Beranda blog Halaman 39

Posko DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Galang Bantuan Korban Banjir di Aceh

0

TANIMERDEKA – Warga Kabupaten Aceh dan Aceh Besar antusias menyumbang sembako, pakaian, dan dana untuk korban banjir serta longsor. Donasi dikumpulkan melalui Posko Bersama yang didirikan DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh bersama DPD Tani Merdeka Kabupaten Aceh Besar.

Posko ini menampung berbagai bentuk bantuan, mulai dari uang, pakaian layak pakai, selimut, sembako, obat-obatan, hingga kebutuhan darurat lain. Bantuan disalurkan ke wilayah terdampak banjir yang sulit dijangkau, terutama desa-desa pesisir dan pedalaman.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh, Cut Muhammad, menyebutkan posko ini sebagai wujud kepedulian nyata.

“Posko ini kami siapkan agar proses pengumpulan dan distribusi bantuan lebih cepat dan terkoordinasi,” ujar Cut Muhammad, pada Rabu, 3 Desember 2025.

Ia menambahkan musibah banjir menjadi pengingat pentingnya solidaritas.

“Dalam situasi musibah seperti ini, jangan ada yang mengambil keuntungan. Kita harus saling membantu dan memastikan masyarakat bisa memenuhi kebutuhan dasar dengan harga yang wajar,” kata Cut Muhammad.

Ia menegaskan kebersamaan menjadi kunci menghadapi masa sulit.

“Di tengah duka, tumbuh harapan baru bahwa kebersamaan mampu menopang masyarakat Aceh menghadapi ujian berat ini,” ungkapnya.

Posko kemanusiaan berlokasi di Lambaro, Aceh Besar, dibuka setiap hari. Pengurus DPW Tani Merdeka Indonesia dan DPD Tani Merdeka Kabupaten Aceh Besar aktif menjaga posko, menerima bantuan, dan menyalurkannya ke titik pengungsian.

Suasana posko terlihat ramai. Relawan, pegawai, dan warga datang membawa sembako, pakaian, serta obat-obatan. Bantuan mulai dikirim ke desa-desa yang terisolasi akibat banjir.

Dukungan tidak hanya datang dari Aceh. Anggota Tani Merdeka Indonesia dari berbagai provinsi ikut membantu melalui rekening donasi yang dibuka khusus untuk aksi kemanusiaan ini. Dana yang masuk digunakan membeli kebutuhan darurat seperti beras, minyak goreng, gula, serta obat-obatan.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menegaskan solidaritas petani harus menjadi kekuatan utama dalam menghadapi bencana.

“Gerakan ini bukan hanya milik Aceh, tetapi milik seluruh petani Indonesia. Kita ingin menunjukkan bahwa Tani Merdeka hadir bukan hanya untuk urusan pertanian, tetapi juga untuk kemanusiaan. Bantuan dari anggota di luar Aceh membuktikan bahwa kepedulian lintas daerah nyata adanya,” kata Don Muzakir.

Ia menambahkan bahwa Tani Merdeka Indonesia terus mengawal agar bantuan sampai ke tangan korban. Menurutnya, organisasi tani harus menjadi jembatan antara masyarakat terdampak dan pemerintah.

“Kita pastikan bantuan tidak berhenti di posko. Harus sampai ke desa-desa, ke rumah-rumah yang terendam, ke keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Itu tanggung jawab kita bersama,” tegas Don Muzakir.[]

DPD Tani Merdeka Aceh Timur Buka Posko Bantuan Korban Banjir di Aceh

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Timur membuka posko penggalangan donasi dan menyalurkan bantuan sembako bagi korban banjir. Posko ini menjadi salah satu pusat distribusi bantuan di tengah kondisi darurat.

Data BPBD Aceh Timur mencatat hingga 26 November 2025 terdapat 29.706 warga terdampak banjir. Sebanyak 7.972 rumah terendam, ribuan warga harus mengungsi.

