Beranda blog Halaman 61

Jelang Rakerwil, Tani Merdeka Sumut Silaturahmi ke Gerindra

0

TANIMERDEKA – Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara terus mematangkan persiapan menjelang Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil).

Sebagai bagian dari konsolidasi, mereka menggelar silaturahmi dengan jajaran pengurus Partai Gerindra Sumatera Utara, pada Rabu, 23 Juli 2024.

Silaturahmi ini berlangsung di kantor Gerindra Sumut dan dipimpin langsung oleh Ketua Harian DPW Tani Merdeka Sumut, Muhammad Misbah. Rombongan diterima oleh Wakil Ketua Gerindra Sumut, Ikrima.

Dalam pertemuan itu, Muhammad Misbah menjelaskan konsolidasi organisasi DPW Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara sudah berjalan optimal.

“DPD Tani Merdeka Sumut sudah terbentuk di 31 kabupaten/kota dari total 33. Hanya dua kabupaten lagi yang akan segera kami rampungkan. Ini bagian dari komitmen kami untuk memperkuat struktur,” kata Muhammad Misbah.

Ia menambahkan selain persiapan Rakerwil, Tani Merdeka Indonesia Sumut juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperkuat peran petani di daerah.

“Kami menandatangani MoU dengan Gerindra dan Tani Merdeka Indonesia Sumut. Kami sepakat menyukseskan program ketahanan pangan Presiden Prabowo. Kami juga akan kawal program koperasi Merah Putih di seluruh Sumatera Utara,” ujarnya.

Misbah menegaskan, MoU tersebut tidak hanya simbolis. Pihaknya ingin ada dampak konkret bagi petani dan sektor pertanian di Sumut.

“Kami ingin kerja sama ini berjalan di lapangan. Mulai dari penguatan koperasi, distribusi benih, hingga pengelolaan lahan tidur,” ujar Misbah.

Sementara itu, Ikrima dari Gerindra Sumut mengapresiasi langkah DPW Tani Merdeka Indonesia Sumut yang terus bergerak menyambut arah kebijakan Presiden Prabowo di sektor pangan.

“Kami menyambut baik kunjungan dari Tani Merdeka Sumut. Gerindra siap bersinergi demi menyukseskan program ketahanan pangan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto,” kata Ikrima.

Ia juga menekankan bahwa kerja sama antara partai politik dan organisasi petani seperti Tani Merdeka sangat penting untuk memastikan kebijakan pangan berjalan efektif hingga ke tingkat akar rumput.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga dibahas peran DPW Tani Merdeka Indonesia Sumut dalam mengawal program strategis nasional seperti optimalisasi lahan pertanian, pembentukan koperasi berbasis desa, dan penguatan SDM petani muda di Sumut.

Silaturahmi ini turut menjadi momen untuk mempererat komunikasi antara Tani Merdeka dan Partai Gerindra dalam rangka menyatukan langkah untuk mendukung agenda besar Presiden Prabowo di sektor pertanian.

Rakerwil DPW Tani Merdeka Indonesua Sumut dijadwalkan akan digelar pada Sabtu, 26 Juli 2025 mendatang.[]

Tani Merdeka Indonesia Dukung Penuh Strategi Ketahanan Pangan

0

TANIMERDEKA – Tani Merdeka Indonesia mengapresiasi capaian besar Presiden Prabowo Subianto terkait cadangan beras nasional yang telah menembus angka 4,2 juta ton. Ini dianggap sebagai tonggak penting dalam sejarah ketahanan pangan Indonesia.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menilai angka itu bukan hanya prestasi birokrasi, melainkan buah dari perjuangan petani di seluruh pelosok.

“Cadangan beras pemerintah yang mencapai 4,2 juta ton adalah hasil kerja keras petani, bukan semata-mata kerja administrasi. Negara wajib hadir memberi penghargaan nyata bagi mereka,” ujar Don Muzakir, pada Rabu, 23 Juli 2025.

Ia juga menyebutkan lonjakan produksi komoditas utama seperti beras dan jagung. Menurutnya, peningkatan produksi beras sebesar 48 persen dan jagung hingga 30 persen merupakan bukti bahwa kebijakan pemerintah telah tepat sasaran.

