Beranda blog

Tani Merdeka Kalsel dan Garuda TV Silaturahmi ke Kodim 1007 Banjarmasin

0

TANIMERDEKA – Upaya memperkuat sinergi lintas lembaga terus dilakukan di Kalimantan Selatan. DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Selatan bersama Garuda TV melakukan kunjungan silaturahmi ke Kodim 1007/Banjarmasin di Banjarmasin.

Kunjungan tersebut dipimpin Ketua DPW Tani Merdeka Kalimantan Selatan yang juga Kepala Biro Garuda TV Kalimantan Selatan, Alin Wijaya, pada Rabu, 10 Maret 2026.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab. Agenda ini bertujuan mempererat hubungan antara organisasi masyarakat, media, dan institusi TNI.

Pembahasan dalam pertemuan tersebut juga membahas dukungan terhadap program Asta Cita. Program ini merupakan delapan misi utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Asta Cita menjadi kerangka strategis pemerintah dalam menjalankan pembangunan nasional. Program tersebut juga menjadi pijakan untuk mewujudkan visi “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045”.

Agenda Asta Cita mencakup berbagai bidang pembangunan. Program tersebut meliputi penguatan ideologi Pancasila, pertahanan negara, serta peningkatan kemandirian bangsa.

Pemerintah juga menempatkan sektor pangan, energi, dan air sebagai prioritas dalam agenda pembangunan. Penciptaan lapangan kerja yang berkualitas menjadi bagian penting dari strategi tersebut.

Asta Cita juga menekankan pengembangan sumber daya manusia serta penguatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hilirisasi industri didorong untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional.

Agenda pembangunan desa dan penguatan ekonomi dari tingkat akar rumput turut menjadi fokus program tersebut. Pemerintah juga menempatkan reformasi hukum serta pemberantasan korupsi sebagai bagian dari agenda utama.

Pembangunan yang selaras dengan kelestarian lingkungan dan pelestarian budaya bangsa juga menjadi bagian dari arah kebijakan dalam Asta Cita.

Alin Wijaya mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara organisasi masyarakat, media, dan TNI dalam mendukung berbagai program pemerintah.

“Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara TNI, organisasi masyarakat, dan media dalam mendukung program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Alin Wijaya.

Ia menilai kerja sama lintas lembaga penting agar program pembangunan dapat berjalan efektif. Dukungan berbagai pihak dinilai dapat mempercepat pelaksanaan program hingga ke tingkat masyarakat.

Pertemuan tersebut juga menjadi ruang diskusi mengenai berbagai peluang kerja sama di daerah. Kolaborasi dinilai dapat membuka berbagai kegiatan bersama yang mendukung pembangunan daerah.

Sinergi antara TNI, organisasi masyarakat, dan media diharapkan mampu memperkuat program ketahanan pangan di Kalimantan Selatan. Kerja sama tersebut juga diarahkan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat di berbagai sektor.[]

14 Korcam Tani Merdeka Aceh Dilantik, Cut Muhammad Ajak Bela Presiden Prabowo

0
Cut Muhammad Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh.
Cut Muhammad Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh.

TANIMERDEKA – Sebanyak 14 pengurus Koordinator Kecamatan (Korcam) Tani Merdeka Indonesia di Provinsi Aceh resmi dilantik.

Pelantikan tersebut dilakukan untuk memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan.

Merdeka dilantik oleh Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Utara, Abdul Muthalib, pada Selasa, 10 Maret 2026. Pelantikan berlangsung di MK Hotel Mulia, Lhoksukon.

Sejumlah tokoh dan pejabat daerah hadir pada pelantikan acara tersebut. Hadir di antaranya Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Cut Muhammad, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Utara Erwandi, unsur Forkopimda, TNI, Polri, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, serta tokoh adat.

Abdul Muthalib mengatakan pengurus korcam memiliki peran penting dalam memperkuat organisasi sekaligus mendampingi petani di tingkat kecamatan.

“Pengurus korcam harus mampu menata kebutuhan sektor pertanian di kecamatan masing-masing, terus mendampingi petani serta memperkuat struktur hingga tingkat desa,” ujar Abdul Muthalib.

Ia menilai keberadaan pengurus korcam dapat mempercepat koordinasi antara petani dengan organisasi. Struktur organisasi yang kuat dinilai penting untuk menampung aspirasi petani di lapangan.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Utara, Erwandi, menyambut baik terbentuknya kepengurusan Tani Merdeka Indonesia di tingkat kecamatan. Menurut dia, keberadaan organisasi petani akan memudahkan koordinasi dengan pemerintah daerah.