Data Posko Tanggap Darurat Bencana Provinsi Aceh menyebut korban meninggal akibat banjir dan longsor mencapai 156 orang. Sebanyak 181 jiwa hilang dan 1.838 orang luka-luka. Korban tersebar di sejumlah kabupaten, termasuk Aceh Timur.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Timur, Zubir Capang, menyampaikan posko donasi dibuka untuk menerima bantuan berupa sembako, air bersih, pakaian layak pakai, obat-obatan, dan kebutuhan darurat lain.

“Kami berkomitmen membantu sebanyak mungkin warga terdampak. Posko ini akan terus menerima donasi dan menyalurkan bantuan secara berkala hingga kondisi membaik,” ujar Zubir.

Bantuan diprioritaskan bagi warga di wilayah pesisir dan pedalaman yang sulit dijangkau. Kondisi banjir membuat akses jalan terputus, listrik padam, dan komunikasi terganggu.

Sekretaris Tani Merdeka Aceh Timur, T. Muhammad Ajuf, menambahkan aksi ini bertujuan meringankan beban warga, terutama keluarga, lansia, dan anak-anak.

“Banyak warga hidup dalam ketidakpastian. Kami ingin memastikan bantuan sampai kepada mereka yang paling membutuhkan,” kata Ajuf.

Ia menyerukan masyarakat luas, relawan, dan organisasi kemanusiaan bergabung mendukung gerakan ini. Menurutnya, distribusi bantuan akan lebih cepat jika dilakukan bersama.

Suasana posko di Aceh Timur ramai oleh relawan dan warga yang datang menyerahkan bantuan. Tumpukan sembako, pakaian, dan air bersih mulai dikirim ke lokasi pengungsian.[]

Pengurus DPW Tani Merdeka Jawa Tengah Resmi Dilantik, Ini Pesan Wamentan Sudaryono

0

TANIMERDEKA – Pelantikan pengurus DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah berlangsung di GOR Jatidiri, Semarang, Minggu, 30 November 2025. Acara dihadiri Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, serta Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir.

Sudaryono, yang juga Ketua Pembina DPN Tani Merdeka Indonesia, menegaskan pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi besar petani Jawa Tengah.

“Pelantikan ini bukan sekadar acara seremonial. Kita ingin memastikan organisasi Tani Merdeka hadir di desa-desa, menjadi penghubung antara petani dan pemerintah. Kita bela yang baik, kita luruskan yang salah,” kata Sudaryono.

Ia menekankan bahwa Tani Merdeka Indonesia harus mampu mengawal kebijakan pemerintah agar benar-benar dirasakan petani. Menurutnya, organisasi ini lahir dari akar rumput dan harus tetap melekat pada kebutuhan petani di lapangan.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebutkan pelantikan pengurus DPW Tani Merdeka Indonesia memiliki makna penting bagi ketahanan pangan daerah.

“Acara hari ini bukan sekadar seremonial. Ini mengandung makna bahwa pengurus DPW Tani Merdeka Jawa Tengah untuk segera melakukan perubahan bagi masyarakat tani,” ujar Luthfi.

Ia meminta pengurus segera turun ke wilayah, memastikan distribusi bantuan pemerintah berjalan baik.

“Saya minta pengurus turun ke wilayah, melakukan pengecekan langsung di tingkat petani. Bukan kampanye, ini sungguhan. Kita harus pastikan apakah bantuan pemerintah benar-benar sampai ke petani,” katanya.

Sementara itu Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir menegaskan pelantikan ini menjadi tonggak penting bagi gerakan petani di Jawa Tengah.

“Gebyar Tani Merdeka adalah momentum kebersamaan. Kita ingin menunjukkan bahwa petani Indonesia mampu bersatu, berpikir maju, dan berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional,” kata Don Muzakir.

Suasana GOR Jatidiri penuh oleh ribuan petani yang hadir. Agenda pelantikan pengurus DPW Tani Merdeka Jawa Tengah menjadi penegasan bahwa organisasi ini siap turun ke lapangan, memastikan kebijakan pemerintah benar-benar dirasakan petani.[]

Wamen Sudaryono Minta Petani Bela Presiden Prabowo dari Serangan Negatif

0
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono (kanan) dan Ketua Umum Don Muzakir (kiri)
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono (kanan) dan Ketua Umum Don Muzakir (kiri)

TANIMERDEKA – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono meminta petani membela Presiden RI Prabowo Subianto setelah pemerintah menurunkan harga pupuk subsidi sebesar 20 persen. Ia berharap petani tidak tinggal diam ketika Presiden dijelek-jelekkan.

