Beranda blog Halaman 54

Indonesia dan Selandia Baru Teken Kerja Sama Teknologi Pertanian

0
Menteri Perdagangan, Pertanian, Investasi, dan Kehutanan Selandia Baru, Todd McClay saat jumpa pers di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (7/8/2025).
Menteri Perdagangan, Pertanian, Investasi, dan Kehutanan Selandia Baru, Todd McClay saat jumpa pers di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (7/8/2025).

TANIMERDEKA – Pemerintah Indonesia dan Selandia Baru resmi menandatangani kerja sama di bidang teknologi pertanian. Penandatanganan berlangsung di kantor Kementerian Pertanian, Kamis 7 Agustus 2025, antara dua menteri pertanian dari kedua negara.

Menteri Perdagangan, Pertanian, Investasi, dan Kehutanan Selandia Baru, Todd McClay, mengatakan Indonesia merupakan mitra utama dalam kerja sama ekonomi.

Ia menyambut kolaborasi di bidang pertukaran ide dan inovasi, terutama terkait swasembada pangan dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami sepakat untuk bekerja sama di bidang teknologi pertanian dan pangan, untuk saling bertukar inovasi guna mendukung visi Presiden Prabowo Subianto yakni swasembada pangan dan MBG bagi pelajar serta sekolah,” kata Todd dalam konferensi pers di kantor Kementan.

Todd juga menyebutkan Selandia Baru mengagumi visi Presiden Prabowo terkait percepatan swasembada pangan.

Ia mengatakan upaya mengurangi impor produk pertanian yang sangat dibutuhkan masyarakat itu sangat penting.

“Ide tersebut menjadi suatu hal yang luar biasa dalam kepemimpinan Presiden Prabowo dan Mentan Amran terutama perubahan yang sangat cepat dalam produksi pangan sehingga masyarakat Indonesia tidak hanya menjadi produktif dan juga memperkuat ketahanan pangan,” ujar Todd.

Sementera itu Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menjelaskan kerja sama ini dituangkan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU). Kesepakatan ini dirancang untuk menciptakan solusi yang saling menguntungkan.

Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan dalam perdagangan produk pertanian.

“Kami juga mendorong CPO (minyak kelapa sawit), karet, kakao, terutama kopi sehingga mereka bersedia meningkatkan ekspor produk itu,” ucap Amran.

Sebelumnya, pada 2016 lalu, hubungan pertanian Indonesia–Selandia Baru telah berjalan harmonis. Presiden Joko Widodo kala itu bertemu Perdana Menteri Selandia Baru, John Key, untuk membahas peningkatan akses pasar produk pertanian Indonesia, termasuk buah tropis seperti salak dan mangga.

“Kami membahas penguatan kerja sama bilateral, khususnya di bidang ekonomi. Yang pertama, peningkatan kerja sama investasi dan Selandia Baru menerima ekspor buah tropis, salak dan mangga untuk segera direalisasikan,” kata Presiden Jokowi saat memberi keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (18/7/2016) lalu.[]

Ketua DPW Tani Merdeka Aceh: Sikap Kenegarawanan Presiden Prabowo Patut Dicontoh

0
Cut Muhammad, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh.
Cut Muhammad, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh.

TANIMERDEKA – Langkah Presiden Prabowo Subianto memberi amnesti kepada Hasto Kristiyanto dan abolisi ke Thomas Lembong dinilai sebagai sinyal kuat. Ia tidak menyimpan dendam politik kepada lawan-lawan di masa lalu.

Pernyataan ini disampaikan oleh Cut Muhammad, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh.

“Ini membuktikan bahwa Pak Presiden Prabwo tidak memiliki dendam politik yang dalam terhadap lawan-lawan politiknya di masa lalu. Beliau menunjukkan sikap negarawan yang sangat langka di republik ini,” ujar Cut Muhammad yang juga mantan relawan pemenangan Prabowo pada Pilpres 2024.

Menurut Cut Muhammad, keputusan itu mencerminkan kepemimpinan yang matang. Keputusan itu bukan hanya soal hukum, tapi juga pesan moral.

“Ini bukan hanya soal dua tokoh politik, tapi tentang cara negara menyembuhkan diri. Dan Pak Prabowo memberi contoh bahwa kekuasaan sejati adalah kemampuan untuk memaafkan,” lanjutnya.

