Beranda blog Halaman 38

Kementan Kebut Pemulihan 40 Ribu Hektare Sawah Rusak Pascabanjir di Sumatra

0
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian

TANIMERDEKA – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat pemulihan lahan pertanian yang rusak akibat banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Upaya tanggap darurat dan rehabilitasi disiapkan agar petani bisa kembali menanam dalam waktu dekat.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, menyampaikan hal itu usai menghadiri Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, pada Rabu, 10 Desember 2025.

“Kita sangat berduka dengan bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatra. Tetapi yakinlah bahwa pemerintah itu gercep. Tugas kita di Kementan adalah merehabilitasi lahan-lahan pertanian dan memastikan petani tidak boleh dirugikan. Kemudian mereka mendapatkan bantuan yang semestinya, tanah mereka kemudian diolah lagi, mereka bisa tanam dan panen lagi, dan mereka dapat melanjutkan hidupnya lagi,” kata Wamentan Sudaryono.

Ia menegaskan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto menjadi dasar percepatan pemulihan. Bantuan yang disiapkan mencakup benih, alat mesin pertanian, hingga dukungan pembiayaan.

“Sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo waktu kunjungan ke sana bahwa petani tidak boleh khawatir. Benih, alat mesin pertanian (Alsintan), bahkan KUR kalau ada pinjaman, dan lain-lain, pemerintah cover itu semua. Termasuk komoditas lain, jagung, termasuk ternak ya,” ujar pria yang akrab disapa Mas Dar.

Sudaryono yang juga Ketua Pembina DPN Tani Merdeka Indonesia menyebutkan sekitar 40.000 hektare lahan terdampak banjir di tiga provinsi. Sebagian di antaranya mengalami puso.

“Data sementara menunjukkan sekitar 40.000 ha lahan terdampak banjir di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dari jumlah itu, yang mengalami puso sekitar 4.500–5.000 ha. Yang jelas, kita hitung mana yang terdampak, khususnya puso yang paling prioritas karena petani sudah mau panen tetapi gagal panen. Itu harus kita tangani,” jelasnya.

Ia memastikan jajaran Kementan sudah berada di lapangan. Penyuluh dan dinas pertanian daerah diminta mempercepat pendataan dan memastikan bantuan tepat sasaran.

“Tentu saja akan kita cek terus, kita betul-betul mendayagunakan jajaran, baik penyuluh tentunya bersama Dinas Pertanian,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau wilayah terdampak banjir di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Rabu, 3 Desember 2025. Ia melihat langsung sawah yang rusak dan berdialog dengan petani mengenai kebutuhan mendesak.

“Pemerintah ambil alih bangun sampai kembali jadi sawah dan kami kirim peralatan serta bantuan benih gratis. Kami akan bangun seperti semula dan kami akan tanami sampai serah terima kepada pemiliknya,” ungkap Mentan Amran.

Sejumlah desa di Aceh Utara, Pidie Jaya, dan Pasaman Barat masih membersihkan lumpur tebal yang menutup lahan. Petani menandai ulang batas sawah yang hilang tersapu arus sambil menunggu pendataan resmi. Situasi ini membuat proses rehabilitasi harus dilakukan dengan cermat agar tidak menimbulkan sengketa lahan baru.[]

 

Hubungan Indonesia-Rusia Menguat, Putin Tawarkan Kerja Sama Pertanian

0

TANIMERDEKA – Presiden Rusia, Vladimir Putin, berkomitmen memperkuat hubungan strategis dengan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan dalam pertemuan bilateral di Kremlin, Moskow, pada Rabu, 10 Desember 2025.

Putin mengatakan ruang kerja sama kedua negara masih luas, terutama pada sektor pertanian dan pertahanan. Ia menilai hubungan dagang pangan antara Indonesia dan Rusia memiliki potensi yang belum sepenuhnya dimanfaatkan.

“Kami juga memiliki banyak proyek menarik dalam bidang kerja sama industri serta di sektor pertanian. Bahkan, dalam hubungan pertanian kita, terdapat surplus tertentu yang menguntungkan Indonesia,” kata Putin.