Hal itu disampaikan Sudaryono saat menghadiri Gebyar Tani Merdeka di GOR Jatidiri, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Minggu, 30 November 2025. Ia menyebut harga pupuk subsidi sudah turun sejak tiga minggu terakhir.

“Sekitar 3 minggu yang lalu kalau nggak salah, jadi turun 20 persen. Jadi rata-rata urea urea dan pupuk itu di bawah Rp 100 ribu harganya. Persisnya aku lupa. Tapi turun 20 persen,” kata Sudaryono yang juga Ketua Pembina DPN Tani Merdeka Indonesia.

Dalam sambutannya, Sudaryono memuji kepemimpinan Prabowo. Ia menegaskan penurunan harga pupuk terjadi setelah Prabowo menjabat Presiden RI.

“Harga pupuknya turun. Yang bikin turun siapa? Pak Presiden. Maka pertemuan kita hari ini adalah, saya khususnya sebagai pimpinan Anda semua, ingin menegaskan bahwa Presiden kita mikiri urusane wong tani,” ujarnya.

Sudaryono menyebutkan pemerintah juga mengupayakan distribusi pupuk subsidi cukup untuk petani dengan mekanisme yang tidak mempersulit.

“Pergerakan kita, usaha kita, daya upaya yang telah kita laksanakan, alhamdulillah telah dinikmati oleh jutaan petani bukan hanya Anda, tapi orang-orang di luar sana juga ikut menikmati perhatian Bapak Presiden kita terhadap petani,” ujarnya.

“Irigasi diberesi, bibit diberesi, benih diberesi, rabuk diberesi. Apalagi yang susah? Kalau belum, itu bukan artinya tidak. Kalau perbaikan irigasi belum nyampai ke desa jenengan, bukan berarti tidak, tapi belum,” lanjutnya.

Sudaryono menegaskan konsolidasi Tani Merdeka ditujukan untuk seluruh petani di Jawa Tengah. Ia meminta mereka membela Prabowo sebagai balasan atas bantuan yang sudah diterima.

“Anda sebagai petani, orang tua saya yang petani merasakan manfaat besar dari kepemimpinan Bapak Presiden kita, Prabowo Subianto yang bela rakyat petani. Maka kita tidak boleh diam,” tegasnya.

“Manakala presiden kita dielek-elek (dijelek-jelekkan), difitnah. Mungkin Pak Prabowo boleh memaafkan, tapi kita yang telah merasakan manfaat dari programnya, tidak boleh tinggal diam,” lanjutnya.

Sudaryono juga mengingatkan petani agar tidak terprovokasi opini publik yang menjelekkan Presiden.

“Jangan sampai terdistorsi opini-opini bahkan beberapa buzzer yang ingin membelokkan satu narasi yang kurang baik, itu maksud saya. Apakah mungkin sempurna semua, barangkali ada satu dua yang harus diperbaiki ya kita perbaiki,” tuturnya.

Suasana GOR Jatidiri saat itu dipenuhi ribuan petani yang hadir dalam pelantikan DPW Tani Merdeka Jawa Tengah. Agenda ini menjadi konsolidasi besar petani sekaligus ruang bagi pemerintah menyampaikan kebijakan langsung kepada masyarakat tani.[]

Tani Merdeka Indonesia Sragen Gelar Aksi Serentak Berantas Hama Tikus di Sawah

0

TANIMERDEKA – Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Sragen bersama Pemerintah Desa Kedungupit, Kecamatan Sragen, menggerakkan petani gabungan kelompok tani (Gapoktan) dan kelompok tani (poktan) untuk membasmi hama tikus secara serentak, Selasa, 2 Desember 2025. Aksi dilakukan dengan pemasangan umpan beras bercampur racun tikus di lahan sawah seluas 350 hektare.

