Beranda blog Halaman 59

Don Muzakir: Presiden Prabowo Tahu Jalan Menuju Kedaulatan Pangan

0
Don Muzakir, Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia
Don Muzakir, Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia

TANIMERDEKA – Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyatakan dukungan penuh terhadap keyakinan Presiden Prabowo Subianto bahwa strategi ketahanan pangan nasional saat ini telah berada di jalur yang tepat.

Menurut Don Muzakir, pernyataan itu bukan sekadar optimisme, tetapi cerminan dari arah kebijakan yang berbasis realitas lapangan dan kebutuhan rakyat.

“Pak Prabowo tahu betul medan perjuangan pangan kita. Beliau tidak hanya bicara di atas kertas, tapi bergerak langsung dengan visi besar dan langkah konkret. Ini yang kami, para petani, tunggu selama puluhan tahun,” ujar Don Muzakir, pada Kamis, 7 Agustus 2025.

Ia menilai, pendekatan Presiden Prabowo yang menempatkan petani sebagai ujung tombak perubahan adalah strategi jitu yang menjawab masalah klasik di sektor pertanian—dari akses benih, pupuk, infrastruktur, hingga kepastian pasar.

“Kalau strategi pertanian selalu digerakkan dari atas, tanpa mendengar suara petani, hasilnya pasti tak sejalan. Tapi Pak Prabowo hadir dengan pola pikir baru pangan bukan sekadar soal produksi, tapi soal kedaulatan bangsa,” lanjut Don Muzakir.

Tani Merdeka Indonesia, kata Don, siap menjadi mitra pemerintah untuk menyukseskan kebijakan ketahanan pangan ini. Ia menegaskan era baru pertanian Indonesia harus dibangun dengan semangat kerja bersama, teknologi yang tepat guna, serta keberpihakan yang nyata kepada petani.

“Kami melihat ini sebagai momentum emas. Petani tidak lagi dipandang sebelah mata. Pemerintah di bawah Pak Prabowo menunjukkan keberanian mengeksekusi program strategis, dan kami siap mendukung habis-habisan,” pungkas Don Muzakir.[]

Jelang Pelantikan, Pengurus Tani Merdeka Abdya Bertemu Bupati Safaruddin

0

TANIMERDEKA – Menjelang pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Barat Daya, Ketua Zulfan bersama pengurus melakukan pertemuan dengan Bupati Aceh Barat Daya, Dr. Safaruddin, di kediamannya, pada Rabu 6 Agustus 2025 malam.

Pertemuan itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkenalkan visi dan program kerja Tani Merdeka Indonesia kepada pemerintah daerah.

Zulfan menyampaikan DPD Tani Merdeka Abdya siap berkolaborasi mendukung kemajuan sektor pertanian dan pemberdayaan petani di Aceh Barat Daya.

“Kami hadir bukan untuk mencari-cari posisi, tapi ingin mendorong kerja nyata di tengah masyarakat tani. Kami ingin ikut menyumbangkan gagasan dan tenaga agar petani di Abdya bisa lebih sejahtera,” kata Zulfan.

Ia juga menyampaikan bahwa Tani Merdeka mendorong pemanfaatan teknologi pertanian, penguatan kelembagaan tani, serta menyukses program-program Presiden Prabowo yang tepat sasaran di kalangan petani.

Menurut Zulfan, hal tersebut membutuhkan dukungan dan sinergi dari pemerintah daerah.

“Kami ingin menyukseskan program Presiden Prabowo dan ingin petani tidak hanya diajak turun ke sawah, tapi juga diajak berpikir strategis. Petani perlu diberikan pendidikan politik kebijakan agar mereka paham arah pembangunan pertanian ke depan,” tambahnya.

Sementara itu Bupati Aceh Barat Daya Dr. Safaruddin menyambut baik kehadiran Tani Merdeka Indonesia di wilayahnya. Ia menilai organisasi ini bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong kedaulatan pangan dan peningkatan ekonomi petani.

“Silakan bersinergi dengan dinas teknis dan camat. Saya dukung setiap gerakan yang memberikan manfaat langsung kepada petani. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Butuh keterlibatan organisasi seperti Tani Merdeka,” kata Safaruddin.

Ia juga berharap Tani Merdeka bisa menjadi wadah aspirasi petani dan ikut mengawal program-program pertanian yang selama ini dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya.