“Kami menyambut baik kehadiran Tani Merdeka Indonesia di kecamatan se-Aceh Utara. Jika organisasi memiliki perangkat hingga tingkat kecamatan dan desa, koordinasi akan lebih mudah dan aspirasi petani bisa lebih cepat tersampaikan,” kata Erwandi.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh, Cut Muhammad, menekankan pentingnya menjalankan struktur organisasi yang telah terbentuk.

Ia meminta para pengurus segera bergerak menjalankan program organisasi.

“Struktur yang sudah terbentuk ini harus segera dijalankan. Ini penting untuk memperkuat organisasi, menjalankan program Tani Merdeka Indonesia, mendukung semua program Presiden Prabowo, serta memerangi isu hoaks terkait program Presiden Prabowo,” ujar Cut Muhammad.

Pelantikan ini ditutup dengan buka puasa bersama dan silaturahmi antara pengurus Korcam yang baru dilantik dengan pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Utara.

Pelantikan kali ini mencakup pengurus korcam dari 14 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara. Kecamatan tersebut meliputi Tanah Pasir, Lapang, Syamtalira Aron, Syamtalira Bayu, Meurah Mulia, Nibong, Tanah Luas, Cot Girek, Paya Bakong, Baktiya Barat, Pirak Timu, Matangkuli, Lhoksukon, dan Nisam.

Kabupaten Aceh Utara memiliki 23 kecamatan. Pembentukan pengurus korcam dilakukan secara bertahap untuk memperkuat jaringan organisasi hingga ke tingkat desa dan kelompok tani. Struktur tersebut diharapkan mampu mempercepat penyampaian informasi serta memperkuat pendampingan terhadap petani di daerah.[]

Buka Puasa Bersama, Wamentan Sudaryono Ajak Bela Presiden Prabowo dari Fitnah

0
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian

TANIMERDEKA – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengajak para pengurus organisasi petani dan pedagang untuk berani melawan berbagai fitnah yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto di media dan media sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Sudaryono saat acara buka puasa bersama pengurus Tani Merdeka Indonesia, Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera), dan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) di Gedung Auditorium Kementerian Pertanian RI, pada Senin, 9 Maret 2026.

Sekitar 800 pengurus daerah dari tiga organisasi tersebut hadir dalam kegiatan itu.

Para peserta datang dari berbagai daerah untuk mengikuti agenda silaturahmi sekaligus diskusi singkat mengenai kondisi sektor pertanian dan ekonomi rakyat.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, turut hadir bersama sejumlah pengurus organisasi lainnya.

Sudaryono yang juga menjabat Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia menilai berbagai program pemerintah saat ini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama petani.

Karena itu, ia meminta para kader organisasi tidak tinggal diam jika muncul informasi yang menyesatkan di ruang publik.

“Pasukan Tani Merdeka Indonesia, Papera, dan APPSI harus berani menyampaikan kebenaran dan melawan isu fitnah yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto melalui media apa pun. Program yang sedang dijalankan Presiden Prabowo sangat menyentuh rakyat, dan petani sudah mulai menerima manfaatnya,” ujar Sudaryono.

Menurut dia, media sosial sering menjadi ruang penyebaran informasi yang belum tentu benar. Organisasi masyarakat dinilai memiliki peran penting untuk meluruskan informasi tersebut kepada masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa jaringan organisasi petani dan pedagang memiliki basis anggota hingga ke tingkat daerah. Kondisi itu membuat organisasi mampu menyampaikan informasi secara langsung kepada masyarakat.

Acara buka puasa bersama tersebut juga diisi dengan kegiatan santunan anak yatim. Kegiatan sosial itu menjadi bagian dari rangkaian agenda yang digelar panitia.

Suasana acara berlangsung meriah. Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan hingga selesai.

Bagian akhir acara diisi dengan pembacaan Selawat Badar. Sudaryono memimpin langsung selawat tersebut bersama para peserta yang hadir.

Suara selawat bergema di dalam ruangan auditorium. Cahaya lampu kilat dari telepon genggam peserta turut menerangi ruangan, menambah semarak suasana kebersamaan dalam kegiatan tersebut.[]

Wamentan Sudaryono Gelar Buka Puasa Bersama Tani Merdeka, Papera, dan APPSI

0
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian

TANIMERDEKA – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menggelar acara buka puasa bersama pengurus Tani Merdeka Indonesia, Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera), dan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI).

