Beranda blog Halaman 41

Foto | Peringati Hari Tani Nasional, Tani Merdeka Siak Gelar Doa dan Santuni Anak Yatim

0

 

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Siak, Provinsi Riau, memperingati Hari Tani Nasional 2025 dengan doa bersama dan santunan anak yatim. Acara berlangsung sederhana, namun penuh makna bagi para pengurus dan petani yang hadir.

Ketua DPD Tani Merdeka Kabupaten Siak, Muhammad Ruwaidan Pawa, menilai Hari Tani Nasional kali ini berbeda.

Menurutnya, banyak program Presiden Prabowo Subianto yang kini benar-benar menyentuh kehidupan petani.

“Presiden Prabowo Subianto telah mengubah nasib petani,” kata Ruwaidan, pada Rabu 24 September 2025.

Ia mencontohkan kebijakan penyerapan gabah dengan harga Rp6.500 per kilogram. Kebijakan itu dianggap menyelamatkan petani padi dari kerugian saat panen raya.

“Harga gabah stabil, petani bisa tersenyum. Negara hadir memberi jaminan,” ujarnya.

Foto | Pelantikan DPD Tani Merdeka Indramayu dan Panen Raya

0

TANIMERDEKA – Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, melantik pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Acara berlangsung khidmat di Desa Karangmulya, pada Rabu, 24 September 2025.

Pelantikan itu bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional sekaligus panen raya bersama Wakil Menteri Pertanian Sudaryono. Sebanyak 700 petani hadir dalam acara tersebut.

Don Muzakir menegaskan komitmen Tani Merdeka Indonesia untuk terus mengawal program Presiden Prabowo Subianto di sektor pertanian.

Ia menyebutkan Prabowo telah bekerja nyata bagi petani, mulai dari memberantas mafia tanah hingga menyelesaikan sengketa agraria.

“Presiden Prabowo sedang memberantas mafia tanah. Beliau serius membenahi pertanian di Indonesia. Hak tanah harus diberikan kepada petani, dan sengketa tanah harus diselesaikan,” kata Don Muzakir.[]

Tani Merdeka Kota Pekalongan Salurkan Bantuan Bibit dari Dinperpa

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Pekalongan menerima bantuan bibit dari Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan. Bantuan itu akan disalurkan kepada masyarakat.

Ketua DPD Tani Merdeka Kota Pekalongan, Mungki Retnosari, menyambut baik langkah tersebut. Ia menilai bantuan ini sangat berarti bagi warga, terutama petani kecil di wilayah perkotaan.

“Alhamdulillah dengan adanya bantuan dari Dinperpa, kami dari Tani Merdeka sangat berterima kasih Pemerintah Kota Pekalongan ikut membantu masyarakat dan kelompok-kelompok tani. Mengingat lahan di Kota Pekalongan ini terbatas dan sempit, bibit yang diberikan dapat dimanfaatkan warga untuk ditanam di pekarangan rumah masing-masing,” ujar perempuan yang akrab disapa Kikie di Kantor Dinperpa, Jumat 26 September 2025.

Kikie menyebutkan, setiap rumah mendapat tiga jenis bibit, yakni terong, tomat, dan cabai, ditambah pupuk kompos. Bantuan itu diharapkan bisa meringankan pengeluaran keluarga.

“Dengan hasil dari bibit ini, beban belanja ibu-ibu bisa sedikit berkurang. Walaupun hanya dari pekarangan minimalis, hasil panen sayuran akan membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” tambah Kikie.

Ia menjelaskan bibit yang diterima akan dipindahkan ke media tanam lebih besar sebelum diserahkan ke warga. Pihaknya juga melakukan pendampingan agar masyarakat paham cara merawat, menjaga, dan mengolah tanaman supaya panen berhasil.

“Kami berharap, dengan dukungan Dinperpa serta sinergi yang terjalin baik, Kota Pekalongan tidak tertinggal dalam hal ketahanan pangan dibanding daerah lain,” tegasnya.