Ia menegaskan surplus itu tidak menjadi persoalan bagi Rusia. Rusia, menurutnya, siap memperluas jalur perdagangan, termasuk pasokan gandum yang sempat menurun.

“Kami tidak mengeluh dan kami siap mencari cara untuk mengembangkan hubungan ini lebih jauh. Saya kira pasokan gandum ke pasar Anda sedikit menurun, tetapi itu juga merupakan salah satu topik yang dapat kita bahas hari ini,” tuturnya.

Lebih lanjut Putin mengatakan hubungan pertahanan kedua negara ini sudah terjalin lama. Ia menyebutkan Indonesia sebagai mitra tradisional Rusia dalam kerja sama teknis-militer.

“Kita secara tradisional memiliki hubungan yang sangat kuat dalam bidang kerja sama teknis-militer. Indonesia adalah mitra tradisional kami di bidang ini,” tuturnya.

Ia menjelaskan hubungan kementerian pertahanan kedua negara berkembang stabil. Pertukaran pendidikan dan pelatihan bagi perwira Indonesia di lembaga militer Rusia disebut berjalan rutin.

“Hubungan antara kementerian pertahanan kita berkembang dengan baik pada tingkat kerja sama profesional. Para spesialis Indonesia secara rutin mengikuti pendidikan di universitas kami, termasuk universitas militer, dan kami siap memperluas kerja sama ini,” ungkapnya.

Putin juga menyinggung meningkatnya mobilitas masyarakat kedua negara. Jumlah wisatawan disebut terus bertambah, didukung penerbangan langsung dan kebijakan visa yang lebih mudah.

“Hubungan kemanusiaan juga terus meningkat. Jumlah wisatawan bertambah, dari kedua belah pihak. Hal ini difasilitasi oleh adanya penerbangan langsung dan kemudahan visa,” jelasnya.

Putin kemudian menyambut status Indonesia sebagai anggota penuh BRICS. Ia menyebut langkah itu sebagai perubahan penting dalam dinamika ekonomi global.

“Kami sangat gembira bahwa Indonesia telah menjadi anggota penuh BRICS, dan saat ini sedang berlangsung perundingan dengan Uni Ekonomi Eurasia untuk pembentukan zona perdagangan bebas,” tuturnya.

Sebelum menutup pertemuan, Putin menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir yang melanda Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Ia menyebut Rusia mengikuti perkembangan situasi dan memahami skala kerusakan yang terjadi.[]

Batas Lahan Berubah Pascabanjir, Tani Merdeka Aceh Minta Pendataan Ketat

0
Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh, Cut Muhammad
Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh, Cut Muhammad

TANIMERDEKA – DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto terkait rehabilitasi lahan pertanian yang kini menjadi perhatian negara.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh, Cut Muhammad, menyambut baik rencana rehabilitasi. Ia menekankan ketelitian menjadi penting dalam menentukan kembali batas lahan yang rusak.

“Kami sangat mendukung langkah pemerintah. Namun kami berharap instansi terkait benar-benar memastikan bahwa setiap tanah yang direhabilitasi memiliki pemilik yang jelas, sebagaimana sebelum terjadi banjir,” ujar Cut Muhammad, pada Kamis, 11 Desember 2025.

Menurut Cut Muhammad, banyak petani kehilangan penanda batas lahan setelah banjir bandang menghanyutkan pematang dan merusak alur sungai. Kondisi itu membuat sebagian warga tidak lagi yakin pada batas sawah mereka sendiri.

“Setelah banjir, banyak petani tidak lagi mengetahui batas lahannya karena semuanya berubah. Jangan sampai rehabilitasi justru membuat tanah petani jatuh ke tangan yang bukan pemiliknya. Ini harus menjadi perhatian serius,” tambahnya.

DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh meminta pendataan ulang dilakukan secara terbuka dan melibatkan pemerintah desa, petani, serta lembaga pertanahan. Proses itu dinilai penting agar rehabilitasi tidak menimbulkan sengketa baru di tengah warga yang masih memulihkan kehidupan mereka.

