Beranda blog Halaman 5

Program MBG Serap Hasil Panen Petani, Don Muzakir: Ekonomi Desa Ikut Tumbuh

0
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia

TANIMERDEKA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai memberi dampak langsung bagi petani. Program ini tidak hanya menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak, tapi juga membuka pasar yang jelas bagi hasil pertanian dalam negeri.

Hasil panen yang sebelumnya bergantung pada fluktuasi pasar kini memiliki pembeli tetap. Petani mendapat kepastian bahwa hasil tanam mereka dibutuhkan dan diserap.

Perputaran ekonomi desa ikut bergerak. Pendapatan petani meningkat ketika hasil panen terserap stabil. Aktivitas produksi, distribusi, hingga konsumsi menjadi lebih hidup.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menilai MBG sebagai langkah strategis, program ini menghubungkan sektor pertanian dengan kebutuhan gizi anak-anak sekolah.

Don Muzakir, mengatakan MBG memberikan kepastian yang selama ini dibutuhkan petani.

“Program MBG sangat baik karena mampu menyerap banyak hasil panen petani. Petani tidak lagi bingung mencari pasar. Hasil tanam mereka jelas dibutuhkan dan terserap,” ujar Don Muzakir, pada Rabu, 25 Februari 2026.

Ia menambahkan, perputaran ekonomi di tingkat petani pun semakin terasa. Ketika hasil panen terserap dengan baik, pendapatan petani meningkat.

“Ketika hasil panen terserap dengan baik, pendapatan petani meningkat. Roda ekonomi desa ikut bergerak. Produksi, distribusi, sampai konsumsi menjadi lebih hidup,” kata Don Muzakir.

Don Muzakir berharap program ini berjalan konsisten, keberlanjutan dinilai penting agar petani tetap berproduksi dan kebutuhan gizi anak-anak terpenuhi.

“Program ini harus terus diperkuat. Keberlanjutan sangat penting agar petani tetap semangat menanam dan anak-anak tetap mendapatkan asupan gizi,” ucap Don Muzakir.

Tani Merdeka Indonesia mendukung Kementerian Pertanian yang sudah mendorong peningkatan produksi. Ketersediaan hasil pertanian berkualitas menentukan kelancaran pasokan bahan pangan untuk MBG.

“Sinergi antar kementerian harus dijaga. Kementerian Pertanian sudah mendorong produksi. Kementerian lain juga harus memastikan distribusi dan pelaksanaan berjalan baik,” ujar Don Muzakir.

Menurut Don Muzakir, evaluasi pelaksanaan tetap diperlukan. Pendataan, pengawasan, dan distribusi perlu diperbaiki jika ditemukan kendala di lapangan.

“Jika masih ada kekurangan, segera diperbaiki. Pengawasan dan distribusi harus tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” kata Don Muzakir.

Sebelumnya diberitakan, produksi pertanian di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, meningkat tajam. Permintaan hortikultura melonjak, terutama dari dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Lonjakan permintaan itu membuat sejumlah petani kewalahan, ini belum pernah terjadi sebelumnya.

“Permintaannya banyak, petani tidak memenuhi,” ujar Gili Jenadi, petani dari Kelurahan Bangka Leda, Kecamatan Langke Rembong.

Gili mengaku bersyukur hasil tanamannya terserap baik. Ia menanam buncis sesuai permintaan SPPG. Seluruh hasil panen langsung diborong.

“Tahun 2025 kemarin, saya punya buncis kurang lebih 3 ribu pohon, hasilnya dibeli semuanya untuk kebutuhan MBG,” katanya.

Ia juga menanam tomat dan cabai keriting. Ia menyiapkan brokoli untuk masa tanam berikutnya.

“Sebelumnya saya tidak berani. Kebutuhan wortel sangat tinggi sekali untuk MBG,” jelasnya.

Pengalaman itu mendorongnya memperluas jenis hortikultura. Kepastian pasar membuat petani berani meningkatkan produksi.[]

Bulog Sulteng Gandeng Penyuluh untuk Serap Hasil Panen Petani

0

TANIMERDEKA – Perum Bulog Sulawesi Tengah menggandeng penyuluh pertanian lapangan (PPL) untuk mempercepat penyerapan beras petani lokal.