Bantuan ini merupakan hasil kerja sama yang terjalin antara Tani Merdeka Indonesia Kota Pekalongan dengan Dinas Pertanian dan Pangan. Hubungan kemitraan ini terus dijaga untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Sementara itu Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinperpa Kota Pekalongan, Ani Kusumaningrum, mengatakan bantuan kali ini berupa 60 bibit tomat, 60 bibit terong, dan 60 bibit cabai. Dinperpa juga menyalurkan polibag ukuran 40×40 sebanyak 2 kg.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa segera dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami memberikan bibit komoditi ini karena di pasaran harga-harga tersebut sedang tinggi, padahal kebutuhan rumah tangga sehari-hari tidak lepas dari cabai, tomat, dan terong,” jelas Ani.

Ia menilai kerja sama dengan Tani Merdeka Kota Pekalongan sudah lama terjalin. Sinergi ini mendorong masyarakat agar lebih mandiri pangan.

“Kota Pekalongan memang lahannya terbatas, tapi masyarakat tetap bisa memanfaatkan lahan pekarangan, baik di rumah, kantor, organisasi maupun kelompok masyarakat lainnya,” katanya.

Ani menambahkan masyarakat bisa mengajukan permohonan bibit secara gratis sesuai ketersediaan.

“Silakan berkirim surat permohonan melalui RT atau organisasi. Kami juga masih mendorong Gerakan Kelurahan Menanam yang hingga kini terus berjalan,” terangnya.

Ia menegaskan, kolaborasi pemerintah dan organisasi tani akan memperkuat ketahanan pangan keluarga di Pekalongan.

“Masyarakat dapat memenuhi sebagian kebutuhan sayur-mayur dari hasil pekarangan sendiri, sehingga selain menekan pengeluaran, juga menumbuhkan budaya bertani di tengah perkotaan,” tandasnya.[]

Dukung DPR Bentuk Pansus Konflik Agraria, Don Muzakir: Petani Sudah Lama Merugi

0
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia

TANIMERDEKA – Tani Merdeka Indonesia menyatakan mendukung rencana DPR RI membentuk Panitia Khusus (Pansus) Penyelesaian Konflik Agraria pada 2 Oktober 2025.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menilai langkah ini penting untuk menyelesaikan persoalan agraria yang sudah berlangsung lama.

“Rencana pembentukan Pansus oleh DPR RI menunjukkan keseriusan negara dalam mengurai konflik agraria dari akar masalahnya. Ini langkah besar yang patut kita apresiasi,” ujar Don Muzakir, pada Kamis 25 September 2025.

Ia juga menegaskan dukungan penuh terhadap wacana pembentukan Badan Pelaksana Reforma Agraria. Menurutnya, kelembagaan khusus dengan kewenangan yang kuat sangat dibutuhkan untuk mengkoordinasikan program reforma agraria yang selama ini tersebar di banyak kementerian.

“Kami mendesak agar pembentukan Badan Reforma Agraria ini segera direalisasikan. Untuk menyelesaikan masalah yang sistemik dan masif, kita butuh lembaga yang fokus, tidak terfragmentasi, dan memiliki otoritas yang jelas,” kata Don Muzakir.

Tani Merdeka Indonesia menilai sinergi DPR dan pemerintah dalam membenahi tata kelola agraria menjadi kabar baik bagi petani.

Don Muzakir menyoroti sejumlah langkah yang sudah dilakukan pemerintah, mulai dari pembentukan Satgas Penertiban Kawasan Hutan, pemberantasan mafia tanah dan tambang, hingga percepatan reforma agraria.

“Upaya ini menunjukkan bahwa perjuangan petani tidak diabaikan negara. Pemerintah dan DPR kini berjalan dalam visi yang sama: membereskan konflik agraria sekaligus memperkuat kedaulatan petani,” ujarnya.

Sementera itu Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya memastikan pansus akan dibentuk sebagai wujud komitmen politik parlemen dalam menyelesaikan persoalan pertanahan.

“DPR akan membentuk Pansus penyelesaian konflik agraria dan mendorong pemerintah mempercepat kebijakan satu peta serta pembentukan Badan Pelaksana Reforma Agraria,” kata Dasco dalam audiensi bersama Konsorsium Pembaruan Agraria dan perwakilan organisasi petani di Senayan, pada Rabu 24 Sepetember 2025.