Sikap Prabowo menuai respons beragam. Ada yang menyebutnya sebagai strategi politik. Ada juga yang menilai itu sebagai penguatan legitimasi moral di awal masa jabatan.

Amnesti untuk Hasto Kristiyanto, mantan Sekjen PDIP, dan abolisi bagi Thomas Lembong, ekonom yang sempat berseteru dengan kubu Prabowo, mengejutkan publik. Keduanya terjerat kasus politik yang menyita perhatian selama Pemilu 2024.

“Kami percaya, jika semangat rekonsiliasi ini diteruskan ke sektor-sektor strategis, masa depan Indonesia akan lebih solid,” pungkas Cut Muhammad.[]

Dukung Ketahanan Pangan Presiden Prabowo, DPW Tani Merdeka Kalsel Bentuk DPD Tapin, Sufian Noor Siap Pimpin

0

TANIMERDEKA – DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan akan membentuk kepengurusan DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tapin.

Pembentukan usai pertemuan Ketua DPW Tani Merdeka Kalimantan Selatan, Alin Wijaya, dengan Sufian Noor, Wakil Bupati Tapin periode 2013–2018.

Dalam pertemuan itu, Alin Wijaya menyampaikan Sufian Noor akan dipercaya memimpin DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tapin.

“Beliau ini tokoh yang memahami kebutuhan petani di Tapin. Kami butuh pemimpin daerah yang punya pengalaman dan kedekatan emosional dengan masyarakat. Karena itu kami mengajak beliau untuk memimpin Tani Merdeka di Tapin,” ujar Alin Wijaya.

Alin menegaskan, pembentukan DPD ini menjadi bagian dari langkah strategis DPW Tani Merdeka Kalimantan Selatan dalam memperluas jejaring organisasi. Tujuannya untuk memperkuat barisan petani dan mendukung program nasional ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ke depan.

“Kami ingin Tani Merdeka hadir langsung di tengah petani. Bukan hanya di level provinsi, tapi juga sampai kabupaten dan kecamatan. Tapin adalah lumbung pangan penting, maka harus diperkuat,” ujar Alin.

Sufian Noor menyambut baik amanah yang diberikan. Ia menyatakan siap menggerakkan potensi petani di Tapin melalui Tani Merdeka.

“Petani Tapin harus naik kelas. Kita tidak bisa hanya bergantung pada pola lama. Tani Merdeka memberi ruang untuk bergerak bersama, membawa inovasi dan keberpihakan pada petani,” kata Sufian Noor.

DPW Tani Merdeka Kalimantan Selatan menargetkan pembentukan DPD di seluruh kabupaten dan kota dalam waktu dekat. Selain konsolidasi organisasi, mereka juga menyiapkan program pelatihan, peningkatan akses terhadap teknologi pertanian, dan advokasi kebijakan petani.

“Ini bukan soal organisasi semata. Ini soal masa depan pertanian dan pangan di Kalimantan Selatan. Kami ingin Tani Merdeka menjadi bagian dari solusi,” pungkas Alin Wijaya.

Direktur Eksekutif IDN: Belum Genap Setahun Prabowo Mampu Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

0
Syifak Muhammad Yus Direktur Eksekutif Indeks Data Nasional
Syifak Muhammad Yus Direktur Eksekutif Indeks Data Nasional

TANIMERDEKA – Direktur Eksekutif Indeks Data Nasional, Syifak Muhammad Yus, menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto pada triwulan II 2025 yang mencapai 5,12%, ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan cerminan dari perubahan nyata di lapangan.

Hal ini disampaikan Syifak menyikapi kritik sejumlah pihak yang meragukan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS).

“Saya tidak masuk ke ranah debat kusir antar data. Karena kalau dasarnya tidak percaya pada BPS, lalu minta orang percaya data dia yang lembaganya tidak sekredibel BPS, ya itu kontraproduktif,” kata Syifak dalam keterangannya di Jakarta, pada Rabu, 7 Agustus 2025.

Menurut Syifak, capaian tersebut dapat dibuktikan dengan hadirnya program-program yang telah dijalankan oleh pemerintah yang menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menurutnya berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi mikro dan kesejahteraan masyarakat bawah.