Gerakan ini sebelumnya diterapkan di Desa Plosokerep, Kecamatan Karangmalang, Sragen, dan terbukti menekan populasi tikus hingga 80 persen. Umpan dipasang pada waktu paling tepat, yakni setelah panen atau pascatanam, saat tikus kekurangan sumber makanan alami.

Inovasi pemasangan umpan tikus diinisiasi Ketua Gapoktan Rukun Santoso Desa Plosokerep, Edi Narwanto, yang juga menjabat Ketua Bidang Usaha dan Koperasi Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Sragen. Didampingi Ketua Tani Merdeka Kabupaten Sragen, Setyo Widodo, Edi menjelaskan bahwa program ini menyasar sawah di Desa Kedungupit.

Bahan umpan meliputi enam kuintal beras, enam kilogram racun tikus, 18 butir telur ayam, dan enam kilogram minyak goreng. Semua bahan dicampur hingga gabah berubah warna kebiru-biruan. Umpan diletakkan di pematang sawah dengan jarak sekitar 10 langkah lalu ditutup sekam gabah.

“Perhitungan biaya satu poktan dengan luas lahan 60 hektare itu sekitar Rp4 juta. Artinya, per hektare hanya membutuhkan biaya Rp67.000. Efektivitasnya bisa mencapai 80 persen. Kami melihatnya dari kerusakan tanaman yang diserang tikus. Sebelumnya kerusakan tanaman sampai 30 persen. Setelah dipasang umpan secara simultan kerusakan tanaman padi hanya tinggal 5 persen,” ujar Edi.

Edi menegaskan inovasi ini diperkenalkan kepada petani Kedungupit karena banyak korban meninggal akibat jebakan tikus bertenaga listrik. Sejak 2022, ia melakukan uji coba gerakan pasang umpan serentak, terutama pada masa transisi pascapanen ketika tikus tidak memiliki sumber makanan.

Sementara itu Ketua Tani Merdeka Kabupaten Sragen, Setyo Widodo, menyebutkan aksi ini sebagai bentuk kepedulian petani terhadap keselamatan dan keberlanjutan produksi pangan.

“Kami ingin petani tidak lagi menggunakan jebakan listrik yang berbahaya. Gerakan pasang umpan ini lebih aman, lebih murah, dan terbukti efektif. Kami berharap pemerintah memberi dukungan agar metode ini bisa diterapkan lebih luas,” kata Setyo Widodo.

Ia menambahkan bahwa Tani Merdeka akan terus mendampingi petani untuk mencari solusi praktis menghadapi hama. Menurutnya, inovasi sederhana seperti ini bisa memberi dampak besar bagi ketahanan pangan daerah.

Suasana di Desa Kedungupit terlihat ramai. Petani bergotong royong memasang umpan di pematang sawah. Mereka berharap hasil panen mendatang lebih terjaga dari serangan tikus.[]

Tani Merdeka Indonesia Buka Posko Bantuan Korban Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar

0
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia

TANIMERDEKA – DPN Tani Merdeka Indonesia membuka posko bantuan bagi korban banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Posko mulai beroperasi sejak hari pertama banjir, pada Rabu, 24 November 2025, dan langsung menyalurkan bantuan darurat ke lokasi terdampak.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyampaikan duka mendalam kepada masyarakat yang kehilangan keluarga maupun harta benda akibat bencana.

“Kami telah menyiapkan posko bantuan korban banjir. Pengurus DPW dan DPD Tani Merdeka Indonesia kabupaten/kota bertugas memastikan kelancaran penyaluran bantuan ke lokasi bencana,” ujar Don Muzakir.

Ia menegaskan bahwa posko tidak hanya menampung bantuan dari masyarakat, tetapi juga memastikan distribusi logistik yang dikirim dari Jakarta berjalan lancar. Menurutnya, koordinasi antara pengurus pusat dan daerah menjadi kunci agar bantuan cepat sampai ke tangan korban.

“Bencana ini tidak hanya merugikan secara material, tetapi juga meninggalkan luka sosial. Karena itu, kami ingin memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Posko Donasi Tani Merdeka Indonesia kini semakin meluas. Lokasi posko berada di Lambaro, Aceh Besar, Pidie, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tenggara dan Aceh Tamiang. Jaringan ini dibentuk untuk mempercepat penyaluran logistik, termasuk makanan siap saji, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya.

Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia kabupaten/kota juga menyiapkan relawan untuk membantu evakuasi warga yang masih terjebak banjir. Relawan bekerja sama dengan aparat desa dan tim penyelamat setempat.

Don Muzakir menambahkan Tani Merdeka Indonesia akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan relawan lokal. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas pihak agar penanganan bencana lebih efektif.

“Solidaritas adalah kekuatan kita. Semoga dengan adanya posko ini, masyarakat terdampak bisa segera bangkit, semangat dan kembali menjalani aktivitas,” kata Don Muzakir.

Banjir besar yang melanda Aceh, Sumut, dan Sumbar sejak pekan lalu mengakibatkan ribuan rumah terendam. Sejumlah fasilitas umum rusak, sementara akses jalan di beberapa wilayah terputus. Pemerintah daerah bersama relawan masih berupaya membuka jalur distribusi agar bantuan bisa masuk ke lokasi-lokasi yang terisolasi.

Posko Tani Merdeka Indonesia diharapkan menjadi salah satu dalam mempercepat penanganan darurat. Selain menyalurkan bantuan, posko juga berfungsi sebagai pusat informasi bagi masyarakat yang ingin menyalurkan donasi.[]

Wamentan Sudaryono: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Bukan Gratis

0
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono

TANIMERDEKA – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan pemerintah telah menurunkan harga pupuk hingga 20 persen. Kebijakan ini disebut sebagai langkah konkret untuk meringankan beban biaya produksi petani.

“Jadi pupuknya bukan gratis. Yang ada, harga pupuk diturunkan 20 persen, jadi harganya lebih terjangkau. Ini juga salah satu langkah konkret pemerintah untuk meringankan beban petani,” kata Sudaryono yang juga Ketua Pembina DPN Tani Merdeka Indonesia dalam acara pelantikan DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah, di GOR Jatidiri, Semarang, pada Minggu, 30 November 2025.

Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, meminta petani tidak termakan isu menyesatkan di ruang publik. Ia menegaskan kabar pupuk gratis tidak benar.

Ia menyebutkan sejumlah kebutuhan strategis petani mulai dari benih, irigasi, hingga dukungan harga pembelian pemerintah (HPP) sudah mulai terpenuhi.

“Kita ingin mengajak semua teman-teman petani di seluruh wilayah. Banyak kebutuhan petani yang sudah kita penuhi, dan ini harus disuarakan dengan baik. Kita bela yang baik,” kata Sudaryono, anak petani asal Grobogan, Jawa Tengah.

Menurutnya, cukup banyak narasi menyesatkan yang sengaja disebarkan pihak yang tidak memahami kondisi pertanian.

“Jangan sampai opini-opini yang tidak berdasar membelokkan fakta. Apakah seluruh program sudah sempurna? Belum. Ada hal-hal yang perlu diperbaiki, dan itu pasti kita benahi. Namun bukan berarti kerja besar yang sudah berjalan diabaikan begitu saja,” ujarnya.

Sudaryono menekankan pentingnya suara petani tersampaikan ke publik.

“Kita perlu menggalang komunitas petani. Banyak yang sudah merasa terbantu, dan pengalaman mereka harus digaungkan. Jangan sampai narasi pertanian justru dikendalikan oleh mereka yang tidak mengerti dunia pertanian,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebut pelantikan Tani Merdeka bukan sekadar acara seremonial.

“Acara hari ini bukan sekadar seremonial. Ini mengandung makna bahwa pengurus DPW Tani Merdeka Jawa Tengah untuk segera melakukan perubahan bagi masyarakat tani,” kata Luthfi, yang juga Ketua Dewan Pembina DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah.

Ia menegaskan 35 kabupaten/kota hadir menyaksikan pengurusnya dilantik. Menurutnya, mereka menunggu langkah konkret organisasi.

“Saya minta pengurus turun ke wilayah, melakukan pengecekan langsung di tingkat petani. Bukan kampanye, ini sungguhan. Kita harus pastikan apakah bantuan pemerintah benar-benar sampai ke petani,” ujarnya.