Kegiatan berlangsung di Gedung Auditorium Kementerian Pertanian Republik Indonesia, pada Senin, 9 Maret 2026. Sekitar 800 pengurus daerah dari tiga organisasi hadir dalam acara tersebut.

Suasana kegiatan berlangsung meriah. Para peserta datang dari berbagai daerah untuk menghadiri agenda silaturahmi tersebut.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, juga hadir bersama sejumlah pengurus organisasi lainnya.

Panitia tidak hanya menggelar buka puasa bersama. Kegiatan juga diisi dengan santunan kepada anak yatim.

Sudaryono yang juga menjabat Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia mengajak seluruh pengurus untuk berani menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.

Sudaryono juga menyinggung berbagai isu yang menyerang Presiden Prabowo Subianto di ruang publik.

“Pasukan Tani Merdeka Indonesia, Papera, dan APPSI harus berani menyampaikan kebenaran dan melawan isu fitnah yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto melalui media apa pun. Program yang sedang dijalankan Presiden Prabowo sangat menyentuh rakyat, dan petani sudah mulai menerima manfaatnya,” ujar Sudaryono.

Menurut pria yang akrab disapa Mas Dar, organisasi masyarakat memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar kepada publik. Jaringan organisasi petani dan pedagang dinilai mampu menjangkau masyarakat hingga tingkat daerah.

Suasana acara semakin semarak ketika para peserta menunjukkan semangat kebersamaan. Sorakan dukungan dari para pengurus membuat ruangan auditorium terasa hidup sepanjang kegiatan berlangsung.

Di akhir acara diisi dengan Selawat Badar. Sudaryono mengajak seluruh peserta untuk berselawat bersama.

Sudaryono memimpin langsung selawat tersebut dengan penuh semangat. Ratusan peserta mengikuti selawat secara serempak.

Suara selawat bergema di seluruh ruangan auditorium. Cahaya lampu kilat dari telepon genggam peserta turut menerangi ruangan. Suasana kebersamaan terasa kuat hingga acara berakhir.[]

Produksi Jagung Nasional Digenjot, Pemerintah Gelontorkan Bantuan Benih Gratis

0
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian

TANIMERDEKA – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyatakan pemerintah menyiapkan bantuan benih jagung gratis untuk lahan hingga 1 juta hektare.

Program tersebut ditujukan untuk mempercepat peningkatan produksi jagung nasional sekaligus mendukung target swasembada jagung.

Pernyataan itu disampaikan Sudaryono saat menghadiri kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, paa Sabtu, 7 Maret 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nasional peningkatan produksi jagung yang digelar di berbagai daerah.

Sudaryono menilai pembangunan sektor pertanian harus ditopang sejumlah faktor utama. Empat komponen tersebut meliputi ketersediaan benih, irigasi, pupuk, serta kepastian harga hasil panen bagi petani.

“Dalam pertanian ada empat hal yang menjadi pokok penting, yaitu benih, air atau irigasi, pupuk, dan setelah panen harganya harus dibeli dengan harga yang baik,” ujar Wamentan Sudaryono.

Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan empat komponen tersebut terpenuhi. Penyediaan benih jagung gratis menjadi salah satu langkah yang diprioritaskan.

“Kementan menyiapkan benih jagung gratis untuk 1 juta hektare lahan dari total sekitar 2,5 juta hektare lahan jagung nasional,” jelas Wamentan dalam keterangan yang dikutip pada Senin, 9 Maret 2026.

Pemerintah juga memperkuat dukungan infrastruktur pertanian melalui revitalisasi jaringan irigasi secara nasional.

“Presiden telah menganggarkan Rp 12 triliun untuk revitalisasi jaringan irigasi primer, sekunder, dan tersier pada 2025, dan program ini akan terus dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya,” tambahnya.

Distribusi pupuk bersubsidi turut menjadi perhatian pemerintah. Kebijakan penyederhanaan mekanisme distribusi dilakukan agar pupuk lebih mudah diakses petani.

“Pupuk bersubsidi kuotanya dipenuhi dan mekanisme distribusinya disederhanakan. Bahkan diberikan tambahan pengurangan harga sekitar 20 persen,” katanya.

Pemerintah juga menjamin kepastian harga pembelian hasil panen. Kebijakan ini diharapkan memberikan kepastian pendapatan bagi petani.

“Pemerintah menetapkan harga pembelian panen, yaitu Rp 6.500 per kilogram untuk padi dan Rp 5.500 per kilogram untuk jagung,” ujarnya.

Dialog interaktif turut digelar dalam kegiatan tersebut. Kapolda Kalimantan Tengah, Iwan Kurniawan, menyampaikan laporan terkait pengembangan jagung di wilayahnya.

