Beranda blog Halaman 48

Subsidi Pupuk Kini Lebih Mudah Diakses Petani

0

TANIMERDEKA – Subsidi pupuk kini benar-benar hadir untuk mendukung para petani. Proses penebusannya semakin mudah tanpa birokrasi berbelit. Petani cukup membawa KTP atau Kartu Tani, lalu bisa langsung menebus pupuk bersubsidi di kios resmi yang telah ditunjuk pemerintah.

Kemudahan ini membuat penyaluran pupuk menjadi lebih cepat, praktis, dan transparan. Dengan sistem baru ini, pupuk bersubsidi dipastikan sampai langsung ke tangan petani yang berhak. Tidak ada lagi keraguan soal kejelasan, karena seluruh proses dilakukan secara terbuka.

Hadirnya subsidi pupuk bukan hanya sekadar bantuan. Lebih dari itu, ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan akses yang lebih mudah, petani bisa fokus bekerja di sawah, meningkatkan hasil panen, dan menjaga ketersediaan pangan bagi seluruh masyarakat.[]

Ini Fungsi dan Manfaat Alat Pertanian Modern

0

TANIMERDKA – Peralatan modern membuat pertanian lebih cepat, mudah, dan efisien. Proses kerja jadi singkat, hasil lebih maksimal.

Namun sebagian besar petani di Indonesia masih belum memanfaatkan teknologi ini. Di negara maju seperti Jepang, hampir seluruh proses pertanian sudah memakai mesin, mulai dari memilih bibit, menanam, merawat, hingga memanen.

Jenis Alat Pertanian Modern

Alat pertanian modern umumnya dipakai pada tiga tahap: sebelum tanam, saat tanam, dan panen. Traktor menjadi penggerak utama yang menggantikan tenaga hewan. Ada traktor tangan, roda tunggal, mini, hingga traktor besar. Semuanya berfungsi untuk mengolah tanah sesuai kebutuhan lahan.

Selain itu, ada alat pengolah tanah seperti rotavator, kultivator, bajak singkal, garu, dan bajak subsoil. Fungsinya membuat tanah lebih gembur, membersihkan gulma, dan menyiapkan lahan agar mudah ditanami.

Pada tahap penanaman, mesin penanam padi, jagung, dan kentang membantu petani bekerja lebih cepat dengan tenaga lebih ringan. Setelah itu, alat semprot, penebar pupuk, dan mesin irigasi dipakai untuk merawat tanaman hingga siap panen.

Tahap akhir adalah pemanenan. Mesin pemanen padi, gandum, kentang, kapas, hingga tebu mempercepat pengumpulan hasil dan mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual.

Manfaat Alat Pertanian Modern

Mesin modern membuat pekerjaan lebih cepat dan beban petani lebih ringan. Petani bisa mengolah lahan lebih luas dengan waktu singkat.

Produktivitas meningkat, perekonomian petani ikut terangkat. Swasembada pangan lebih mudah dicapai karena hasil panen lebih melimpah.

Alat modern juga membantu pemeliharaan lahan. Tanah tetap subur, risiko degradasi bisa ditekan, dan aktivitas pertanian berjalan lebih berkelanjutan.

Dengan pemanfaatan teknologi, pertanian Indonesia berpeluang maju dan mampu bersaing dengan negara lain.[]

Fofo | Tani Merdeka Gelar Aksi Damai Dukung Program Presiden Prabowo

0

Sejumlah massa petani, nelayan, buruh tani, hingga pengusaha yang tergabung dalam Tani Merdeka Indonesia menggelar aksi damai di kawasan Patung Kuda, Jakarta Selatan, Kamis 28 Agustus 2025.

Dalam aksi ini, mereka menyuarakan dukungan penuh terhadap berbagai program Presiden Prabowo Subianto, mulai dari swasembada pangan, pengembangan food estate, penyediaan pupuk bersubsidi, hingga pembangunan lumbung pangan di setiap kabupaten.

Koordinator aksi sekaligus Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya mendukung kebijakan Presiden, tetapi juga menganut ajaran dan gagasan yang disebut Prabowoisme.

