Beranda blog

PT Bio Energi Rimba Gandeng Tani Merdeka Bantu Petani, Don Muzakir: Mari Kita Membangun Daerah Melalui Sektor Pertanian

0

TANIMERDEKA – PT Bio Energi Rimba bekerja sama dengan Tani Merdeka Indonesia untuk mengoptimalkan lahan persawahan seluas 100 hektar di Kabupaten Aceh Utara. Bentuk kerja sama berupa demplot dengan penyerahan pupuk cair organik kepada kelompok tani di Desa Mesjid, Kecamatan Syamtalira Aron, pada Selasa 17 Februari 2026.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, perwakilan PT Bio Energi Rimba, Ketua DPW Tani Merdeka Aceh, Cut Muhammad, Ketua DPD Tani Merdeka Aceh Utara, Abdul Muthalib, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Utara, Erwandi, penyuluh pertanian, serta pengurus kecamatan Tani Merdeka se-Aceh Utara.

Don Muzakir menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan perusahaan kepada para petani di Aceh Utara. Ia menilai keterlibatan pihak swasta sangat membantu petani, terutama dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.

Menurutnya, bantuan yang diberikan PT Bio Energi Rimba bukan hanya sekadar dukungan materi, tetapi juga bentuk kepedulian nyata terhadap nasib petani di daerah.

“Saya ucapkan terima kasih kepada PT Bio Energi Rimba yang telah membantu petani di Aceh Utara. Bantuan ini sangat berarti bagi para petani. Semoga pihak PT mendapat balasan yang setimpal atas apa yang telah diberikan,” kata Don Muzakir.

Ia berharap kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk ikut ambil bagian dalam mendukung sektor pertanian. Don Muzakir menegaskan, jika petani kuat, maka ekonomi daerah juga akan ikut tumbuh.

Selain itu, ia mengajak seluruh pengurus Tani Merdeka, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan hingga desa, untuk tetap solid dan konsisten dalam mendampingi petani.

Ia mengingatkan agar para pengurus benar-benar hadir di tengah masyarakat, membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi petani, mulai dari pupuk, bibit, hingga pemasaran hasil panen.

“Teruslah berbuat baik. Jangan saling menjatuhkan dan jangan saling memfitnah. Kita harus saling menguatkan. Mari kita bangun daerah melalui sektor pertanian,” ujarnya.

Don Muzakir juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan organisasi. Ia tidak ingin ada perpecahan di internal yang justru merugikan perjuangan petani. Menurutnya, kerja nyata dan kebersamaan adalah kunci untuk membawa perubahan.

Lebih lanjut, ia menyoroti perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap sektor pertanian. Don Muzakir mengatakan, Presiden Prabowo memiliki komitmen kuat untuk membangkitkan pertanian di berbagai daerah di Indonesia.

“Pak Presiden Prabowo sangat serius membantu untuk membangkitkan sektor pertanian di daerah. Program-program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan petani,” katanya.

Ia menilai, kebijakan pemerintah yang fokus pada swasembada pangan dan penguatan ketahanan pangan nasional merupakan langkah strategis. Dengan dukungan semua pihak, termasuk organisasi petani dan perusahaan, target tersebut diyakini dapat tercapai.

Don Muzakir mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mendukung program swasembada pangan. Ia optimistis, jika pemerintah, perusahaan, dan petani berjalan bersama, maka sektor pertanian akan semakin maju dan kesejahteraan petani akan meningkat.

Sementara itu Ketua DPD Tani Merdeka Aceh Utara, Abdul Muthalib, menambahkan demplot kerja sama ini fokus pada peningkatan hasil panen dengan dukungan teknologi pertanian modern. Lahan seluas 100 hektar akan menjadi lokasi penerapan pupuk cair organik dari PT Bio Energi Rimba.[]

Bulog Pastikan Beras Jamaah Haji dari Panen Terbaru

0

TANIMERDEKA – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan beras untuk jamaah haji Indonesia di Arab Saudi bersumber dari panen terbaru petani dalam negeri.

