Beranda blog Halaman 65

DPD Tani Merdeka Bogor Gelar Rakerda, Bahas Ketahanan Pangan dan Potensi Daerah

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bogor menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pertama di Saung Bogania, Cibinong, pada Kamis, 24 Juli 2025.

Rakerda ini menjadi langkah awal memperkuat organisasi dan menunjukkan keseriusan Tani Merdeka dalam mendorong kemajuan pertanian di Kabupaten Bogor.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka antara lain Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Barat Yudi Setia Kurniawan, Ketua DPD Tani Merdeka Kabupaten Bogor H. Cecep Gogom, Danramil Cibinong Kapten Infanteri Tatang Taryono, perwakilan Dinas Perikanan dan Peternakan Puri, perwakilan Distanhorbun, dan Dewan Pengawas Tani Merdeka H. Munim Niin Kisan. Para anggota dari 40 kecamatan juga hadir.

Ketua DPD Tani Merdeka Kabupaten Bogor H. Cecep Gogom mengatakan Rakerda bertujuan menggali potensi dari berbagai sektor. Antara lain pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.

“Sesuai yang diarahkan Presiden Indonesia Prabowo Subianto, bagaimana ketahanan pangan ini bisa betul-betul dirasakan para petani dan masyarakat,” ujar H. Cecep.

Ia menambahkan pendamping petani ingin memperjuangkan kesejahteraan petani melalui pemanfaatan potensi di wilayah masing-masing.

“Kami ingin mengawal dan mengedukasi petani, fokus tidak hanya pada agrohortikultura, tetapi juga agrowisata, agrobisnis, industri, dan konsep agropolitan nanti di Kabupaten Bogor ini,” katanya.

Ia menyebutkan Kabupaten Bogor memiliki lahan luas dan potensi besar, berdasarkan data dari BPP serta instansi peternakan dan perikanan.

Ia berharap kehadiran Tani Merdeka bisa mendampingi petani dari proses produksi, pengelolaan lahan, hingga pemasaran.

Salah satu anggota Tani Merdeka dari Cigombong, Mardiana Rizik atau akrab disapa Kang Habib, mengaku senang bergabung.

“Selain dapat menambah ilmu, juga bisa berbagi pengalaman,” katanya.

Ia bercerita tentang pengalaman pahit yang pernah dilalui. Namun dengan niat tulus, ikhlas, dan perjuangan tanpa pamrih, manfaat dari organisasi mulai terasa.

“Alhamdulillah, kami bisa diundang langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto,” ucapnya.

Ia berharap Tani Merdeka menjadi garda terdepan dalam ketahanan pangan dan penggerak ekonomi berbasis potensi lokal di Kabupaten Bogor.[]

Jelang Pelantikan, Pengurus Tani Merdeka Aceh Tengah Temui Wakil Bupati Bahas Ketahanan Pangan

0

TANIMERDEKA – Menjelang pelantikan, pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Tengah menggelar silaturahmi dengan Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan. Pertemuan berlangsung di kediaman Wakil Bupati, pada Kamis, 24 Juli 2025.

Rombongan pengurus dipimpin langsung oleh Ketua DPD Tani Merdeka Aceh Tengah, Eka Saputra. Dalam kunjungan tersebut, mereka menyerahkan undangan resmi pelantikan pengurus sekaligus berdiskusi mengenai rencana kolaborasi dalam bidang pertanian.

Eka mengatakan, pertemuan itu menjadi langkah awal untuk membangun sinergi antara Tani Merdeka Indonesia dengan pemerintah daerah.

Menurutnya, DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Tengah siap mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam sektor ketahanan pangan dan pengembangan pertanian berbasis kopi.

“Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan undangan pelantikan. Dalam kesempatan ini, kami juga berdiskusi banyak hal tentang masa depan pertanian Aceh Tengah. Kami ingin memastikan bahwa program Tani Merdeka sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat, terutama dalam bidang ketahanan pangan dan penguatan sektor pertanian seperti kopi,” ujar Eka Saputra.

Ia menegaskan Aceh Tengah memiliki potensi besar, terutama dalam komoditas kopi arabika yang sudah mendunia.

Menurut Eka, potensi itu harus tergarap dengan maksimal.