“Langkah ini juga bagian dari upaya antisipasi bila sewaktu-waktu harga ditingkat petani anjlok, sehingga koordinasi lapangan lebih cepat dan terukur,” kata Pimpinan Wilayah Bulog Sulteng, Jusri, di Palu, pada Rabum 25 Februari 2026.

Ia menjelaskan kolaborasi ini bersifat saling menguntungkan. Penyuluh berperan sebagai penghubung antara Bulog dan petani kecil yang sering kesulitan memasarkan hasil panen.

Tahun 2026, Bulog Sulteng ditargetkan menyerap beras 11.000 ton dan jagung 3.300 ton. Hingga Februari, realisasi penyerapan beras baru 304 ton, sementara jagung belum terealisasi.

“Informasi terkait harga pangan sangat penting, menggandeng penyuluh pertanian menurut kami sangat ideal mengakses informasi. Kalau harga di atas pembelian Bulog artinya baik, jika di bawah artinya perlu kami turun ke lapangan bertindak cepat,” ujarnya.

Bulog telah melakukan pertemuan dengan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Tengah sebagai koordinator PPL. Status ASN penyuluh pertanian kini berada di bawah pemerintah pusat, sehingga laporan harga langsung tersampaikan ke Kementerian Pertanian.

“Langkah strategis ini kami lakukan untuk percepatan realisasi penyerapan komoditas pertanian yang ditugaskan pemerintah. Semakin cepat terserap hasil panen petani, maka semakin kuat ketahanan pangan nasional,” ucap Jusri.

Ia menambahkan sinergi dengan BRMP diharapkan mendukung pencapaian target penyerapan.

“Sebagai lembaga yang ditugaskan pemerintah dalam urusan logistik pangan, maka kami berkomitmen memperkuat penyerapan hasil pertanian. Selama Ramadhan 1447 Hijriah/2026 kami juga memastikan ketersediaan bahan pangan sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Kehadiran penyuluh di lapangan membuat koordinasi lebih cepat. Petani mendapat kepastian pasar, Bulog memperoleh akses informasi harga yang akurat.[]

Permintaan Hortikultura Naik, Petani Manggarai Kewalahan Penuhi Dapur MBG

0

TANIMERDEKA – Produksi pertanian di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, meningkat tajam. Permintaan hortikultura melonjak, terutama dari dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

Belum pernah sebelumnya petani kewalahan memenuhi permintaan pasar sebesar ini.

“Permintaannya banyak, petani tidak memenuhi,” ujar Gili Jenadi, petani dari Kelurahan Bangka Leda, Kecamatan Langke Rembong.

Gili bersyukur hasil tanamannya terserap dengan baik. Untuk memenuhi permintaan, ia menanam berbagai jenis tanaman di lahannya. Pertama buncis sesuai permintaan SPPG, langsung diborong habis.

Ia juga menanam tomat dan cabai keriting. Untuk jangka panjang, Gili menyiapkan brokoli.

“Tahun 2025 kemarin, saya punya bancis kurang lebih 3 ribu pohon. Terlaku habis untuk program MBG,” katanya.

Pengalaman itu membuat Gili berani menanam lebih banyak jenis hortikultura.

“Sebelumnya saya tidak berani. Kebutuhan wortel sangat tinggi sekali untuk MBG,” jelasnya.

Ia berharap program MBG terus berjalan karena memberi manfaat gizi bagi siswa sekaligus menjadi berkah bagi petani.

Pengalaman serupa dirasakan Mikael Jehudu, Ketua Kelompok Tani Harapan Baru Kelurahan Wali.

Ia menanam daun bawang, terung, dan mentimun agar terserap dapur MBG.

Mikael bercerita harga mentimun jenis baru yang ia tanam sebelumnya hanya Rp1.000 hingga Rp1.500 per kilogram.

“Kalau di pasar umum, beberapa bulan lalu, besar-besar begini saya punya, hanya (dihargai) seribu,” kenang Mikael.

Kini harga mentimunnya naik hingga 10 kali lipat.

“Jadinya per kilogram Rp10 ribu (bahkan) Rp12 ribu,” kata dia.