“Kami Tani Merdeka Indonesia dengan tegas menyatakan bahwa kami adalah organisasi yang menganut, menyebarluaskan, dan mengajarkan ide dan gagasan Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh petani dan rakyat. Ajaran tersebut kami sebut dengan nama Prabowoisme,” kata Don Muzakir.[]

Waspadai Provokasi, DPD Tani Merdeka Lampung Barat Gelar Konsolidasi dan Doa Bersama

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Lampung Barat menggelar konsolidasi dan doa bersama di Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS). Acara ini melibatkan pengurus DPD, koordinator kecamatan (Korcam), dan koordinator desa (Kordes).

Ketua DPD Tani Merdeka Lampung Barat, Haris Arifin Lubis, hadir bersama jajaran pengurus. Para pengurus Korcam dan Kordes di kecamatan itu juga mengikuti kegiatan.

Haris menjelaskan, konsolidasi bertujuan mempererat ikatan antara DPD, Korcam, dan Kordes. Ia menekankan kegiatan ini menjadi bentuk pembinaan bagi anggota Tani Merdeka, baik di tingkat kecamatan maupun desa.

“Tujuan diadakannya konsolidasi adalah salah satu bentuk pembinaan kepada seluruh anggota Tani Merdeka Indonesia di kecamatan maupun di tingkat desa,” ucap Haris.

Ia juga mengingatkan pengurus Tani Merdeka Indonesia dan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu negatif yang bisa memicu rusuh dan perusakan fasilitas umum.

Menurut Haris, Tani Merdeka berperan membina sekaligus mensejahterakan petani, sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto.

“Tani Merdeka Indonesia hadir di tengah-tengah masyarakat dalam rangka membina dan memajukan serta mensejahterakan para petani di seluruh penjuru Nusantara ini,” ujarnya.

Dalam konsolidasi itu, DPD Tani Merdeka Lampung Barat memberikan masukan kepada petani. Haris berharap langkah ini membantu petani menjadi lebih maju.

“Saya harap dengan adanya organisasi Tani Merdeka Indonesia di Lampung Barat petani di Lampung Barat akan lebih maju dan sejahtera,” tandasnya.[]

Kelapa Genjah Jadi Harapan Baru Industri Santan

0

TANIMERDEKA – Produksi kelapa di Indonesia masih dikuasai oleh jenis kelapa dalam. Luas lahannya mencapai 3,50 juta hektar pada 2014, lalu turun menjadi 3,23 juta hektar pada 2023.

Ditjen Perkebunan mencatat kelapa genjah atau hibrida hanya mengisi 2–3 persen areal. Luasnya menyusut dari 104.500 hektar menjadi 87.400 hektar pada periode yang sama.

Dari sisi produktivitas, kelapa genjah lebih unggul. Hasilnya bisa 1,30–1,35 ton per hektar, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional 1,14 ton per hektar. Kelapa genjah cepat berbuah dan menghasilkan lebih banyak butir per pohon.

Sebaran kelapa dalam terkonsentrasi di Riau, Sulawesi Utara, Jawa Timur, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, dan Jawa Tengah. Produksi kelapa genjah terkonsentrasi di Riau, dengan porsi 72,4 persen produksi nasional. Daerah lain yang menyumbang kecil antara lain Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Barat.

Permintaan santan terus meningkat. Di dalam negeri, konsumsi produk kelapa naik 15 persen pada 2024. Kenaikan dipengaruhi gaya hidup sehat dan tren pangan nabati alami. Produk seperti santan instan dan gula kelapa semakin populer.

Ekspor santan juga tumbuh pesat. Sepanjang 2022, Karantina Manado mencatat ekspor 2.606 ton santan beku ke tujuh negara, termasuk China, Jerman, dan Australia, senilai Rp 50,8 miliar. Awal 2023, Minahasa Utara melepas ekspor perdana 52 ton santan ke China.

Pada kuartal pertama 2025, Sumatera Barat mengekspor sekitar 33.401 ton ke Inggris dan Malaysia. Secara global, pasar santan diperkirakan bernilai 1,3 miliar dollar AS pada 2025. Angka ini diprediksi naik menjadi 2,4 miliar dollar AS pada 2035 dengan pertumbuhan 5,8 persen per tahun.

Pendorong tren ini adalah meningkatnya konsumsi diet bebas laktosa, gaya hidup vegan, dan kesadaran akan lemak sehat MCT dalam santan. Negara tujuan utama mencakup China, Vietnam, Thailand, dan Eropa.

