Beranda blog Halaman 37

Sinergi Bulog dan Tani Merdeka Indonesia Kawal Bantuan Pascabanjir Aceh Tamiang

0

TANIMERDEKA – Pasca banjir besar yang melanda Aceh Tamiang, sinergi lintas sektor diperkuat untuk memastikan bantuan logistik tepat sasaran. Kantor Cabang Pembantu Bulog Langsa wilayah kerja Aceh Tamiang menggandeng DPD Tani Merdeka Indonesia dalam upaya pemulihan warga terdampak.

Langkah sigap dilakukan sejak awal bencana. Meski akses komunikasi sempat terputus, koordinasi tetap berjalan.

“Kami selalu berkoordinasi secara intensif bahkan sejak hari ketiga kejadian. Berkat bantuan teknologi Starlink milik warga, kami bisa tetap bertukar informasi krusial mengenai kondisi di lapangan dan kebutuhan mendesak masyarakat meskipun jaringan seluler biasa sedang lumpuh,” ujar M. Pratama Haji, Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tamiang.

Tani Merdeka Indonesia mengapresiasi atas kebijakan strategis Bulog dalam merespons bencana. Kebijakan ini dinilai krusial karena memangkas birokrasi penyaluran sehingga bantuan cepat dirasakan warga.

“Kami mengapresiasi kebijakan strategis dari Ka Bulog yang memastikan bahwa setiap butir bantuan pangan sampai ke sasaran yang tepat. Langkah ini bukan sekadar tugas administratif, melainkan bentuk pengabdian nyata bagi masyarakat Tamiang,” tambahnya.

Kerja sama tidak berhenti saat air surut. Posko Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Tamiang menegaskan komitmen untuk mengawal masa pemulihan pascabanjir.

Pendataan dilakukan agar warga yang kehilangan stok pangan mendapat prioritas. Distribusi logistik diarahkan untuk mendukung stamina warga saat membersihkan pemukiman.

Bulog bersama Tani Merdeka Indonesia juga menjaga stabilitas harga beras di pasar. Langkah ini penting untuk mencegah inflasi lokal pasca bencana.

Banjir akhir Desember 2025 merendam ratusan rumah dan sawah di Aceh Tamiang. Ribuan warga masih bertahan di posko pengungsian. Kehadiran Bulog dan Tani Merdeka Indonesia memberi kepastian bahwa bantuan pangan tetap tersedia.

Tani Merdeka Indonesia Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bener Meriah

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bireuen menyalurkan bantuan bagi korban banjir dan longsor di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Bantuan diserahkan melalui pengurus Tani Merdeka setempat untuk didistribusikan langsung kepada masyarakat terdampak.

Ketua DPD Tani Merdeka Bireuen, Azhari, menyampaikan rasa syukur atas tersalurnya bantuan tersebut.

“Alhamdulillah hari ini bantuan dari Tani Merdeka Indonesia telah kami teruskan ke korban banjir di Bener Meriah dan teman-teman Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bener Meriah untuk didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di Bener Meriah. Terima kasih Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia dan pengurus Tani Merdeka Indonesia dari seluruh Indonesia,” kata Azhari.

Banjir dan longsor melanda sejumlah desa di Bener Meriah setelah hujan deras mengguyur kawasan pegunungan. Ratusan rumah terendam, puluhan hektar lahan pertanian rusak, dan warga harus mengungsi ke lokasi aman.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok, pakaian, serta perlengkapan darurat. Kehadiran Tani Merdeka di lokasi bencana diharapkan meringankan beban warga sekaligus memperkuat solidaritas antarpetani di Aceh.

Pengurus Tani Merdeka Bener Meriah menyatakan siap mendistribusikan bantuan hingga ke desa-desa yang sulit dijangkau. Mereka menegaskan komitmen untuk mendampingi warga terdampak sampai kondisi kembali pulih.

Kehadiran Tani Merdeka di tengah bencana menjadi bukti peran organisasi tani tidak hanya dalam urusan pertanian, tetapi juga dalam kerja kemanusiaan.[]

Petani Kabupaten Ngada Terima Bantuan Alsintan, Ini Pesan Wilfridus Yons Ebit

0

TANIMERDEKA – Wakil Ketua Umum Bidang Politik DPN Tani Merdeka Indonesia, Wilfridus Yons Ebit, menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian kepada kelompok tani binaan DPD Tani Merdeka Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Sabtu, 20 Desember 2025.

