Beranda blog Halaman 60

Melon Golden Jadi Harapan Baru Petani Aceh Tamiang

0

TANIMERDEKA – Petani di Desa Balai, Aceh Tamiang, mulai melirik melon golden sebagai komoditas andalan. Lahan subur di daerah itu dinilai cocok untuk pengembangan hortikultura bernilai tinggi.

DPD Tani Merdeka Aceh Tamiang bertemu langsung dengan petani. Mereka membahas cara budidaya hingga strategi pemasaran agar hasil panen bisa bersaing.

“Kami merasa lebih diperhatikan. Harapan kami, ada dukungan lanjutan dari berbagai pihak agar usaha tani melon ini bisa berkelanjutan dan berkembang,” kata Suroso, petani melon.

Sementara itu Ketua Tani Merdeka Aceh Tamiang, Prawira Haji, menyebutkan pihaknya siap menjadi jembatan antara petani dengan pemerintah, lembaga pelatihan, dan pelaku industri.

“Kami melihat potensi besar jika petani diberikan pendampingan yang tepat dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi yang baik antara petani, pemerintah, dan organisasi masyarakat, sektor pertanian bisa menjadi pilar utama ekonomi daerah,” ujarnya.

Tani Merdeka Indonesia juga menekankan pentingnya regenerasi petani muda. Pertanian harus dipandang sebagai bidang yang menjanjikan, bukan lagi pekerjaan yang ditinggalkan generasi milenial dan Gen Z.

“Petani adalah ujung tombak kedaulatan pangan. Jika mereka sejahtera, maka daerah akan kuat, dan bangsa pun akan tangguh,” tegas Prawira.

Ia menambahkan, Tani Merdeka Aceh Tamiang berharap dukungan dari pemerintah tetap berlanjut.

“Tani Merdeka Aceh Tamiang berharap kepada pemerintah baik tingkat kabupaten, provinsi dan juga pemerintah pusat untuk terus memperhatikan dan terus mensupport petani hortikultura, karena mengingat kondisi lahan pertanian yang subur sehingga banyak jenis tanaman yang dapat dibudidayakan salah satunya melon golden,” pungkasnya.[]

DPD Tani Merdeka Pekalongan Ikut Panen Raya Jagung

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Pekalongan ikut dalam panen raya jagung yang digelar bersama Pemerintah Kota Pekalongan dan Polres Pekalongan Kota.

Panen Raya ini berlangsung pada Sabtu 27 September 2025 di persawahan Jalan Ir. Sutami, Kelurahan Kalibaros, Kecamatan Pekalongan Timur.

Acara dihadiri Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi, jajaran Forkopimda, perwakilan Bulog, BPS, kelompok tani, dan Tani Merdeka.

Ketua DPD Tani Merdeka Kota Pekalongan, Mungki Retnosari, menyebutkan panen ini menjadi bukti nyata kerja sama lintas sektor.

“Petani tidak bisa bergerak sendiri. Kami butuh dukungan pemerintah, aparat, dan semua pihak. Panen hari ini memperlihatkan bahwa kolaborasi bisa menghasilkan sesuatu yang konkret. Jagung yang dipanen bukan hanya hasil kerja petani, tapi juga hasil sinergi bersama,” kata perempuan yang akrab disapa Kikie.

Sementara itu Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid, menyampaikan rasa syukur atas hasil panen tersebut.

“Alhamdulillah, lahan yang beberapa bulan lalu kita tanami jagung hari ini bisa dipanen. Kolaborasi Pemkot dengan Kodim maupun Polres luar biasa. Sinergi semua pihak dalam mewujudkan ketahanan pangan padi dan jagung ini harus dilanjutkan. Bulog juga siap menampung hasil panen, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar Afzan.

Lahan yang digunakan merupakan milik Pemerintah Kota Pekalongan seluas 3,4 hektare. Lahan itu ditanami benih jagung B2 Hibrida dari PT Maxxi Agri sebanyak 51 kilogram. Lahan tersebut mampu menghasilkan sekitar 10 ton jagung.

Kegiatan ini juga terhubung dengan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025 yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari Kabupaten OKU Timur melalui Zoom.

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi, menegaskan program ini menjadi bukti komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan.