Sejumlah desa di Pidie Jaya, Bireuen, dan Aceh Utara masih membersihkan lumpur tebal yang menutup sawah. Petani menancapkan kayu atau tali sebagai penanda sementara sambil menunggu pendataan resmi. Situasi di lapangan menunjukkan kebutuhan mendesak akan kejelasan batas lahan sebelum program rehabilitasi dimulai.[]

Banjir Bandang Rusak 65 Ribu Hektare Sawah Aceh, Don Muzakir Desak Revitalisasi Lahan

0
Banjir bandang yang menerjang wilayah Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh merendam ribuan hektare sawah dan lahan pertanian. (Foto: Antara)
Banjir bandang yang menerjang wilayah Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh merendam ribuan hektare sawah dan lahan pertanian. (Foto: Antara)

TANIMERDEKA – Kendaraan melintas di jalan yang berada di antara lahan pertanian rusak akibat banjir bandang di Pidie Jaya, Aceh, pada Senin, 8 Desember 2025 lalu. Sawah yang terendam lumpur tampak tidak lagi bisa ditanami.

Sebagian petani masih berusaha menyelamatkan padi pascapanen. Padi yang terkumpul dibersihkan dengan alat seadanya, meski kualitasnya menurun.

Foto: Antara

Data sementara posko tanggap darurat bencana Aceh mencatat kerusakan lahan pertanian di provinsi itu mencapai lebih dari 65 ribu hektare.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menilai kerusakan sektor pertanian perlu penanganan cepat.

“Kami akan menyampaikan kondisi ini kepada Wakil Menteri Pertanian Sudaryono agar segera diperbaiki, sebab ini menjadi pencarian masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan pemulihan tidak boleh berhenti pada bantuan darurat. Lahan dan infrastruktur pertanian harus segera dikembalikan fungsinya.

Foto: Antara

“Petani harus segera dibantu agar mereka bisa kembali bekerja. Pemulihan sarana produksi, perbaikan irigasi, dan pendampingan pasca-bencana menjadi langkah penting agar kehidupan warga kembali normal,” kata Don Muzakir.

Kerusakan lahan pertanian di Pidie Jaya dan Bireuen terlihat parah. Sawah terendam lumpur, kebun rusak, dan tanaman pangan hanyut terbawa arus. Di sejumlah titik, longsor membuat lahan tidak bisa diolah dalam waktu dekat.

Saluran irigasi juga jebol. Aliran air terputus, pintu air tersumbat, dan beberapa bagian rusak berat. Kondisi ini membuat petani tidak bisa memastikan kapan mereka dapat kembali menanam.

Suasana desa terdampak banjir masih muram. Petani duduk di tepi sawah yang rusak, sebagian mencoba mengeringkan gabah yang sudah tercampur lumpur. Kehidupan sehari-hari bergantung pada bantuan pangan yang datang dari posko darurat.[]

Sudaryono Promosikan Peluang Investasi Pertanian Indonesia kepada Investor Rumania

0

TANIMERDEKA – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mempromosikan peluang investasi sektor pertanian Indonesia kepada investor Rumania.

Ia menilai kerja sama baru dapat memperkuat hilirisasi, meningkatkan nilai tambah, dan memperkokoh ketahanan pangan nasional.

“Indonesia membuka pintu selebar-lebarnya bagi investasi dan kolaborasi di bidang pertanian, peternakan, susu, teknologi pangan, kecerdasan buatan, benih, pupuk, teknologi pertanian, dan lainnya,” kata Sudaryono dalam acara The National Day of Romania and the 75th Anniversary of Diplomatic Relations between Romania and the Republic of Indonesia di Jakarta, pada Selasa, 9 Desember 2025.

Dalam keterangannya di Jakarta, Sudaryono mengatakan sektor pertanian Indonesia mengalami lompatan signifikan dalam satu tahun terakhir. Ia menjelaskan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Indonesia telah mencapai swasembada beras dan jagung. Capaian itu menjadi fondasi penting bagi ketahanan pangan nasional.

