Beranda blog Halaman 6

DPD Tani Merdeka Pidie Siap Lawan Fitnah ke Presiden Prabowo

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pidie menegaskan siap melawan pihak yang menyebarkan fitnah terhadap Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui media sosial.

Ketua DPD Tani Merdeka Kabupaten Pidie, Sabirin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada kabar yang belum jelas sumbernya.

“Masyarakat jangan ikut menyebarkan informasi yang tidak benar atau memprovokasi keadaan. Setiap berita harus dicek kebenarannya sebelum dibagikan kepada orang lain,” kata Sabirin, pada Jumat, 13 Februari 2026.

Ia menekankan bahwa berbagai program Presiden Prabowo sudah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, terutama petani.

Menurutnya, penyebaran fitnah hanya akan mengganggu pelaksanaan program yang sedang berjalan.

Sabirin juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan menjaga ruang digital dengan cara sederhana, yaitu membiasakan diri memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.

“Kita harus saling mengingatkan keluarga, teman, atau siapa pun yang sering membagikan informasi tanpa verifikasi di grup WhatsApp maupun media sosial lainnya,” ujarnya.

DPD Tani Merdeka Pidie menyatakan siap berdiri di garda depan menjaga ruang informasi tetap sehat.

Sabirin menegaskan bahwa sikap bijak dalam menggunakan media sosial akan membantu melindungi masyarakat dari provokasi.

Sabirin menambahkan bahwa Tani Merdeka Pidie tidak hanya fokus pada sektor pertanian, tetapi juga pada ketahanan sosial masyarakat di era digital.[]

Produsen Pupuk Organik Dukung Kebijakan Pemerintah Terkait Subsidi

0

TANIMERDEKA – Produsen pupuk organik yang tergabung dalam Himpunan Mitra Produsen Pupuk Organik (HIMPO) Indonesia mendukung kebijakan pemerintah terkait subsidi penjualan pupuk organik. Kebijakan ini kembali dijalankan setelah sempat dihentikan selama tiga tahun.

Ketua HIMPO Indonesia, Muhammad Parto, menyampaikan harapannya agar penggunaan pupuk organik semakin meluas.

“Penggunaan pupuk organik bisa mengembalikan unsur hara sehingga kesuburan tanah makin meningkat,” kata Parto di sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) HIMPO Indonesia di Solo.

Ia menekankan bahwa peningkatan penggunaan pupuk organik akan berdampak pada produksi sekaligus penjualan di pasaran.

Menurutnya, petani perlu didorong untuk beralih ke pupuk organik karena manfaatnya langsung dirasakan di lahan.

Rakernas HIMPO Indonesia juga menghasilkan komitmen bersama untuk memproduksi pupuk organik granul berkualitas dan mendukung swasembada pangan nasional berkelanjutan. Penandatanganan komitmen dilakukan oleh seluruh peserta rakernas.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Defrancisco Dasilva Tavares, membuka kegiatan tersebut.

“Selain itu, HIMPO ini juga menjadi mitra pemerintah dalam memproduksi pupuk organik bagi para petani dan peternak, terima kasih kerja samanya selama ini,” ujarnya.

Rakernas turut dihadiri perwakilan PT Pupuk Indonesia, Petro Kimia Gresik, dan Pupuk Kujang. Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum koordinasi antara produsen pupuk organik dan pemerintah.

HIMPO Indonesia berharap subsidi yang kembali digulirkan dapat memperkuat posisi pupuk organik sebagai pilihan utama petani dalam menjaga kesuburan tanah dan mendukung ketahanan pangan nasional.[]

Cabai Jawa Barat Surplus Jelang Ramadan, Pasokan Dipastikan Aman

0

TANIMERDEKA – Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan cabai di Jawa Barat aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Produksi cabe di wilayah ini tercatat jauh melampaui kebutuhan konsumsi sehingga berpotensi menopang pasokan antarwilayah.

Data neraca cabai Jawa Barat menunjukkan produksi cabai rawit Februari 2026 mencapai 34.463 ton, sementara kebutuhan hanya 16.578 ton. Surplus sebesar 17.885 ton diperkirakan meningkat pada Maret dengan produksi 78.963 ton dan kebutuhan 23.946 ton, sehingga neraca positif 55.018 ton.