“Mudah-mudahan hasil panen ini memberi manfaat bagi masyarakat. Meski lahan yang tersedia terbatas, Polres Pekalongan Kota tetap berupaya mendukung Asta Cita Presiden melalui program tanam jagung ini. Ini wujud keseriusan kami menjaga ketersediaan pangan,” kata Riki.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Pekalongan.

“Terima kasih kepada Wali Kota beserta jajaran atas fasilitas lahan yang diberikan. Kami jalankan dengan semangat agar hasilnya optimal dan bisa bermanfaat bagi warga,” tambahnya.[]

Foto | Peringati Hari Tani Nasional, Tani Merdeka Siak Gelar Doa dan Santuni Anak Yatim

0

 

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Siak, Provinsi Riau, memperingati Hari Tani Nasional 2025 dengan doa bersama dan santunan anak yatim. Acara berlangsung sederhana, namun penuh makna bagi para pengurus dan petani yang hadir.

Ketua DPD Tani Merdeka Kabupaten Siak, Muhammad Ruwaidan Pawa, menilai Hari Tani Nasional kali ini berbeda.

Menurutnya, banyak program Presiden Prabowo Subianto yang kini benar-benar menyentuh kehidupan petani.

“Presiden Prabowo Subianto telah mengubah nasib petani,” kata Ruwaidan, pada Rabu 24 September 2025.

Ia mencontohkan kebijakan penyerapan gabah dengan harga Rp6.500 per kilogram. Kebijakan itu dianggap menyelamatkan petani padi dari kerugian saat panen raya.

“Harga gabah stabil, petani bisa tersenyum. Negara hadir memberi jaminan,” ujarnya.

Foto | Pelantikan DPD Tani Merdeka Indramayu dan Panen Raya

0

TANIMERDEKA – Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, melantik pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Acara berlangsung khidmat di Desa Karangmulya, pada Rabu, 24 September 2025.

Pelantikan itu bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional sekaligus panen raya bersama Wakil Menteri Pertanian Sudaryono. Sebanyak 700 petani hadir dalam acara tersebut.

Don Muzakir menegaskan komitmen Tani Merdeka Indonesia untuk terus mengawal program Presiden Prabowo Subianto di sektor pertanian.

Ia menyebutkan Prabowo telah bekerja nyata bagi petani, mulai dari memberantas mafia tanah hingga menyelesaikan sengketa agraria.

“Presiden Prabowo sedang memberantas mafia tanah. Beliau serius membenahi pertanian di Indonesia. Hak tanah harus diberikan kepada petani, dan sengketa tanah harus diselesaikan,” kata Don Muzakir.[]

Tani Merdeka Kota Pekalongan Salurkan Bantuan Bibit dari Dinperpa

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Pekalongan menerima bantuan bibit dari Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan. Bantuan itu akan disalurkan kepada masyarakat.

Ketua DPD Tani Merdeka Kota Pekalongan, Mungki Retnosari, menyambut baik langkah tersebut. Ia menilai bantuan ini sangat berarti bagi warga, terutama petani kecil di wilayah perkotaan.

“Alhamdulillah dengan adanya bantuan dari Dinperpa, kami dari Tani Merdeka sangat berterima kasih Pemerintah Kota Pekalongan ikut membantu masyarakat dan kelompok-kelompok tani. Mengingat lahan di Kota Pekalongan ini terbatas dan sempit, bibit yang diberikan dapat dimanfaatkan warga untuk ditanam di pekarangan rumah masing-masing,” ujar perempuan yang akrab disapa Kikie di Kantor Dinperpa, Jumat 26 September 2025.

Kikie menyebutkan, setiap rumah mendapat tiga jenis bibit, yakni terong, tomat, dan cabai, ditambah pupuk kompos. Bantuan itu diharapkan bisa meringankan pengeluaran keluarga.

“Dengan hasil dari bibit ini, beban belanja ibu-ibu bisa sedikit berkurang. Walaupun hanya dari pekarangan minimalis, hasil panen sayuran akan membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” tambah Kikie.

Ia menjelaskan bibit yang diterima akan dipindahkan ke media tanam lebih besar sebelum diserahkan ke warga. Pihaknya juga melakukan pendampingan agar masyarakat paham cara merawat, menjaga, dan mengolah tanaman supaya panen berhasil.