Pengembangan dilakukan melalui sistem tumpang sari di lahan perkebunan kelapa sawit. Sistem tersebut dinilai dapat memanfaatkan ruang antar tanaman pada kebun sawit.

Menurut Iwan, luas perkebunan sawit di Kalimantan Tengah mencapai sekitar 2,1 juta hektare. Luasan tersebut membuka peluang pemanfaatan lahan sela untuk pengembangan tanaman jagung.

Ia juga menyampaikan kebutuhan dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan). Kebutuhan tersebut antara lain mesin pengering (dryer) serta peralatan pendukung budi daya jagung.

Peralatan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas petani dan menjaga kualitas hasil panen.

Sudaryono memastikan pemerintah akan menindaklanjuti kebutuhan tersebut.

“Saya minta tenaga ahli segera mem-follow up kebutuhan alsintan, termasuk pembinaan jagung di kebun kelapa sawit. Ini salah satu upaya peningkatan produksi jagung, terutama pada kebun sawit yang masih muda,” ujar Wamentan Sudaryono.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo juga hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan penanaman jagung serentak merupakan bagian dari upaya nasional memperkuat kemandirian pangan.

“Kegiatan penanaman jagung serentak ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden dalam memperkuat swasembada pangan. Kita harus memanfaatkan seluruh potensi yang dimiliki agar Indonesia semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya,” kata Sigit.

Program penanaman jagung secara nasional terus diperluas. Pemerintah menargetkan peningkatan luas tanam untuk memperkuat produksi dalam negeri.

“Kita telah menanam lebih dari 600 ribu hektare dengan potensi produksi sekitar 3,9 hingga 4 juta ton. Ke depan, targetnya adalah mencapai penanaman hingga 1 juta hektare bahkan lebih,” jelasnya.

Kolaborasi antara pemerintah, aparat, pemerintah daerah, serta para petani dinilai menjadi kunci keberhasilan program tersebut. Program penanaman jagung serentak diharapkan mampu memperkuat produksi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.[]

MEKAR Dukung Penanaman Jagung di Padang Pariaman

0
Ilustrasi
Ilustrasi

TANIMERDEKA – Perusahaan teknologi finansial MEKAR mulai memperluas keterlibatan bisnisnya ke sektor pertanian. Perusahaan tersebut mendukung pengembangan lahan jagung di Sumatera Barat.

Dukungan dilakukan melalui inisiatif Paten Mekar Tani. Program ini ikut terlibat dalam penanaman jagung serentak kuartal I-2026 di Kabupaten Padang Pariaman.

Kegiatan penanaman berlangsung di Posko Farm Panen Mekar Tani, Tapakis, Kecamatan Ulakan Tapakis, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program Penanaman Jagung Serentak yang diinisiasi Mabes Polri. Program tersebut dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.

Chief Executive Officer MEKAR, Pandu Aditya Kristy, mengatakan keterlibatan perusahaan menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian. Langkah tersebut juga diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

“Ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi penting bagi kekuatan dan kemandirian sebuah bangsa,” ujar Pandu dalam siaran pers.

Ia menjelaskan, lahan yang digunakan untuk penanaman jagung sebelumnya merupakan lahan tidur yang tidak produktif selama lebih dari tiga dekade. Kondisi lahan sempat dipenuhi semak belukar dan tidak dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian.

Pengolahan kembali lahan dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Kawasan tersebut kini mulai dikembangkan menjadi area pertanian jagung. Pengembangan ini diharapkan mampu menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat setempat.

Menurut Pandu, pengembangan sektor pertanian tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi pangan. Dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar juga perlu diperhatikan.

MEKAR selama ini dikenal sebagai platform pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Perusahaan tersebut banyak menyalurkan pembiayaan bagi usaha yang dijalankan perempuan. Perusahaan kini mulai memperluas jangkauan ekosistem bisnisnya ke sektor riil, termasuk pertanian.

Program Paten Mekar Tani dikembangkan untuk mengoptimalkan potensi sektor pertanian. Program ini juga diarahkan untuk mendorong aktivitas ekonomi di daerah.

Pengembangan lahan jagung di Padang Pariaman dinilai berpotensi membuka lapangan kerja. Kegiatan pertanian di kawasan tersebut diperkirakan dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.

Inisiatif ini juga terhubung dengan pengembangan MEKAR Ecosystem. Jaringan ini menghubungkan berbagai pelaku usaha untuk saling mendukung dalam memperkuat aktivitas ekonomi sektor riil, termasuk agrikultur.