Pelantikan pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Barat Daya direncanakan digelar dalam waktu dekat. Zulfan memastikan, usai pelantikan pihaknya akan langsung bergerak membentuk kepengurusan di tingkat kecamatan hingga gampong.[]

Presiden Prabowo: Strategi Pangan Kita Sudah di Jalur yang Benar

0

TANIMERDEKA – Presiden Prabowo Subianto menyatakan strategi ketahanan pangan Indonesia berjalan di jalur yang benar.

Prabowo menyebutkan cadangan pangan pemerintah saat ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah. Pernyataan itu disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu, 6 Agustus 2024.

“Saudara-saudara, alhamdulillah arah kita di bidang pangan cukup berhasil. Cadangan yang ada di pemerintah sekarang terbesar sepanjang sejarah. Nilai tukar petani meningkat, strategi kita ternyata berada di arah yang sudah benar,” tegas Presiden Prabowo.

Ia menekankan pentingnya produksi pangan sebagai dasar kedaulatan nasional. Menurutnya, kerentanan pangan sering dimanfaatkan pihak asing untuk mengganggu stabilitas negara.

“Selalu bangsa kita diganggu, bahkan dirusak melalui pangan… Alhamdulillah dengan langkah-langkah yang cepat dan transisi yang baik antara Presiden Jokowi dan saya, produksi pangan kita berada dalam kondisi yang aman dan kuat,” ujarnya.

Presiden juga mengapresiasi kerjasama lintas sektor. Ia menyebutkan keterlibatan Kementerian Pertanian, Kementerian Keuangan, TNI-Polri, dan Kejaksaan Agung sebagai bagian dari keberhasilan kolektif.

“Terima kasih kepada semua pihak yang mencapai ini. Ini hasil kerja sama, hasil team work,” ungkapnya.[]

Edukasi Internasional, dari Kampus ke Kandang Sapi

0

TANIMERDEKA – International Summer Course 2025 digelar di Eriffarm, Cisarua, mempertemukan mahasiswa kedokteran hewan dari dalam dan luar negeri.

DPD Tani Merdeka Kabupaten Bogor mendukung penuh kegiatan ini sebagai upaya memperkuat sinergi pendidikan dan peternakan rakyat.

Peserta mendapat pendampingan langsung dari dokter hewan profesional dalam praktik manajemen kesehatan sapi perah.[]

 

Wamentan Sudaryono: Benih Unggul Jadi Senjata Utama Tingkatkan Panen

0
Wamentan Sudaryono didampingi Irwasum Polri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo saat melakukan panen raya jagung di Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Rabu (6/8/2025).
Wamentan Sudaryono didampingi Irwasum Polri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo saat melakukan panen raya jagung di Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Rabu (6/8/2025).

TANIMERDEKA – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan pentingnya benih unggul, ketersediaan air, pupuk, dan harga panen yang menguntungkan sebagai penentu keberhasilan sektor pertanian.

Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, menilai benih unggul sebagai variabel utama karena langsung memengaruhi produktivitas. Hal ini juga berlaku untuk komoditas jagung.

“Kalau benihnya salah, hasil panen bisa turun hingga 30 persen. Tapi kalau kita gunakan benih unggul dan berstandar, dengan perlakuan yang sama, produktivitas bisa naik 20 sampai 30 persen,” ujarnya usai panen raya jagung di Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, pada Rabu, 6 Agustus 2025.

Panen tersebut bagian dari program kolaboratif antara Polres Malang, kelompok tani, Forkopimda, dan sektor swasta. Luas lahan panen hampir 200 hektare, dengan melibatkan 354 petani.

Sudaryono menjelaskan meskipun nilai investasi benih tergolong kecil dibandingkan pupuk dan sarana produksi lain, dampaknya besar terhadap hasil panen.

Kementerian Pertanian terus mendorong riset dan pengembangan teknologi perbenihan. Program ini dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta seperti Syngenta.

“Syngenta ini bukan sekadar merek, tapi jaminan mutu. Penangkar yang dibina secara profesional, hasil benihnya unggul dan sesuai standar. Inilah yang kami distribusikan ke seluruh Indonesia, agar produktivitas pertanian kita bisa terjamin,” kata Wamentan Sudaryono, yang juga anak petani asal Grobogan, Jawa Tengah.

Ia juga menyampaikan Kementerian Pertanian sedang memfinalisasi anggaran pengadaan benih melalui Kementerian Keuangan. Ia memastikan distribusi benih unggul akan segera dilakukan secara gratis.

“Kami ingin memastikan bahwa para petani jagung, khususnya di musim tanam berikutnya, mendapatkan benih terbaik secara gratis. Ini bentuk nyata keberpihakan negara kepada petani,” tegasnya.

Sementara itu Irwasum Polri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan panen kali ini bukan panen jagung konsumsi, melainkan jagung khusus untuk benih.