Lonjakan permintaan dari program MBG membuat petani Manggarai berani memperluas jenis tanaman.

Situasi ini menunjukkan keterhubungan langsung antara kebijakan pemenuhan gizi dan peningkatan kesejahteraan petani di daerah.

Sawah Terdampak Banjir, Mendagri Minta Dukungan Kementan

0

TANIMERDEKA – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya dukungan Kementerian Pertanian untuk mempercepat pemulihan lahan persawahan yang tertutup lumpur akibat banjir di Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

“Mudah-mudahan nanti Pak Mentan (Menteri Pertanian), Pak Amran Sulaiman memberikan perhatian segera (terhadap kondisi lahan) untuk bisa kembali produktif,” kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, pada Sabtu, 21 Februari 2026.

Sekitar 1.500 hektare sawah milik masyarakat mengalami kerusakan berat. Ketebalan lumpur di sejumlah titik mencapai 50 sentimeter hingga 1 meter. Ribuan hektare lahan lain juga terdampak ringan hingga sedang.

Tito menegaskan Kabupaten Pidie Jaya merupakan salah satu lumbung pangan daerah dengan luas pertanian sekitar 8.800 hektare.

“Karena ini kasian juga masyarakatnya, di samping itu produksi padi kita kan bisa berkurang juga,” ujarnya.

Kerusakan lahan berpotensi menurunkan produksi padi jika tidak segera ditangani. Percepatan rehabilitasi sawah dinilai penting agar lahan kembali difungsikan sebagai area tanam.

Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah pusat karena Pidie Jaya berperan besar dalam pasokan pangan Aceh. Dukungan Kementan diharapkan segera hadir, terutama dalam bentuk bantuan teknis dan logistik untuk membersihkan lumpur serta memulihkan produktivitas sawah.[]

Kabar Duka Pengurus DPN Tani Merdeka Meninggal, Don Muzakir Kenang Sosok Muhammad Husni

0
Muhammad Husni
Muhammad Husni

TANIMERDEKA – Kabar duka datang dari DPN Tani Merdeka Indonesia. Muhammad Husni, Wakil Ketua Umum Bidang
Hubungan Antar Lembaga DPN Tani Merdeka Indonesia yang juga Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatera Utara, meninggal dunia.

Muhammad Husni wafat pada Sabtu malam sekitar pukul 20.30 WIB. Ia mengembuskan napas terakhir di Siloam Hospitals Dhirga Surya, Medan.

Keluarga besar DPN Tani Merdeka Indonesia menyampaikan duka mendalam atas kepergian almarhum. Husni dikenal aktif membangun konsolidasi organisasi di tingkat wilayah.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mengenang sosok almarhum sebagai pribadi yang berdedikasi.

“Almarhum sosok yang setia, orangnya baik dan konsisten terhadap pekerjaan,” ujar Don Muzakir.

Husni tidak hanya aktif di organisasi tani. Ia juga tercatat sebagai Asisten Deputi di Kementerian Koperasi. Perannya di birokrasi dan organisasi membuatnya dikenal luas di kalangan aktivis pertanian dan koperasi.

Don Muzakir mengatakan kepergian Husni sebagai kehilangan besar bagi Tani Merdeka Indonesia. Ia menilai Muhammad Husni memiliki komitmen kuat dalam mengawal program pemberdayaan petani di Sumatera Utara.

“Beliau bekerja tanpa banyak bicara. Fokusnya jelas, membangun organisasi dan membantu petani agar lebih mandiri,” kata Don Muzakir.

Jenazah almarhum rencananya akan dikebumikan pada Minggu, 22 Februari 2026, di Medan. Sejumlah pengurus Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumut dan mitra kerja diperkirakan akan menghadiri prosesi pemakaman.

Kepergian Muhammad Husni meninggalkan duka bagi keluarga, sahabat, serta rekan kerja. Jejak pengabdiannya di organisasi dan pemerintahan menjadi bagian dari perjalanan panjang pembangunan sektor pertanian dan koperasi di Indonesia.