“Ini capaian luar biasa. Bukti bahwa kalau petani didukung, mereka bisa menjadi tulang punggung ketahanan pangan,” kata Don Muzakir.

Terkait maraknya praktik curang dalam distribusi pangan, Don Muzakir menyatakan dukungan penuh terhadap sikap Presiden Prabowo yang meminta aparat menindak tegas mafia pangan.

“Kami mendukung penuh langkah Presiden. Mafia pangan harus ditindak tanpa kompromi. Pengusaha yang menjual beras biasa sebagai premium itu penipu, merugikan rakyat dan menghancurkan harga petani,” tegas Don Muzakir.

Tani Merdeka Indonesia berkomitmen mengawal distribusi hasil panen agar sampai ke konsumen dengan harga wajar dan mutu terjaga. Mereka juga siap bersinergi dengan pemerintah dan aparat penegak hukum.

“Kami akan terus mendampingi petani. Jangan sampai hasil panen mereka dijadikan alat permainan segelintir orang. Tugas kami menjaga harga tetap adil, distribusi lancar, dan mutu tidak dimanipulasi,” kata Don Muzakir.

Menurutnya, ketahanan pangan tak cukup hanya soal produksi. Distribusi, keadilan harga, dan perlindungan petani juga harus jadi perhatian utama negara.[]

Dorong Efisiensi Biaya Produksi Petani, DPW Tani Merdeka Sumsel Gelar Diklat Pupuk Ultra Gen

0

TANIMERDEKA – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Sumatera Selatan menggelar Diklat Pupuk Hayati Organik Ultra Gen, pada Senin, 21 Juli 2025. Kegiatan berlangsung di Sekretariat DPW Tani Merdeka Sumsel, Palembang.

Kegiatan ini diikuti perwakilan dari 10 Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka se-Sumatera Selatan.

Tiga narasumber hadir dalam diklat ini: Wakil Bidang Pestisida Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Ainnurrahim, Direktur Pemasaran Pupuk Ultra Gen Supriyono, dan Inventor Pupuk Ultra Gen Ir. Agung Nugroho.

Ketua DPW Tani Merdeka Sumsel Medi Amazon menjelaskan, kegiatan ini bertujuan mengenalkan manfaat pupuk hayati organik yang dapat memperbaiki unsur tanah yang rusak akibat pupuk kimia.

“Maka dari itu kita memahami arti penting dari pupuk hayati organik selain sebagai residu juga bisa memperkecil biaya produksi pertanian,” ujarnya.

Direktur Pemasaran Ultra Gen, Supriyono, mengatakan pihaknya diundang oleh Tani Merdeka Sumsel untuk berbagi pengetahuan mengenai produk mereka.

“Kita sudah ketemu dan berkonsolidasi menemukan sebuah jalan dan titik temu yang mana Ultra Gen mempunyai visi misi meringankan beban petani dan membantu pemerintah terkait dengan pupuk murah tetapi hasil yang melimpah,” ujarnya.

Ia menyebutkan, penggunaan Ultra Gen pada komoditas padi bisa menurunkan biaya operasional petani hingga 30–50 persen.

“Pada saat kita sudah melakukan dan petani kompak untuk melakukan kegiatan di lapangan dengan menggunakan pupuk Ultra Gen maka kita secara otomatis membantu petani terutama untuk per 100 hektar di dalam satu desa berarti Ultra Gen menambah perkapita desanya naik pertahunnya dalam tiga kali panen,” katanya.

“Walaupun wujudnya bukan uang setidaknya kami udah bisa mengurangkan beban petani di seluruh Indonesia. Sesuai dengan mutu dari presiden bapak Prabowo efisiensi, pertanian digalakkan, peternakan digalakkan menuju Indonesia swasembada pangan,” tambahnya.

Ia berharap Indonesia bisa mencapai swasembada pangan dan menjadi eksportir hasil pertanian dan perkebunan.

“Terkait produk kami jelas murah, berkhasiat sesuai dari hasil petani yang telah memakai pupuk Ultra Gen. Produk kami sudah ada di Kalimantan Barat, Jawa Tengah hampir semua kabupaten memakai walaupun tidak menyeluruh, Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Jambi 5 tahun yang lalu memakai pupuk Ultra Gen,” tutupnya.[]

Harga Pangan Stabil, Bawang Merah Naik Tipis

0

TANIMERDEKA – Harga sejumlah bahan pokok masih stabil pada pekan ini. Beberapa komoditas mencatatkan perubahan harga yang sangat kecil.