Hari Tani Nasional: Tani Merdeka Bogor Tanam Harapan Lewat Edamame

0

TANIMERDEKA – Memperingati Hari Tani Nasional 2025, DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bogor menanam edamame di lahan pertanian Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, pada Kamis 25 September 2025.

Ketua DPD Tani Merdeka Kabupaten Bogor, Cecep Gogom hadir bersama jajaran pengurus dan perwakilan petani setempat.

Penanaman edamame ini langkah nyata untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus membuka peluang pasar baru.

“Petani adalah penyangga kehidupan. Tanpa petani, tidak mungkin kita bisa bicara soal kedaulatan pangan. Karena itu, kesejahteraan petani harus jadi prioritas,” kata Cecep Gogom.

Ia menjelaskan, edamame dipilih karena memiliki nilai jual tinggi dan potensi pasar luas, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

“Edamame ini contoh inovasi pertanian yang kita dorong. Petani Bogor harus mampu mengembangkan komoditas bernilai tinggi agar ekonomi mereka ikut meningkat,” ujarnya.

Cecep menegaskan DPD Tani Merdeka Kabupaten Bogor siap mendukung penuh petani. Dukungan mencakup pendampingan, edukasi, hingga akses pasar.

“Spirit Tani Merdeka adalah kemandirian dan kemerdekaan petani. Kita ingin petani berdiri tegak, tidak bergantung, dan mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.[]

Panen Raya Indramayu, Sudaryono: Petani Kunci Swasembada Beras 2025

0
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono bersama Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono bersama Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin

TANIMERDEKA – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono gelar panen raya di Desa Karangmulya, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, pada Rabu 24 September 2025.

Acara ini digelar Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Indramayu bersama Gapoktan Tani Makmur.

Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono mengapresiasi kepada petani Indramayu yang telah menjaga ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, kerja keras petani menjadi kunci tercapainya swasembada beras tahun 2025.

“Petani adalah pejuang bangsa di sektor pangan. Indramayu menjadi salah satu lumbung padi nasional yang kontribusinya luar biasa. Kehadiran saya di sini adalah bentuk penghormatan dan dukungan pemerintah kepada para petani yang tetap gigih berproduksi meski menghadapi tantangan iklim dan serangan hama,” ujar Wamentan Sudaryono.

Ia menjelaskan, panen di Desa Karangmulya menjadi prestasi besar. Petani mampu panen dua kali setahun meski sebelumnya kesulitan air. Berkat kerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), sistem irigasi kini bisa mengalirkan air ke lahan Karangmulya.

Sementara itu Bupati Indramayu, Lucky Hakim, juga hadir. Ia menyampaikan rasa syukur dan bangga atas keberhasilan petani Karangmulya.

“Saya menyambut baik dan turut gembira serta bersyukur, di tengah perubahan iklim serta berbagai serangan hama terutama tikus, para petani di Desa Karangmulya masih bisa panen padi. Keberhasilan ini membuktikan kemampuan petani dalam mengelola lahan dengan baik, dan patut kita apresiasi bersama,” kata Lucky.

Ia menegaskan capaian ini sejalan dengan kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto yang menempatkan sektor pertanian sebagai program strategis nasional. Menurutnya, pertanian juga menjadi sektor andalan Pemerintah Kabupaten Indramayu sesuai visi Indramayu Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, Gotong Royong.

“Hal ini sejalan dengan program Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu yang menjadikan pertanian sebagai sektor andalan, sesuai visi Indramayu REANG. Kami berkomitmen menjadikan Indramayu unggul dan berdaya saing melalui kemandirian ekonomi berbasis sumber daya alam dan pengembangan industri pertanian,” imbuhnya.

Panen raya ini bertepatan dengan Hari Tani Nasional ke-64. Momen ini menjadi ajang refleksi sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan sektor pertanian.

Lucky Hakim menegaskan, Indramayu tetap menjadi lumbung padi nasional. Panen raya ini membuktikan bahwa kerja keras dan ketangguhan petani adalah kunci menjaga ketahanan pangan Indonesia.[]

Peringati Hari Tani Nasional, Tani Merdeka Oku Timur Ajak Petani Dukung Program Prabowo

0

TANIMERDEKA – Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan menggelar peringatan Hari Tani Nasional di kawasan BK 9, Desa Tambak Boyo. Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri pengurus, anggota, dan masyarakat petani setempat.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Oku Timur, M Daud, menegaskan Hari Tani Nasional menjadi momen penting bagi petani untuk terus bekerja cerdas dan beradaptasi dengan kemajuan zaman.

