Don Muzakir Lantik Pengurus Tani Merdeka Indonesia Kalbar, Dukung Program Kerja Prabowo

Kubu Raya – Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPW) Tani Merdeka Indonesia (TMI) resmi dilakukan di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Acara ini bertujuan untuk mendukung program kerja Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama para petani di seluruh Indonesia.

Hari ini Provinsi Kalbar resmi telah dilantik, dengan dilantiknya M Saupi sebagai Ketua DPW Provinsi Kalimantan Barat. Selain dihadiri oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) TMI, Don Muzakir, pelantikan ini juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalbar Daud Yordan.

Usai kegiatan pelantikan, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir mengatakan, TMI saat ini sedang mendorong pelantikan kepengurusan DPW seluruh Indonesia untuk membangu program Presiden Prabowo 5 tahun kedepan.

“Alhamdulillah pengurus DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalbar kita lantik pengurus 14 kabupaten kota hadir. Tani Merdeka Indonesia tengah gencar menggenjot kepengurusan agar lima tahun kedepan program Pak Prabowo betul betul sampai ditengah masyarakat tugas kita mengawal dan menjalankan setiap jengkal program pemerintah Pak Prabowo lima tahun kedepan,” Kata Ketua Umum DPP TMI, Don Muzakir pada Sabtu (11/01/2025) disalah satu Hotel di Kabupaten Kubu Raya.

Kemudian, Don Muzakir menyebutkan, bahwa saat ini dirinya tengah mencari format baru untuk kelompok-kelompok tani ini, agar tidak ada lagi yang tertinggal seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Tani Merdeka ini untuk mencari format baru, ada kelompok kelompok tani yang mungkin tahun tahun ke belakang itu ada tertinggal dari advokasi dan sebagainya tidak tersentuh, ini tugas kita akan menyentuh kelompok tani yang akan menjadi binaan kita didaerah daerah,” ujarnya.

Selain itu, Don Muzakir juga menyampaikan, bahwa saat ini mungkin banyak kelompok tani yang tidak bisa mengakses program dari pemerintah pusat, maka dari itu TMI memiliki peran yang cukup penting untuk mengawasi semua program agar dapat dirasakan masyarakat kelompok tani ini.

“Diluar sana, masih banyak yang tidak tahu program program dari pemerintah ini, maka saya sampaikan kita harus ada struktur sampai desa yang merangkul kelompok tani, kita tidak menghilangkan kelompok tani tapi kelompok tani ini menjadi binaan kita didaerah. Seperti contohnhac ada oknum oknum yang memperjual belikan alat pertanian ini akan kita awasi bersama. Pupuk juga menjadi perhatian kita, kita mendorong pupuk ini langsung ke gapoktan, KUD, Bumdes, koperasi yang nanti akan menjadi pengecer disetiap daerah setiap desa,” tegasnya.

 

Berita Terakhir

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini