Beranda blog

Kisah Marco Sebastian, Pemuda Tulungagung yang Kini Jadi Pemasok Sayur MBG

0
Marco Sebastian
Marco Sebastian

TANIMERDEKA – Usaha Marco Sebastian tidak langsung besar. Pemuda asal Tulungagung, Jawa Timur, itu memulainya dari berjualan telur pada 2022 lalu.

Saat itu, Marco yang masih berusia 22 tahun mencoba peruntungan dengan berdagang. Ia menjalani usaha tersebut sedikit demi sedikit sambil melihat peluang yang bisa dikembangkan.

Perjalanan itu kemudian membawanya ke usaha sayur-mayur. Marco mulai mengambil hasil panen dari petani lokal untuk dipasarkan kembali.

Kini, pada usia 26 tahun, Marco menjalankan usaha sebagai pedagang sekaligus pemasok sayuran. Ia ikut memenuhi kebutuhan sayuran dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Keterlibatan dalam program MBG membuat usaha Marco berkembang. Jumlah sayuran yang harus ia siapkan dan distribusikan bertambah.

Ia pun harus membangun hubungan dengan lebih banyak petani untuk memastikan pasokan tetap tersedia.

Bagi Marco, usaha tersebut bukan hanya tentang menjual sayuran. Ada petani yang menggantungkan penjualan hasil panennya melalui rantai pasokan yang ia jalankan.

Sayuran yang dibeli Marco dari petani kemudian didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan program MBG. Pola itu membuat hasil panen petani lokal memiliki pasar yang lebih luas.

Perjalanan Marco juga membuatnya melihat sektor pertanian dari sudut pandang yang berbeda. Menurut dia, menjadi petani bukan pekerjaan yang perlu dianggap sebelah mata.

“Anak muda jangan malu jadi petani. Pertanian juga punya peluang. Yang penting mau belajar, mau bekerja, dan berani melihat peluang,” ujar Marco.

Pesan itu lahir dari pengalamannya sendiri. Marco tidak tumbuh langsung sebagai pemasok sayuran. Ia memulai usaha dari perdagangan telur, lalu perlahan masuk ke bisnis sayur-mayur.

Ia melihat ada peluang ketika hasil pertanian tidak hanya dijual untuk memenuhi kebutuhan pasar sehari-hari, tetapi juga masuk ke dalam rantai pasok program yang membutuhkan bahan pangan dalam jumlah besar.

“Jangan berpikir menjadi petani itu hanya soal mencangkul dan bekerja di sawah. Ada banyak hal yang bisa dikembangkan dari pertanian,” kata Marco.

Menurut dia, anak muda juga bisa mengambil peran dalam rantai usaha pertanian. Tidak semuanya harus menjadi petani yang mengolah lahan. Ada yang bisa bergerak sebagai pedagang, pemasok, pengolah hasil panen, atau membuka akses pasar bagi petani.

Marco sendiri menjalani salah satu peran tersebut. Ia menghubungkan hasil panen petani dengan kebutuhan konsumen melalui usaha yang dijalankannya.

Perjalanannya menunjukkan bahwa membangun usaha tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar.

Marco memulainya dari jualan telur. Dari sana, ia mencoba bidang lain hingga akhirnya menjadi pemasok sayuran untuk program MBG.

Bertambahnya permintaan sayuran membuat usaha Marco ikut berkembang. Pada saat yang sama, petani lokal yang menjadi sumber pasokannya mendapatkan kesempatan untuk menjual lebih banyak hasil panen.

Kini, Marco masih menjalani aktivitas tersebut. Ia terus mengembangkan usaha sambil tetap bekerja sama dengan petani lokal.

Bagi Marco, pertanian bukan sekadar urusan menghasilkan bahan pangan. Ada peluang usaha yang bisa dikembangkan jika anak muda mau terlibat dan melihat sektor ini dari sisi yang lebih luas.

“Kalau anak muda mau masuk ke pertanian, jangan malu. Dari sektor ini kita bisa membangun usaha dan ikut membantu petani lain,” ujar Marco.[]

Så här spelar du på ett casino En steg-för-steg-guide

0

Så här spelar du på ett casino En steg-för-steg-guide

Förberedelser innan du spelar

Innan du ger dig in i casinovärlden är det viktigt att göra en noggrann förberedelse. Först och främst bör du välja ett casino som passar dina behov. Kontrollera att casinot har en giltig licens och erbjuder de spel du är intresserad av. Här kan du även upptäcka casino utan svensk licens, vilket kan ge dig ännu fler alternativ. Dessutom är det bra att läsa på om olika bonusar och erbjudanden för att maximera din spelupplevelse.