“Tahun ini merupakan tahun penuh kerja keras bagi Kementerian Pertanian. Ini merupakan pencapaian besar bagi Indonesia,” ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah tidak berhenti pada capaian tersebut. Dalam dua hingga lima tahun ke depan, Indonesia menargetkan swasembada lebih banyak komoditas strategis, sejalan dengan visi Presiden Prabowo dalam membangun kemandirian pangan.

Selain peningkatan produksi, aspek gizi juga menjadi fokus kebijakan. Pemerintah meluncurkan program makanan bergizi gratis untuk pelajar, termasuk penyediaan susu, telur, dan menu sehat di sekolah.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal jumlah, tetapi juga kualitas nutrisi. Presiden sangat serius memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan protein yang cukup,” ucapnya.

Sudaryono menyampaikan bahwa langkah strategis pemerintah membutuhkan dukungan kolaborasi global, termasuk dari Rumania. Momentum 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Rumania dinilai membuka ruang kerja sama yang lebih luas.

“Kami siap bekerja sama dengan negara mana pun, teknologi apa pun, dan inisiatif dari mana pun,” tutur Sudaryono.

Sudaryono mengatakan peluang baru setelah penandatanganan perjanjian Indonesia–EU CEPA. Salah satunya adalah pengiriman perdana gandum dari Rumania ke Indonesia. Menurutnya, peluang itu dapat diperluas ke sektor teknologi pangan, peternakan, kecerdasan buatan, hingga industri benih dan pupuk.

“Saya berharap kepada Yang Mulia Duta Besar agar dapat mengatur pertemuan di sana, sehingga kita dapat memperkuat kerja sama pertanian antara kedua negara, termasuk AI, pupuk, benih, dan bidang lainnya,” terang Sudaryono.

Ia menyampaikan minat Indonesia untuk mendapatkan varietas benih gandum yang cocok dengan iklim tropis. Ia berharap dapat melakukan kunjungan resmi ke Rumania untuk melihat potensi kerja sama lebih lanjut.

“Kami telah bekerja sama dengan Yordania dan Brasil, dan sekarang kami ingin menemukan varietas benih gandum terbaik yang bisa tumbuh di iklim tropis Indonesia. Jika memungkinkan, saya berharap dapat menerima undangan resmi untuk mengunjungi negara Anda,” kata Sudaryono.

Sejumlah diplomat dan pelaku usaha hadir dalam acara tersebut. Mereka menilai peluang kerja sama Indonesia–Rumania semakin terbuka, terutama setelah kebutuhan pangan global berubah cepat akibat dinamika iklim dan geopolitik.[]

Dapur SPPG di Minas Diresmikan, 2.587 Siswa Terima Makanan Bergizi

0

TANIMERDEKA – Launching dapur Sekolah Penerima Program Gizi (SPPG) Yayasan Oxyndo Malay Pratama binaan Tani Merdeka Indonesia diresmikan pada Jumat, 5 Desember 2025. Acara berlangsung di Jalan Yos Sudarso Km 33, Minas Barat, Kecamatan Minas, Riau.

Peresmian dapur itu menjadi penting mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Minas. Dapur SPPG disiapkan untuk memastikan distribusi makanan ke sekolah berlangsung teratur dan memenuhi standar gizi.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau, Oksi Saputra Malay, menyampaikan bahwa program ini menyalurkan makanan bergizi kepada 2.587 siswa di Kecamatan Minas.

“Melalui dapur SPPG ini, kami ingin memastikan seluruh anak sekolah penerima program mendapatkan makanan bergizi setiap hari. Program ini diharapkan dapat membantu menekan angka stunting di Kecamatan Minas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan MBG tidak hanya menyasar kebutuhan gizi anak sekolah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar. Sejumlah bahan pangan dipasok dari pedagang lokal dan kelompok tani di wilayah Minas.

“Harapan kami, anak-anak yang menerima manfaat bisa tumbuh cerdas, sehat, dan membawa kemakmuran di masa depan. Kami juga siap menerima masukan dan kritik demi pelaksanaan yang lebih baik,” katanya.

Suasana peresmian berlangsung sederhana. Sejumlah guru, orang tua, dan perangkat desa hadir menyaksikan proses uji coba dapur. Para petugas menyiapkan menu harian yang terdiri atas lauk, sayur, dan buah.