Untuk cabai besar, produksi Februari tercatat 32.398 ton dengan kebutuhan 23.858 ton, menghasilkan surplus 8.540 ton. Pada Maret, produksi meningkat menjadi 38.703 ton dengan kebutuhan 27.740 ton, surplus 10.962 ton.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah terus mengawal pasokan dan distribusi cabai.

“Kementerian Pertanian terus melakukan langkah-langkah strategis untuk memastikan ketersediaan aneka cabai menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Penguatan produksi di daerah sentra, pengendalian distribusi, serta koordinasi lintas sektor terus kami lakukan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal,” tegas Amran.

Jawa Barat sebagai sentra utama cabai nasional ditopang oleh luas panen di sejumlah daerah. Kabupaten Bandung memiliki 400 hektare, Garut 485 hektare, dan Sumedang 250 hektare. Luas panen ini menjadi fondasi menjaga pasokan selama Ramadan hingga Idulfitri.

Champion Cabai Kabupaten Bandung, Juhara, menyampaikan kondisi pertanaman cabai saat ini berada pada fase produktif.

“Petani cabai di Kabupaten Bandung telah menerapkan pola tanam berjenjang sehingga panen dapat berlangsung secara terus-menerus. Dengan kondisi pertanaman yang ada saat ini, kami optimistis pasokan cabai aman hingga Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujar Juhara.

Champion Cabai Kabupaten Garut, Kang Sumarna, menegaskan kesiapan petani menghadapi tantangan iklim.

“Kabupaten Garut saat ini memasuki periode panen dengan produktivitas yang baik. Petani siap menjaga kualitas dan kontinuitas produksi untuk mendukung pasokan cabai Jawa Barat dan wilayah sekitarnya selama Ramadhan dan Idul Fitri,” ungkap Sumarna.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan, Muh. Agung Sunusi, menyatakan pihaknya terus melakukan pemantauan intensif.

“Berdasarkan hasil pemantauan Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat, ketersediaan aneka cabai di Jawa Barat berada dalam kondisi aman. Dengan dukungan luas panen yang memadai, peran aktif champion cabai, serta sinergi pemerintah pusat dan daerah, kami optimistis kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Agung.

Kementan mengimbau pemerintah daerah, pelaku usaha, dan petani menjaga konsistensi produksi serta kelancaran distribusi. Upaya ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga cabai selama Hari Besar Keagamaan Nasional.[]

Presiden Prabowo Difitnah di Media Sosial, Don Muzakir: Pasukan Tani Merdeka Harus Berani Bela

0
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia.
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia.

TANIMERDEKA – Penggunaan media sosial semakin luas. Informasi dapat menyebar dengan cepat, membawa manfaat sekaligus risiko. Salah satu risiko yang muncul ialah penyebaran fitnah dan informasi tidak benar kepada masyarakat.

Situasi ini juga menyasar Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah pihak dinilai memprovokasi masyarakat terkait program prioritas pemerintah, mulai dari ketahanan pangan, energi, makan bergizi gratis, pendidikan, layanan kesehatan, penguatan ekonomi rakyat melalui Koperasi Merah Putih, pertahanan rakyat semesta, hingga percepatan investasi dan perdagangan global.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mengajak masyarakat bijak menggunakan media social, jangan mudah sekali menyebarkan fitnah terkait program yang langsung menyentuh masyarakat.

“Saat ini banyak fitnah murahan tersebar di media sosial terhadap program Presiden Prabowo yang sedang dijalankan.
Gunakan media sosial untuk menyebarkan informasi yang bermanfaat. Informasi positif bisa menumbuhkan optimisme dan semangat kebangkitan bangsa,” kata Don Muzakir.

Ia mengingatkan seluruh anggota Tani Merdeka Indonesia agar tidak ikut menyebarkan fitnah. Informasi yang disampaikan kepada petani dan masyarakat harus benar serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Pasukan Tani Merdeka harus berani melawan meluruskan informasi yang keliru dengan cara yang baik. Sampaikan fakta yang benar kepada masyarakat, terutama di wilayah pedesaan,” ujarnya.

Don Muzakir menekankan pentingnya memeriksa ulang sebelum membagikan informasi. Kesalahan di era digital dapat berdampak luas dan merugikan banyak pihak.