Sementara itu kelapa genjah punya masa berbuah singkat, hanya 3-4 tahun setelah tanam. Kelapa dalam butuh 6-7 tahun.

Produktivitas genjah bisa 60-120 butir per pohon per tahun, tergantung varietas. Genjah Salak mampu menghasilkan 120 butir per tahun. Genjah Kuning Bali sekitar 60–110 butir.

Ukuran buahnya lebih kecil, 160–180 gram. Namun produktivitas per hektar mencapai 1,30–1,35 ton. Angka ini sedikit lebih tinggi dibanding kelapa dalam, 1,14 ton per hektar.

Beberapa varietas unggul seperti genjah pandan wangi dan genjah kopyor punya harga jual lebih tinggi karena rasa dan bentuknya unik.

Sebaliknya, kelapa dalam menghasilkan buah lebih besar, 300–500 gram per butir, tetapi baru berbuah pada usia 6–7 tahun dengan produktivitas awal 50–80 butir per pohon per tahun.

Kelapa dalam masih dominan karena menguasai 97 persen areal kelapa nasional. Dari segi biaya, perawatan keduanya hampir sama. Namun genjah lebih fleksibel ditanam di pekarangan atau lahan sempit.

Kelapa dalam dan genjah sama-sama bisa diolah menjadi santan cair, santan bubuk, santan instan, hingga santan organik. Kelapa genjah unggul dari siklus panen yang cepat dan harga varietas premium yang lebih tinggi. Cocok untuk industri rumah tangga dan pasar modern.

Kelapa dalam tetap andalan industri besar, terutama untuk kopra, minyak kelapa, dan santan konvensional.

Santan sendiri kaya nutrisi. Lemak rantai sedang (MCT) di dalamnya, terutama asam laurat, bisa meningkatkan metabolisme, mempercepat rasa kenyang, dan membantu menurunkan berat badan. Asam laurat berubah menjadi monolaurin yang bersifat antivirus, antibakteri, dan antijamur.

Santan juga mengandung vitamin E, senyawa fenolik, serta mineral seperti kalsium, kalium, dan magnesium. Kandungan ini penting untuk kesehatan jantung, saraf, dan keseimbangan elektrolit tubuh.

Pemerintah menargetkan perluasan kebun kelapa 4.600 hektar pada 2023. Rinciannya 1.750 hektar kelapa dalam dan 2.800 hektar kelapa genjah. Upaya ini dilengkapi program peremajaan pohon tua dan sertifikasi benih unggul.

Kementerian Perdagangan menetapkan kebijakan pengendalian ekspor kelapa bulat untuk menjaga pasokan domestik. Pemerintah juga mendorong promosi produk olahan bernilai tambah di pasar global.

Langkah-langkah itu menunjukkan adanya sinergi lintas lembaga dari hulu ke hilir. Pemerintah tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga rantai pasok dan akses pasar.

Dengan penyediaan benih unggul, pelatihan teknis, peremajaan kebun, hingga fasilitasi ekspor, kelapa genjah dan dalam diharapkan menjadi tulang punggung industri santan nasional.

Strategi ini diharapkan meningkatkan efisiensi, daya saing global, dan memberi nilai tambah nyata bagi petani. Kelapa genjah juga membuka peluang pembangunan di daerah yang punya potensi budidaya tinggi.[]

Tani Merdeka Riau Gelar Doa Bersama, Oksi Saputra: Masyarakat Jangan Terprovokasi Aksi Anarkis

0
Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau Gelar Doa Bersama.
Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau Gelar Doa Bersama.

TANIMERDEKA – DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau menggelar doa bersama dan syukuran di halaman Taman Wisata Rumah Singgah Tuan Kadi, Pekanbaru, pada Minggu 7 September 2025.

Acara ini juga diikuti seluruh pengurus DPW Tani Merdeka Riau bersama pengurus DPD Siak, Kampar, dan Rokan Hulu.

Sebelumnya Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menginstruksikan seluruh DPW dan DPD seluruh Indonesia agar menggelar doa dan syukuran dan sampaikan pesan agar masyarakat tidak terpengaruh dengan aksi anarkis.

Arahan itu sebagai bentuk syukur atas kembalinya kondisi negara yang kondusif pascakerusuhan saat aksi unjuk rasa anarkis di Jakarta dan beberapa daerah lain.