“Kopi Gayo adalah identitas kita. Tapi di balik itu ada petani yang harus diperkuat secara kelembagaan, pengetahuan, dan akses pasar. Tani Merdeka hadir untuk menjembatani kebutuhan itu, termasuk lewat pelatihan, advokasi, dan kolaborasi dengan pemerintah,” tambah Eka.

Sementara itu Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan menyambut baik silaturahmi tersebut.

Ia menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Tani Merdeka Aceh Tengah dan berharap organisasi ini bisa berperan aktif dalam mendukung pembangunan pertanian di daerah.

“Saya mendukung penuh gerakan Tani Merdeka. Ini organisasi yang tepat jika fokusnya untuk petani dan penguatan pangan lokal. Apalagi jika menyasar sektor unggulan seperti kopi Gayo, maka kolaborasi dengan pemerintah daerah sangat penting,” ujar Muchsin Hasan.

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran Tani Merdeka Indonesia yang benar-benar berpihak kepada kepentingan petani kecil, bukan sekadar hadir sebagai penonton dalam proses pembangunan pertanian.

“Saya berharap Tani Merdeka tidak hanya berhenti pada kegiatan simbolik. Harus ada gerakan nyata di lapangan. Petani kita masih menghadapi banyak tantangan, mulai dari harga, distribusi pupuk, sampai akses ke pasar. Di sinilah peran Tani Merdeka dibutuhkan,” tegas Muchsin.

Pelantikan pengurus DPD Tani Merdeka Aceh Tengah akan berlangsung pada Senin, 28 Juli 2025 mendatang. Acara ini direncanakan akan dihadiri langsung pejabat daerah, Forkopimda, Ketua DPW Tani Merdeka Aceh, Cut Muhammad, sejumlah organisasi masyarakat, kelompok petaniserta, sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda.[]

DPD Tani Merdeka Lampung Barat Jalin Kolaborasi dengan Disbunnak, Dorong Modernisasi Perkebunan

0

TANIMERDEKA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Lampung Barat menjalin silaturahmi dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak). Pertemuan berlangsung di Kantor Disbunnak Lampung Barat, pada Rabu, 23 Juli 2025.

Pertemuan ini menjadi langkah awal kerjasama dalam rangka mendukung program nasional ketahanan pangan yang diusung Presiden Prabowo Subianto.

Selain itu, kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat sektor perkebunan dan peternakan yang menjadi andalan masyarakat Lampung Barat.

Ketua DPD Tani Merdeka Lampung Barat, Haris Arifin Lubis, mengatakan petani saat ini menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya keterbatasan alat dan teknologi untuk mengelola lahan secara maksimal.

“Petani kami di Lampung Barat banyak yang mengelola kebun dan sawah secara tradisional. Mereka sangat memerlukan dukungan alat-alat modern seperti mesin alat pertanian untuk pengolahan hasil panen. Modernisasi sangat dibutuhkan agar produksi meningkat dan petani bisa bersaing,” ujar Haris Arifin Lubis.

Ia menambahkan, kelompok tani juga membutuhkan pelatihan teknis dan akses pendampingan yang berkelanjutan.

Menurutnya, program swasembada pangan tidak bisa dicapai jika petani tidak dibekali alat dan kemampuan yang memadai.

“Kami sampaikan langsung kepada Disbunnak bahwa petani perlu dukungan nyata. Tidak hanya bantuan alat, tapi juga pembinaan dan keterhubungan dengan pasar. Tani Merdeka siap menjadi penghubung antara pemerintah dan petani di lapangan,” tegas Haris.

Dalam pertemuan itu, pihak Disbunnak menyambut baik usulan dari DPD Tani Merdeka. Disbunnak kemudian menyerahkan surat rekomendasi resmi. Surat itu menjadi syarat utama untuk pengajuan bantuan alat ke pemerintah pusat.

Kolaborasi antara DPD Tani Merdeka Lampung Barat dan Disbunnak ini menjadi bagian dari strategi mendorong swasembada pangan berbasis lokal. Lampung Barat dikenal sebagai daerah penghasil kopi robusta dan kakao, yang selama ini menjadi komoditas andalan petani setempat.

DPD Tani Merdeka Lampung Barat berkomitmen mendorong setiap program nasional agar bisa diterapkan sesuai kondisi dan kebutuhan petani di daerah.