Program ini jadi perhatian masyarakat karena hadir di tengah meningkatnya kebutuhan gizi anak sekolah. Di beberapa sekolah, guru menyebut kehadiran dapur SPPG membantu siswa yang sebelumnya sering berangkat tanpa sarapan.[]

Don Muzakir Bagikan Bantuan hingga Menyapa Pengungsi Korban Banjir di Pidie Jaya dan Bireuen

0

TANIMERDEKA – Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyalurkan bantuan untuk pengungsi korban banjir di Meuredu dan Bireuen, Provinsi Aceh, pada Kamis, 4 Desember 2025.

Dari Banda Aceh, Don Muzakir menuju Meuredu, Kabupaten Pidie Jaya, lalu melanjutkan perjalanan ke Bireuen. Ia menyambangi lokasi pengungsian warga korban banjir dan longsor di Gampong Dayah Kruet dan Alue Keutapang, Pidie Jaya, serta Gampong Beuyot dan Gampong Pante Baroe, Kecamatan Juli, Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Bireuen.

Di Gampong Aleu Kuta sebanyak 15 unit rumah warga amblas, lokasi itu menjadi sungai kecil baru di Gampong Aleu Kuta, Jangka, Kabupaten Bireuen.

Bantuan yang dibagikan ke tempat pengungsian berupa makanan siap saji, pakaian, selimut, dan kebutuhan darurat lain.

Don Muzakir ikut didampingi Sekretaris DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh, Nabhani, dan pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen mengunjungi sejumlah lokasi pengungsian di Pidie Jaya dan Bireuen.

Don Muzakir berinteraksi langsung dengan warga, mendengar keluhan mereka, dan menyapa para pengungsi hingga malam hari.

“Bantuan ini bukan hanya soal logistik. Kami ingin hadir langsung, mendengar keluhan warga, dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi,” kata Don Muzakir.

Ia menegaskan kehadiran Tani Merdeka Indonesia di lokasi bencana merupakan bentuk solidaritas nyata. Menurutnya, organisasi tani harus menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan, bukan hanya fokus pada sektor pertanian.

“Bencana ini mengingatkan kita bahwa kebersamaan adalah kekuatan. Tani Merdeka Indonesia hadir untuk menopang masyarakat, memastikan tidak ada yang ditinggalkan,” ujarnya.

Bantuan yang disalurkan berasal dari donasi Wakil Menteri Pertanian Sudaryono serta sumbangan pengurus Tani Merdeka Indonesia dari berbagai provinsi. Dana dikirim melalui rekening resmi Tani Merdeka Indonesia, kemudian digunakan membeli kebutuhan darurat.

“Bantuan yang saya bawa ini dibantu oleh kawan-kawan Tani Merdeka se Indonesia dan bantuan dari Wakil Menteri Pertanian bapak Sudaryono,” kata Don Muzakir.

Sejumlah DPW dan DPD Tani Merdeka di kabupaten dan kota lain juga membuka posko bantuan. Bantuan tidak hanya dibagikan di Meuredu dan Bireuen, tetapi juga menjangkau Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang. Penyaluran bantuan ini diperluas hingga ke Sumatera Utara dan Sumatera Barat, wilayah yang juga terdampak banjir besar.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 3 Desember 2025 mencatat jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai 770 orang. Di Sumatera Barat, korban jiwa 194 orang, sementara 111 orang masih hilang. Jumlah warga terdampak banjir di provinsi itu mencapai 140.500 orang.

Suasana pengungsian di Meuredu dan Bireuen penuh aktivitas. Relawan dan warga bergotong royong menyalurkan bantuan. Anak-anak terlihat bermain di tenda darurat, sementara orang tua menunggu distribusi makanan. Kehadiran Don Muzakir memberi semangat bagi warga yang masih hidup dalam ketidakpastian.

Don Muzakir mengaku Tani Merdeka Indonesia terus membuka donasi bantuan hingga tahap pemulihan.