Sementera itu Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau, Oksi Saputra Malay, mengatakan doa bersama ini bukan hanya wujud syukur, tetapi juga refleksi atas kedamaian di Riau.

“Alhamdulillah, di bumi Lancang Kuning ini tidak terjadi kerusuhan saat aksi unjuk rasa berlangsung. Hal ini berkat kerja sama persuasif antara masyarakat dan pemerintah sehingga aspirasi masyarakat dapat disampaikan secara damai,” kata Oksi.

Ia menilai, situasi damai di Riau berbeda dengan sejumlah daerah lain. Menurutnya, keberhasilan menjaga suasana kondusif adalah hasil kerja kolektif masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan.

Oksi menyebutkan tiga hal yang membuat Riau tetap tenang; komitmen rakyat dan petani untuk tidak terprovokasi, peran tokoh daerah yang aktif membangun komunikasi bersama TNI, Polri, tokoh adat, agama, dan masyarakat, serta karakter masyarakat yang menjunjung tinggi nilai Tunjuk Ajar Melayu dengan mengedepankan musyawarah.

Ia juga mengingatkan pentingnya komitmen bersama melalui slogan “Siap Jaga, Riau Aman, Indonesia Sejahtera.”

Menurutnya, masyarakat harus siap menjaga perdamaian, memastikan Riau tetap aman, agar Indonesia bisa menuju kesejahteraan.

“Kita petani, peladang, dan pekebun adalah pilar penjaga kedaulatan pangan. Tugas kita menanam, bukan merusak; membangun, bukan membakar. Dengan semangat ini, kita pastikan Riau tetap damai demi Indonesia yang sejahtera,” ucap Oksi.

Selain itu Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Siak, Mohamad Ruwaidan Pawa juga menegaskan jajaran pengurus di daerah siap melaksanakan instruksi DPW Riau.

“DPD TMI Siak siap mengupayakan semaksimal mungkin untuk melaksanakan instruksi Ketua DPW TMI Riau. Sebagai pelopor petani, kita harus bangga menjadi petani, peladang, atau pekebun. Karena petani adalah pilar penjaga kedaulatan pangan,” ujar Roy.

Roy menambahkan, jajaran Tani Merdeka Indonesia Siak akan menjaga ketenangan, memperkuat silaturahmi lewat kegiatan sosial dan keagamaan, serta menyampaikan aspirasi dengan cara elegan dan santun.[]

Don Muzakir: Petani Kini Dihargai, Program Prabowo Hadirkan Perubahan Nyata

0
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia.
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia.

TANIMERDEKA – Sektor pertanian Indonesia memasuki babak baru di bawah Presiden Prabowo Subianto. Berbagai program strategis dijalankan untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Program Makmur yang digagas sejak 2020 oleh Kementerian BUMN dan PT Pupuk Indonesia kini semakin luas. Hingga Mei 2025, program ini sudah mencakup 73.723 hektare lahan dengan melibatkan 30.974 petani.

Program ini memberikan pendampingan teknis, mengatur pengelolaan tanah dan air, serta menyediakan akses pembiayaan dan asuransi.

Pemerintah juga membuka dua juta hektare lahan baru. Hasilnya, produksi beras melonjak 50–62 persen pada Januari hingga April 2025. Cadangan beras pemerintah mencapai 3,18 juta ton, tertinggi dalam 23 tahun terakhir.

Langkah besar lain adalah penanaman jagung serentak di satu juta hektare lahan. Program ini diharapkan menekan impor sekaligus menjamin pasokan untuk peternak. Pemerintah juga menetapkan harga gabah Rp 6.500 per kilogram dan harga jagung Rp 5.500 per kilogram. Bulog diperintahkan menyerap hasil panen langsung dari petani agar tidak jatuh ke tengkulak.

Distribusi pupuk yang lama menjadi masalah juga dibenahi. Alokasi pupuk bersubsidi ditambah, jalur distribusi dipangkas. Petani melaporkan pupuk kini “mudah didapat dan tepat waktu”.

Di Majalengka, Presiden Prabowo ikut mengoperasikan combine harvester pada panen raya. Mekanisasi ini membuat panen lebih cepat dan efisien.

Selain itu pemerintah juga menyiapkan Rp 12 triliun untuk memperkuat jaringan irigasi di dua juta hektare lahan, tersebar di Kalimantan, Papua, dan Sumatera.