“Periksa dulu sebelum membagikan. Jangan sampai informasi salah merugikan masyarakat,” tegasnya.

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan era digital untuk kegiatan positif. Media sosial diharapkan menjadi sarana edukasi, berbagi pengetahuan pertanian, serta memperkuat persatuan. Sikap bijak dalam menggunakan teknologi dinilai menjadi kunci menjaga ketenangan sosial sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan nasional.[]

Demplot Tomat dan Padi, Tani Merdeka Kalteng Gandeng Petrokimia Kayaku

0

TANIMERDEKA – DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan PT Petrokimia Kayaku menggelar demplot tomat dan padi untuk kelompok tani. Lahan demplot tomat seluas 1,2 hektar, sementara padi lebih dari 1 hektar.

Sekretaris DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Farid Agus Prianto, menegaskan dukungan perusahaan berupa pestisida dan bibit unggul sangat membantu petani.

“Kerja sama ini penting. Petani mendapat bibit unggul dan pestisida yang bisa meningkatkan hasil panen. Kita ingin petani merasakan langsung manfaatnya,” kata Farid.

Ia menambahkan demplot menjadi sarana pembelajaran bagi petani. Menurutnya, hasil dari lahan percontohan bisa menjadi acuan untuk memperluas penerapan teknologi pertanian di wilayah lain.

“Demplot ini bukan hanya uji coba, tetapi juga contoh nyata. Petani bisa melihat hasilnya, lalu menerapkan di lahan masing-masing,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti kelompok tani dari Pesisir Tengah. Mereka juga berbagi pengalaman mengenai teknik budidaya, penggunaan pestisida, serta pemilihan bibit unggul.

Farid menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar petani tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memahami cara mengelola lahan secara efektif.

Kolaborasi antara organisasi tani dan perusahaan pupuk diharapkan memperkuat ketahanan pangan daerah. Demplot tomat dan padi menjadi langkah awal untuk mengoptimalkan potensi pertanian Kalimantan Tengah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.[]

Presiden Prabowo Minta Harga Pangan Stabil Jelang Ramadan

0
Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto

TANIMERDEKA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto agar jajaran pemerintah memastikan harga dan ketersediaan pangan pokok strategis menjelang Ramadan. Fokus pengendalian dilakukan seminggu sebelum bulan puasa.

Teddy menegaskan perhatian pemerintah juga diberikan kepada daerah terdampak bencana.

“Bapak Presiden tidak ragu-ragu untuk memberikan semua yang diperlukan ke warga sesegera mungkin. Saat ini, sudah satu minggu menjelang bulan Ramadan dan Bapak Presiden ingin memastikan harga-harga, ketersediaan bahan pokok, bahan pangan, bahan-bahan yang dibutuhkan, khususnya di daerah yang terdampak bencana, itu (harus) benar-benar ada dan benar-benar terjangkau,” kata Teddy dalam konferensi pers Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, pada Selasa 11 Februari 2026.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan stok pangan pokok nasional masih aman.

“Stok (cadangan beras pemerintah) banyak. Sekarang stoknya 3,4 juta ton hari ini. Kemungkinan akhir bulan (bisa) 3,8 juta ton. Bulan Maret bahkan bisa 4 juta ton. (Bantuan pangan) kita percepat. SK-nya (penugasan) sudah,” ungkap Amran di Istana Negara.

Data Bapanas per 11 Februari 2026 mencatat stok beras Bulog mencapai 3,41 juta ton. Realisasi serapan produksi dalam negeri oleh Bulog sudah 240,4 ribu ton setara beras, melonjak lebih dari 500 persen dibanding minggu pertama Februari 2025 yang hanya 38,7 ribu ton.

Amran menambahkan stok pangan pokok lain juga mencukupi hingga Idulfitri.

“Jadi stok pangan menghadapi Ramadan, semua stok kita dua bulan ke depan, surplus. Lebih dari cukup. (Bahkan) ada bahan pokok kita itu yang swasembada dan ekspor. Semua cukup mulai dari minyak goreng, beras, bawang merah, dan seterusnya. Kemudian yang impor juga cukup. Jadi 12 bahan pokok lebih dari cukup sampai Idulfitri,” beber Amran.