Beras medium tetap di harga Rp15.000 per kilogram. Beras premium naik tipis dari Rp16.700 menjadi Rp16.800 per kilogram, atau naik 0,60 persen.

Gula pasir curah masih dijual Rp18.500 per kilogram. Minyak goreng kemasan premium, minyak goreng curah, dan Minyakita juga tidak mengalami perubahan harga.

Harga daging sapi paha belakang tetap Rp140.500 per kilogram. Daging ayam ras turun sedikit menjadi Rp37.700 per kilogram, atau turun 0,26 persen. Telur ayam ras masih Rp31.600 per kilogram.

Tepung terigu dan kedelai impor masing-masing bertahan di harga Rp13.400 dan Rp15.000 per kilogram.

Cabai merah keriting naik tipis dari Rp50.400 menjadi Rp50.600 per kilogram. Cabai rawit merah justru turun 0,44 persen menjadi Rp67.300 per kilogram. Cabai merah besar tetap Rp48.800 per kilogram.

Bawang merah mengalami kenaikan paling besar, dari Rp50.200 menjadi Rp51.000 per kilogram. Kenaikan ini setara 1,59 persen. Harga bawang putih honan masih Rp39.500 per kilogram.[]

Tani Merdeka Jawa Barat Tak Henti Bergerak, Panen Raya di Tengah Kota Jadi Bukti Nyata

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Kabupaten Karawang bersama Komunitas Ibu Tani Muda dan DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Barat menggelar panen raya di Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur, pada Rabu, 23 Juli 2025.

Panen berlangsung di lahan seluas 18 hektare yang berada di wilayah perkotaan. Lahan ini dikelola dengan sistem manajemen usaha tani muda yang melibatkan petani, pemerintah daerah, dan pihak swasta.

Meski berada di kawasan kota, lahan seluas 18 hektar ini tetap produktif. Padi yang dihasilkan pun berkualitas baik.

Panen dilakukan serentak oleh petani, pengurus Tani Merdeka dari berbagai tingkatan, dan aparatur desa.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Barat, Yudi Setiawan Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas semangat para petani di Karawang.

“Kami ingin membuktikan bahwa bertani bukan hanya milik masyarakat desa. Di kota pun bisa bertani. Selama ada kemauan, lahan terbatas bukan alasan,” ujar Yudi.

Ia menegaskan DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Barat akan terus bergerak untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto agar berjalan baik, khususnya di sektor pertanian.

“Program Presiden Prabowo butuh gotong royong. Kami siap di barisan terdepan. Ini soal ketahanan pangan, soal masa depan bangsa,” katanya.

Panen raya ini sekaligus menjadi simbol dimulainya pengembangan pertanian perkotaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

Menurut Yudi, kegiatan ini juga membuka lapangan kerja berbasis agrikultur bagi generasi muda.

“Anak muda tak harus meninggalkan kampung untuk bekerja. Tani bisa jadi masa depan mereka kalau dikelola dengan benar,” ucapnya.

Panen ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan reformasi agraria. Salah satunya mendorong pemanfaatan lahan negara seperti milik PTPN dan Perhutani, melalui mekanisme pengajuan legal.

Dalam kesempatan ini, dilakukan pula pelantikan pengurus DPD Tani Merdeka Kabupaten Karawang.

Sejumlah pihak hadir memberikan dukungan. Di antaranya TNI, Polri, koperasi lokal, serta BUMN seperti PT Pupuk Indonesia.

“Kehadiran banyak unsur memperkuat sinergi. Ini penting untuk membangun ekosistem pertanian yang lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing,” pungkas pria yang akrab disapa Yudi.[]

Wamentan Sudaryono Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Rp1,3 Miliar di Temanggung

0

TANIMERDEKA – Kementerian Pertanian (Kementan) melepas ekspor komoditas pertanian senilai Rp1,335 miliar dalam kegiatan Pekan Agro Digital dan Inovasi (PADI) 2025 di Agro Center Soropadan, Temanggung, Jawa Tengah, pada Senin, 21 Juli 2025.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengatakan ekspor ini menjadi bukti nyata kerja keras petani milenial dan komitmen pemerintah dalam memperkuat akses pasar produk pertanian Indonesia.