“Ke depan, yang ingin kami dorong bukan hanya peningkatan produksi pertanian, tetapi juga pembangunan ekosistem ekonomi berkelanjutan,” kata Pandu.

Program penanaman jagung tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah. Hadir dalam kegiatan ini antara lain perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan para petani setempat.

Pengembangan lahan pertanian yang sebelumnya tidak produktif tersebut diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi lokal. Upaya ini juga diharapkan memperkuat pasokan pangan di daerah.[]

Tingkatkan Produksi, Pemkab Buleleng Dorong Transformasi Pertanian

0

TANIMERDEKA – Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mendorong transformasi sektor pertanian. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan produksi, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Upaya tersebut dijalankan melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan produksi dan produktivitas sejumlah komoditas unggulan dalam lima tahun ke depan.

Sekretaris Distankan Buleleng Ni Luh Prima Diantari Wati mengatakan, sektor pertanian di wilayah tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan. Masalah yang muncul antara lain degradasi lahan, rendahnya produktivitas, serta daya saing produk pertanian yang masih terbatas.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah melakukan berbagai langkah pembenahan. Pendataan potensi lahan menjadi salah satu prioritas dalam penyusunan kebijakan pembangunan pertanian.

Wilayah Buleleng memiliki potensi lahan yang cukup luas. Lahan tersebut mencakup sawah, tegalan atau abian, serta kawasan pesisir dengan garis pantai yang panjang.

Potensi tersebut dinilai dapat menjadi modal untuk mengembangkan sektor pertanian dan perikanan secara bersamaan. Pemerintah daerah juga mendorong perluasan luas tambah tanam untuk komoditas pangan utama.

Prima Diantari menjelaskan kebijakan pembangunan pertanian di daerah juga dipengaruhi perubahan regulasi di tingkat nasional. Beberapa kebijakan pemerintah pusat berdampak pada sistem pengelolaan sektor pertanian di daerah.

Transformasi kelembagaan tersebut antara lain pengalihan penyuluh pertanian ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025.

Pengelolaan sumber daya air dan sistem irigasi juga dialihkan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025. Kebijakan lain terkait penataan pupuk bersubsidi diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025.

“Saat ini, pupuk bersubsidi difokuskan pada sembilan komoditas strategis penyumbang inflasi seperti padi, jagung, kedelai, ubi kayu, cabai, bawang merah, bawang putih, kopi, dan kakao. Meski demikian, sinergi antar instansi terus diperkuat agar target produksi tetap tercapai,” ujar Prima Diantari saat memimpin Forum Perangkat Daerah di kantor Distankan Buleleng.

Pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah program bantuan untuk mendukung kegiatan pertanian dan perikanan pada 2026. Program tersebut mencakup bantuan sarana produksi, edukasi pangan, serta dukungan untuk kelompok usaha masyarakat.

Distankan Buleleng merencanakan pemberian 20 paket bantuan untuk 18 desa. Bantuan tersebut meliputi bibit tanaman pangan serta dukungan program sekolah sehat di 10 sekolah dasar yang berada di lokasi dengan kasus stunting.

Program lain berupa edukasi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) juga akan diberikan kepada kader Posyandu di sembilan kecamatan. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pola konsumsi pangan yang sehat.

Dukungan juga diberikan kepada sektor perikanan. Bantuan yang disiapkan antara lain mesin tempel, genset, dan mesin jukung bagi nelayan.

Kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan juga akan mendapatkan dukungan. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk perikanan di tingkat masyarakat.

Distankan Buleleng juga membuka kesempatan bagi desa yang belum melengkapi dokumen administrasi program. Pemerintah daerah masih memberikan ruang perbaikan proposal untuk perencanaan kegiatan pada 2027.

Rencana kerja pada tahun tersebut tetap mencakup 13 program utama. Program tersebut akan dijalankan melalui 23 kegiatan dan 53 subkegiatan yang berkaitan dengan pengembangan sektor pertanian dan perikanan.

“Dengan integrasi kelembagaan, penguatan data, dan sinergi lintas sektor, Buleleng optimistis mampu meningkatkan produksi, memperkuat ketahanan pangan, dan menyejahterakan petani serta nelayan,” tutupnya.[]

Wamentan Sudaryono: Penyuluh Jadi Garda Terdepan Swasembada Beras

0
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian (Wamentan).
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian (Wamentan).

TANIMERDEKA – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengungkap peran besar penyuluh pertanian dalam pencapaian swasembada beras nasional pada 2025. Sebanyak lebih dari 38 ribu penyuluh dinilai menjadi penggerak utama peningkatan produksi padi di berbagai daerah.