Penyerahan berlangsung di lahan pertanian setempat. Sejumlah petani hadir menyaksikan prosesi sekaligus menerima arahan penggunaan alsintan.

Pria yang akrab disapa Ebit menegaskan bantuan Alsintan ini harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh, jangan pernah diperjual belikan. Petani harus merawatnya dengan baik.

“Bantuan ini harus digunakan dengan baik oleh kelompok tani. Ini bantuan dari Presiden Prabowo untuk petani. Petani harus sejahtera,” kata Ebit.

Wilfridus Yons Ebit menekankan agar bantuan tidak berhenti di seremoni. Ia meminta pengurus Tani Merdeka Indonesia di tingkat kabupaten memastikan distribusi alsintan berjalan tepat sasaran.

“Bantuan ini bukan untuk disimpan. Harus dipakai, harus dipakai segera. Petani tidak boleh menunggu. Kita harus bergerak cepat, terukur, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Para petani menilai Wilfridus Yons Ebit di Ngada memberi dorongan moral bagi petani. Menurut mereka langkah turun langsung ke ladang menunjukkan keseriusan Tani Merdeka Indonesia dalam memperjuangkan kesejahteraan petani.

Petani Ngada berharap dukungan alsintan tidak berhenti pada tahap awal. Mereka meminta pendampingan berkelanjutan, termasuk akses pupuk, bibit, dan pasar yang lebih stabil.

Usai penyerahan, Wilfridus Yons Ebit bergabung dengan petani menanam jagung. Tani Merdeka Indonesia komit untuk mendampingi petani secara nyata. Petani Ngada menyambut dengan antusias. Mereka menilai dukungan ini memberi harapan bagi petani di sana.[]

Bulog dan Kemenko Pangan Gelar Penjualan Pangan Murah untuk Pengemudi Ojek Online

0

TANIMEDEKA – Perum Bulog bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI menggelar penjualan pangan murah bagi komunitas pengemudi ojek online. Kegiatan berlangsung di Gudang Bulog Sangiang Periuk, Kota Tangerang, Banten, dengan dukungan Gojek dan Grab.

Acara ini dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan, Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Wali Kota Tangerang Sachrudin, CEO GoTo Hans Patuwo, CEO Grab Neneng Goenadi, serta anggota DPR RI Okta Kumala Dewi.

Deputi Bidang Koordinasi dan Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kemenko Pangan, Tatang Yuliono, hadir bersama komunitas pengemudi Gojek dan Grab.

Bulog menerima penugasan menyediakan 900 paket pangan murah. Paket diserahterimakan kepada Kemenko Pangan untuk dibagikan kepada mitra pengemudi. Setiap paket berisi beras premium 5 kilogram, gula 1 kilogram, tepung terigu 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter.

Deputi Tatang Yuliono mengatakan program ini sebagai bentuk apresiasi kepada pengemudi ojek online.

“Program pangan murah ini didedikasikan untuk komunitas ojek online sebagai bentuk apresiasi atas peran strategis mereka. Paket pangan yang seharusnya bernilai sekitar Rp190.000 dapat diperoleh dengan harga Rp100.000, bahkan sebagian diberikan secara gratis melalui dukungan Gojek dan Grab,” ujar Tatang.

Ia menambahkan kegiatan akan berlanjut di kota lain. Setelah Tangerang, program serupa dijadwalkan di Semarang dan sejumlah daerah lain.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan komitmen Bulog mendukung sinergi lintas kementerian dan mitra swasta.

“Program ini merupakan wujud sinergi antara Bulog, Kemenko Pangan, serta mitra swasta. Apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru, diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, termasuk mitra pengemudi ojek online, untuk memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau,” jelasnya.

Ahmad Rizal menambahkan Bulog akan terus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan pada periode penting lain.

“Bulog berkomitmen menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan. Saat ini stok beras Bulog berada pada posisi yang aman dan harga pangan secara umum terpantau stabil sesuai HET,” tambahnya.