“Kami percaya, ketahanan pangan tidak hanya urusan pusat. Ini tanggung jawab bersama. Daerah harus ambil peran. Petani harus diperlengkapi,” kata Haris Arifin Lubis.

DPD Tani Merdeka Lampung Barat akan terus menjalin komunikasi dengan dinas teknis lainnya. Termasuk merancang pelatihan, membangun koperasi, dan menguatkan kelembagaan petani.[]

DPD Tani Merdeka Kotabaru Silaturahmi ke Kapolres, Bahas Kolaborasi untuk Petani

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, gelar pertemuan dengan jajaran Polres Kotabaru. Pertemuan ini dilakukan dalam bentuk silaturahmi, sebagai bagian dari upaya membangun sinergi untuk memperkuat peran petani di daerah.

Pengurus DPD Tani Merdeka Kotabaru hadir langsung ke Mapolres Kotabaru. Mereka disambut oleh KAUR Bin Ops Satintelkam mewakili Kapolres AKBP Doli M. Tanjung, pada Rabu, 23 Juli 2025.

Dalam pertemuan itu, dibahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan sektor pertanian, mulai dari kondisi petani, perlindungan lahan pertanian, hingga rencana kolaborasi jangka panjang.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kotabaru, Sujiono, menyampaikan kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk penguatan komunikasi antara Tani Merdeka Indonesia dan institusi keamanan di tingkat daerah.

“Kami datang ke Polres Kotabaru untuk menjalin silaturahmi, sekaligus menyampaikan keinginan kami agar ada perhatian bersama terhadap nasib petani di Kotabaru. Kami melihat masih banyak persoalan petani yang belum tersentuh kebijakan secara serius,” ujar Sujiono.

Ia juga menyinggung pentingnya sinergi dalam mendukung visi besar Presiden Prabowo Subianto di bidang ketahanan pangan. Menurutnya, petani tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari lintas sektor, termasuk kepolisian.

“Kami ingin program ketahanan pangan yang digagas Presiden Prabowo bisa sampai ke akar rumput. Untuk itu, butuh dukungan semua pihak. Kami percaya Polres bisa jadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan sektor pertanian,” kata Sujiono.

Sujiono menegaskan DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Kotabaru tidak sekadar bicara soal program, tapi juga siap ikut mengawalnya.

Ia menilai, banyak tantangan yang dihadapi petani di lapangan, mulai dari akses pupuk, harga hasil panen, hingga gangguan keamanan di wilayah produksi pertanian.

“Kami ingin petani dilindungi dan dihargai. Mereka adalah ujung tombak ketahanan pangan. Kalau petani terus dibiarkan menghadapi masalah sendiri, tidak akan tercapai swasembada pangan. Maka kami mengajak Polres untuk bisa bersama turun ke lapangan,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, DPD Tani Merdeka Kotabaru juga menyampaikan kesiapan mereka untuk mendukung program-program pemerintah, termasuk pembentukan koperasi pertanian dan pemberdayaan petani melalui pelatihan serta akses modal.

Pertemuan berlangsung terbuka dan disambut positif oleh jajaran Polres Kotabaru. Kedua pihak sepakat menjaga komunikasi, membangun kemitraan, dan menciptakan ruang kerja sama nyata yang bermanfaat bagi petani di Kotabaru.[]

Harga Bawang Merah dan Putih Naik, Cabai Merah Turun

0

TANIMERDEKA – Harga sejumlah bahan pangan pokok tercatat stabil. Data Kementerian Perdagangan menunjukkan tidak ada perubahan harga pada beras, daging, telur, hingga gula pasir bila dibandingkan pada Rabu 23 Juli 2025 kemarin.

Beras medium tetap Rp15.000 per kilogram. Beras premium juga tidak berubah, Rp16.800 per kilogram. Gula pasir curah bertahan di Rp18.500. Minyak goreng kemasan premium masih dijual Rp22.300 per liter. Minyakita juga tidak berubah, Rp16.600 per liter.

Minyak goreng curah naik tipis 0,57 persen menjadi Rp17.600 dari sebelumnya Rp17.500 per liter.

Harga daging sapi paha belakang tetap Rp140.500 per kilogram. Daging ayam ras juga stabil di Rp37.700. Telur ayam ras masih di angka Rp31.600 per kilogram.