Proyeksi Neraca Pangan Nasional Februari 2026 menunjukkan surplus beras hingga 14,83 juta ton di akhir Maret. Jagung diperkirakan surplus 4,99 juta ton, kedelai 295,1 ribu ton, bawang merah 60,1 ribu ton, cabai besar 73,38 ribu ton, cabai rawit 152,7 ribu ton, daging sapi/kerbau 176,78 ribu ton, daging ayam 586,2 ribu ton, telur ayam ras 267,25 ribu ton, gula konsumsi 768,77 ribu ton, dan minyak goreng 3,56 juta ton.

Amran mencontohkan bawang merah yang sudah swasembada. “Aman bawang merah. Bawang merah kan kita swasembada. Bahkan kita ekspor. Kalau tidak salah, tahun 2025 ekspor kurang lebih seribu ton. Jadi bawang merah kita sudah swasembada,” katanya.

Sepanjang 2025, ekspor bawang merah mencapai 1.560 ton. Produksi nasional 1,43 juta ton, sementara kebutuhan konsumsi 1,23 juta ton.

Untuk menjaga stabilitas harga, Amran menekankan kepatuhan terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET), Harga Pembelian Pemerintah (HPP), dan Harga Acuan Penjualan (HAP).

“Ini persoalan rantai pasoknya. Kita benahi. Jadi ada HET, ada HPP, ada HAP. HET-nya kita tekankan, khususnya yang strategis, misalnya beras. Yang paling strategis beras kan, (lalu) minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur. Ini yang kita harus jaga betul,” ucap Amran.

Pemerintah juga menyiapkan intervensi melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Gerakan Pangan Murah (GPM), Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP), serta bantuan beras dan minyak goreng untuk lebih dari 33 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).[]

Kelompok Tani Binaan Tani Merdeka Pesisir Barat Lakukan Ubinan Padi

0

TANIMEREKA – Kelompok tani binaan DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pesisir Barat melakukan ubinan padi. Kegiatan ini bertujuan mengetahui produktivitas tanaman sekaligus mendorong peningkatan hasil panen petani di wilayah tersebut.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pesisir Barat, Darwin, hadir bersama jajaran koordinator kecamatan Pesisir Tengah. Perwakilan Dinas Pertanian, koordinator penyuluh, serta penyuluh pertanian lapangan turut mendampingi kegiatan di lahan sawah milik petani.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Pesisir Barat, Ervina Yolanda, juga mengikuti proses pengukuran hasil panen. Kehadiran BPS diperlukan untuk memastikan data produksi yang diperoleh sesuai metode penghitungan statistik pertanian.

Darwin menilai ubinan padi menjadi langkah penting dalam membaca kondisi produksi di tingkat petani. Data tersebut dibutuhkan sebagai dasar perencanaan pendampingan dan penguatan budidaya.

“Kegiatan ubinan padi ini untuk meningkatkan hasil panen padi milik petani,” ujar Darwin.

Ia menambahkan pendampingan lapangan harus dilakukan secara berkelanjutan. Peran penyuluh, pemerintah daerah, dan organisasi petani dinilai saling melengkapi dalam menjaga stabilitas produksi pangan.

Sementara itu Ervina Yolanda menjelaskan proses ubinan dilakukan dengan metode pengukuran standar. Hasil penghitungan akan menjadi bagian dari data resmi produksi padi daerah.

“Kami memastikan penghitungan dilakukan sesuai metode statistik agar data produksi padi di Pesisir Barat akurat dan dapat menjadi dasar perencanaan sektor pertanian,” kata Ervina Yolanda.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang koordinasi antara petani, pemerintah, dan lembaga statistik. Hasil ubinan diharapkan memberi gambaran kondisi panen musim berjalan serta kebutuhan dukungan teknis pada musim tanam berikutnya.

DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pesisir Barat menyatakan kegiatan serupa akan terus dilakukan di wilayah lain. Langkah ini ditujukan untuk menjaga produktivitas lahan sawah dan memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.[]

DPD Tani Merdeka Lampung Barat Konsolidasi Korcam Way Tenong

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Lampung Barat menggelar konsolidasi koordinator kecamatan (korcam) Way Tenong. Kegiatan ini guna penguatan organisasi di tingkat kecamatan sekaligus penyelarasan arah gerakan pertanian di daerah.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Lampung Barat, Haris Arifin Lubis, memimpin langsung kegiatan tersebut. Konsolidasi diikuti pengurus dan anggota dari wilayah Way Tenong.