Sejumlah pengemudi ojek online menyambut baik program ini. Mereka menyebut harga pangan murah membantu mengurangi beban pengeluaran harian. Antusiasme terlihat dari antrean panjang sejak pagi di gudang Bulog.

Kegiatan ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi mitra pengemudi sekaligus memperkuat upaya pemerintah menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.[]

Gubernur Lampung dan Bupati Lampung Barat Temui Petani, Bahas Pupuk dan Bibit

0

TANIMERDEKA – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus bertemu langsung dengan kelompok tani binaan DPD Tani Merdeka Indonesia Lampung Barat. Pertemuan berlangsung di Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Sukau, Lampung Barat, pada Kamis 18 Desember 2025.

Acara temu ramah ini dihadiri petani dari berbagai poktan dan gapoktan. Mereka menyampaikan kebutuhan mendesak, mulai dari pupuk subsidi, bantuan bibit, hingga alat mesin pertanian (alsintan).

Dalam pertemuan itu Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, pemerintah tidak tinggal diam. Ia terus memperjuangkan kebutuhan yang diingikan oleh petani. Menurutnya petani salah satu garda terdepan dalam program Presiden Prabowo terkait ketahanan pangan, ini harus benar-benar terjaga dan dilindungi.

“Saya datang ke sini bersama Bupati Lampung Barat untuk mendengar langsung suara petani. Saya tidak mau hanya menerima laporan di atas meja. Saya ingin tahu apa yang benar-benar dibutuhkan. Pupuk subsidi harus tersedia, bibit harus sampai ke petani, alsintan harus dipakai di sawah atau di ladang. Kalau petani kuat, Lampung juga kuat. Kalau Lampung kuat, maka ketahanan pangan nasional juga terjaga,” kata Rahmat.

Sementara itu Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menambahkan, pemerintah daerah siap mendukung penuh langkah Presiden Prabowo dan Gubernur Lampung. Ia menegaskan suara petani harus menjadi dasar kebijakan.

“Petani di Lampung Barat tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri. Pemerintah hadir bersama Tani Merdeka Indonesia untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi. Kalau ada masalah pupuk, kalau ada masalah bibit, kita cari jalan keluar. Kita tidak boleh diam,” ujar Parosil.

Pertemuan berlangsung hangat. Petani menyampaikan keluhan soal pupuk yang kadang sulit didapat, harga yang naik turun, serta kebutuhan bibit unggul untuk musim tanam berikutnya. Mereka juga berharap bantuan alsintan bisa ditambah agar pekerjaan di sawah lebih ringan.

Lampung Barat dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Provinsi Lampung. Wilayah ini menghasilkan padi, kopi, dan hortikultura. Namun, petani masih menghadapi tantangan berupa distribusi pupuk, keterbatasan bibit unggul, serta akses terhadap teknologi pertanian.

Menurut Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Lampung Barat, Haris Arifin Lubis, kehadiran gubernur dan bupati di tengah petani menjadi sinyal bahwa pemerintah serius memperjuangkan kepentingan petani. Program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo diharapkan benar-benar dirasakan hingga ke desa-desa.[]

Konsolidasi Tani Merdeka di NTT, Ebit: Petani Harus Jadi Garda Pangan Nasional

0

TANIMERDEKA – Tani Merdeka Indonesia terus memperluas jaringan hingga ke seluruh provinsi di Indonesia. Petani di Nusa Tenggara Timur (NTT) ikut bergabung untuk memperkuat barisan mendukung program Presiden Prabowo tentang ketahanan pangan dan makan bergizi gratis.

Wakil Ketua Umum Bidang Politik Tani Merdeka Indonesia, Wilfridus Yons Ebit, menggelar silaturahmi dengan calon pengurus DPD Tani Merdeka se-NTT. Pertemuan berlangsung bagian dari persiapan pelantikan DPW dan DPD di seluruh wilayah NTT.

Wilfridus menegaskan petani harus menjadi kekuatan utama dalam menjaga pangan nasional.

“Tani Merdeka Indonesia tidak boleh berhenti di kota. Kita harus turun sampai ke desa, sampai ke sawah, sampai ke ladang. Petani di NTT punya semangat besar. Kalau kita kompak, kalau kita kuat, maka program Presiden Prabowo tentang ketahanan pangan dan makan bergizi gratis bisa berjalan dengan baik. Kita harus buktikan bahwa petani Indonesia mampu berdiri di depan,” kata pria yang akrab disapa Ebit.