Program optimasi lahan dan cetak sawah baru mendapat alokasi Rp 7 triliun. Target produksi padi naik menjadi 10,2 ton per hektare, dari sebelumnya 7,5 ton.

Presiden Prabowo juga menegaskan posisi petani sebagai pahlawan pangan yang wajib dimuliakan.

Semenara itu Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir menyebutkan program ini nyata dirasakan petani. Pemerintah hadir dengan teknologi dan irigasi yang nyata. Petani merasa dilibatkan, bukan ditinggalkan.

“Program Presiden Prabowo jelas berpihak kepada petani. Harga gabah dan jagung dinaikkan. Pupuk tidak lagi sulit dicari,” kata Don Muzakir.

Ia menambahkan, petani kini lebih percaya diri menghadapi masa depan. Sekarang pemerintah menjamin harga gabah dan komoditas pangan lain.

“Selama ini petani selalu mengeluh harga gabah jatuh saat panen raya. Bulog langsung membeli dari petani, bukan dari tengkulak. Itu membuat petani tersenyum karena hasil jerih payah mereka dihargai,” ujarnya.

“Pupuk adalah nyawa petani. Dulu sering langka dan datang terlambat. Sekarang distribusi lebih lancar. Petani bisa menanam dengan tenang karena pupuk datang tepat waktu. Itu perubahan besar,” tuturnya.

Don Muzakir menekankan bahwa Tani Merdeka Indonesia akan terus mendukung langkah pemerintah.

“Petani harus jadi subjek, bukan objek. Presiden Prabowo memberi teladan. Petani dilibatkan dalam perencanaan. Aspirasi petani didengar langsung. Tani Merdeka Indonesia ada di belakang Presiden untuk menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat,” kata Don Muzakir.[]

Begini Cara Merawat Tanaman Melon Agar Cepat Berbuah

0

TANIMERDEKA – Tanaman melon butuh perawatan khusus agar cepat berbuah. Pemangkasan daun dan tunas yang tidak perlu serta pemberian nutrisi yang tepat menjadi kunci utama.

Melon yang dirawat dengan benar bisa lebih fokus membentuk buah. Hasil panen juga lebih optimal, sementara tanaman tetap sehat dan produktif.

Pemangkasan Daun dan Tunas

Dikutip dari buku Agus Santoso dalam Panduan Lengkap Budidaya Melon. Salah satu cara merawat tanaman melon supaya cepat berbuah adalah dengan pemangkasan.

Pemangkasan membuat energi tanaman terarah pada pembentukan buah, bukan pertumbuhan vegetatif.

“Ketika tanaman melon memiliki terlalu banyak daun dan tunas, energi tanaman akan terserap untuk mempertahankan bagian-bagian tersebut, yang menghambat pembentukan buah,” tulis Agus.

Pemangkasan dilakukan dengan membuang tunas samping yang tumbuh di antara batang utama dan daun. Jumlah daun juga diatur agar sinar matahari bisa menembus tanaman secara merata.

Pemangkasan sekaligus membantu penyerbukan. Tanaman yang mendapat cahaya cukup bisa melakukan fotosintesis maksimal, sehingga buah lebih cepat tumbuh.

Pemberian Nutrisi yang Tepat

Indah Kurnia dalam bukunya menulis Teknik Budidaya Melon, menurutnya nutrisi menjadi faktor yang sangat penting. Tanaman melon memerlukan pupuk kaya nitrogen, fosfor, dan kalium. Unsur ini mendukung pertumbuhan akar, batang, dan pembentukan buah.

“Pupuk organik dan pupuk NPK diberikan secara berkala untuk memastikan tanaman mendapatkan asupan nutrisi yang cukup,” tulis Indah.

Pupuk diberikan sejak fase awal pertumbuhan hingga menjelang pembuahan. Penyiraman juga harus konsisten.

Tanaman melon butuh air cukup, tetapi tanah tidak boleh terlalu basah agar akar tidak membusuk.

Dengan pemangkasan yang tepat, nutrisi yang seimbang, dan pola penyiraman yang terjaga, tanaman melon bisa tumbuh sehat dan cepat menghasilkan buah.[]

Janji Jaga Lahan Pertanian, Menteri ATR: Sawah Produktif Tak Boleh Hilang dari Ancaman Alih Fungsi

0
Ilustrasi
Ilustrasi

TANIMERDEKA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan komitmennya menjaga lahan pertanian produktif dari alih fungsi.