Tgk Bahagia Ditunjuk Jadi Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Besar

0

TANIMERDEKA – Tgk Bahagia resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Besar menggantikan Nabhani. Pengukuhan berlangsung pada acara buka puasa bersama di Lambaro, pada Jumat, 21 Februari 2026.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh, Cut Muhammad, menyerahkan pataka organisasi kepada Tgk Bahagia. Pataka itu diminta dikibarkan di seluruh pelosok Aceh Besar sebagai simbol gerakan petani.

Acara pengukuhan dihadiri Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir, Nabhani, unsur Forkopimda Aceh Besar, tokoh kecamatan, serta tokoh gampong.

Don Muzakir menegaskan peran Tani Merdeka Indonesia hadir di lapisan terbawah masyarakat guna mendampingi para petani yang ada di seluruh pelosok Indonesia.

“Tani Merdeka Indonesia hadir di lapisan terbawah masyarakat, terutama di desa-desa, guna mendampingi kelompok tani dan mengadvokasi persoalan riil petani,” ujarnya.

Menurutnya, organisasi ini memiliki tanggung jawab memastikan program pemerintah di sektor pangan benar-benar dirasakan petani hingga tingkat gampong.

Ia menyebutkan Aceh memiliki potensi komoditas unggulan seperti jagung, kopi, kakao, kelapa, dan pinang yang harus dikembangkan, agar hasil panen petani ini punya nilai yang tinggi sehingga petani bisa hidup sejahtera.

“Komoditas itu harus terus dikembangkan melalui hilirisasi dan pendampingan berkelanjutan,” katanya.

Don Muzakir menekankan pentingnya pendampingan petani dalam pendaftaran Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok(RDKK).

“Agar tidak ada petani yang tertinggal dalam mendapatkan subsidi pupuk,” ucapnya.

Ia menilai peran Tani Merdeka Indonesia menjadi kunci agar kebijakan pemerintah tepat sasaran di lapangan.

Sementara itu Ketua DPD Aceh Besar Tgk Bahagia menyatakan komitmennya menggerakkan jaringan Tani Merdeka hingga tingkat desa.

“DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Besar tidak akan disalahgunakan untuk kepentingan pribadi, melainkan murni sebagai wadah perjuangan petani dan mitra pemerintah dalam pembangunan sektor pertanian daerah,” katanya.

Ia menambahkan penguatan jaringan desa penting untuk mendukung program swasembada pangan. Kehadiran Tani Merdeka di Aceh Besar diharapkan menjadi wadah konsolidasi petani agar lebih terorganisir dalam menghadapi tantangan produksi dan distribusi.[]

PT Bio Energi Rimba Gandeng Tani Merdeka Bantu Petani, Don Muzakir: Mari Kita Membangun Daerah Melalui Sektor Pertanian

0

TANIMERDEKA – PT Bio Energi Rimba bekerja sama dengan Tani Merdeka Indonesia untuk mengoptimalkan lahan persawahan seluas 100 hektar di Kabupaten Aceh Utara. Bentuk kerja sama berupa demplot dengan penyerahan pupuk cair organik kepada kelompok tani di Desa Mesjid, Kecamatan Syamtalira Aron, pada Selasa 17 Februari 2026.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, perwakilan PT Bio Energi Rimba, Ketua DPW Tani Merdeka Aceh, Cut Muhammad, Ketua DPD Tani Merdeka Aceh Utara, Abdul Muthalib, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Utara, Erwandi, penyuluh pertanian, serta pengurus kecamatan Tani Merdeka se-Aceh Utara.

Don Muzakir menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan perusahaan kepada para petani di Aceh Utara. Ia menilai keterlibatan pihak swasta sangat membantu petani, terutama dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.

Menurutnya, bantuan yang diberikan PT Bio Energi Rimba bukan hanya sekadar dukungan materi, tetapi juga bentuk kepedulian nyata terhadap nasib petani di daerah.

“Saya ucapkan terima kasih kepada PT Bio Energi Rimba yang telah membantu petani di Aceh Utara. Bantuan ini sangat berarti bagi para petani. Semoga pihak PT mendapat balasan yang setimpal atas apa yang telah diberikan,” kata Don Muzakir.

Ia berharap kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk ikut ambil bagian dalam mendukung sektor pertanian. Don Muzakir menegaskan, jika petani kuat, maka ekonomi daerah juga akan ikut tumbuh.