“Kita ingin menempatkan komoditas hortikultura, perkebunan, dan pertanian Indonesia menjadi juara dunia,” kata Sudaryono yang juga Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia.

Ia menyebutkan program pelatihan, penguatan jejaring, dan fasilitasi ekspor akan terus diperluas, terutama bagi petani muda.

“Jawa Tengah selain tanahnya subur, rakyatnya telaten dan rajin. Tinggal kita pemerintah memfasilitasi pelatihan, akses pasar, dan fasilitas lainnya,” ujar Sudaryono.

Ekspor yang dilepas meliputi 70 ton ubi madu senilai Rp840 juta, 1,5 ton gula semut ke Malaysia senilai Rp375 juta, dan 1 ton sayuran organik ke Singapura dengan nilai Rp120 juta.

Sudaryono menegaskan ekspor pertanian bukan hanya soal pengiriman barang, tapi juga peningkatan nilai tambah dan kesejahteraan petani.

PADI 2025 menjadi bagian dari program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) yang digagas Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan. Acara ini digelar bersama Forum Komunikasi Petani Milenial Jawa Tengah.

Kepala BPPSDMP Kementan, Idha Widi Arsanti, menegaskan pentingnya dukungan pemerintah terhadap petani muda melalui ekosistem kolaboratif.

“BPPSDMP kembali memfasilitasi pelepasan ekspor untuk ketiga kalinya pada tahun 2025, sebuah bukti nyata bahwa ekspor pertanian milik semua, bukan hanya konglomerat besar,” ungkap Idha.

Ia menjelaskan, Program YESS berhasil mencetak petani muda tangguh dan kompetitif. Salah satunya Rayndra Syahdan Mahmudin, Young Ambassador Agriculture sekaligus Ketua Duta Petani Milenial/Andalan, yang sukses mengekspor gula semut ke Malaysia sebanyak 1,5 ton senilai Rp375 juta.

Direktur Program YESS, Muhammad Amin, menyebut momen business matching di PADI 2025 membuka akses langsung antara petani muda dan pembeli potensial.

“Ini adalah langkah awal yang penting untuk membangun kerja sama jangka panjang dan membuka potensi pasar global yang lebih luas,” ujar Amin.[]

Don Muzakir: Koperasi Desa Merah Putih Bukti Nyata Prabowo Berpihak ke Rakyat Kecil

0

TANIMERDEKA – Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mengapresiasi peluncuran 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto.

Ia menyebut kebijakan itu sebagai langkah konkret untuk memperkuat ekonomi desa dan petani.

“Kami sangat mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto yang telah meluncurkan 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih. Ini langkah nyata, bukan sekadar wacana. Ini membuktikan negara hadir dan berpihak kepada petani, nelayan, pelaku UMKM, dan rakyat kecil,” kata Don Muzakir, pada Senin, 21 Juli 2025.

Menurut Don Muzakir, koperasi desa bisa menjadi motor penggerak ekonomi rakyat jika dikelola dengan serius dan melibatkan masyarakat secara langsung.

“Koperasi desa bukan hanya tempat jual beli atau simpan pinjam. Ini bisa jadi pusat aktivitas ekonomi petani, dari hulu ke hilir. Mulai dari pengadaan sarana produksi, distribusi hasil panen, sampai perlindungan harga,” ujar Don Muzakir.

Ia juga menilai program ini bisa menjadi pintu masuk untuk membangun kedaulatan pangan dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

“Kebijakan ini sejalan dengan cita-cita Tani Merdeka Indonesia. Kami siap ikut ambil bagian. Kami ingin petani dan masyarakat desa menjadi tuan di negeri sendiri,” tegasnya.

Don Muzakir menambahkan, Tani Merdeka akan berkoordinasi dengan para pengurus di tingkat provinsi dan kabupaten agar bisa berperan aktif dalam pendirian dan penguatan koperasi di seluruh Indonesia.