Ia menyebutkan ketahanan pangan membutuhkan sawah, sementara pembangunan industri dan perumahan sering mencari lahan murah, yang biasanya adalah sawah.

“Tugas saya sebagai Menteri ATR/Kepala BPN adalah menahan laju alih fungsi lahan, supaya sawah-sawah tidak berubah menjadi kawasan industri, perumahan, atau menjadi konflik sosial,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Sawah produktif yang sudah masuk dalam Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) tidak boleh dialihkan. Jika ada penggantian, Nusron menegaskan lahan baru harus setara hasilnya, bukan hanya sama luasnya.

“Kalau sawah menghasilkan 20 ribu ton dalam setahun, maka lahan penggantinya harus setara produktivitasnya, yakni 20 ribu ton juga, dan bukan sekadar sama luasnya,” kata Nusron.

BPS mencatat lahan sawah Indonesia menyusut 60.000 sampai 80.000 hektare per tahun sejak 2021. Hilangnya sawah dianggap sebagai ancaman serius bagi ketahanan pangan.

“Ketahanan pangan butuh sawah. Seumur hidup harus ada sawah. Tidak boleh digeser jadi apa pun,” ujar Nusron.

Ia menekankan perlunya sinergi pemerintah, masyarakat, dan semua pihak terkait dalam menjaga lahan produktif. Kerja sama itu dinilai kunci untuk menekan alih fungsi dan menjaga ketahanan pangan.

Sebelumnya, Nusron juga menyebutkan penerapan lahan sawah dilindungi (LSD) bisa menekan konversi lahan.

Ia menilai kebijakan itu penting untuk menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan pertanian.[]

Harga Pangan Mulai Stabil, Produksi Beras Melimpah

0
Harga pangan stabil (Foto: Okezone)
Harga pangan stabil (Foto: Okezone)

TANIMERDEKA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan kondisi pangan Indonesia saat ini makin baik. Saat meninjau Pasar Palembang Jaya Km 5, Sumatera Selatan, ia melihat harga sejumlah bahan pokok utama sudah stabil bahkan ada yang turun. Inflasi juga menurun, dari 2,37 persen menjadi 2,31 persen.

“Kami pantau bersama Pak Mendagri, kami kolaborasi untuk menstabilkan harga. Yang terjadi adalah inflasi turun 2,37 menjadi 2,31. Ini jadi salah satu indikasi bahwa pangan kita sudah mulai stabil,” kata Amran, dikutip dari situs resmi Kementerian Pertanian, pada Senin 8 September 2025.

Pemerintah terus berusaha menjaga harga beras dan memastikan stok cukup. Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai daerah. Beras SPHP disalurkan dengan harga lebih murah agar masyarakat mudah mendapatkannya.

”Kita juga lakukan operasi pasar besar-besaran, kita siapkan 1,3 juta ton. Dan bahan pokok yang dijual GPM harganya lebih terjangkau bagi masyarakat. Ini terus kita dorong,” ujarnya.

Amran juga menyebutkan produksi beras dalam negeri meningkat. Data BPS mencatat produksi naik lebih dari 3 juta ton dibanding tahun lalu. FAO memperkirakan produksi beras Indonesia pada musim tanam 2025/2026 mencapai 35,6 juta ton.

“Ini patut kita syukuri. Tahun lalu kita masih mengimpor beras hampir 4 juta ton. Namun, tahun ini, dengan stok yang melimpah lebih dari 4 juta ton, Indonesia bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri tanpa impor. Bahkan Nilai Tukar Petani (NTP) juga naik ke angka 123, yang menjadi indikator kesejahteraan petani semakin membaik,” jelasnya.

Sementera itu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan beras SPHP dari Bulog sangat membantu rakyat.

”Beras SPHP ini bukan hanya murah, tapi juga kualitasnya bagus. Bulog menjual dengan harga yang lebih terjangkau. Program ini sangat membantu masyarakat. Dengan SPHP yang digencarkan Bulog atas perintah Bapak Presiden dan Bapak Mentan, kita harapkan harga beras yang sempat naik bisa kembali turun, sementara yang sudah stabil tetap terjaga,” kata Tito.[]