Hal itu disampaikan Sudaryono saat memberikan pembinaan kepada Penyuluh Pertanian Lapang (PPL) dan Brigade Pangan di Kantor Camat Godong, Kabupaten Grobogan, pada Selasa 3 Maret 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 750 peserta yang terdiri dari penyuluh pertanian dan perwakilan kelompok tani.

Pertemuan itu membahas penguatan peran penyuluh dalam mendukung berbagai program strategis sektor pertanian. Diskusi juga menyoroti pencapaian produksi pangan nasional dalam beberapa tahun terakhir.

“Berkat kerja sama semua pihak, Indonesia telah swasembada pangan dan tidak lagi impor beras!” tegas Sudaryono di hadapan para penyuluh.

Sudaryono menilai keberhasilan swasembada beras tidak terjadi secara instan. Pencapaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, penyuluh pertanian, dan petani di lapangan.

Peran penyuluh menjadi penting karena mereka mendampingi petani secara langsung. Pendampingan dilakukan dalam berbagai tahap produksi, mulai dari pengolahan lahan hingga panen.

“Keberhasilan pangan Indonesia sangat bergantung pada performa penyuluh. Mereka adalah garda terdepan pertanian kita,” tegasnya.

Menurut Sudaryono, keberhasilan produksi beras nasional juga berdampak pada pasar global. Indonesia yang sebelumnya dikenal sebagai importir beras dalam jumlah besar kini tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar negeri.

Kondisi tersebut, kata dia, turut memengaruhi dinamika harga beras di pasar internasional.

“Penyuluh berpengaruh besar dalam membawa kesejahteraan petani Indonesia, sekaligus mempunyai andil dalam memotong harga beras dunia,” ujarnya.

Pemerintah juga melakukan langkah reorganisasi dalam sistem penyuluhan pertanian. Kebijakan tersebut diatur melalui **Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025**.

Kebijakan itu memindahkan status 38.318 penyuluh pertanian dari pemerintah daerah ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Pemindahan resmi berlaku sejak 1 Januari 2026.

Pemerintah menilai langkah tersebut penting untuk mempercepat program swasembada pangan dan meningkatkan koordinasi kebijakan pertanian secara nasional.

Sementara itu Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Idha Widi Arsanti, menjelaskan pemindahan penyuluh bertujuan memperkuat konsolidasi program serta menyatukan komando kebijakan di bawah kementerian.

“Jumlah penyuluh yang dipindahkan ke Kementerian Pertanian sejumlah 38.318 orang. Penyuluh di Jawa Tengah mencapai 3.302 orang yang tersebar di 35 kabupaten/kota,” jelasnya.

Idha mengatakan penyuluh pertanian memiliki peran penting dalam menjalankan berbagai program strategis pemerintah. Tugas mereka tidak hanya memberikan penyuluhan, tetapi juga mendampingi petani dalam penerapan teknologi dan peningkatan produktivitas.

Program yang didampingi penyuluh antara lain perluasan luas tambah tanam, optimasi lahan rawa dan nonrawa, serta pengembangan padi di lahan kering.

Penyuluh juga membantu petani dalam mengakses pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pendampingan tersebut diharapkan mempermudah petani mendapatkan modal usaha.

Pendampingan teknis juga dilakukan dalam penggunaan benih unggul dan penerapan pemupukan yang lebih efisien. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi petani.

Idha menilai penyuluh pertanian harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi pertanian. Peran mereka juga berkaitan dengan pembentukan Brigade Pangan yang menjadi bagian dari upaya regenerasi petani.

“Penyuluh harus menjadi agen perubahan dan percepatan program-program utama Kementerian Pertanian,” paparnya.

Wakil Bupati Grobogan Sugeng Prasetyo menyambut baik kebijakan penyatuan komando penyuluh di bawah pemerintah pusat. Menurut dia, langkah tersebut dapat mempercepat penerapan inovasi teknologi di tingkat petani.

“Kami berharap PPL memiliki arah kerja yang lebih jelas, terfokus, dan selaras dengan kebijakan nasional seperti swasembada pangan, modernisasi pertanian, serta ketahanan dan kemandirian pangan,” katanya.

Sugeng menilai pembinaan karier dan pelatihan penyuluh dapat dilakukan secara lebih terstruktur jika berada dalam satu sistem nasional. Sistem tersebut diharapkan meningkatkan profesionalisme tenaga penyuluh pertanian.