Tepung terigu tetap Rp13.400 per kilogram. Kedelai impor masih Rp15.000 per kilogram.

Harga cabai cenderung menurun. Cabai merah keriting turun 0,99 persen menjadi Rp50.100. Cabai rawit merah turun 1,04 persen ke Rp66.600. Cabai merah besar turun tipis 0,20 persen menjadi Rp48.700.

Sebaliknya, bawang merah naik 1,57 persen ke Rp51.800 dari sebelumnya Rp51.000. Bawang putih Honan naik ringan, dari Rp39.500 menjadi Rp39.600 atau naik 0,25 persen.[]

DPD Tani Merdeka Tanggamus Temui Wakil Ketua I DPRD, Bahas Aspirasi Petani

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tanggamus mengunjungi kediaman Wakil Ketua I DPRD Tanggamus, Rangga Putra Hakim, dari Fraksi Gerindra.

Pertemuan berlangsung hangat di rumah pribadi Rangga. Hadir Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tanggamus Isralludin, Sekretaris Ali, Bendahara Bonar, serta pengurus lain, pada Rabu, 23 Juli 2025 malam.

Kunjungan ini untuk menjalin komunikasi dengan legislatif. Selain bersilaturahmi, mereka menyampaikan sejumlah persoalan dan harapan petani Tanggamus.

Rangga Putra Hakim menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyatakan komitmen untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi petani di DPRD.

“Saya siap menjadi mitra strategis bagi Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tanggamus. Aspirasi dan keluhan para petani tentu menjadi prioritas kami di DPRD, khususnya dalam mendorong kebijakan yang berpihak kepada pertanian,” ujar Rangga.

Sementara itu Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tanggamus, Isralludin menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat Rangga. Ia menilai pertemuan ini langkah awal membangun sinergi antara petani dan wakil rakyat.

Ia menyebutkan pentingnya peran anak muda di sektor pertanian. Menurutnya, petani milenial membawa semangat baru yang sesuai dengan visi Tani Merdeka Indonesia.

“Kami percaya, petani milenial adalah agen perubahan yang membawa semangat inovatif namun tetap berakar pada kearifan lokal. Inilah semangat Tani Merdeka yang ingin kami dorong: merdeka dalam berpikir, merdeka dalam bertani, dan merdeka dari ketergantungan,” ujar Isralludin.

Ia menyebutkan perjuangan DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tanggamus sejalan dengan slogan Bupati Tanggamus, “Jalan Lurus.”

Menurutnya, jalan lurus berarti berpihak pada rakyat kecil, termasuk petani sebagai tulang punggung pangan daerah.

“Semangat Jalan Lurus kami maknai sebagai komitmen untuk berjalan bersama rakyat, transparan dalam perjuangan, dan tegas dalam memperjuangkan hak-hak petani. Maka dari itu, kami sangat berharap kolaborasi ini dapat menjadi langkah nyata dalam menjadikan Tanggamus sebagai kabupaten agraris yang maju dan mandiri,” pungkas Isralludin.

Jelang Rakerwil, Tani Merdeka Sumut Silaturahmi ke Gerindra

0

TANIMERDEKA – Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara terus mematangkan persiapan menjelang Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil).

Sebagai bagian dari konsolidasi, mereka menggelar silaturahmi dengan jajaran pengurus Partai Gerindra Sumatera Utara, pada Rabu, 23 Juli 2024.

Silaturahmi ini berlangsung di kantor Gerindra Sumut dan dipimpin langsung oleh Ketua Harian DPW Tani Merdeka Sumut, Muhammad Misbah. Rombongan diterima oleh Wakil Ketua Gerindra Sumut, Ikrima.

Dalam pertemuan itu, Muhammad Misbah menjelaskan konsolidasi organisasi DPW Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara sudah berjalan optimal.

“DPD Tani Merdeka Sumut sudah terbentuk di 31 kabupaten/kota dari total 33. Hanya dua kabupaten lagi yang akan segera kami rampungkan. Ini bagian dari komitmen kami untuk memperkuat struktur,” kata Muhammad Misbah.

Ia menambahkan selain persiapan Rakerwil, Tani Merdeka Indonesia Sumut juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperkuat peran petani di daerah.