“Kami berharap, dengan dukungan Dinperpa serta sinergi yang terjalin baik, Kota Pekalongan tidak tertinggal dalam hal ketahanan pangan dibanding daerah lain,” tegasnya.

Bantuan ini merupakan hasil kerja sama yang terjalin antara Tani Merdeka Indonesia Kota Pekalongan dengan Dinas Pertanian dan Pangan. Hubungan kemitraan ini terus dijaga untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Sementara itu Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinperpa Kota Pekalongan, Ani Kusumaningrum, mengatakan bantuan kali ini berupa 60 bibit tomat, 60 bibit terong, dan 60 bibit cabai. Dinperpa juga menyalurkan polibag ukuran 40×40 sebanyak 2 kg.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa segera dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami memberikan bibit komoditi ini karena di pasaran harga-harga tersebut sedang tinggi, padahal kebutuhan rumah tangga sehari-hari tidak lepas dari cabai, tomat, dan terong,” jelas Ani.

Ia menilai kerja sama dengan Tani Merdeka Kota Pekalongan sudah lama terjalin. Sinergi ini mendorong masyarakat agar lebih mandiri pangan.

“Kota Pekalongan memang lahannya terbatas, tapi masyarakat tetap bisa memanfaatkan lahan pekarangan, baik di rumah, kantor, organisasi maupun kelompok masyarakat lainnya,” katanya.

Ani menambahkan masyarakat bisa mengajukan permohonan bibit secara gratis sesuai ketersediaan.

“Silakan berkirim surat permohonan melalui RT atau organisasi. Kami juga masih mendorong Gerakan Kelurahan Menanam yang hingga kini terus berjalan,” terangnya.

Ia menegaskan, kolaborasi pemerintah dan organisasi tani akan memperkuat ketahanan pangan keluarga di Pekalongan.

“Masyarakat dapat memenuhi sebagian kebutuhan sayur-mayur dari hasil pekarangan sendiri, sehingga selain menekan pengeluaran, juga menumbuhkan budaya bertani di tengah perkotaan,” tandasnya.[]

Dukung DPR Bentuk Pansus Konflik Agraria, Don Muzakir: Petani Sudah Lama Merugi

0
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia

TANIMERDEKA – Tani Merdeka Indonesia menyatakan mendukung rencana DPR RI membentuk Panitia Khusus (Pansus) Penyelesaian Konflik Agraria pada 2 Oktober 2025.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menilai langkah ini penting untuk menyelesaikan persoalan agraria yang sudah berlangsung lama.

“Rencana pembentukan Pansus oleh DPR RI menunjukkan keseriusan negara dalam mengurai konflik agraria dari akar masalahnya. Ini langkah besar yang patut kita apresiasi,” ujar Don Muzakir, pada Kamis 25 September 2025.

Ia juga menegaskan dukungan penuh terhadap wacana pembentukan Badan Pelaksana Reforma Agraria. Menurutnya, kelembagaan khusus dengan kewenangan yang kuat sangat dibutuhkan untuk mengkoordinasikan program reforma agraria yang selama ini tersebar di banyak kementerian.

“Kami mendesak agar pembentukan Badan Reforma Agraria ini segera direalisasikan. Untuk menyelesaikan masalah yang sistemik dan masif, kita butuh lembaga yang fokus, tidak terfragmentasi, dan memiliki otoritas yang jelas,” kata Don Muzakir.

Tani Merdeka Indonesia menilai sinergi DPR dan pemerintah dalam membenahi tata kelola agraria menjadi kabar baik bagi petani.

Don Muzakir menyoroti sejumlah langkah yang sudah dilakukan pemerintah, mulai dari pembentukan Satgas Penertiban Kawasan Hutan, pemberantasan mafia tanah dan tambang, hingga percepatan reforma agraria.

“Upaya ini menunjukkan bahwa perjuangan petani tidak diabaikan negara. Pemerintah dan DPR kini berjalan dalam visi yang sama: membereskan konflik agraria sekaligus memperkuat kedaulatan petani,” ujarnya.

Sementera itu Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya memastikan pansus akan dibentuk sebagai wujud komitmen politik parlemen dalam menyelesaikan persoalan pertanahan.