“Beras yang kami kirim ke Arab Saudi merupakan beras super premium, pecahan di bawah 5 persen, kadar air rendah, dan diproses dari hasil panen terbaru,” kata Rizal dalam keterangan di Jakarta, pada Jumat 13 Februari 2026.

Rizal menghadiri pertemuan strategis di Annex Building Kantor Urusan Haji Indonesia, Jeddah, bersama Kementerian Haji dan Umrah RI serta Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Limited.

Pertemuan itu membahas optimalisasi layanan konsumsi jamaah, termasuk pemanfaatan beras premium produksi dalam negeri.

Ia menegaskan kebijakan ini bagian dari mandat nasional untuk menjaga kemandirian pangan sekaligus meningkatkan mutu konsumsi jamaah.

“Indonesia telah berhasil mencapai swasembada pangan dengan stok beras tertinggi sepanjang sejarah. Ini bukan sekadar soal harga, tetapi soal harga diri bangsa,” ujar Rizal.

Rizal menekankan penggunaan beras dalam negeri bertujuan menjaga kesehatan dan daya tahan jamaah.

“Jamaah kita terbiasa mengonsumsi nasi pulen khas Indonesia. Dengan menghadirkan beras nasional, diharapkan asupan gizi dan stamina jamaah selama menjalankan ibadah Haji dapat terjaga dengan lebih baik,” tambahnya.

Bulog menargetkan pengiriman awal sebanyak 2.280 ton beras premium ke Arab Saudi pada minggu ketiga Februari 2026. Pengiriman ini sesuai permintaan yang telah disepakati bersama Kementerian Haji dan BPKH Limited.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI, Jaenal Effendi, menyampaikan kerja sama lintas sektor ini bagian dari strategi peningkatan kualitas layanan haji.

“Kami mendorong sinergi dengan Bulog dan BPKH Limited untuk memastikan kualitas layanan konsumsi, tata kelola hotel, serta optimalisasi nilai ekonomi yang tetap berorientasi pada kenyamanan jamaah,” kata Jaenal.[]

Demi Masyarakat dan Petani, Presiden Prabowo Didukung DPW Tani Merdeka Riau Lawan Oknum yang Sebar Fitnah

0
Sekretaris DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau, Nila D Pane
Sekretaris DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau, Nila D Pane

TANIMERDEKA – Sekjen DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau, Nila D. Pane, menilai maraknya konten disinformasi, fitnah, serta ujaran kebencian di media sosial dapat merusak ruang publik digital dan mengancam persatuan masyarakat.

Sejumlah informasi provokatif muncul di media social terkait program prioritas pemerintah. Program tersebut mencakup ketahanan pangan dan energi, makan bergizi gratis, pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi rakyat melalui Koperasi Merah Putih, pertahanan rakyat semesta, hingga percepatan investasi dan perdagangan global.

“Kami melihat banyak isu provokatif diarahkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Program prioritas Presiden Prabowo dijadikan bahan fitnah, padahal yang sedang dijalankan oleh Presiden Prabowo bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata Nila D. Pane di Pekanbaru, pada Jumat, 12 Februari 2026.

Ia mengajak masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial. Informasi yang belum jelas kebenarannya jangan langsung dipercaya atau dibagikan. Menurutnya, sikap hati-hati penting agar ruang digital tidak dipenuhi kabar bohong.

Nila D. Pane menekankan pengurus Tani Merdeka Indonesia di daerah harus berani meluruskan informasi keliru dengan cara santun dan edukatif, terutama di pedesaan.

“Setiap pesan yang disampaikan kepada petani dan masyarakat harus berbasis fakta, bisa diverifikasi, dan tidak menimbulkan keresahan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat selalu memeriksa ulang informasi sebelum membagikannya. Kesalahan kecil di era digital bisa berdampak luas dan merugikan banyak pihak.

“Media sosial harus jadi sarana edukasi, berbagi pengetahuan pertanian, dan memperkuat persatuan. Sikap bijak dalam menggunakan teknologi menjadi kunci menjaga ketenangan sosial sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan nasional,” pungkas Nila D. Pane.