Penanggung Jawab Brigade Pangan Kabupaten Grobogan yang juga Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang, R. Hermawan, mengatakan kegiatan pembinaan ini bertujuan memperkuat pemahaman penyuluh terhadap tugas di lapangan.

Diskusi dalam kegiatan tersebut juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi petani di daerah. Penyuluh diharapkan mampu menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan petani.

“Khususnya dalam menyukseskan program-program strategis Kementerian Pertanian, terutama Brigade Pangan,” ujarnya.[]

Ekspor Benih Lobster Dihentikan, Pemerintah Dorong Budidaya

0

TANIMERDEKA – Pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 5 Tahun 2026 sebagai langkah memperkuat tata niaga lobster nasional.

Regulasi tersebut mengatur kembali pengelolaan benih lobster serta arah pengembangan budidaya di dalam negeri.

Aturan baru ini menjadi revisi dari Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 7 Tahun 2024. Perubahan kebijakan difokuskan pada penghentian ekspor Benih Bening Lobster (BBL) dan mendorong ekspor lobster hasil budidaya.

Pemerintah menilai kebijakan tersebut dapat meningkatkan nilai tambah produk perikanan. Lobster yang dibudidayakan hingga ukuran konsumsi memiliki harga jual lebih tinggi dibandingkan benih.

Kebijakan tersebut juga disebut sebagai respons atas masukan yang disampaikan kepada Prabowo Subianto oleh pengusaha nasional asal Situbondo, Khalilur R. Abdullah Sahlawiy, yang dikenal dengan panggilan Gus Lilur.

Gus Lilur mengatakan sejumlah poin dalam regulasi tersebut sejalan dengan gagasan yang ia sampaikan kepada Presiden melalui surat elektronik.

“Alhamdulillah, ide murni yang saya tuliskan dalam surel kepada Presiden mendapat respons positif hingga akhirnya lahir Permen KP No. 5 Tahun 2026. Ini menunjukkan Presiden Prabowo adalah pemimpin yang terbuka terhadap masukan konstruktif,” ujar Gus Lilur melalui keterangannya.

Salah satu poin utama dalam regulasi tersebut adalah perubahan arah ekspor lobster. Kebijakan sebelumnya memperbolehkan ekspor benih lobster ke luar negeri. Regulasi baru mendorong agar benih dibudidayakan terlebih dahulu di dalam negeri.

Pemerintah menetapkan lobster harus mencapai ukuran minimal 50 gram sebelum diekspor. Ketentuan tersebut diharapkan meningkatkan nilai ekonomi yang diterima nelayan dan pembudidaya.

Pasar luar negeri tetap menjadi tujuan ekspor lobster Indonesia. Salah satu negara tujuan utama selama ini adalah Vietnam, yang dikenal sebagai pusat budidaya dan perdagangan lobster di kawasan Asia.

Menurut Gus Lilur, perubahan kebijakan tersebut berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha perikanan di dalam negeri. Nilai jual lobster konsumsi dinilai jauh lebih tinggi dibandingkan menjual benih.

“Ini momentum baik bagi seluruh stakeholder. Nelayan dan pengusaha harus merespons secara cerdas. Mari kita perkuat budidaya dan ekspor lobster ukuran 50 gram ke Vietnam agar nilai ekonominya dinikmati di dalam negeri,” tambah alumni Pondok Pesantren Denanyar tersebut.

Gus Lilur juga menyampaikan apresiasi kepada Sakti Wahyu Trenggono dan jajaran Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya yang telah mengkaji usulan tersebut secara teknis.

Menurut dia, keselarasan antara kebijakan pemerintah pusat dan pelaksanaan di kementerian menjadi faktor penting dalam mendorong pengembangan sektor kelautan dan perikanan.

Pemerintah menilai kebijakan ini dapat membuka peluang investasi baru di sektor budidaya lobster. Penguatan budidaya di dalam negeri diharapkan menciptakan rantai ekonomi yang lebih panjang, mulai dari nelayan penangkap benih hingga pelaku usaha pembesaran lobster.

Gus Lilur juga mengingatkan pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan kebijakan tersebut. Regulasi yang baik, menurut dia, harus diikuti dengan pengawasan yang ketat di lapangan.

Praktik penyelundupan benih lobster selama ini masih menjadi persoalan dalam tata niaga komoditas tersebut. Aktivitas ilegal itu dinilai merugikan negara karena menghilangkan potensi nilai tambah di dalam negeri.

