setiap desa punya peluang dan tantangan yang berbeda. Kita harus tahu dan tanggap agar bisa membangun usaha yang tepat,” ujarnya.[]

Petani di Mutiara Timur Desak Pembangunan Irigasi untuk Tingkatkan Produktivitas

0
Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pidie meninjau irigasi di Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie.
Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pidie meninjau irigasi di Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie.

PIDIE – Petani di Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, mendesak pemerintah daerah dan pusat agar segera membangun saluran irigasi guna meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Saat ini, sekitar 450 hektare sawah di kecamatan tersebut membutuhkan sistem irigasi yang memadai.

Saluran irigasi yang diperlukan sepanjang 3 kilometer, mencakup tujuh gampong, yaitu Gampong Jojo, Gampong Lung Lada, Gampong Meunasah Blang Tanjong, Gampong Mesjid Usi, Gampong Cot Usi, Gampong Campli Usi, dan Gampong Paloh Lhok Usi.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pidie, Sabirin, mengatakan ketersediaan irigasi merupakan kebutuhan mendesak bagi para petani di wilayah tersebut.

“Kami meminta pemerintah untuk segera membangun saluran irigasi. Ini penting agar para petani bisa meningkatkan hasil panen mereka dan tidak lagi bergantung pada air hujan,” kata Sabirin, pada Jumat, 3 Januari 2025.

Sabirin menjelaskan selama ini petani di Kecamatan Mutiara Timur mengandalkan metode tradisional dalam mengelola sawah mereka. Akibatnya, produktivitas lahan sering kali tidak optimal, terutama saat musim kemarau tiba.

“Tanpa irigasi, petani kesulitan mendapatkan pasokan air yang stabil. Hal ini memengaruhi hasil panen dan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Sabirin juga menegaskan pembangunan saluran irigasi akan berdampak positif bagi perekonomian daerah, terutama bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian.

“Kami yakin, jika pemerintah pusat dan daerah memberikan perhatian serius, wilayah ini bisa menjadi salah satu sentra pertanian unggulan di Kabupaten Pidie,” tutup Sabirin.

DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pidie berharap, pemerintah agar segera merealisasikan pembangunan saluran irigasi agar potensi pertanian di Kecamatan Mutiara Timur dapat dikelola secara optimal. Dukungan ini diyakini mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.[]