“Dengan program Bapak Presiden Prabowo Subianto, para petani kini mendapatkan banyak kemudahan di berbagai sisi. Program ini membuka peluang besar agar petani bisa maju dan sejahtera,” ungkapnya.

Ia menekankan visi Asta Cita yang digagas Presiden Prabowo memberi arah jelas menuju swasembada pangan nasional. Dengan itu Indonesia diharapkan mampu mandiri dalam ketahanan pangan.

Selain itu Tani Merdeka Indonesia Oku Timur juga menyatakan mendukung penuh terhadap pidato Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB, yang menekankan pentingnya perdamaian dunia.

“Indonesia selalu siap mendukung perdamaian dunia, sebagaimana yang disampaikan Bapak Presiden di PBB. Kami, para petani, ikut bangga dan mendukung komitmen tersebut,” tegas M Daud.

Peringatan Hari Tani Nasional di OKU Timur ini menunjukkan bahwa petani tidak hanya berperan dalam ketahanan pangan. Mereka juga ikut mendukung cita-cita besar bangsa, termasuk di kancah internasional.[]

DPW Tani Merdeka Jateng Gelar Konsolidasi, Perkuat Komitmen untuk Petani

0

TANIMERDEKA – DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar rapat konsolidasi di Gedung PKK Ungaran. Pertemuan itu langkah strategis untuk memperkuat organisasi sekaligus meneguhkan komitmen dalam memperjuangkan kesejahteraan petani.

Rapat dihadiri Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Dewan Pakar, dan jajaran pengurus.

Kehadiran para tokoh ini menunjukkan keseriusan Tani Merdeka dalam membangun kekuatan petani hingga ke tingkat kabupaten dan kecamatan.

Agenda rapat membahas penguatan kepengurusan, penyusunan program prioritas berbasis potensi lokal, serta skema pendanaan yang transparan. Pemberdayaan petani milenial dan perempuan tani juga mendapat perhatian besar agar mampu menjadi motor penggerak regenerasi pertanian.

Ketua DPW Tani Merdeka Jawa Tengah, Wawan Pramono, menegaskan Jawa Tengah punya potensi besar di bidang pertanian. Namun tantangan masih banyak, mulai dari akses pasar, keterbatasan teknologi, hingga dampak perubahan iklim.

“Melalui konsolidasi ini, kita ingin memperkuat kolaborasi lintas sektor agar petani Jawa Tengah benar-benar merdeka, mandiri, dan sejahtera,” ujarnya.

Perwakilan Dewan Pembina dan Penasehat juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah, swasta, dan lembaga pendidikan. Kolaborasi ini dinilai penting agar program berjalan efektif. Dukungan juga diberikan pada penguatan rantai nilai agribisnis, digitalisasi pertanian, dan advokasi kebijakan yang berpihak pada petani.

Rapat konsolidasi ini menghasilkan kesepakatan bersama untuk memperkuat kepengurusan hingga ke desa-desa. Program prioritas berbasis potensi lokal seperti padi, hortikultura, peternakan, dan perikanan akan menjadi fokus utama. Sistem pendanaan berbasis gotong royong juga dipersiapkan. Pengurus menegaskan pentingnya komunikasi yang kuat serta digitalisasi data anggota.

DPW Tani Merdeka Jawa Tengah optimistis hasil konsolidasi ini akan memperkuat organisasi dan memberi dampak nyata. Langkah ini diharapkan menjadi pondasi bagi petani agar lebih solid, modern, dan berdaya saing, sejalan dengan visi mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani Indonesia.[]

Peringati Hari Tani Nasional, Tani Merdeka Pali Tanam Jagung di Simpang Tais

0

TANIMERDEKA – Hari Tani Nasional yang jatuh setiap 24 September diperingati dengan cara berbeda di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Sumatera Selatan.

DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pali menggelar penanaman jagung di Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi, pada Kamis 25 September 2025.