“Hari ini kita melaksanakan panen benih jagung jadi bukan panen jagung konsumsi, tapi panen jagung yang akan dijadikan benih. Tepatnya di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Ini juga hasil kerja sama dengan teman-teman dari Syngenta,” kata Dedi.

Ia menilai hasil panen sangat memuaskan, baik dari segi kualitas maupun nilai ekonomi. Jagung jenis ini tidak perlu dipipil atau dikeringkan dan memiliki harga relatif tinggi.

“Bahkan bonggolnya saja sudah dihargai Rp8.000. Semoga ini bisa meningkatkan kesejahteraan petani kita, khususnya di bidang jagung,” kata Dedi.[]

Tani Merdeka Lampung Barat Perkuat Kolaborasi Dengan Dinas Pertanian

0
Tani Merdeka Lampung Barat Perkuat Kolaborasi Dengan Dinas Pertanian
Tani Merdeka Lampung Barat Perkuat Kolaborasi Dengan Dinas Pertanian

Lampung Barat, — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Lampung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Salah satu langkah strategis yang kini dilakukan adalah menjalin koordinasi intensif dengan Dinas Pertanian dan Tanaman Hortikultura Kabupaten Lampung Barat serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat pada Kamis (07/08/25), guna menyukseskan program penanaman padi yang akan dimulai pada Agustus ini.

Ketua DPD TMI Lampung Barat, Haris Arifin Lubis, menyampaikan bahwa wilayah yang menjadi fokus utama dalam program ini adalah Kecamatan Tebu, yang dikenal sebagai salah satu kawasan potensial dalam sektor pertanian.

“Kami dari DPD TMI Lampung Barat saat ini sedang bersinergi dengan Dinas Pertanian Tanaman Hortikultura di bawah kepemimpinan Kadis Maidar, S.H., M.Si, serta BUMD yang dikelola oleh Bapak Alamsyah. Fokus kami adalah memastikan proses tanam padi bulan Agustus berjalan lancar dan tepat waktu,” ujar Haris dalam keterangannya.

Koordinasi ini meliputi berbagai aspek teknis, mulai dari penyediaan bibit unggul, irigasi, pupuk, hingga pendampingan lapangan bagi petani. Langkah ini diambil sebagai bentuk konkret dari implementasi program pertanian berkelanjutan yang berpihak pada petani lokal.

Menurut Haris, kerja sama lintas sektor ini menjadi sangat penting mengingat tantangan yang dihadapi petani semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, harga pupuk yang fluktuatif, hingga ketergantungan pada pasokan dari luar daerah.

“Dengan adanya kolaborasi yang kuat antara organisasi petani, dinas pertanian, dan BUMD, kita berharap bisa menciptakan sistem pertanian yang lebih mandiri, efisien, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Program ini juga sejalan dengan visi Tani Merdeka Indonesia dalam mendorong kemandirian pangan dari desa. Harapannya, keberhasilan tanam padi di Kecamatan Tebu dapat menjadi model bagi kecamatan lain di Lampung Barat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Langkah DPD TMI Lampung Barat ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk petani di lapangan yang merasa terbantu dengan hadirnya organisasi yang mampu menjembatani aspirasi mereka kepada pemerintah daerah dan pelaku usaha.

Dengan sinergi ini, Lampung Barat diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu lumbung padi di Provinsi Lampung dan mendukung ketahanan pangan nasional secara menyeluruh.

 

Tani Merdeka Bogor Dukung Edukasi Internasional Mahasiswa di Erif Farm

0

TANIMERDEKA – Dewan Pimpinan Daerah Tani Merdeka Indonesia (DPD) Kabupaten Bogor mendukung penuh penyelenggaraan International Summer Course 2025. Acara berlangsung di Erif Farm, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua.

Kegiatan ini menghadirkan mahasiswa kedokteran hewan dari berbagai universitas, baik dalam maupun luar negeri. Mereka mengikuti pelatihan lapangan di sektor peternakan sapi perah dan eduwisata.

Program ini diinisiasi oleh Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University bersama IMAKAHI. IVSA Asia turut memberikan dukungan. Peserta berasal dari Universitas Padjadjaran, Universitas Airlangga, Universitas Negeri Padang, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Chulalongkorn University, dan Rajamangala University of Technology Srivijaya.

Materi meliputi manajemen kesehatan sapi perah, pengembangan peternakan berbasis wisata edukatif, serta praktik lapangan di peternakan rakyat modern. Dua dokter hewan profesional, drh. Sri Rahmatul Laila dan drh. Fitria Senja Murtiningrum, mendampingi seluruh rangkaian kegiatan.