“Kami tidak berhenti di bantuan darurat. Kami ingin memastikan pemulihan berjalan, rumah warga bisa kembali berdiri, anak-anak bisa kembali sekolah, dan petani bisa kembali menggarap sawahnya,” tegasnya.

Ia berharap dukungan masyarakat luas terus mengalir agar korban banjir segera bangkit. Menurut Don Muzakir, solidaritas lintas daerah menjadi kunci agar proses pemulihan berjalan lebih cepat.

“Bantuan ini adalah wujud kepedulian nyata dari seluruh anggota Tani Merdeka di Indonesia. Kami ingin menunjukkan bahwa petani mampu bersatu, tidak hanya untuk pangan, tetapi juga untuk kemanusiaan,” ungkap Don Muzakir.

Lebih lanjut Don Muzakir menambahkan, dampak banjir tidak hanya dirasakan di lokasi pengungsian. Sejumlah lahan pertanian dan perkebunan di Pidie Jaya dan Bireuen juga mengalami kerusakan berat. Sawah terendam lumpur, kebun warga rusak, dan tanaman pangan yang siap panen hanyut dibawa arus. Di beberapa titik, tanah longsor membuat lahan tidak bisa diolah dalam waktu dekat.

Ia juga menerima laporan mengenai rusaknya saluran irigasi yang selama ini menjadi penopang produktivitas pertanian. Aliran air terputus, pintu air tersumbat, dan beberapa bagian irigasi jebol akibat kuatnya arus banjir. Kondisi ini membuat petani tidak bisa memastikan kapan mereka dapat kembali menanam.

Menurut Don Muzakir, kerusakan sektor pertanian ini perlu penanganan cepat melalui program revitalisasi. Ia menegaskan pentingnya dukungan pemerintah agar pemulihan tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi juga mengembalikan fungsi lahan dan infrastruktur pertanian.

“Kami akan menyampaikan kondisi ini kepada Wakil Menteri Pertanian Sudaryono agar segera diperbaiki, sebab ini menjadi pencarian masyarakat,” ujarnya.

Don Muzakir menegaskan, petani harus segera dibantu agar mereka bisa kembali bekerja. Pemulihan sarana produksi, perbaikan irigasi, dan pendampingan pasca-bencana menjadi langkah penting agar kehidupan warga kembali normal.[]

Posko Bersama Tani Merdeka Indonesia dan Dinas Pertanian Salurkan Bantuan Korban Banjir Aceh Tenggara

0

TANIMERDEKA – Pegawai negeri Dinas Pertanian, dinas lain, dan warga Kabupaten Aceh Tenggara ikut menyumbang sembako, pakaian, serta dana untuk korban banjir dan longsor. Donasi dikumpulkan melalui Posko Bersama yang didirikan DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Tenggara bersama Dinas Pertanian setempat.

Posko ini menampung berbagai bentuk bantuan, mulai dari uang, pakaian layak pakai, selimut, sembako, obat-obatan, hingga kebutuhan darurat lain. Bantuan disalurkan ke wilayah terdampak banjir yang sulit dijangkau.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Tenggara, Jeri Alastra, mengatakan posko ini sebagai wujud kepedulian nyata.

“Ini sebagai bentuk nyata kepedulian kami untuk berbagi kepada sesama di saat terjadi bencana seperti ini,” ujar Jeri.

Ia menambahkan musibah banjir menjadi pengingat pentingnya solidaritas.

“Di tengah duka, tumbuh harapan baru bahwa kebersamaan mampu menopang masyarakat Aceh Tenggara menghadapi ujian berat ini,” ungkap Jeri.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tenggara, Riskan, S.P., M.M., menyatakan posko dibuka agar bantuan dari masyarakat dapat dihimpun dan disalurkan cepat serta tepat sasaran.

“Posko ini kami siapkan agar proses pengumpulan dan distribusi bantuan lebih cepat dan terkoordinasi,” katanya.

Riskan menjelaskan posko kemanusiaan berlokasi di Kompleks Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tenggara. Posko dibuka setiap hari mulai 1 hingga 3 Desember 2025, pukul 09.00 sampai 16.00 WIB.