Menurutnya, media sosial yang seharusnya menjadi wadah komunikasi dan edukasi justru sering disalahgunakan sebagai tempat penyebaran kebencian.

DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau menegaskan siap berdiri di garda depan melawan fitnah demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah.[]

Presiden Prabowo Difitnah, DPW Tani Merdeka Kalbar Siap Lawan

0

TANIMERDEKA – Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Barat, M. Saupi, menegaskan siap melawan soal maraknya fitnah terhadap Presiden Prabowo Subianto di media sosial.

Menurutnya, serangan itu sengaja digulirkan untuk menjatuhkan kepercayaan masyarakat terhadap program Presiden Prabowo.

“Kami melihat ada upaya sistematis melalui fitnah di media sosial untuk menghambat gerak pemerintah. Presiden Prabowo sedang fokus pada hilirisasi, ketahanan pangan, dan kesejahteraan petani. Kami di daerah tidak akan tinggal diam melihat pimpinan kita diserang dengan narasi yang tidak berdasar,” kata M. Saupi di Pontianak, pada Kamis, 12 Februari 2026.

Ia menilai serangan di media sosial sudah melewati batas kritik. DPW Tani Merdeka Kalbar siap berdiri di depan untuk menjaga wibawa Presiden sekaligus menyampaikan keberhasilan program pemerintah kepada masyarakat.

M. Saupi mengingatkan seluruh kader dan masyarakat agar tidak mudah percaya isu yang belum jelas sumbernya.

Ia menekankan pentingnya memeriksa ulang setiap informasi sebelum dibagikan.

“Presiden bekerja untuk kedaulatan pangan kita. Jika ada yang mencoba menggoyang fokus tersebut dengan fitnah, kami di Kalbar yang pertama kali akan pasang badan,” tegasnya.

DPW Tani Merdeka Kalbar juga menyoroti program cetak sawah dan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) yang sedang berjalan di daerah.

Saupi menekankan keberhasilan program itu harus dijaga agar benar-benar dirasakan petani.[]

DPD Tani Merdeka Pidie Siap Lawan Fitnah ke Presiden Prabowo

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pidie menegaskan siap melawan pihak yang menyebarkan fitnah terhadap Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui media sosial.

Ketua DPD Tani Merdeka Kabupaten Pidie, Sabirin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada kabar yang belum jelas sumbernya.

“Masyarakat jangan ikut menyebarkan informasi yang tidak benar atau memprovokasi keadaan. Setiap berita harus dicek kebenarannya sebelum dibagikan kepada orang lain,” kata Sabirin, pada Jumat, 13 Februari 2026.

Ia menekankan bahwa berbagai program Presiden Prabowo sudah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, terutama petani.

Menurutnya, penyebaran fitnah hanya akan mengganggu pelaksanaan program yang sedang berjalan.

Sabirin juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan menjaga ruang digital dengan cara sederhana, yaitu membiasakan diri memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.

“Kita harus saling mengingatkan keluarga, teman, atau siapa pun yang sering membagikan informasi tanpa verifikasi di grup WhatsApp maupun media sosial lainnya,” ujarnya.

DPD Tani Merdeka Pidie menyatakan siap berdiri di garda depan menjaga ruang informasi tetap sehat.

Sabirin menegaskan bahwa sikap bijak dalam menggunakan media sosial akan membantu melindungi masyarakat dari provokasi.

Sabirin menambahkan bahwa Tani Merdeka Pidie tidak hanya fokus pada sektor pertanian, tetapi juga pada ketahanan sosial masyarakat di era digital.[]

Produsen Pupuk Organik Dukung Kebijakan Pemerintah Terkait Subsidi

0

TANIMERDEKA – Produsen pupuk organik yang tergabung dalam Himpunan Mitra Produsen Pupuk Organik (HIMPO) Indonesia mendukung kebijakan pemerintah terkait subsidi penjualan pupuk organik. Kebijakan ini kembali dijalankan setelah sempat dihentikan selama tiga tahun.

Ketua HIMPO Indonesia, Muhammad Parto, menyampaikan harapannya agar penggunaan pupuk organik semakin meluas.