Lahan yang digunakan seluas 1,5 hektare. Penanaman ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pali, Heriadi, mengatakan kegiatan ini sebagai langkah awal memperkuat pertanian di Bumi Serepat Serasan. Ia juga mengajak masyarakat terlibat langsung.

“Penanaman jagung ini menjadi langkah awal yang kami harap bisa mendorong semangat masyarakat untuk bertani dan membangun ketahanan pangan di wilayah Kabupaten PALI,” kata Heriadi.

Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan menjadi contoh nyata bagi masyarakat Pali untuk kembali menghidupkan semangat bertani.

Menurutnya, gerakan ini juga butuh dukungan pemerintah kabupaten dan provinsi.

“Harapan kami, melalui lembaga ini, masyarakat PALI bisa lebih maju dalam bidang pertanian, usaha mikro, dan merasakan peningkatan kesejahteraan secara nyata,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Pali, Ahmad Jhoni, ikut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan pemerintah daerah mendukung penuh penanaman jagung.

“Dalam pengawasan penanaman jagung ini kita melibatkan pihak Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya,” kata Ahmad Jhoni.

Menurutnya, program ini akan diperluas dengan target satu desa satu hektare. Hasil panen nantinya akan dipasarkan melalui kerja sama pemerintah daerah dengan Badan Urusan Logistik (Bulog).

Sementara itu Kepala Desa Simpang Tais, Erika Peru menilai kegiatan ini selaras dengan program nasional.

“Kita selaku pemerintah desa tentunya sangat mendukung, dan diharapkan produksi hasil tanaman jagung ini bisa berdampak positif bagi para petani,” ujar Erika.[]

Program Makan Bergizi Gratis Jadi Harapan Baru Petani Tasikmalaya

0

TANIMERDEKA – Petani di Kota Tasikmalaya kini punya harapan baru. Mereka tidak lagi harus menanam dengan penuh ketidakpastian karena harga pasar yang sering naik turun.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Tasikmalaya, Nandang Suryana, menyebutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Presiden Prabowo Subianto sebagai peluang emas bagi petani. Program ini dianggap bisa membuat petani lebih tenang dan sejahtera.

“Bayangkan saja sekarang ini para petani memiliki kepastian pasar yang jelas dengan harga yang jelas,” kata Nandang saat peringatan Hari Tani Nasional, pada Rabu 24 September 2025.

Selama ini, kata Nandang, petani selalu menanam dengan harapan harga panen tinggi. Namun kenyataannya, ketika panen tiba, harga sering jatuh dan mereka rugi. Akibatnya petani hanya dapat lelah. “Tani tinggal daki,” ucap Nandang.

Lewat MBG, semua itu bisa berubah. Setiap dapur yang memasak makanan bergizi untuk anak-anak sekolah membutuhkan bahan pokok dalam jumlah besar dan rutin. Mulai dari beras, ayam, sayuran, sampai buah-buahan. Semua ini bisa dipasok dari petani lokal.

“Untuk telur ayam saja, satu dapur SPPG, dengan 4.000 penerima manfaat, membutuhkan 4.000 butir telur sehari. Jika di Kota Tasikmalaya ada 74 dapur, coba hitung sendiri berapa kebutuhan total komoditas pangan yang harus dipenuhi,” jelasnya.

Dengan kebutuhan sebesar itu, petani tidak perlu lagi bingung mencari pembeli. Hasil panen bisa langsung dijual ke koperasi yang bekerja sama dengan dapur MBG. Cara ini lebih cepat, harga lebih jelas, dan petani tidak lagi dipermainkan tengkulak.

Manfaat MBG juga terasa bagi warga lain. Satu dapur MBG bisa menyerap 50 pekerja. Jika di Tasikmalaya ada 74 dapur, ribuan orang mendapat pekerjaan baru.

Menurut Nandang, uang dari pemerintah untuk MBG sebagian besar digunakan membeli bahan pangan. Artinya, uang itu berputar di desa-desa, membuat ekonomi masyarakat bergerak.

Selain soal ekonomi, Nandang juga menekankan nilai kemanusiaan. Program ini memberi gizi yang sama bagi semua anak-anak, tanpa membedakan kaya atau miskin.[]