“Program MBG ini bukan cuma soal kasih makan. Ini ada dua sisi penting, memperkuat jaringan perlindungan social dibawah sekaligus menjadi penggerak ekonomi lokal di daerah-daerah,” jelas Syifak.

Bahkan, kata Syifak, bahan pangan untuk Makan Bergizi Gratis (MBG) banyak diserap dari petani di desa dan diproses oleh dapur local di tiap daerah, dan melibatkan tenaga kerja hingga 47 orang per dapur. Hal ini tentu mempunyai dampak yang nyata bagi Masyarakat dan menciptakan efek domino ekonomi, mulai dari distribusi pangan, lapangan kerja, hingga perputaran uang di masyarakat akar rumput.

“Ini real redistribusi ekonomi. Dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Jadi kalau masih bilang ekonomi kita lesu hanya karena lihat mall sepi, ya itu keliru total,” tegas Syifak.

Tak hanya itu, selain MBG, kata Syifak sektor pertanian juga sebagai bukti keberhasilan Presiden Prabowo dalam memperkuat ekonomi rakyat.

Ia menyebutkan kebijakan pembelian gabah oleh Bulog seharga Rp6.500 sebagai bentuk keberpihakan yang langsung terhadap petani dalam menaikkan nilai tukar petani (NTP).

“Jadi petani sekarang gak cuma kerja buat hari ini. Ada saving. Artinya apa? Ekonomi mereka mulai membaik. Apalagi kita sudah mencapai suasembada beras, belum lagi disektor kelautan Indonesia telah berhenti mengimpor garam untuk konsumsi rumah tangga, yang akan menjadi sinyal kuat bagi penguatan industri garam nasional, hal ini bukanlah sebagai mimpi belaka,” paparnya.

Disisi lain, lanjut Syifak, langkah pemerintah yang menghapus utang UMKM dan program subsidi upah Rp600.000 per bulan bagi pekerja dapat mendorong konsumsi rumah tangga dan mempertahankan usaha kecil agar tetap bertahan pasca-pandemi.

“Bayangkan berapa UMKM yang merasakan penghapusan utang, dan berapa banyak pekerja di Indonesia yang mendapatkan bantuan subsidi? Justru ini bentuk nyata dari pemerintah yang sangat nyata dan langsung dirasakan,” kata Syifak

Selain itu, Syifak juga mencatat nilai investasi nasional naik 6,99 tertinggi sejak 2021, menjadi bukti kepercayaan pasar terhadap stabilitas ekonomi Indonesia. Namun lebih dari itu, ia menekankan pentingnya pemerataan sebagai tolak ukur keberhasilan.

“Ekonomi di Indonesia bukan soal di Jakarta saja. Saat ini mulai digerakkan program seperti Koperasi Desa Merah Putih, bahkan sampai ke wilayah-wilayah terpencil. Pemerataan itu nyata, bukan jargon semata, namun ini menjadi instrumen efektif untuk menghubungkan produksi lokal dengan kebutuhan masyarakat,” jelas Syifak.

Namun, Syifak menyayangkan, dengan setumpuk program dan segudang gebrakan pemerintah dibawah komando Presiden Prabowo tersebut masih ada pihak-pihak yang kerap menuduh Presiden Prabowo tanpa dasar.

Ia menyebutkan mereka sebagai “antek-antek kapitalis” yang terganggu oleh kebijakan ekonomi yang kini lebih berpihak pada rakyat kecil, bukan korporasi besar.

“Indonesia bukan negara kapitalis. Kita jalan menuju ekonomi Pancasila yang berlandaskan Pasal 33 UUD 1945. Sangat jelas jika dilihat beberapa kinerja diatas, justru pemerintah hari ini bukan bekerja untuk konglomerat, tapi untuk kesejahteraan rakyat Indonesia,” kata Syifak.

Sebelumnya, BPS merilis pertumbuhan ekonomi triwulan II mencapai 5,12%, naik dari 4,87% pada triwulan I. Beberapa pengamat menyoal angka tersebut karena tidak adanya momentum besar seperti Lebaran pada kuartal II.