Selain itu, ia mengajak seluruh pengurus Tani Merdeka, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan hingga desa, untuk tetap solid dan konsisten dalam mendampingi petani.

Ia mengingatkan agar para pengurus benar-benar hadir di tengah masyarakat, membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi petani, mulai dari pupuk, bibit, hingga pemasaran hasil panen.

“Teruslah berbuat baik. Jangan saling menjatuhkan dan jangan saling memfitnah. Kita harus saling menguatkan. Mari kita bangun daerah melalui sektor pertanian,” ujarnya.

Don Muzakir juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan organisasi. Ia tidak ingin ada perpecahan di internal yang justru merugikan perjuangan petani. Menurutnya, kerja nyata dan kebersamaan adalah kunci untuk membawa perubahan.

Lebih lanjut, ia menyoroti perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap sektor pertanian. Don Muzakir mengatakan, Presiden Prabowo memiliki komitmen kuat untuk membangkitkan pertanian di berbagai daerah di Indonesia.

“Pak Presiden Prabowo sangat serius membantu untuk membangkitkan sektor pertanian di daerah. Program-program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan petani,” katanya.

Ia menilai, kebijakan pemerintah yang fokus pada swasembada pangan dan penguatan ketahanan pangan nasional merupakan langkah strategis. Dengan dukungan semua pihak, termasuk organisasi petani dan perusahaan, target tersebut diyakini dapat tercapai.

Don Muzakir mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mendukung program swasembada pangan. Ia optimistis, jika pemerintah, perusahaan, dan petani berjalan bersama, maka sektor pertanian akan semakin maju dan kesejahteraan petani akan meningkat.

Sementara itu Ketua DPD Tani Merdeka Aceh Utara, Abdul Muthalib, menambahkan demplot kerja sama ini fokus pada peningkatan hasil panen dengan dukungan teknologi pertanian modern. Lahan seluas 100 hektar akan menjadi lokasi penerapan pupuk cair organik dari PT Bio Energi Rimba.[]

Bulog Pastikan Beras Jamaah Haji dari Panen Terbaru

0

TANIMERDEKA – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan beras untuk jamaah haji Indonesia di Arab Saudi bersumber dari panen terbaru petani dalam negeri.

“Beras yang kami kirim ke Arab Saudi merupakan beras super premium, pecahan di bawah 5 persen, kadar air rendah, dan diproses dari hasil panen terbaru,” kata Rizal dalam keterangan di Jakarta, pada Jumat 13 Februari 2026.

Rizal menghadiri pertemuan strategis di Annex Building Kantor Urusan Haji Indonesia, Jeddah, bersama Kementerian Haji dan Umrah RI serta Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Limited.

Pertemuan itu membahas optimalisasi layanan konsumsi jamaah, termasuk pemanfaatan beras premium produksi dalam negeri.

Ia menegaskan kebijakan ini bagian dari mandat nasional untuk menjaga kemandirian pangan sekaligus meningkatkan mutu konsumsi jamaah.

“Indonesia telah berhasil mencapai swasembada pangan dengan stok beras tertinggi sepanjang sejarah. Ini bukan sekadar soal harga, tetapi soal harga diri bangsa,” ujar Rizal.

Rizal menekankan penggunaan beras dalam negeri bertujuan menjaga kesehatan dan daya tahan jamaah.

“Jamaah kita terbiasa mengonsumsi nasi pulen khas Indonesia. Dengan menghadirkan beras nasional, diharapkan asupan gizi dan stamina jamaah selama menjalankan ibadah Haji dapat terjaga dengan lebih baik,” tambahnya.

Bulog menargetkan pengiriman awal sebanyak 2.280 ton beras premium ke Arab Saudi pada minggu ketiga Februari 2026. Pengiriman ini sesuai permintaan yang telah disepakati bersama Kementerian Haji dan BPKH Limited.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI, Jaenal Effendi, menyampaikan kerja sama lintas sektor ini bagian dari strategi peningkatan kualitas layanan haji.