“Kami menandatangani MoU dengan Gerindra dan Tani Merdeka Indonesia Sumut. Kami sepakat menyukseskan program ketahanan pangan Presiden Prabowo. Kami juga akan kawal program koperasi Merah Putih di seluruh Sumatera Utara,” ujarnya.

Misbah menegaskan, MoU tersebut tidak hanya simbolis. Pihaknya ingin ada dampak konkret bagi petani dan sektor pertanian di Sumut.

“Kami ingin kerja sama ini berjalan di lapangan. Mulai dari penguatan koperasi, distribusi benih, hingga pengelolaan lahan tidur,” ujar Misbah.

Sementara itu, Ikrima dari Gerindra Sumut mengapresiasi langkah DPW Tani Merdeka Indonesia Sumut yang terus bergerak menyambut arah kebijakan Presiden Prabowo di sektor pangan.

“Kami menyambut baik kunjungan dari Tani Merdeka Sumut. Gerindra siap bersinergi demi menyukseskan program ketahanan pangan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto,” kata Ikrima.

Ia juga menekankan bahwa kerja sama antara partai politik dan organisasi petani seperti Tani Merdeka sangat penting untuk memastikan kebijakan pangan berjalan efektif hingga ke tingkat akar rumput.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga dibahas peran DPW Tani Merdeka Indonesia Sumut dalam mengawal program strategis nasional seperti optimalisasi lahan pertanian, pembentukan koperasi berbasis desa, dan penguatan SDM petani muda di Sumut.

Silaturahmi ini turut menjadi momen untuk mempererat komunikasi antara Tani Merdeka dan Partai Gerindra dalam rangka menyatukan langkah untuk mendukung agenda besar Presiden Prabowo di sektor pertanian.

Rakerwil DPW Tani Merdeka Indonesua Sumut dijadwalkan akan digelar pada Sabtu, 26 Juli 2025 mendatang.[]

Tani Merdeka Indonesia Dukung Penuh Strategi Ketahanan Pangan

0

TANIMERDEKA – Tani Merdeka Indonesia mengapresiasi capaian besar Presiden Prabowo Subianto terkait cadangan beras nasional yang telah menembus angka 4,2 juta ton. Ini dianggap sebagai tonggak penting dalam sejarah ketahanan pangan Indonesia.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menilai angka itu bukan hanya prestasi birokrasi, melainkan buah dari perjuangan petani di seluruh pelosok.

“Cadangan beras pemerintah yang mencapai 4,2 juta ton adalah hasil kerja keras petani, bukan semata-mata kerja administrasi. Negara wajib hadir memberi penghargaan nyata bagi mereka,” ujar Don Muzakir, pada Rabu, 23 Juli 2025.

Ia juga menyebutkan lonjakan produksi komoditas utama seperti beras dan jagung. Menurutnya, peningkatan produksi beras sebesar 48 persen dan jagung hingga 30 persen merupakan bukti bahwa kebijakan pemerintah telah tepat sasaran.

“Ini capaian luar biasa. Bukti bahwa kalau petani didukung, mereka bisa menjadi tulang punggung ketahanan pangan,” kata Don Muzakir.

Terkait maraknya praktik curang dalam distribusi pangan, Don Muzakir menyatakan dukungan penuh terhadap sikap Presiden Prabowo yang meminta aparat menindak tegas mafia pangan.

“Kami mendukung penuh langkah Presiden. Mafia pangan harus ditindak tanpa kompromi. Pengusaha yang menjual beras biasa sebagai premium itu penipu, merugikan rakyat dan menghancurkan harga petani,” tegas Don Muzakir.

Tani Merdeka Indonesia berkomitmen mengawal distribusi hasil panen agar sampai ke konsumen dengan harga wajar dan mutu terjaga. Mereka juga siap bersinergi dengan pemerintah dan aparat penegak hukum.

“Kami akan terus mendampingi petani. Jangan sampai hasil panen mereka dijadikan alat permainan segelintir orang. Tugas kami menjaga harga tetap adil, distribusi lancar, dan mutu tidak dimanipulasi,” kata Don Muzakir.

Menurutnya, ketahanan pangan tak cukup hanya soal produksi. Distribusi, keadilan harga, dan perlindungan petani juga harus jadi perhatian utama negara.[]

Dorong Efisiensi Biaya Produksi Petani, DPW Tani Merdeka Sumsel Gelar Diklat Pupuk Ultra Gen

0

TANIMERDEKA – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Sumatera Selatan menggelar Diklat Pupuk Hayati Organik Ultra Gen, pada Senin, 21 Juli 2025. Kegiatan berlangsung di Sekretariat DPW Tani Merdeka Sumsel, Palembang.