“Kami siap mendukung penuh di lapangan. Kami percaya, koperasi desa yang dikelola serius akan menjadi kekuatan ekonomi baru di desa,” tutup Don Muzakir.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan program Koperasi Desa Merah Putih dalam acara di Klaten, Jawa Tengah. Program ini ditargetkan menyasar seluruh desa dan kelurahan di Indonesia, sebagai upaya membangun kemandirian ekonomi dari akar rumput.[]

Presiden Prabowo Resmikan 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih

0

TANIMERDEKA – Presiden Prabowo Subianto meresmikan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Setelah diluncurkan, koperasi ini langsung beroperasi serentak di seluruh Indonesia.

Peresmian digelar di Klaten, Jawa Tengah, pada Senin, 21 Juli 2025. Prabowo memencet tombol peluncuran usai menyampaikan pidato.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada siang hari ini, Senin 21 Juli 2025, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia meluncurkan kelembagaan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, terima kasih,” ujar Prabowo.

Beberapa pejabat hadir mendampingi, di antaranya Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa Yandri Susanto, Menteri Koperasi Budi Arie, Mendagri Tito Karnavian, dan Ketua DPR Puan Maharani. Hadir pula Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto, Wakil Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamuddin, serta sejumlah Ketua Komisi DPR.

Jajaran kabinet turut hadir. Prabowo juga menyapa langsung Chairman CT Corp, Chairul Tanjung.

Dalam pidato pembuka, Prabowo mengibaratkan koperasi seperti seikat lidi. Satu lidi lemah, tapi akan kuat jika dikumpulkan.

“Kita sudah mengerti bahwa konsep koperasi adalah konsep orang lemah, konsep koperasi adalah konsep untuk mereka yang lemah,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, kalangan kuat lebih memilih membentuk perusahaan dibanding bergabung dalam koperasi.

“Yang kuat tidak mau berurusan dengan koperasi, yang kuat tidak mau menjadi anggota koperasi pun tidak mau, kalau sudah kuat sudah kaya, sudah punya akses kemana-mana yang dia bikin itu PT, dia bikin holding, incorporated, corporation dan bla bla bla,” ujarnya.

Ia menegaskan koperasi bisa memperkuat ekonomi jika dijalankan bersama.

“Koperasi adalah alatnya orang lemah, alatnya bangsa yang lemah, tapi konsepnya sederhana, sama dengan konsep lidi, satu lidi lemah tidak kuat, tidak ada artinya satu lidi. Tapi kalau puluhan lidi, ratusan lidi dijadikan satu, ini adalah alat yang bisa membantu kita,” ucapnya.

“Jadi dari lemah, lemah, lemah menjadi kekuatan. Ini adalah konsep koperasi. Dari ekonomi lemah menjadi kekuatan ekonomi yang kuat. Ini adalah konsep koperasi, konsep koperasi adalah konsep gotong royong,” lanjutnya.

Peluncuran ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa. Koperasi dibentuk di tiap desa dan kelurahan.

Pembentukan koperasi ini dikerjakan lintas kementerian dan pemerintah daerah. Tim Satgas melibatkan Kemenko Pangan, Kementerian Koperasi, Kementerian Desa, Kementerian Keuangan, Kemendagri, dan kementerian lain.

Pemerintah daerah juga dilibatkan, termasuk pemerintah provinsi, kota, dan kabupaten di seluruh Indonesia.[]

Tani Merdeka dan DPD PAPERA Dukung Ekspor Gula Semut dari Temanggung

0

TANIMERDEKA – DPD PAPERA bersama Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Temanggung menghadiri pelepasan ekspor gula semut dan hasil pertanian di Kabupaten Temanggung. Kegiatan ini menandai langkah nyata hasil bumi rakyat kecil menembus pasar global.

Para petani hadir menyaksikan langsung produk mereka diberangkatkan menuju luar negeri. Ekspor ini dianggap sebagai bukti bahwa ketekunan dan kerja keras petani mendapat tempat di pasar dunia.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Temanggung, Prajoko, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. Ia menilai ekspor ini sebagai bukti kemampuan petani Indonesia bersaing secara global.