“Penggunaan pupuk organik bisa mengembalikan unsur hara sehingga kesuburan tanah makin meningkat,” kata Parto di sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) HIMPO Indonesia di Solo.

Ia menekankan bahwa peningkatan penggunaan pupuk organik akan berdampak pada produksi sekaligus penjualan di pasaran.

Menurutnya, petani perlu didorong untuk beralih ke pupuk organik karena manfaatnya langsung dirasakan di lahan.

Rakernas HIMPO Indonesia juga menghasilkan komitmen bersama untuk memproduksi pupuk organik granul berkualitas dan mendukung swasembada pangan nasional berkelanjutan. Penandatanganan komitmen dilakukan oleh seluruh peserta rakernas.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Defrancisco Dasilva Tavares, membuka kegiatan tersebut.

“Selain itu, HIMPO ini juga menjadi mitra pemerintah dalam memproduksi pupuk organik bagi para petani dan peternak, terima kasih kerja samanya selama ini,” ujarnya.

Rakernas turut dihadiri perwakilan PT Pupuk Indonesia, Petro Kimia Gresik, dan Pupuk Kujang. Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum koordinasi antara produsen pupuk organik dan pemerintah.

HIMPO Indonesia berharap subsidi yang kembali digulirkan dapat memperkuat posisi pupuk organik sebagai pilihan utama petani dalam menjaga kesuburan tanah dan mendukung ketahanan pangan nasional.[]

Cabai Jawa Barat Surplus Jelang Ramadan, Pasokan Dipastikan Aman

0

TANIMERDEKA – Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan cabai di Jawa Barat aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Produksi cabe di wilayah ini tercatat jauh melampaui kebutuhan konsumsi sehingga berpotensi menopang pasokan antarwilayah.

Data neraca cabai Jawa Barat menunjukkan produksi cabai rawit Februari 2026 mencapai 34.463 ton, sementara kebutuhan hanya 16.578 ton. Surplus sebesar 17.885 ton diperkirakan meningkat pada Maret dengan produksi 78.963 ton dan kebutuhan 23.946 ton, sehingga neraca positif 55.018 ton.

Untuk cabai besar, produksi Februari tercatat 32.398 ton dengan kebutuhan 23.858 ton, menghasilkan surplus 8.540 ton. Pada Maret, produksi meningkat menjadi 38.703 ton dengan kebutuhan 27.740 ton, surplus 10.962 ton.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah terus mengawal pasokan dan distribusi cabai.

“Kementerian Pertanian terus melakukan langkah-langkah strategis untuk memastikan ketersediaan aneka cabai menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Penguatan produksi di daerah sentra, pengendalian distribusi, serta koordinasi lintas sektor terus kami lakukan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal,” tegas Amran.

Jawa Barat sebagai sentra utama cabai nasional ditopang oleh luas panen di sejumlah daerah. Kabupaten Bandung memiliki 400 hektare, Garut 485 hektare, dan Sumedang 250 hektare. Luas panen ini menjadi fondasi menjaga pasokan selama Ramadan hingga Idulfitri.

Champion Cabai Kabupaten Bandung, Juhara, menyampaikan kondisi pertanaman cabai saat ini berada pada fase produktif.

“Petani cabai di Kabupaten Bandung telah menerapkan pola tanam berjenjang sehingga panen dapat berlangsung secara terus-menerus. Dengan kondisi pertanaman yang ada saat ini, kami optimistis pasokan cabai aman hingga Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujar Juhara.

Champion Cabai Kabupaten Garut, Kang Sumarna, menegaskan kesiapan petani menghadapi tantangan iklim.

“Kabupaten Garut saat ini memasuki periode panen dengan produktivitas yang baik. Petani siap menjaga kualitas dan kontinuitas produksi untuk mendukung pasokan cabai Jawa Barat dan wilayah sekitarnya selama Ramadhan dan Idul Fitri,” ungkap Sumarna.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan, Muh. Agung Sunusi, menyatakan pihaknya terus melakukan pemantauan intensif.