Suasana posko terlihat ramai. Relawan, pegawai, dan warga datang membawa sembako, pakaian, serta obat-obatan. Bantuan mulai dikirim ke titik pengungsian di desa-desa pesisir dan pedalaman yang terisolasi akibat banjir.[]

Bulog Siapkan 1.245 Ton Beras untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatera

0

TANIMERDEKA – Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan pengajuan 1.245.255 kilogram atau 1.245 ton beras untuk membantu warga terdampak banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara siap disalurkan. Bantuan ini ditujukan menjaga ketahanan pangan warga terdampak.

Rizal menjelaskan total bantuan beras itu disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pangan selama 14 hari bagi warga di tiga provinsi.

“Total untuk dukungan beras 14 hari ke depan di tiga provinsi adalah 1.245.255 kilogram beras,” kata Rizal.

Ia menuturkan jumlah beras yang akan disalurkan berdasarkan pengajuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi. Perhitungan dilakukan sesuai jumlah jiwa terdampak dan standar jatah konsumsi harian yang ditetapkan pemerintah.

Untuk Provinsi Aceh, tercatat 158.752 jiwa terdampak banjir dengan kebutuhan 555.632 kilogram beras selama 14 hari. Rizal menyebut penyaluran tahap awal sudah berjalan.

“Permohonan bantuan beras dampak banjir untuk Provinsi Aceh yang diajukan 158.752 jiwa, dikalikan 250 gram per hari, dikalikan 14 hari, sehingga total beras untuk masyarakat Aceh di tahap awal 14 hari ke depan ini adalah 555.632 kilogram beras,” bebernya.

Sumatera Barat menerima alokasi 356.318 kilogram beras untuk 101.805 jiwa. Distribusi diperkuat melalui jaringan gudang regional.

Sumatera Utara memperoleh 333.305 kilogram beras untuk 95.230 jiwa. Dengan demikian seluruh wilayah terdampak dipastikan memperoleh pasokan sesuai perhitungan kebutuhan dua pekan.

Bulog menyiapkan stok bantuan melalui kantor wilayah dan cabang di setiap kabupaten dan kota. Distribusi dipastikan cepat, tepat jumlah, dan aman hingga ke titik bencana.

“Ini yang disiapkan Bulog di masing-masing Pinwil (Pimpinan Wilayah) ataupun Pinca (Pimpinan Cabang) yang ada di daerah kabupaten/kota masing-masing, yang tersedia di masing-masing gudang,” ucapnya.

Rizal menegaskan seluruh laporan pendistribusian telah diterima dari tim Bulog daerah.

“Dan ini sudah terdata dan sudah terlaporkan oleh rekan-rekan Bulog yang ada di masing-masing kabupaten/kota yang terdampak bencana,” imbuhnya.

Sebelum pengajuan beras itu, Bulog telah menyalurkan bantuan 155.802 kilogram untuk korban bencana di tiga provinsi. Rinciannya, Aceh 73.193 kilogram, Sumatera Utara 40.000 kilogram, dan Sumatera Barat 42.609 kilogram.

Suasana di gudang Bulog sejumlah daerah terlihat sibuk. Truk pengangkut beras diberangkatkan ke titik pengungsian. Aparat TNI dan Polri ikut mengawal distribusi agar bantuan tiba tepat sasaran.[]

Industri Tembakau Ekspansi, Produksi Rokok Oktober Naik 7,3 Persen

0

TANIMERDEKA – Kebijakan pemerintah untuk tidak menaikkan tarif cukai rokok pada 2026 dan peningkatan pemberantasan rokok ilegal memberi dampak positif bagi industri hasil tembakau.

“Industri tembakau mencatatkan ekspansi dengan produksi rokok pada bulan Oktober 2025 mencapai 27,9 miliar batang atau meningkat 7,3 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” ujar Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief dalam rilis Indeks Kepercayaan Industri (IKI).

Menurut Febri, peningkatan produksi dipengaruhi pola rutin pemenuhan permintaan akhir tahun serta penyesuaian terhadap kebijakan cukai yang akan berlaku pada 2026.