Kegiatan ini diikuti perwakilan dari 10 Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka se-Sumatera Selatan.

Tiga narasumber hadir dalam diklat ini: Wakil Bidang Pestisida Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Ainnurrahim, Direktur Pemasaran Pupuk Ultra Gen Supriyono, dan Inventor Pupuk Ultra Gen Ir. Agung Nugroho.

Ketua DPW Tani Merdeka Sumsel Medi Amazon menjelaskan, kegiatan ini bertujuan mengenalkan manfaat pupuk hayati organik yang dapat memperbaiki unsur tanah yang rusak akibat pupuk kimia.

“Maka dari itu kita memahami arti penting dari pupuk hayati organik selain sebagai residu juga bisa memperkecil biaya produksi pertanian,” ujarnya.

Direktur Pemasaran Ultra Gen, Supriyono, mengatakan pihaknya diundang oleh Tani Merdeka Sumsel untuk berbagi pengetahuan mengenai produk mereka.

“Kita sudah ketemu dan berkonsolidasi menemukan sebuah jalan dan titik temu yang mana Ultra Gen mempunyai visi misi meringankan beban petani dan membantu pemerintah terkait dengan pupuk murah tetapi hasil yang melimpah,” ujarnya.

Ia menyebutkan, penggunaan Ultra Gen pada komoditas padi bisa menurunkan biaya operasional petani hingga 30–50 persen.

“Pada saat kita sudah melakukan dan petani kompak untuk melakukan kegiatan di lapangan dengan menggunakan pupuk Ultra Gen maka kita secara otomatis membantu petani terutama untuk per 100 hektar di dalam satu desa berarti Ultra Gen menambah perkapita desanya naik pertahunnya dalam tiga kali panen,” katanya.

“Walaupun wujudnya bukan uang setidaknya kami udah bisa mengurangkan beban petani di seluruh Indonesia. Sesuai dengan mutu dari presiden bapak Prabowo efisiensi, pertanian digalakkan, peternakan digalakkan menuju Indonesia swasembada pangan,” tambahnya.

Ia berharap Indonesia bisa mencapai swasembada pangan dan menjadi eksportir hasil pertanian dan perkebunan.

“Terkait produk kami jelas murah, berkhasiat sesuai dari hasil petani yang telah memakai pupuk Ultra Gen. Produk kami sudah ada di Kalimantan Barat, Jawa Tengah hampir semua kabupaten memakai walaupun tidak menyeluruh, Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Jambi 5 tahun yang lalu memakai pupuk Ultra Gen,” tutupnya.[]

Harga Pangan Stabil, Bawang Merah Naik Tipis

0

TANIMERDEKA – Harga sejumlah bahan pokok masih stabil pada pekan ini. Beberapa komoditas mencatatkan perubahan harga yang sangat kecil.

Beras medium tetap di harga Rp15.000 per kilogram. Beras premium naik tipis dari Rp16.700 menjadi Rp16.800 per kilogram, atau naik 0,60 persen.

Gula pasir curah masih dijual Rp18.500 per kilogram. Minyak goreng kemasan premium, minyak goreng curah, dan Minyakita juga tidak mengalami perubahan harga.

Harga daging sapi paha belakang tetap Rp140.500 per kilogram. Daging ayam ras turun sedikit menjadi Rp37.700 per kilogram, atau turun 0,26 persen. Telur ayam ras masih Rp31.600 per kilogram.

Tepung terigu dan kedelai impor masing-masing bertahan di harga Rp13.400 dan Rp15.000 per kilogram.

Cabai merah keriting naik tipis dari Rp50.400 menjadi Rp50.600 per kilogram. Cabai rawit merah justru turun 0,44 persen menjadi Rp67.300 per kilogram. Cabai merah besar tetap Rp48.800 per kilogram.

Bawang merah mengalami kenaikan paling besar, dari Rp50.200 menjadi Rp51.000 per kilogram. Kenaikan ini setara 1,59 persen. Harga bawang putih honan masih Rp39.500 per kilogram.[]