Pemilik Erif Farm yang juga perwakilan PT Tiara Agro Jaya, drh. M. Dwi Satriyo, mengatakan kolaborasi antarnegara ini menjadi penting, akan ada ruang untuk saling memperluas pengetahuan.

“International Summer Course ini diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi mahasiswa untuk memperluas perspektif keilmuan sekaligus sosial-budaya,” ujarnya.

Sementara itu Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bogor, H. Cecep Gogom, mengatakan dukungan konkret terhadap acara tersebut.

“Kami dari DPD TMI mendukung penuh kolaborasi antara dunia pendidikan dan pelaku peternakan lokal. Ini adalah langkah nyata memperkuat sistem peternakan rakyat yang berbasis edukasi dan pemberdayaan,” tegasnya.

Erif Farm merupakan peternakan rakyat binaan DPD Tani Merdeka Indonesia Bogor. Tempat ini dikenal sebagai model peternakan terbuka berbasis pendidikan. Fasilitas tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa, tetapi juga pelajar dan masyarakat umum.

Kegiatan ini selaras dengan visi Nawacita Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Penguatan sumber daya manusia menjadi kunci menciptakan generasi baru yang peduli terhadap pertanian dan peternakan.

International Summer Course 2025 menjadi momentum penting membangun jejaring akademik internasional, menggali potensi lokal, dan mencetak dokter hewan profesional yang adaptif serta berwawasan global.[]

Presiden Prabowo: Produksi Pangan Kunci Kedaulatan Bangsa

0
Pidato Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Kabinet Merah Putih
Pidato Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Kabinet Merah Putih

Jakarta, — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kemandirian pangan sebagai fondasi utama kedaulatan nasional. Hal tersebut disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Rabu (06/08/2025) yang digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Dalam arahannya, Presiden menekankan bahwa sikap realistis dalam menghadapi situasi global saat ini menjadi keharusan. Ia menegaskan bahwa kemampuan bangsa untuk memproduksi dan mengamankan kebutuhan pangan sendiri adalah faktor utama yang dapat menjamin keselamatan dan stabilitas negara.

“Sejak lama saya berkeyakinan bahwa apapun yang terjadi, bangsa kita akan tetap aman kalau kita menguasai pangan. Kalau kita bisa menjamin bahwa rakyat bisa makan setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, setiap tahun, maka kita bisa bertahan,” ujar Prabowo di hadapan jajaran kabinet.

Presiden juga mengungkapkan bahwa dalam sejarah umat manusia, tidak ada satu pun negara yang benar-benar merdeka dan berdaulat tanpa kemampuan memproduksi pangannya sendiri.

“Saya tidak pernah percaya bahwa suatu bangsa bisa merdeka jika tidak bisa memproduksi pangannya. Tidak ada dalam sejarah manusia, negara yang berdaulat tanpa dia bisa produksi makannya sendiri, maka produksi pangan bagi saya adalah strategis” tegasnya.

Prabowo pun menyinggung soal ancaman dari luar, termasuk upaya untuk melemahkan bangsa melalui gangguan pada sektor pangan. Ia menilai, jika ada kekuatan asing yang ingin merusak Indonesia, maka salah satu cara yang mungkin dilakukan adalah dengan menyerang ketahanan pangannya.

“Selalu bangsa kita diganggu bahkan dirusak melalui pangan, kalau ada bangsa lain yang ingin merusak kita dia akan merusak pangan kita,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Presiden turut mengapresiasi transisi kepemimpinan yang baik dari Presiden Joko Widodo ke pemerintahannya. Ia menyebut bahwa kerja sama yang solid antara pemerintahan sebelumnya dan kabinet saat ini telah memungkinkan Indonesia berada dalam kondisi yang aman dan kuat dalam hal produksi pangan.

“Alhamdulillah, dengan langkah-langkah cepat dan transisi yang baik dari Presiden Joko Widodo, kita saat ini bisa berada dalam posisi yang aman. Produksi pangan kita dalam kondisi kuat. Ini berkat kerja sama semua pihak,” pungkasnya.

Sidang Kabinet Paripurna ini menjadi momen penting untuk menegaskan kembali arah kebijakan strategis pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya dalam memastikan ketahanan pangan nasional di tengah dinamika global yang terus berubah.

Koperasi Sawit Makmur Ajak Tani Merdeka Kalsel Kolaborasi Bangun Pabrik Minyak Goreng

0

TANIMEDERKA – Koperasi Sawit Makmur mengundang Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Selatan untuk menjajaki kerja sama, Rabu, 6 Agustus 2025.