Padahal kenaikan angka tersebut seiring dengan berjalannya program-program prioritas dan strategis pemerintah yang sangat menyasar dan berpihak rakyat. Khususnya rakyat ditingkat ekonomi bawah. Jadi, kemajuan ekonomi bukan hanya soal angka-angka semata.[]

Don Muzakir: Presiden Prabowo Tahu Jalan Menuju Kedaulatan Pangan

0
Don Muzakir, Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia
Don Muzakir, Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia

TANIMERDEKA – Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyatakan dukungan penuh terhadap keyakinan Presiden Prabowo Subianto bahwa strategi ketahanan pangan nasional saat ini telah berada di jalur yang tepat.

Menurut Don Muzakir, pernyataan itu bukan sekadar optimisme, tetapi cerminan dari arah kebijakan yang berbasis realitas lapangan dan kebutuhan rakyat.

“Pak Prabowo tahu betul medan perjuangan pangan kita. Beliau tidak hanya bicara di atas kertas, tapi bergerak langsung dengan visi besar dan langkah konkret. Ini yang kami, para petani, tunggu selama puluhan tahun,” ujar Don Muzakir, pada Kamis, 7 Agustus 2025.

Ia menilai, pendekatan Presiden Prabowo yang menempatkan petani sebagai ujung tombak perubahan adalah strategi jitu yang menjawab masalah klasik di sektor pertanian—dari akses benih, pupuk, infrastruktur, hingga kepastian pasar.

“Kalau strategi pertanian selalu digerakkan dari atas, tanpa mendengar suara petani, hasilnya pasti tak sejalan. Tapi Pak Prabowo hadir dengan pola pikir baru pangan bukan sekadar soal produksi, tapi soal kedaulatan bangsa,” lanjut Don Muzakir.

Tani Merdeka Indonesia, kata Don, siap menjadi mitra pemerintah untuk menyukseskan kebijakan ketahanan pangan ini. Ia menegaskan era baru pertanian Indonesia harus dibangun dengan semangat kerja bersama, teknologi yang tepat guna, serta keberpihakan yang nyata kepada petani.

“Kami melihat ini sebagai momentum emas. Petani tidak lagi dipandang sebelah mata. Pemerintah di bawah Pak Prabowo menunjukkan keberanian mengeksekusi program strategis, dan kami siap mendukung habis-habisan,” pungkas Don Muzakir.[]

Jelang Pelantikan, Pengurus Tani Merdeka Abdya Bertemu Bupati Safaruddin

0

TANIMERDEKA – Menjelang pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Barat Daya, Ketua Zulfan bersama pengurus melakukan pertemuan dengan Bupati Aceh Barat Daya, Dr. Safaruddin, di kediamannya, pada Rabu 6 Agustus 2025 malam.

Pertemuan itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkenalkan visi dan program kerja Tani Merdeka Indonesia kepada pemerintah daerah.

Zulfan menyampaikan DPD Tani Merdeka Abdya siap berkolaborasi mendukung kemajuan sektor pertanian dan pemberdayaan petani di Aceh Barat Daya.

“Kami hadir bukan untuk mencari-cari posisi, tapi ingin mendorong kerja nyata di tengah masyarakat tani. Kami ingin ikut menyumbangkan gagasan dan tenaga agar petani di Abdya bisa lebih sejahtera,” kata Zulfan.

Ia juga menyampaikan bahwa Tani Merdeka mendorong pemanfaatan teknologi pertanian, penguatan kelembagaan tani, serta menyukses program-program Presiden Prabowo yang tepat sasaran di kalangan petani.

Menurut Zulfan, hal tersebut membutuhkan dukungan dan sinergi dari pemerintah daerah.

“Kami ingin menyukseskan program Presiden Prabowo dan ingin petani tidak hanya diajak turun ke sawah, tapi juga diajak berpikir strategis. Petani perlu diberikan pendidikan politik kebijakan agar mereka paham arah pembangunan pertanian ke depan,” tambahnya.

Sementara itu Bupati Aceh Barat Daya Dr. Safaruddin menyambut baik kehadiran Tani Merdeka Indonesia di wilayahnya. Ia menilai organisasi ini bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong kedaulatan pangan dan peningkatan ekonomi petani.

“Silakan bersinergi dengan dinas teknis dan camat. Saya dukung setiap gerakan yang memberikan manfaat langsung kepada petani. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Butuh keterlibatan organisasi seperti Tani Merdeka,” kata Safaruddin.