Secara kumulatif Januari–Oktober 2025, produksi rokok tercatat 250,9 miliar batang, turun 1,91 persen dibanding periode sama 2024. Penurunan disebabkan maraknya rokok ilegal.

“Rokok ilegal ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengganggu iklim usaha. Kemenperin berkomitmen untuk terus memperkuat upaya pemberantasan rokok ilegal melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga,” kata Febri.

Febri menjelaskan sektor manufaktur tetap solid di tengah tekanan global. IKI November 2025 tercatat 53,45 poin, sedikit melambat dari Oktober 53,50 poin.

Meski turun tipis, IKI masih berada di zona ekspansi. Laporan SIINas mencatat sejumlah pelaku industri mulai membangun fasilitas baru yang diproyeksikan menopang PDB industri pengolahan nonmigas serta penyerapan tenaga kerja.

Perlambatan IKI dipengaruhi variabel produksi yang turun 1,08 poin menjadi 47,49, menandakan kontraksi enam bulan berturut-turut. Variabel persediaan tetap ekspansif di 56,19 meski turun 0,33 poin.

“Kontraksi pada variabel produksi ini dipengaruhi oleh pelaku industri yang mengambil sikap wait and see dalam meningkatkan output, seiring permintaan yang belum sepenuhnya pulih, serta tekanan eksternal lain seperti fluktuasi nilai tukar dan dinamika geopolitik yang berdampak pada rantai pasok global,” ujarnya.

Nilai IKI November ditopang variabel pesanan yang naik 0,68 poin menjadi 55,93. Permintaan domestik meningkat, sementara IKI ekspor turun 0,17 poin ke 54,18. IKI domestik naik 0,37 poin ke 52,71.

“Peningkatan pada pasar domestik ini menunjukkan rebound dari kebijakan pemerintah yang mendorong belanja dalam negeri, meskipun kita harus waspada terhadap risiko limpahan produk dari negara-negara yang terdampak perang tarif global,” ungkapnya.

Tingkat optimisme terhadap kondisi usaha enam bulan mendatang naik menjadi 71 persen dari 70,5 persen pada Oktober. Tingkat pesimisme turun dari 5,4 persen menjadi 5,2 persen.

Sebanyak 78 persen responden menyatakan kegiatan usaha membaik atau stabil. Dari jumlah itu, 31,8 persen menyebut usaha membaik, 46,2 persen stabil, dan 22 persen menilai menurun.

Kemenperin mencatat 22 dari 23 subsektor industri pengolahan nonmigas berada pada fase ekspansi dengan kontribusi 98,8 persen terhadap PDB industri pengolahan nonmigas triwulan III 2025. Dua subsektor dengan IKI tertinggi yaitu industri pengolahan tembakau dan industri farmasi.

Febri menegaskan Kemenperin menjaga keberlanjutan ekspansi manufaktur melalui penguatan pasar domestik, jaminan energi dengan harga kompetitif, perlindungan impor lewat SNI, serta dukungan teknologi dan hilirisasi berbasis sumber daya lokal.

Ia juga menyampaikan dukungan terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami mendukung langkah-langkah tegas yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat struktur industri nasional serta melindungi pelaku usaha dalam negeri dari berbagai tekanan global, seperti banjir impor dari Tiongkok dan dampak tarif resiprokal AS,” ungkapnya.

Kondisi makroekonomi turut menopang stabilitas industri. Inflasi terjaga di level 2,86 persen (yoy). Penjualan eceran September tumbuh 3,7 persen (yoy). Indeks Keyakinan Konsumen Oktober naik ke 121,2. Indeks PMI S&P Global Manufaktur Indonesia mencapai 51,2, menandakan ekspansi tiga bulan berturut-turut.

“Penguatan permintaan domestik ini menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan aktivitas industri, sekaligus menunjukkan kepercayaan masyarakat dan dunia usaha yang terus meningkat. Kemenperin optimis dapat menarik lebih banyak investasi ke sektor manufaktur, khususnya investasi asing. Kami telah menyiapkan berbagai fasilitas fiskal, nonfiskal, dan kawasan industri untuk mendukung percepatan tersebut,” tutup Febri.[]