Luthfi mengakui distribusi bantuan belum berjalan sempurna.

“Melalui Tani Merdeka, kami ingin lakukan pengecekan sehingga hasil panen bisa berlimpah dan bantuannya benar-benar sampai di sawah,” jelasnya.

Ia juga meminta pengurus Tani Merdeka memegang tanggung jawab moral kepada petani.

“Saya minta maaf bila belum maksimal meningkatkan kesejahteraan petani, tapi percaya, di bawah arahan Pak Mentan dan Pak Wamentan dan para senior, kita berkomitmen untuk terus menyejahterakan petani di wilayah kita,” ungkap Luthfi.

Sementara itu Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menilai pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi besar petani Jawa Tengah.

“Gebyar Tani Merdeka adalah momentum kebersamaan. Kita ingin menunjukkan bahwa petani Indonesia mampu bersatu, berpikir maju, dan berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional,” kata Don Muzakir.

Suasana Stadion Jatidiri Semarang penuh oleh ribuan petani yang hadir. Agenda pelantikan pengurus DPW Tani Merdeka Jawa Tengah menjadi penegasan bahwa organisasi ini siap turun ke lapangan, memastikan kebijakan pemerintah benar-benar dirasakan petani.[]

Tani Merdeka Aceh Minta Harga Bahan Pokok Tetap Stabil di Tengah Bencana

0
Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh, Cut Muhammad
Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh, Cut Muhammad

TANIMERDEKA – Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh, Cut Muhammad, menyerukan agar harga bahan pokok tetap stabil di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh.

Ia meminta pedagang dan pelaku pasar tidak memanfaatkan kondisi darurat untuk menaikkan harga kebutuhan masyarakat.

“Dalam situasi musibah seperti ini, jangan ada yang mengambil keuntungan. Kita harus saling membantu dan memastikan masyarakat bisa memenuhi kebutuhan dasar dengan harga yang wajar,” ujar Cut Muhammad, pada Minggu, 30 November 2025.

Cut Muhammad menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Kantor Wilayah Perum Bulog Aceh, Ihsan, untuk memantau ketersediaan dan distribusi bahan pokok di wilayah terdampak. Beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lain menjadi fokus utama agar rantai pasok tidak terputus.

“Bulog memiliki peran vital dalam memastikan stok aman. Kami bersama pemerintah daerah akan terus berkoordinasi agar suplai logistik tidak terganggu. Dengan sinergi yang baik, masyarakat terdampak bisa segera terbantu,” jelasnya.

Ia juga mengimbau petani dan warga terdampak untuk tetap bersabar dan menjaga kekompakan. Menurutnya, semangat gotong royong dan koordinasi antarpetani menjadi modal penting menghadapi masa sulit.

“Mari kita saling bantu, tetap tenang, dan tidak panik. Semua pihak sedang berupaya maksimal untuk menyalurkan bantuan dan menjaga stabilitas harga di lapangan,” tutupnya.

Suasana di sejumlah pasar tradisional Aceh masih ramai meski akses jalan terputus di beberapa titik. Pedagang beras dan kebutuhan pokok mengaku stok terbatas, namun distribusi dari Bulog mulai masuk ke gudang-gudang daerah. Kehadiran Tani Merdeka di lapangan diharapkan mampu mengawasi agar harga tetap terkendali dan masyarakat tidak semakin terbebani.[]

Gebyar Tani Merdeka 2025, Jawa Tengah Teguhkan Jadi Lumbung Pangan Nasional

0
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian sekaligus Ketua Umum Tani Merdeka.
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian sekaligus Ketua Umum Tani Merdeka.

TANIMERDEKA – Gelaran Gebyar Tani Merdeka 2025 Provinsi Jawa Tengah berlangsung di GOR Jatidiri, Semarang, pada 28–30 November 2025. Ribuan orang hadir mengikuti rangkaian acara yang diisi talk show, festival band pelajar, festival tari tradisional, serta expo pertanian dari kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Puncak kegiatan digelar Minggu, 30 November 2025, berupa pelantikan pengurus Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah. Agenda ini meneguhkan posisi strategis Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional.