Ia juga berharap Tani Merdeka bisa menjadi wadah aspirasi petani dan ikut mengawal program-program pertanian yang selama ini dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya.

Pelantikan pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Barat Daya direncanakan digelar dalam waktu dekat. Zulfan memastikan, usai pelantikan pihaknya akan langsung bergerak membentuk kepengurusan di tingkat kecamatan hingga gampong.[]

Presiden Prabowo: Strategi Pangan Kita Sudah di Jalur yang Benar

0

TANIMERDEKA – Presiden Prabowo Subianto menyatakan strategi ketahanan pangan Indonesia berjalan di jalur yang benar.

Prabowo menyebutkan cadangan pangan pemerintah saat ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah. Pernyataan itu disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu, 6 Agustus 2024.

“Saudara-saudara, alhamdulillah arah kita di bidang pangan cukup berhasil. Cadangan yang ada di pemerintah sekarang terbesar sepanjang sejarah. Nilai tukar petani meningkat, strategi kita ternyata berada di arah yang sudah benar,” tegas Presiden Prabowo.

Ia menekankan pentingnya produksi pangan sebagai dasar kedaulatan nasional. Menurutnya, kerentanan pangan sering dimanfaatkan pihak asing untuk mengganggu stabilitas negara.

“Selalu bangsa kita diganggu, bahkan dirusak melalui pangan… Alhamdulillah dengan langkah-langkah yang cepat dan transisi yang baik antara Presiden Jokowi dan saya, produksi pangan kita berada dalam kondisi yang aman dan kuat,” ujarnya.

Presiden juga mengapresiasi kerjasama lintas sektor. Ia menyebutkan keterlibatan Kementerian Pertanian, Kementerian Keuangan, TNI-Polri, dan Kejaksaan Agung sebagai bagian dari keberhasilan kolektif.

“Terima kasih kepada semua pihak yang mencapai ini. Ini hasil kerja sama, hasil team work,” ungkapnya.[]

Edukasi Internasional, dari Kampus ke Kandang Sapi

0

TANIMERDEKA – International Summer Course 2025 digelar di Eriffarm, Cisarua, mempertemukan mahasiswa kedokteran hewan dari dalam dan luar negeri.

DPD Tani Merdeka Kabupaten Bogor mendukung penuh kegiatan ini sebagai upaya memperkuat sinergi pendidikan dan peternakan rakyat.

Peserta mendapat pendampingan langsung dari dokter hewan profesional dalam praktik manajemen kesehatan sapi perah.[]

 

Wamentan Sudaryono: Benih Unggul Jadi Senjata Utama Tingkatkan Panen

0
Wamentan Sudaryono didampingi Irwasum Polri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo saat melakukan panen raya jagung di Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Rabu (6/8/2025).
Wamentan Sudaryono didampingi Irwasum Polri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo saat melakukan panen raya jagung di Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Rabu (6/8/2025).

TANIMERDEKA – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan pentingnya benih unggul, ketersediaan air, pupuk, dan harga panen yang menguntungkan sebagai penentu keberhasilan sektor pertanian.

Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, menilai benih unggul sebagai variabel utama karena langsung memengaruhi produktivitas. Hal ini juga berlaku untuk komoditas jagung.

“Kalau benihnya salah, hasil panen bisa turun hingga 30 persen. Tapi kalau kita gunakan benih unggul dan berstandar, dengan perlakuan yang sama, produktivitas bisa naik 20 sampai 30 persen,” ujarnya usai panen raya jagung di Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, pada Rabu, 6 Agustus 2025.

Panen tersebut bagian dari program kolaboratif antara Polres Malang, kelompok tani, Forkopimda, dan sektor swasta. Luas lahan panen hampir 200 hektare, dengan melibatkan 354 petani.

Sudaryono menjelaskan meskipun nilai investasi benih tergolong kecil dibandingkan pupuk dan sarana produksi lain, dampaknya besar terhadap hasil panen.

Kementerian Pertanian terus mendorong riset dan pengembangan teknologi perbenihan. Program ini dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta seperti Syngenta.