“DPR akan membentuk Pansus penyelesaian konflik agraria dan mendorong pemerintah mempercepat kebijakan satu peta serta pembentukan Badan Pelaksana Reforma Agraria,” kata Dasco dalam audiensi bersama Konsorsium Pembaruan Agraria dan perwakilan organisasi petani di Senayan, pada Rabu 24 Sepetember 2025.

Hari Tani Nasional: Tani Merdeka Bogor Tanam Harapan Lewat Edamame

0

TANIMERDEKA – Memperingati Hari Tani Nasional 2025, DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bogor menanam edamame di lahan pertanian Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, pada Kamis 25 September 2025.

Ketua DPD Tani Merdeka Kabupaten Bogor, Cecep Gogom hadir bersama jajaran pengurus dan perwakilan petani setempat.

Penanaman edamame ini langkah nyata untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus membuka peluang pasar baru.

“Petani adalah penyangga kehidupan. Tanpa petani, tidak mungkin kita bisa bicara soal kedaulatan pangan. Karena itu, kesejahteraan petani harus jadi prioritas,” kata Cecep Gogom.

Ia menjelaskan, edamame dipilih karena memiliki nilai jual tinggi dan potensi pasar luas, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

“Edamame ini contoh inovasi pertanian yang kita dorong. Petani Bogor harus mampu mengembangkan komoditas bernilai tinggi agar ekonomi mereka ikut meningkat,” ujarnya.

Cecep menegaskan DPD Tani Merdeka Kabupaten Bogor siap mendukung penuh petani. Dukungan mencakup pendampingan, edukasi, hingga akses pasar.

“Spirit Tani Merdeka adalah kemandirian dan kemerdekaan petani. Kita ingin petani berdiri tegak, tidak bergantung, dan mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.[]

Panen Raya Indramayu, Sudaryono: Petani Kunci Swasembada Beras 2025

0
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono bersama Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono bersama Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin

TANIMERDEKA – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono gelar panen raya di Desa Karangmulya, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, pada Rabu 24 September 2025.

Acara ini digelar Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Indramayu bersama Gapoktan Tani Makmur.

Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono mengapresiasi kepada petani Indramayu yang telah menjaga ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, kerja keras petani menjadi kunci tercapainya swasembada beras tahun 2025.

“Petani adalah pejuang bangsa di sektor pangan. Indramayu menjadi salah satu lumbung padi nasional yang kontribusinya luar biasa. Kehadiran saya di sini adalah bentuk penghormatan dan dukungan pemerintah kepada para petani yang tetap gigih berproduksi meski menghadapi tantangan iklim dan serangan hama,” ujar Wamentan Sudaryono.

Ia menjelaskan, panen di Desa Karangmulya menjadi prestasi besar. Petani mampu panen dua kali setahun meski sebelumnya kesulitan air. Berkat kerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), sistem irigasi kini bisa mengalirkan air ke lahan Karangmulya.

Sementara itu Bupati Indramayu, Lucky Hakim, juga hadir. Ia menyampaikan rasa syukur dan bangga atas keberhasilan petani Karangmulya.

“Saya menyambut baik dan turut gembira serta bersyukur, di tengah perubahan iklim serta berbagai serangan hama terutama tikus, para petani di Desa Karangmulya masih bisa panen padi. Keberhasilan ini membuktikan kemampuan petani dalam mengelola lahan dengan baik, dan patut kita apresiasi bersama,” kata Lucky.

Ia menegaskan capaian ini sejalan dengan kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto yang menempatkan sektor pertanian sebagai program strategis nasional. Menurutnya, pertanian juga menjadi sektor andalan Pemerintah Kabupaten Indramayu sesuai visi Indramayu Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, Gotong Royong.

“Hal ini sejalan dengan program Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu yang menjadikan pertanian sebagai sektor andalan, sesuai visi Indramayu REANG. Kami berkomitmen menjadikan Indramayu unggul dan berdaya saing melalui kemandirian ekonomi berbasis sumber daya alam dan pengembangan industri pertanian,” imbuhnya.

Panen raya ini bertepatan dengan Hari Tani Nasional ke-64. Momen ini menjadi ajang refleksi sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan sektor pertanian.