Sementara itu Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mendukung penuh terhadap konsolidasi di NTT. Ia menilai langkah ini penting agar suara petani benar-benar terdengar hingga ke pusat.

“Saya ingin pengurus di NTT menjadi contoh. Jangan hanya bicara di forum, turunlah ke desa. Dengarkan suara petani, lihat langsung apa yang mereka butuhkan. Kalau pupuk kurang, kalau bibit sulit, kalau pasar tidak jelas, segera cari solusi. Kita harus jadi mata dan telinga presiden di desa-desa. Kalau petani kuat, maka bangsa ini juga kuat,” ujar Don Muzakir.

Dalam pertemuan itu para pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Se-NTT menyatakan komitmen mendampingi petani di wilayah masing-masing. Petani NTT dikenal tangguh menghadapi lahan kering dan cuaca ekstrem. Kehadiran Tani Merdeka Indonesia ini dapat mendorong semangat baru agar mereka lebih siap menghadapi tantangan.

NTT memiliki potensi besar di sektor pertanian dan peternakan. Jagung, padi ladang, dan sapi menjadi komoditas unggulan. Namun, keterbatasan pupuk, akses air, serta pasar yang belum stabil masih menjadi kendala utama.[]

Wamentan Sudaryono Lulus Doktor IPK 4,0, Ungkap Strategi Holding BUMN

0
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono

TANIMERDEKA – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono meraih gelar Doktor dari IPB University. Gelar itu diperoleh setelah ia mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB University, Bogor, pada Selasa, 16 Desember 2025. Sidang dihadiri sejumlah tokoh nasional.

Sudaryono menempuh pendidikan doktoral selama enam tahun. Kerja kerasnya berbuah capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna, 4.0.

Disertasi berjudul Evaluasi dan Strategi Optimisasi Kinerja BUMN Pasca Kebijakan Holdingisasi di Indonesia menyoroti penguatan tata kelola dan peningkatan kinerja Badan Usaha Milik Negara setelah kebijakan holdingisasi.

“Setelah organisasi mengalami perubahan, aspek Key Strategic Performance Objective (KSPO) dan pengelolaan utang menjadi sangat krusial, sehingga penguatan organisasi dan sistem pengawasan kerja menjadi penting,” kata Sudaryono.

Penelitian menunjukkan kebijakan holdingisasi tepat, terutama di sektor pertanian dan pupuk.

Menurut Sudaryono, sektor pupuk menjadi salah satu yang paling berhasil menerapkan kebijakan tersebut. Dampaknya signifikan terhadap kinerja keuangan BUMN.

“Subsidi pupuk yang tadinya diujung produk akhir, dialihkan ke subsidi bahan baku, dan ini berimplikasi positif terhadap kinerja keuangan BUMN yaitu Pupuk Indonesia,” ujarnya.

Sudaryono menambahkan holdingisasi di sektor pupuk menghasilkan efisiensi besar. Efisiensi itu bahkan dirasakan langsung masyarakat.

“Ada efisiensi 4,1 persen dan 3,6 persen yang digunakan untuk dikembalikan ke rakyat dalam bentuk diskon pupuk bersubsidi sebesar 20 persen tanpa input APBN anggaran baru,” tutup Sudaryono.

Sejumlah akademisi menilai penelitian ini relevan dengan kondisi BUMN saat ini. Holdingisasi dinilai mampu memperkuat struktur keuangan sekaligus memperbaiki tata kelola. Sidang terbuka juga menjadi sorotan karena Sudaryono, yang aktif di pemerintahan, mampu menyeimbangkan tugas negara dengan studi akademik.[]

Pengurus Tani Merdeka Kota Banjarmasin Dilantik, Ini Pesan Ketua DPW

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Banjarmasin resmi dilantik. Pelantikan berlangsung di Aula Eks Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Jalan Jenderal Sudirman, pada Sabtu, 13 Desember 2025.

Prosesi berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, forkopimda, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi pemuda.

Pelantikan dilakukan Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Selatan, Alin Wijaya, yang diwakili Sekretaris DPW Belly Grace Palit.