“Syngenta ini bukan sekadar merek, tapi jaminan mutu. Penangkar yang dibina secara profesional, hasil benihnya unggul dan sesuai standar. Inilah yang kami distribusikan ke seluruh Indonesia, agar produktivitas pertanian kita bisa terjamin,” kata Wamentan Sudaryono, yang juga anak petani asal Grobogan, Jawa Tengah.

Ia juga menyampaikan Kementerian Pertanian sedang memfinalisasi anggaran pengadaan benih melalui Kementerian Keuangan. Ia memastikan distribusi benih unggul akan segera dilakukan secara gratis.

“Kami ingin memastikan bahwa para petani jagung, khususnya di musim tanam berikutnya, mendapatkan benih terbaik secara gratis. Ini bentuk nyata keberpihakan negara kepada petani,” tegasnya.

Sementara itu Irwasum Polri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan panen kali ini bukan panen jagung konsumsi, melainkan jagung khusus untuk benih.

“Hari ini kita melaksanakan panen benih jagung jadi bukan panen jagung konsumsi, tapi panen jagung yang akan dijadikan benih. Tepatnya di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Ini juga hasil kerja sama dengan teman-teman dari Syngenta,” kata Dedi.

Ia menilai hasil panen sangat memuaskan, baik dari segi kualitas maupun nilai ekonomi. Jagung jenis ini tidak perlu dipipil atau dikeringkan dan memiliki harga relatif tinggi.

“Bahkan bonggolnya saja sudah dihargai Rp8.000. Semoga ini bisa meningkatkan kesejahteraan petani kita, khususnya di bidang jagung,” kata Dedi.[]

Tani Merdeka Lampung Barat Perkuat Kolaborasi Dengan Dinas Pertanian

0
Tani Merdeka Lampung Barat Perkuat Kolaborasi Dengan Dinas Pertanian
Tani Merdeka Lampung Barat Perkuat Kolaborasi Dengan Dinas Pertanian

Lampung Barat, — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Lampung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Salah satu langkah strategis yang kini dilakukan adalah menjalin koordinasi intensif dengan Dinas Pertanian dan Tanaman Hortikultura Kabupaten Lampung Barat serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat pada Kamis (07/08/25), guna menyukseskan program penanaman padi yang akan dimulai pada Agustus ini.

Ketua DPD TMI Lampung Barat, Haris Arifin Lubis, menyampaikan bahwa wilayah yang menjadi fokus utama dalam program ini adalah Kecamatan Tebu, yang dikenal sebagai salah satu kawasan potensial dalam sektor pertanian.

“Kami dari DPD TMI Lampung Barat saat ini sedang bersinergi dengan Dinas Pertanian Tanaman Hortikultura di bawah kepemimpinan Kadis Maidar, S.H., M.Si, serta BUMD yang dikelola oleh Bapak Alamsyah. Fokus kami adalah memastikan proses tanam padi bulan Agustus berjalan lancar dan tepat waktu,” ujar Haris dalam keterangannya.

Koordinasi ini meliputi berbagai aspek teknis, mulai dari penyediaan bibit unggul, irigasi, pupuk, hingga pendampingan lapangan bagi petani. Langkah ini diambil sebagai bentuk konkret dari implementasi program pertanian berkelanjutan yang berpihak pada petani lokal.

Menurut Haris, kerja sama lintas sektor ini menjadi sangat penting mengingat tantangan yang dihadapi petani semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, harga pupuk yang fluktuatif, hingga ketergantungan pada pasokan dari luar daerah.

“Dengan adanya kolaborasi yang kuat antara organisasi petani, dinas pertanian, dan BUMD, kita berharap bisa menciptakan sistem pertanian yang lebih mandiri, efisien, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Program ini juga sejalan dengan visi Tani Merdeka Indonesia dalam mendorong kemandirian pangan dari desa. Harapannya, keberhasilan tanam padi di Kecamatan Tebu dapat menjadi model bagi kecamatan lain di Lampung Barat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Langkah DPD TMI Lampung Barat ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk petani di lapangan yang merasa terbantu dengan hadirnya organisasi yang mampu menjembatani aspirasi mereka kepada pemerintah daerah dan pelaku usaha.

Dengan sinergi ini, Lampung Barat diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu lumbung padi di Provinsi Lampung dan mendukung ketahanan pangan nasional secara menyeluruh.