Lucky Hakim menegaskan, Indramayu tetap menjadi lumbung padi nasional. Panen raya ini membuktikan bahwa kerja keras dan ketangguhan petani adalah kunci menjaga ketahanan pangan Indonesia.[]

Peringati Hari Tani Nasional, Tani Merdeka Oku Timur Ajak Petani Dukung Program Prabowo

0

TANIMERDEKA – Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan menggelar peringatan Hari Tani Nasional di kawasan BK 9, Desa Tambak Boyo. Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri pengurus, anggota, dan masyarakat petani setempat.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Oku Timur, M Daud, menegaskan Hari Tani Nasional menjadi momen penting bagi petani untuk terus bekerja cerdas dan beradaptasi dengan kemajuan zaman.

“Dengan program Bapak Presiden Prabowo Subianto, para petani kini mendapatkan banyak kemudahan di berbagai sisi. Program ini membuka peluang besar agar petani bisa maju dan sejahtera,” ungkapnya.

Ia menekankan visi Asta Cita yang digagas Presiden Prabowo memberi arah jelas menuju swasembada pangan nasional. Dengan itu Indonesia diharapkan mampu mandiri dalam ketahanan pangan.

Selain itu Tani Merdeka Indonesia Oku Timur juga menyatakan mendukung penuh terhadap pidato Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB, yang menekankan pentingnya perdamaian dunia.

“Indonesia selalu siap mendukung perdamaian dunia, sebagaimana yang disampaikan Bapak Presiden di PBB. Kami, para petani, ikut bangga dan mendukung komitmen tersebut,” tegas M Daud.

Peringatan Hari Tani Nasional di OKU Timur ini menunjukkan bahwa petani tidak hanya berperan dalam ketahanan pangan. Mereka juga ikut mendukung cita-cita besar bangsa, termasuk di kancah internasional.[]

DPW Tani Merdeka Jateng Gelar Konsolidasi, Perkuat Komitmen untuk Petani

0

TANIMERDEKA – DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar rapat konsolidasi di Gedung PKK Ungaran. Pertemuan itu langkah strategis untuk memperkuat organisasi sekaligus meneguhkan komitmen dalam memperjuangkan kesejahteraan petani.

Rapat dihadiri Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Dewan Pakar, dan jajaran pengurus.

Kehadiran para tokoh ini menunjukkan keseriusan Tani Merdeka dalam membangun kekuatan petani hingga ke tingkat kabupaten dan kecamatan.

Agenda rapat membahas penguatan kepengurusan, penyusunan program prioritas berbasis potensi lokal, serta skema pendanaan yang transparan. Pemberdayaan petani milenial dan perempuan tani juga mendapat perhatian besar agar mampu menjadi motor penggerak regenerasi pertanian.

Ketua DPW Tani Merdeka Jawa Tengah, Wawan Pramono, menegaskan Jawa Tengah punya potensi besar di bidang pertanian. Namun tantangan masih banyak, mulai dari akses pasar, keterbatasan teknologi, hingga dampak perubahan iklim.

“Melalui konsolidasi ini, kita ingin memperkuat kolaborasi lintas sektor agar petani Jawa Tengah benar-benar merdeka, mandiri, dan sejahtera,” ujarnya.

Perwakilan Dewan Pembina dan Penasehat juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah, swasta, dan lembaga pendidikan. Kolaborasi ini dinilai penting agar program berjalan efektif. Dukungan juga diberikan pada penguatan rantai nilai agribisnis, digitalisasi pertanian, dan advokasi kebijakan yang berpihak pada petani.

Rapat konsolidasi ini menghasilkan kesepakatan bersama untuk memperkuat kepengurusan hingga ke desa-desa. Program prioritas berbasis potensi lokal seperti padi, hortikultura, peternakan, dan perikanan akan menjadi fokus utama. Sistem pendanaan berbasis gotong royong juga dipersiapkan. Pengurus menegaskan pentingnya komunikasi yang kuat serta digitalisasi data anggota.

DPW Tani Merdeka Jawa Tengah optimistis hasil konsolidasi ini akan memperkuat organisasi dan memberi dampak nyata. Langkah ini diharapkan menjadi pondasi bagi petani agar lebih solid, modern, dan berdaya saing, sejalan dengan visi mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani Indonesia.[]