Pertemuan berlangsung di kantor koperasi. Ketua Koperasi Sawit Makmur, Samsul Bahri, menyambut langsung kedatang Ketua DPW Tani Merdeka Kalimantan Selatan, Alin Wijaya, bersama sejumlah pengurus.

Koperasi Sawit Makmur merupakan satu-satunya koperasi petani sawit di Indonesia yang telah memiliki pabrik kelapa sawit (PKS). Koperasi ini mengelola sekitar 11.750 hektare kebun sawit milik anggota.
Para petani yang tergabung dalam 32 kelompok tani.

“Kami ingin menggandeng Tani Merdeka Kalimantan Selatan untuk membantu menjembatani kerjasama dengan investor. Targetnya, kami ingin bangun pengolahan minyak goreng sendiri, dari hasil sawit anggota,” ujar Samsul.

Ia menyebutkan sudah pernah ada penjajakan kerjasama sebelumnya. Namun, rencana itu gagal terealisasi. Kehadiran Tani Merdeka Indonesia kali ini diharapkan bisa membuka jalan baru untuk mewujudkan impian masyarakat.

Ketua DPW Tani Merdeka Kalimantan Selatan, Alin Wijaya, mengapresiasi gagasan tersebut. Ia menilai koperasi ini punya kekuatan besar karena berbasis petani dan sudah terbukti mandiri.

“Kami akan kawal penuh rencana ini. Produksi minyak makan dari koperasi sawit adalah lompatan besar. Ini bukan hanya soal nilai ekonomi, tapi juga kedaulatan pangan,” tegas Alin.

Alin juga menambahkan bahwa Tani Merdeka Indonesia siap menjadi penghubung dengan pihak ketiga. Ia menyebutkan pengembangan produk turunan sawit bisa menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah bagi petani.

Menurut Alin, pertemuan ini langkah awal pembicaraan teknis untuk menyusun langkah pengembangan industri pengolahan sawit tersebut. Pihaknya sepakat untuk melanjutkan diskusi lanjutan bersama mitra potensial.[]

DPD Tani Merdeka Rokan Hulu Dilantik, Oksi: Kami Hadir Jadi Solusi, Bukan Seremoni

0

TANIMERDEKA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, resmi dilantik pada Rabu, 6 Agustus 2025.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau, Oksi Saputra Malay, SE.

Acara berlangsung khidmat di Rokan Hulu. Sejumlah tokoh petani, Forkopimda, serta pemangku kepentingan hadir dalam prosesi pelantikan tersebut.

Oksi menegaskan Tani Merdeka Indonesia hadir untuk menjawab persoalan nyata yang dihadapi petani. Ia menolak menjadikan organisasi ini sekadar seremoni belaka.

“Tani Merdeka Indonesia hadir bukan untuk seremoni. Kami ingin menjadi solusi atas persoalan nyata yang dihadapi petani. Program-program pertanian harus benar-benar berpihak kepada petani, dan kami siap mengawalnya hingga ke tingkat desa,” tegas Oksi.

Sementara itu Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Rokan Hulu, Hendrik, menyampaikan kebanggaannya terhadap pengurus yang sudah bekerja aktif sebelum pelantikan.

“Kami telah mengajukan berbagai kebutuhan kelompok tani dan Gapoktan ke pusat, bahkan sebelum dilantik. Ini bukti bahwa kami siap langsung bekerja demi kesejahteraan petani di Rohul,” kata Hendrik.

Ia juga mengatakan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memperkuat gerakan pertanian di tingkat lokal.

Selain itu Sekretaris Wilayah Tani Merdeka Provinsi Riau, ND. Pane, menekankan peran penting petani dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Ia mendorong regenerasi petani sebagai agenda utama Tani Merdeka.

“Petani adalah garda terdepan ketahanan pangan. Karena itu, regenerasi petani dan penguatan pertanian berbasis desa harus menjadi agenda utama. Tani Merdeka harus menjadi rumah besar perjuangan petani,” ungkap ND. Pane.

ND. Pane juga mengapresiasi kehadiran Kepala Dinas Pertanian dan Kapolres dalam acara pelantikan tersebut. Ia menilai kehadiran mereka sebagai sinyal kuat untuk membangun kemitraan antara Tani Merdeka dan pemerintah daerah.

“Momentum pelantikan ini adalah titik awal perjuangan DPD Rohul. Kami ingin organisasi ini mampu membangun kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat program pemberdayaan petani, baik skala lokal maupun nasional,” tutup ND. Pane.[]