“Ekspor gula semut ini bukan hanya soal perdagangan. Ini adalah pesan bahwa petani Indonesia mampu berdiri sejajar di pasar dunia. Mereka bekerja dalam diam, tapi hasilnya mengguncang. Saya hadir untuk memberi pesan: negara harus hadir di belakang para petani. Jangan beri mereka janji, beri mereka akses, keadilan, dan keberpihakan,” ujar Prajoko saat ditemui usai acara, pada Sabtu, 19 Juli 2025.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan petani Temanggung perlu dijadikan contoh oleh daerah lain. Menurutnya, kerja sama antara koperasi, pelaku UMKM, dan petani harus terus diperkuat.

Ekspor tersebut tidak hanya melibatkan gula semut, tapi juga produk pertanian lainnya yang dihasilkan oleh kelompok tani dari lereng Gunung Sumbing. Produk-produk itu diproses secara mandiri dengan kualitas ekspor, tanpa meninggalkan kearifan lokal.

Prajoko mengingatkan pemerintah agar tidak abai terhadap kebutuhan dasar petani. Ia menekankan pentingnya dukungan kebijakan dan perlindungan terhadap komoditas lokal.[]

Dinas Lingkungan Hidup Pekalongan Gandeng Tani Merdeka Kelola Sampah Jadi Pupuk Organik

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Pekalongan menjalin kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan dalam pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk organik dan kompos. Kolaborasi ini muncul sebagai respons terhadap kondisi darurat sampah yang kini dihadapi Kota Pekalongan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan, Dr. Sri Budi Santoso, M.Si, meninjau langsung Griya Farm milik DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Pekalongan. Lokasi itu dinilai potensial untuk dijadikan kawasan percontohan pengolahan sampah terpadu berbasis masyarakat.

DLH melihat inisiatif Tani Merdeka Indonesia sebagai langkah konkret dalam penanganan sampah skala kota. Griya Farm mengolah sampah organik rumah tangga menjadi pupuk alami yang bisa digunakan kembali oleh warga maupun kelompok tani di wilayah kota.

Dr. Sri Budi Santoso menyebutkan Pekalongan sedang menghadapi situasi kritis dalam pengelolaan sampah. Ia menegaskan pentingnya dukungan terhadap gerakan berbasis masyarakat yang mampu memberi solusi nyata.

“Saya melihat potensi besar dari Griya Farm ini. Kota Pekalongan sedang darurat sampah, sehingga kerja sama seperti ini sangat penting. Kami akan dorong program ini menjadi contoh di lingkungan-lingkungan lain,” kata Sri Budi saat meninjau lokasi pada Senin, 21 Juli 2025.

Ia juga menyampaikan DLH siap memberi dukungan teknis dan regulasi agar Griya Farm bisa berkembang menjadi pusat edukasi pengelolaan sampah mandiri. Menurutnya, sinergi antara komunitas dan pemerintah menjadi kunci keberhasilan penanganan masalah lingkungan.

Sementara itu Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Pekalongan, Mungki Retnosari, S.E, menyambut baik kerjasama tersebut. Ia menjelaskan bahwa Griya Farm dibangun untuk menjawab persoalan sampah yang tidak tertangani oleh sistem pengangkutan reguler.

Mungki Retnosari menyebutkan banyak sampah rumah tangga menumpuk di lingkungan warga karena keterbatasan fasilitas TPA dan pengelolaan di tingkat kelurahan. Sampah organik yang seharusnya bisa dimanfaatkan justru menjadi beban lingkungan.

“Kami berharap pemerintah bisa lebih serius mendukung inisiatif masyarakat dalam mengelola sampah. Griya Farm kami kembangkan sebagai tempat edukasi sekaligus produksi pupuk organik. Ini bagian dari kontribusi petani kota dalam menjaga lingkungan,” ujar Mungki Retnosari, yang akrab disapa Kikie.

Ia menjelaskan, pupuk hasil olahan digunakan oleh anggota Tani Merdeka untuk pertanian organik di lahan terbatas, serta dibagikan kepada warga yang menanam di pekarangan. Menurut Mungki, hasil panen warga meningkat setelah menggunakan pupuk organik buatan lokal.

“Kami ingin mengajak warga berpikir ulang tentang sampah. Sampah bukan musuh, tapi bisa jadi sumber kehidupan kalau dikelola dengan benar,” pungkas Mungki Retnosari.[]