Pertemuan berlangsung dengan pembahasan program kerja, penguatan struktur, serta kesiapan menjalankan agenda organisasi di sektor pertanian.

Kegiatan ini guna memperkuat kebersamaan anggota agar bergerak dalam satu komando. Fokus utama diarahkan pada dukungan terhadap program swasembada pangan berkelanjutan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Kegiatan ini dalam rangka mensolidkan anggota agar satu komando, satu hati dan satu pergerakan dalam mensukseskan Program Bapak Presiden Prabowo Subianto yakni Swasembada Pangan yang berkelanjutan,” ujar Haris Arifin Lubis.

Ia menegaskan Tani Merdeka Indonesia berkomitmen menghadirkan kerja nyata bagi petani. Peran Tani Merdeka Indonesia diarahkan sebagai wadah penyalur aspirasi sekaligus pengawal kebijakan pertanian di daerah.

“DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Lampung Barat berkomitmen dengan kerja nyata untuk menjadi wadah aspirasi dalam memperjuangkan kesejahteraan petani, kedaulatan pangan, dan mengawal kebijakan pertanian,” katanya.

Menurut dia, pelaksanaan program pemerintah di bidang pertanian membutuhkan keterlibatan aktif organisasi. Dukungan diberikan melalui pendampingan petani serta penguatan akses terhadap bantuan sarana produksi.

“Menjalankan program Presiden Prabowo Subianto di daerah di bidang pertanian dan konsentrasi dalam mensejahterakan petani dengan banyaknya bantuan-bantuan di bidang pertanian mulai dari alsintan, bibit dan lain sebagainya,” ujarnya.

Konsolidasi ini juga menjadi ruang koordinasi antaranggota di tingkat kecamatan. Forum dimanfaatkan untuk menyerap persoalan yang dihadapi petani, termasuk kebutuhan sarana produksi dan keberlanjutan usaha tani. Hasil pembahasan akan menjadi dasar langkah organisasi pada periode kerja berikutnya.

Haris mengatakan kegiatan serupa akan dilakukan di wilayah lain. Langkah tersebut diharapkan memperkuat peran organisasi dalam mendampingi petani serta menjaga keberlanjutan produksi pangan di daerah.[]

Wakil Bupati Manggarai Barat Dilantik Jadi Ketua DPD Tani Merdeka, Ini Pesan Don Muzakir

0

TANIMERDEKA – Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, melantik jajaran pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia se-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Labuan Bajo, pada Selasa, 10 Februari 2026.

Don Muzakir mengatakan NTT sebagai provinsi kedua yang merampungkan pelantikan kepengurusan daerah setelah Jawa Tengah.

Ia menekankan Tani Merdeka Indonesia harus menjadi motor penggerak kesejahteraan petani.

“Sinkronisasi petani, kelompok petani, organisasi tani, dan pemerintah sebagai pengambil kebijakan,” ujar Don.

Lebih lanjut Don Muzakir menambahkan Tani Merdeka Indonesia memiliki misi ganda, mendampingi petani sekaligus mengawal program pemerintah pusat.

“Target tahun ini, swasembada jagung dan gula. Jagung di NTT, dan hilirisasi gula di Jawa,” kata Don Muzakir.

Don Muzakir mengingatkan pengurus agar tidak terjebak pada kegiatan seremonial semata. Ia menegaskan organisasi ini harus bergerak nyata mendampingi petani di lapangan.

“Yang tidak bisa bergerak, maka akan kami bekukan,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa basis utama Tani Merdeka Indonesia harus berada di tingkat desa. Kehadiran pengurus di desa dinilai penting untuk memahami persoalan petani secara langsung.

“Basis kita bukan di Kabupaten dan Kota, tapi di desa. Jangan berharap kita tahu persoalan petani, kita mampu mendampingi petani, kita tau apa yang dibutuhkan petani, kalau kita tidak ada di desa,” ungkap Don.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam pengelolaan bantuan pemerintah. Setiap bentuk penyimpangan disebut akan berhadapan dengan proses hukum.