“Berdasarkan hasil pemantauan Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat, ketersediaan aneka cabai di Jawa Barat berada dalam kondisi aman. Dengan dukungan luas panen yang memadai, peran aktif champion cabai, serta sinergi pemerintah pusat dan daerah, kami optimistis kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Agung.

Kementan mengimbau pemerintah daerah, pelaku usaha, dan petani menjaga konsistensi produksi serta kelancaran distribusi. Upaya ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga cabai selama Hari Besar Keagamaan Nasional.[]

Presiden Prabowo Difitnah di Media Sosial, Don Muzakir: Pasukan Tani Merdeka Harus Berani Bela

0
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia.
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia.

TANIMERDEKA – Penggunaan media sosial semakin luas. Informasi dapat menyebar dengan cepat, membawa manfaat sekaligus risiko. Salah satu risiko yang muncul ialah penyebaran fitnah dan informasi tidak benar kepada masyarakat.

Situasi ini juga menyasar Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah pihak dinilai memprovokasi masyarakat terkait program prioritas pemerintah, mulai dari ketahanan pangan, energi, makan bergizi gratis, pendidikan, layanan kesehatan, penguatan ekonomi rakyat melalui Koperasi Merah Putih, pertahanan rakyat semesta, hingga percepatan investasi dan perdagangan global.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mengajak masyarakat bijak menggunakan media social, jangan mudah sekali menyebarkan fitnah terkait program yang langsung menyentuh masyarakat.

“Saat ini banyak fitnah murahan tersebar di media sosial terhadap program Presiden Prabowo yang sedang dijalankan.
Gunakan media sosial untuk menyebarkan informasi yang bermanfaat. Informasi positif bisa menumbuhkan optimisme dan semangat kebangkitan bangsa,” kata Don Muzakir.

Ia mengingatkan seluruh anggota Tani Merdeka Indonesia agar tidak ikut menyebarkan fitnah. Informasi yang disampaikan kepada petani dan masyarakat harus benar serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Pasukan Tani Merdeka harus berani melawan meluruskan informasi yang keliru dengan cara yang baik. Sampaikan fakta yang benar kepada masyarakat, terutama di wilayah pedesaan,” ujarnya.

Don Muzakir menekankan pentingnya memeriksa ulang sebelum membagikan informasi. Kesalahan di era digital dapat berdampak luas dan merugikan banyak pihak.

“Periksa dulu sebelum membagikan. Jangan sampai informasi salah merugikan masyarakat,” tegasnya.

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan era digital untuk kegiatan positif. Media sosial diharapkan menjadi sarana edukasi, berbagi pengetahuan pertanian, serta memperkuat persatuan. Sikap bijak dalam menggunakan teknologi dinilai menjadi kunci menjaga ketenangan sosial sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan nasional.[]

Demplot Tomat dan Padi, Tani Merdeka Kalteng Gandeng Petrokimia Kayaku

0

TANIMERDEKA – DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan PT Petrokimia Kayaku menggelar demplot tomat dan padi untuk kelompok tani. Lahan demplot tomat seluas 1,2 hektar, sementara padi lebih dari 1 hektar.

Sekretaris DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Farid Agus Prianto, menegaskan dukungan perusahaan berupa pestisida dan bibit unggul sangat membantu petani.

“Kerja sama ini penting. Petani mendapat bibit unggul dan pestisida yang bisa meningkatkan hasil panen. Kita ingin petani merasakan langsung manfaatnya,” kata Farid.

Ia menambahkan demplot menjadi sarana pembelajaran bagi petani. Menurutnya, hasil dari lahan percontohan bisa menjadi acuan untuk memperluas penerapan teknologi pertanian di wilayah lain.

“Demplot ini bukan hanya uji coba, tetapi juga contoh nyata. Petani bisa melihat hasilnya, lalu menerapkan di lahan masing-masing,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti kelompok tani dari Pesisir Tengah. Mereka juga berbagi pengalaman mengenai teknik budidaya, penggunaan pestisida, serta pemilihan bibit unggul.

Farid menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar petani tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memahami cara mengelola lahan secara efektif.