Wakil Menteri Pertanian sekaligus Ketua Umum Tani Merdeka, Sudaryono, mengatakan organisasi ini lahir dan tumbuh kuat di Jawa Tengah.

“Tani Merdeka Indonesia ini organisasi baru yang lahir, tumbuh, dan besar di Jawa Tengah,” ujar Sudaryono saat Gala Dinner Gebyar Tani Merdeka Indonesia di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, pada Sabtu, 29 November 2025 malam.

Ia menegaskan kekuatan organisasi bukan pada struktur, melainkan militansi anggotanya.

“Hampir semua desa yang ada pertaniannya itu ada kordes Tani Merdeka,” ucap Sudaryono.

Organisasi Tani Merdeka Indonesia kini memiliki lebih dari 7.500 koordinator desa di seluruh Jawa Tengah. Jaringan ini disebut mampu menjangkau hingga tingkat desa dan menjadi penghubung antara petani dengan kebijakan pemerintah.

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menilai provinsi ini memiliki kapasitas besar sebagai pusat gerakan petani.

“Dari luasan tiga juta hektare wilayah, satu juta hektare adalah lahan pertanian. Ini memiliki peran besar bagi kedaulatan pangan nasional,” ungkap Ahmad Luthfi.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menekankan pentingnya konsolidasi gerakan petani melalui Gebyar Tani Merdeka.

“Gebyar Tani Merdeka adalah momentum kebersamaan. Kita ingin menunjukkan bahwa petani Indonesia mampu bersatu, berpikir maju, dan berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional,” kata Don Muzakir.

Gebyar Tani Merdeka 2025 juga menjadi ajang penyamaan visi untuk mendukung agenda ketahanan pangan nasional. Fokus kegiatan mencakup peningkatan produktivitas, percepatan distribusi pupuk, hingga adopsi teknologi pertanian modern.[]

Sudaryono Ajak Tani Merdeka Indonesia dan Warga Salurkan Bantuan Korban Banjir Sumatera

0
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono

TANIMERDEKA – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengajak seluruh pengurus Tani Merdeka Indonesia di berbagai provinsi dan warga menyalurkan bantuan serta donasi untuk pemulihan korban banjir besar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ia menyampaikan belasungkawa kepada warga yang kehilangan anggota keluarga, harta, maupun tempat tinggal akibat bencana.

“Bencana ini bukan hanya soal kerugian materi. Banyak saudara kita kehilangan keluarga, rumah, dan tanah garapan. Kita harus hadir bersama mereka,” kata Sudaryono yang juga Ketua Pembina Tani Merdeka Indonesia, Sabtu, 29 November 2025 malam.

Pria yang akrab disapa Mas Dar menyebutkan dana sebesar Rp300 juta sudah terkumpul dan siap disalurkan.

“Dana Rp300 juta sudah terkumpul. Ini akan segera kami salurkan untuk membantu warga terdampak. Bantuan tidak berhenti di sembako, tetapi juga untuk pemulihan jangka panjang,” ujarnya.

Ia menegaskan akan mengawal penyaluran bantuan agar tepat sasaran. Menurutnya, organisasi Tani Merdeka Indonesia harus menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan.

“Kita pastikan bantuan sampai ke desa-desa yang terisolasi. Jangan ada yang tertinggal. Semua harus merasakan kepedulian ini,” tegasnya.

Posko Tani Merdeka Indonesia di sejumlah daerah mulai menerima donasi berupa sembako, pakaian, obat-obatan, dan dana. Relawan mengirim bantuan ke titik pengungsian di wilayah pesisir dan pedalaman yang terputus akses.

Sudaryono menambahkan bahwa solidaritas petani menjadi kekuatan besar dalam menghadapi bencana. Ia berharap dukungan masyarakat terus mengalir agar korban banjir segera bangkit.

“Gerakan ini bukan hanya milik Aceh, Sumatera Utara, atau Sumatera Barat. Ini gerakan seluruh petani Indonesia. Kita harus saling menopang agar saudara-saudara kita bisa kembali hidup normal,” ungkapnya.[]