“Jangan mengambil sepersen pun bantuan pemerintah yang disalurkan melalui TMI. Anda akan berhadapan sendiri dengan pihak kepolisian,” pungkasnya.

Sementara itu Bupati Manggarai Barat, Editasius Endi, menyambut baik pelantikan tersebut dan menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk berkolaborasi.

“Kami siap untuk berkolaborasi. Hal itu sesuai aswacita kedua bapak Prabowo, ingin negara ini yaitu mewujudkan kemandirian bangsa melalui swasembada pangan,” kata Edi.

Ia menilai sektor pangan memiliki peran penting dalam mendukung pariwisata daerah. Ketersediaan bahan pangan lokal diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pasokan dari luar wilayah.

“Beras, buah, daging diimpor terus dari luar daerah. Hari ini harus jadi momentum, bahwa kita bisa menyiapkan itu semua,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, dilantik sebagai Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Manggarai Barat.

Ia menyatakan komitmen untuk menjalankan fungsi organisasi sebagai perpanjangan tangan pusat di daerah serta memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak.

“Kami siap menjalin komunikasi dengan pemangku kepentingan untuk mewujudkan cita-cita petani yang merdeka dan sejahtera,” kata Yulianus.[]

22 Pengurus DPD Tani Merdeka NTT Resmi Dilantik, Ebit: Semuan Petani Harus Mendapatkan Akses yang Sama

0

TANIMERDEKA – Pelantikan 22 pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia se-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) digelar di Labuan Bajo, pada Selasa, 10 Februari 2026. Pelantikan ini penanda penguatan gerakan Tani Merdeka Indonesia dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di wilayah tersebut.

Kehadiran kepengurusan di seluruh kabupaten dan kota di NTT diharapkan mempercepat kerja organisasi dalam menjawab persoalan petani. Struktur yang terbentuk dinilai penting untuk memperluas jangkauan program, memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, serta memastikan kebijakan pusat benar-benar dirasakan petani.

Koordinator Wilayah Tani Merdeka Indonesia Wilayah Timur, Wilfridus Yons Ebit, menegaskan kesejahteraan petani NTT harus menjadi prioritas utama.

“Petani NTT harus sejahtera. Kepengurusan yang sudah dilantik harus bekerja nyata, turun langsung ke desa, dan memastikan setiap persoalan petani mendapat solusi,” kata Pria yang akrab disapa Ebit.

Ebit yang juga Wakil Ketua Umum Bidang Politik Tani Merdeka Indonesia, menekankan kekuatan utama pertanian berada di pedesaan. Pendekatan organisasi tidak cukup melalui koordinasi administratif, tetapi harus disertai pendampingan langsung. Peran Tani Merdeka Indonesia diperlukan untuk menjembatani kebutuhan petani dengan program pemerintah, termasuk akses bantuan, sarana produksi, hingga penguatan kelembagaan tani.

Ia juga menyinggung arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pemerataan dukungan bagi petani di seluruh wilayah Indonesia.

“Presiden Prabowo Subianto menegaskan petani di semua wilayah harus mendapatkan akses bantuan yang sama. Petani harus sejahtera, dan itu menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mengawalnya,” kata Wilfridus.

Menurutnya, pemerataan akses menjadi kunci peningkatan produksi sekaligus penguatan ketahanan pangan nasional. NTT memiliki sumber daya lahan yang luas dan peluang pengembangan komoditas strategis. Potensi tersebut hanya dapat optimal jika diikuti pendampingan berkelanjutan, distribusi sarana produksi yang tepat, serta keterlibatan aktif pemerintah daerah dan organisasi masyarakat.

Pelantikan pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia se-NTT juga diharapkan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara pemerintah, legislatif, organisasi petani, dan masyarakat dinilai penting untuk mempercepat pembangunan pertanian berkelanjutan. Struktur kepengurusan yang tersebar di seluruh daerah menjadi ruang koordinasi untuk merumuskan solusi atas berbagai tantangan, mulai dari produktivitas lahan, ketersediaan pupuk, hingga pemasaran hasil panen.[]