Kolaborasi antara organisasi tani dan perusahaan pupuk diharapkan memperkuat ketahanan pangan daerah. Demplot tomat dan padi menjadi langkah awal untuk mengoptimalkan potensi pertanian Kalimantan Tengah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.[]

Presiden Prabowo Minta Harga Pangan Stabil Jelang Ramadan

0
Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto

TANIMERDEKA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto agar jajaran pemerintah memastikan harga dan ketersediaan pangan pokok strategis menjelang Ramadan. Fokus pengendalian dilakukan seminggu sebelum bulan puasa.

Teddy menegaskan perhatian pemerintah juga diberikan kepada daerah terdampak bencana.

“Bapak Presiden tidak ragu-ragu untuk memberikan semua yang diperlukan ke warga sesegera mungkin. Saat ini, sudah satu minggu menjelang bulan Ramadan dan Bapak Presiden ingin memastikan harga-harga, ketersediaan bahan pokok, bahan pangan, bahan-bahan yang dibutuhkan, khususnya di daerah yang terdampak bencana, itu (harus) benar-benar ada dan benar-benar terjangkau,” kata Teddy dalam konferensi pers Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, pada Selasa 11 Februari 2026.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan stok pangan pokok nasional masih aman.

“Stok (cadangan beras pemerintah) banyak. Sekarang stoknya 3,4 juta ton hari ini. Kemungkinan akhir bulan (bisa) 3,8 juta ton. Bulan Maret bahkan bisa 4 juta ton. (Bantuan pangan) kita percepat. SK-nya (penugasan) sudah,” ungkap Amran di Istana Negara.

Data Bapanas per 11 Februari 2026 mencatat stok beras Bulog mencapai 3,41 juta ton. Realisasi serapan produksi dalam negeri oleh Bulog sudah 240,4 ribu ton setara beras, melonjak lebih dari 500 persen dibanding minggu pertama Februari 2025 yang hanya 38,7 ribu ton.

Amran menambahkan stok pangan pokok lain juga mencukupi hingga Idulfitri.

“Jadi stok pangan menghadapi Ramadan, semua stok kita dua bulan ke depan, surplus. Lebih dari cukup. (Bahkan) ada bahan pokok kita itu yang swasembada dan ekspor. Semua cukup mulai dari minyak goreng, beras, bawang merah, dan seterusnya. Kemudian yang impor juga cukup. Jadi 12 bahan pokok lebih dari cukup sampai Idulfitri,” beber Amran.

Proyeksi Neraca Pangan Nasional Februari 2026 menunjukkan surplus beras hingga 14,83 juta ton di akhir Maret. Jagung diperkirakan surplus 4,99 juta ton, kedelai 295,1 ribu ton, bawang merah 60,1 ribu ton, cabai besar 73,38 ribu ton, cabai rawit 152,7 ribu ton, daging sapi/kerbau 176,78 ribu ton, daging ayam 586,2 ribu ton, telur ayam ras 267,25 ribu ton, gula konsumsi 768,77 ribu ton, dan minyak goreng 3,56 juta ton.

Amran mencontohkan bawang merah yang sudah swasembada. “Aman bawang merah. Bawang merah kan kita swasembada. Bahkan kita ekspor. Kalau tidak salah, tahun 2025 ekspor kurang lebih seribu ton. Jadi bawang merah kita sudah swasembada,” katanya.

Sepanjang 2025, ekspor bawang merah mencapai 1.560 ton. Produksi nasional 1,43 juta ton, sementara kebutuhan konsumsi 1,23 juta ton.

Untuk menjaga stabilitas harga, Amran menekankan kepatuhan terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET), Harga Pembelian Pemerintah (HPP), dan Harga Acuan Penjualan (HAP).

“Ini persoalan rantai pasoknya. Kita benahi. Jadi ada HET, ada HPP, ada HAP. HET-nya kita tekankan, khususnya yang strategis, misalnya beras. Yang paling strategis beras kan, (lalu) minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur. Ini yang kita harus jaga betul,” ucap Amran.

Pemerintah juga menyiapkan intervensi melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Gerakan Pangan Murah (GPM), Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP), serta bantuan beras dan minyak goreng untuk lebih dari 33 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).[]