Para pengurus yang dilantik berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari petani, akademisi, hingga pelaku usaha lokal.

Ketua DPD TMI Kota Banjarmasin, Hanik Atur Rushidah, mengatakan, program kerja organisasi akan berfokus pada penguatan struktur, advokasi kebijakan, dan peningkatan ekonomi kerakyatan.

“Total ada 70 pengurus yang dilantik hari ini. Ini bukan sekadar struktur organisasi, tetapi tim kerja yang siap turun ke lapangan untuk mendampingi petani,” ujar Hanik.

Ia menegaskan komitmen organisasi untuk membina petani agar mampu mengelola usaha tani secara lebih produktif dan berkelanjutan.

Lebih lanjut Hanik mengatakan keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian menjadi penting.

“Petani adalah pilar ketahanan pangan. Anak muda jangan ragu terjun ke pertanian karena masa depan sektor ini sangat menjanjikan,” tegasnya.

Sementara itu Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Selatan, Alin Wijaya, menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa Tani Merdeka Indonesia dibentuk untuk bekerja langsung bersama petani, ikut membantu pemerintah daerah mewujudkan kesejahteraan petani.

“Pelantikan ini bukan seremoni belaka. Ini adalah awal kerja konkret. Petani menghadapi banyak persoalan, mulai dari perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas, hingga keterbatasan akses teknologi,” ujarnya.

Alin menjelaskan Tani Merdeka Indonesia memiliki agenda jangka panjang untuk meningkatkan produktivitas petani melalui pelatihan pertanian modern, inovasi teknologi, dan pembukaan akses pasar yang lebih luas.

“Sekarang waktunya rakyat bersuara. Mungkin pemerintah pusat hanya mendengar dari kiri dan kanan. Melalui Tani Merdeka Indonesia, suara petani akan kami sampaikan langsung kepada Presiden,” tegas Alin.[]

Pasar Murah Tani Merdeka Kalsel Diserbu Warga dan Galang Dana Banjir Sumatera

0

TANIMERDEKA – Sebanyak 60 UMKM dan distributor meramaikan pasar murah yang digelar DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan pada Kamis, 11 Desember 2025.

Pasar murah ini berlangsung di depan kantor sekretariat organisasi, berlokasi di Ruko Nomor 30, Jalan Trikora, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru.

Warga mulai berdatangan sejak pagi untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari harga pasar. Antrean terlihat di stan beras, minyak goreng, telur, dan gula. Sejumlah pelaku usaha lokal juga menawarkan produk olahan rumah tangga dan makanan siap saji.

Pasar murah ini terselenggara berkat kerja sama dengan Asosiasi Pasar Murah (APM) Banjarbaru dan Bulog. Kehadiran puluhan pelaku usaha memberi ruang bagi UMKM untuk menjangkau konsumen lebih luas, terutama pada masa meningkatnya kebutuhan harian menjelang akhir tahun.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Selatan, Alin Wijaya, mengatakan pasar murah ini menjadi langkah awal organisasi memperkenalkan diri kepada masyarakat sekitar, dan juga menggalang donasi untuk korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara serta Sumatera Barat.

Alin Wijaya Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Selatan.
Alin Wijaya Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Selatan.

“Pasar murah ini baru yang pertama kali setelah DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Selatan terbentuk. Ini salah satu cara kami memperkenalkan diri kepada warga di lingkungan sekretariat, sekaligus memberikan manfaat langsung melalui harga-harga yang lebih terjangkau,” jelasnya.

Ia menegaskan kegiatan ini tidak dirancang sebagai acara seremonial. Ia berharap pasar murah dapat digelar berkala agar dampaknya lebih luas.

“Kita berharap kegiatan ini bisa berlanjut, tidak hanya satu tahun satu kali. Kalau memungkinkan, satu tahun dua bahkan tiga kali. Semakin sering, semakin banyak warga yang terbantu,” ujarnya.

Alin juga mendorong agar pasar murah berikutnya menghadirkan produk pertanian lokal. Ia menilai hal itu dapat membuka ruang promosi bagi petani Kalimantan Selatan.