“Kami mendorong sinergi dengan Bulog dan BPKH Limited untuk memastikan kualitas layanan konsumsi, tata kelola hotel, serta optimalisasi nilai ekonomi yang tetap berorientasi pada kenyamanan jamaah,” kata Jaenal.[]

Demi Masyarakat dan Petani, Presiden Prabowo Didukung DPW Tani Merdeka Riau Lawan Oknum yang Sebar Fitnah

0
Sekretaris DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau, Nila D Pane
Sekretaris DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau, Nila D Pane

TANIMERDEKA – Sekjen DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau, Nila D. Pane, menilai maraknya konten disinformasi, fitnah, serta ujaran kebencian di media sosial dapat merusak ruang publik digital dan mengancam persatuan masyarakat.

Sejumlah informasi provokatif muncul di media social terkait program prioritas pemerintah. Program tersebut mencakup ketahanan pangan dan energi, makan bergizi gratis, pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi rakyat melalui Koperasi Merah Putih, pertahanan rakyat semesta, hingga percepatan investasi dan perdagangan global.

“Kami melihat banyak isu provokatif diarahkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Program prioritas Presiden Prabowo dijadikan bahan fitnah, padahal yang sedang dijalankan oleh Presiden Prabowo bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata Nila D. Pane di Pekanbaru, pada Jumat, 12 Februari 2026.

Ia mengajak masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial. Informasi yang belum jelas kebenarannya jangan langsung dipercaya atau dibagikan. Menurutnya, sikap hati-hati penting agar ruang digital tidak dipenuhi kabar bohong.

Nila D. Pane menekankan pengurus Tani Merdeka Indonesia di daerah harus berani meluruskan informasi keliru dengan cara santun dan edukatif, terutama di pedesaan.

“Setiap pesan yang disampaikan kepada petani dan masyarakat harus berbasis fakta, bisa diverifikasi, dan tidak menimbulkan keresahan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat selalu memeriksa ulang informasi sebelum membagikannya. Kesalahan kecil di era digital bisa berdampak luas dan merugikan banyak pihak.

“Media sosial harus jadi sarana edukasi, berbagi pengetahuan pertanian, dan memperkuat persatuan. Sikap bijak dalam menggunakan teknologi menjadi kunci menjaga ketenangan sosial sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan nasional,” pungkas Nila D. Pane.

Menurutnya, media sosial yang seharusnya menjadi wadah komunikasi dan edukasi justru sering disalahgunakan sebagai tempat penyebaran kebencian.

DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau menegaskan siap berdiri di garda depan melawan fitnah demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah.[]

Presiden Prabowo Difitnah, DPW Tani Merdeka Kalbar Siap Lawan

0

TANIMERDEKA – Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Barat, M. Saupi, menegaskan siap melawan soal maraknya fitnah terhadap Presiden Prabowo Subianto di media sosial.

Menurutnya, serangan itu sengaja digulirkan untuk menjatuhkan kepercayaan masyarakat terhadap program Presiden Prabowo.

“Kami melihat ada upaya sistematis melalui fitnah di media sosial untuk menghambat gerak pemerintah. Presiden Prabowo sedang fokus pada hilirisasi, ketahanan pangan, dan kesejahteraan petani. Kami di daerah tidak akan tinggal diam melihat pimpinan kita diserang dengan narasi yang tidak berdasar,” kata M. Saupi di Pontianak, pada Kamis, 12 Februari 2026.

Ia menilai serangan di media sosial sudah melewati batas kritik. DPW Tani Merdeka Kalbar siap berdiri di depan untuk menjaga wibawa Presiden sekaligus menyampaikan keberhasilan program pemerintah kepada masyarakat.

M. Saupi mengingatkan seluruh kader dan masyarakat agar tidak mudah percaya isu yang belum jelas sumbernya.

Ia menekankan pentingnya memeriksa ulang setiap informasi sebelum dibagikan.

“Presiden bekerja untuk kedaulatan pangan kita. Jika ada yang mencoba menggoyang fokus tersebut dengan fitnah, kami di Kalbar yang pertama kali akan pasang badan,” tegasnya.

DPW Tani Merdeka Kalbar juga menyoroti program cetak sawah dan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) yang sedang berjalan di daerah.

Saupi menekankan keberhasilan program itu harus dijaga agar benar-benar dirasakan petani.[]