“Kebijakan ini bukan hanya menguntungkan Balad Grup, tetapi seluruh pelaku usaha budidaya dan nelayan. Ini adalah kontribusi pemikiran saya sebagai anak bangsa untuk memperkuat ekonomi maritim Indonesia,” pungkasnya.[]

Swarm Drone Jadi Solusi Pemantauan Pertanian Presisi

0

TANIMERDEKA – Perkembangan teknologi drone dan Artificial Intelligence membuka peluang baru dalam penerapan pertanian presisi. Inovasi ini memungkinkan proses pemantauan tanaman dilakukan lebih cepat, akurat, dan berbasis data.

Dua dosen Program Studi Ilmu Komputer pada Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika (SSMI) IPB University, Karlisa Priandana dan Medria Kusuma Dewi Hardhienata, mengembangkan teknologi swarm drone untuk mendukung sistem pertanian cerdas.

Pengembangan teknologi swarm drone tersebut diarahkan untuk mendukung sistem indoor farming atau pertanian dalam ruangan. Sistem ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi pemantauan tanaman sekaligus membantu pengelolaan pertanian berbasis teknologi.

Teknologi swarm drone merupakan sekumpulan drone kecil yang dirancang bekerja secara terkoordinasi. Sistem ini meniru cara kerja kelompok serangga yang bergerak bersama untuk menjalankan satu tujuan.

“Swarm drone ini awalnya kami kembangkan untuk membantu pelaksanaan pemantauan atau surveillance untuk indoor farming. Swarm drone dirancang sebagai sekumpulan drone kecil yang mampu bekerja secara koordinatif layaknya segerombolan lebah,” kata Karlisa melalui keterangan tertulis, pada Rabu, 4 Maret 2026.

Konsep indoor farming sendiri merupakan teknik budi daya tanaman yang tidak lagi bergantung pada kondisi cuaca. Seluruh faktor lingkungan seperti suhu, cahaya, dan kelembapan dapat diatur secara terkontrol melalui sistem teknologi.

Pengelolaan pertanian dalam ruangan membutuhkan pemantauan tanaman secara berkelanjutan. Kondisi tanaman harus dipantau untuk memastikan pertumbuhan berjalan optimal.

Sistem pemantauan selama ini biasanya menggunakan kamera atau sensor statis. Perangkat tersebut dipasang di beberapa titik untuk memantau kondisi tanaman.

Keterbatasan perangkat statis menjadi salah satu tantangan dalam sistem tersebut. Kamera atau sensor dapat mengalami gangguan teknis sehingga pemantauan tidak berjalan maksimal.

“Swarm drone digunakan untuk meng-cover atau menjadi backup ketika sensor statis mengalami gangguan sehingga pemantauan tetap berjalan,” katanya.

Karlisa menjelaskan setiap drone dilengkapi kamera multispektral dan sensor lingkungan. Perangkat tersebut terhubung dengan sistem Internet of Things sehingga mampu mengumpulkan data kondisi tanaman secara menyeluruh.

Drone kemudian mengirimkan berbagai data terkait tanaman, mulai dari kondisi daun, tingkat kesehatan tanaman, hingga perubahan lingkungan di sekitar area tanam.

Sementara itu, Medria Kusuma Dewi Hardhienata menjelaskan seluruh data lapangan dikirimkan secara langsung ke komputer pusat. Sistem tersebut memungkinkan proses analisis dilakukan secara real-time dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan.

“Hasil analisis ini membantu petani atau operator mengambil keputusan secara cepat, akurat, dan berbasis data sehingga produktivitas dan kualitas tanaman dapat meningkat,” ujarnya.

Drone dalam sistem ini juga berfungsi mengambil citra berbagai jenis tanaman. Citra tersebut kemudian dianalisis menggunakan algoritma cerdas untuk mengenali jenis tanaman secara otomatis.

Teknologi komunikasi berbasis AI memungkinkan drone saling berinteraksi dalam satu sistem. Setiap drone dapat menyesuaikan posisi, mengatur formasi terbang, serta menghindari tabrakan saat beroperasi.

Kemampuan tersebut menjadi penting terutama dalam ruang indoor farming yang relatif sempit. Sistem navigasi berbasis AI membuat drone tetap dapat bekerja secara efisien meski ruang geraknya terbatas.

Pengembangan teknologi swarm drone ini juga membuka peluang baru dalam modernisasi sektor pertanian. Integrasi drone, sensor lingkungan, dan sistem analisis data dinilai mampu mendukung praktik pertanian yang lebih presisi.

“Ke depan, teknologi swarm drone diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi pertanian modern, tetapi juga mendukung praktik budi daya yang lebih ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui pemanfaatan teknologi berbasis data,” ujarnya.