“Ke depan, kita ingin pasar murah ini juga menjual hasil pertanian dari petani kita sendiri. Dengan begitu, roda ekonomi petani bisa bergerak lebih cepat dan lebih dekat kepada konsumen,” tambahnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat direplikasi oleh seluruh DPD Tani Merdeka Indonesia di kabupaten dan kota lain di Kalimantan Selatan. Menurutnya, perluasan kegiatan akan membuat manfaat pasar murah lebih merata.

Pasar murah perdana ini mendapat disambut baik oleh warga sekitar. Sejumlah pengunjung menyebutkan harga yang ditawarkan membantu mereka menghemat pengeluaran di tengah kenaikan harga beberapa komoditas.

Kegiatan ini juga disertai penggalangan dana untuk warga Sumatera dan Aceh yang terdampak banjir. Panitia menyediakan kotak donasi di beberapa titik, dan sejumlah pengunjung terlihat menyumbangkan uang tunai.

Suasana pasar murah berlangsung padat hingga siang hari. Para pedagang sibuk melayani pembeli, sementara relawan Tani Merdeka Indonesia mengatur alur pengunjung agar distribusi berjalan tertib.[]

Kementan Kebut Pemulihan 40 Ribu Hektare Sawah Rusak Pascabanjir di Sumatra

0
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian

TANIMERDEKA – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat pemulihan lahan pertanian yang rusak akibat banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Upaya tanggap darurat dan rehabilitasi disiapkan agar petani bisa kembali menanam dalam waktu dekat.

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, menyampaikan hal itu usai menghadiri Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, pada Rabu, 10 Desember 2025.

“Kita sangat berduka dengan bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatra. Tetapi yakinlah bahwa pemerintah itu gercep. Tugas kita di Kementan adalah merehabilitasi lahan-lahan pertanian dan memastikan petani tidak boleh dirugikan. Kemudian mereka mendapatkan bantuan yang semestinya, tanah mereka kemudian diolah lagi, mereka bisa tanam dan panen lagi, dan mereka dapat melanjutkan hidupnya lagi,” kata Wamentan Sudaryono.

Ia menegaskan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto menjadi dasar percepatan pemulihan. Bantuan yang disiapkan mencakup benih, alat mesin pertanian, hingga dukungan pembiayaan.

“Sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo waktu kunjungan ke sana bahwa petani tidak boleh khawatir. Benih, alat mesin pertanian (Alsintan), bahkan KUR kalau ada pinjaman, dan lain-lain, pemerintah cover itu semua. Termasuk komoditas lain, jagung, termasuk ternak ya,” ujar pria yang akrab disapa Mas Dar.

Sudaryono yang juga Ketua Pembina DPN Tani Merdeka Indonesia menyebutkan sekitar 40.000 hektare lahan terdampak banjir di tiga provinsi. Sebagian di antaranya mengalami puso.

“Data sementara menunjukkan sekitar 40.000 ha lahan terdampak banjir di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dari jumlah itu, yang mengalami puso sekitar 4.500–5.000 ha. Yang jelas, kita hitung mana yang terdampak, khususnya puso yang paling prioritas karena petani sudah mau panen tetapi gagal panen. Itu harus kita tangani,” jelasnya.

Ia memastikan jajaran Kementan sudah berada di lapangan. Penyuluh dan dinas pertanian daerah diminta mempercepat pendataan dan memastikan bantuan tepat sasaran.

“Tentu saja akan kita cek terus, kita betul-betul mendayagunakan jajaran, baik penyuluh tentunya bersama Dinas Pertanian,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau wilayah terdampak banjir di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Rabu, 3 Desember 2025. Ia melihat langsung sawah yang rusak dan berdialog dengan petani mengenai kebutuhan mendesak.

“Pemerintah ambil alih bangun sampai kembali jadi sawah dan kami kirim peralatan serta bantuan benih gratis. Kami akan bangun seperti semula dan kami akan tanami sampai serah terima kepada pemiliknya,” ungkap Mentan Amran.

Sejumlah desa di Aceh Utara, Pidie Jaya, dan Pasaman Barat masih membersihkan lumpur tebal yang menutup lahan. Petani menandai ulang batas sawah yang hilang tersapu arus sambil menunggu pendataan resmi. Situasi ini membuat proses rehabilitasi harus dilakukan dengan cermat agar tidak menimbulkan sengketa lahan baru.[]