En annan viktig aspekt är att sätta en budget för ditt spelande. Bestäm i förväg hur mycket pengar du är beredd att spendera och håll dig till det. Detta hjälper dig att spela ansvarsfullt och undvika att hamna i ekonomiska svårigheter.

Skapa ett konto

När du har valt ett casino behöver du skapa ett konto. Gå till registreringssidan och fyll i dina uppgifter, inklusive namn, e-postadress och födelsedatum. Många casinon kräver även att du bekräftar din identitet genom att skicka in dokument som bevisar din ålder och adress.

Det är viktigt att använda en säker lösenord för ditt konto för att skydda din information. Många casinon erbjuder också tvåfaktorsautentisering för extra säkerhet, vilket är något att överväga för att skydda ditt konto ytterligare.

Insättning av pengar

För att börja spela måste du sätta in pengar på ditt casino-konto. De flesta casinon erbjuder en rad olika betalningsmetoder, inklusive kreditkort, e-plånböcker och banköverföringar. Välj den metod som känns mest bekväm för dig.

Var uppmärksam på insättningsgränser och eventuella avgifter som kan tillkomma beroende på vilken betalningsmetod du väljer. Det är också värt att kolla om casinot erbjuder några insättningsbonusar för att få mer värde för dina pengar.

Välja spel och börja spela

När du har satt in pengar är det dags att välja vilka spel du vill spela. Casinon erbjuder ett stort utbud av spel, inklusive slotspel, bordsspel och live dealer-spel. Ta dig tid att utforska de olika alternativen och välj spel som du tycker verkar roliga. Många spel är både underhållande och kan ge bra utdelning.

Innan du börjar spela är det alltid bra att läsa igenom reglerna för spelet. Många casinon erbjuder också gratisversioner av sina spel, vilket ger dig möjlighet att träna innan du satsar riktiga pengar.

Mer information om vår plattform

Vår plattform är designad för att hjälpa svenska spelare att navigera i casinovärlden på ett tryggt och enkelt sätt. Vi erbjuder omfattande guider och recensioner av olika casinon, så att du kan göra informerade val. Vi värderar säkerhet och användarvänlighet, vilket gör att du kan fokusera på att ha roligt.

Genom att använda vår plattform kan du jämföra olika casinon, deras bonusar och spelutbud, så att du enkelt hittar det som passar dig bäst. Tveka inte att utforska våra resurser för en bättre spelupplevelse!

Ini 15 Link Twibbon Hari Tani Nasional 2026 dan Cara Pasang Foto

0
Ilustrasi
Ilustrasi

TANIMERDEKA – Hari Tani Nasional 2026 diperingati pada Kamis, 24 September. Masyarakat dapat ikut memeriahkan momen tersebut dengan memasang Twibbon Hari Tani Nasional lalu membagikannya ke media sosial.

Twibbon bisa digunakan untuk mempercantik foto profil atau unggahan di WhatsApp, Instagram, Facebook, dan berbagai platform lainnya.

Cara menggunakannya cukup mudah. Pengguna hanya perlu memilih desain, memasukkan foto, mengatur posisi foto, lalu mengunduh hasilnya.

Hari Tani Nasional ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 169 Tahun 1963. Penetapan 24 September juga berkaitan dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria atau UUPA. Pemerintah juga mencantumkan 24 September 2026 sebagai agenda Hari Tani Nasional.

Berikut 15 tautan Twibbon Hari Tani Nasional 2026 yang dapat digunakan:

1. https://www.twibbonize.com/haritaninasional2026
2. https://www.twibbonize.com/hartanas2026
3. https://www.twibbonize.com/tiangsiluman
4. https://www.twibbonize.com/haritaninii
5. https://www.twibbonize.com/haritaninasional24sept
6. https://www.twibbonize.com/selamat-haritaninasional
7. https://www.twibbonize.com/haritaninasionaldkptph2025
8. https://www.twibbonize.com/haritaninationalundar
9. https://www.twibbonize.com/haritaninasionalindo
10. https://www.twibbonize.com/haritaninasional24septemb
11. https://www.twibbonize.com/haritahinasionaltahun2024
12. https://www.twibbonize.com/haritaninasional24sp
13. https://www.twibbonize.com/haritaninasional24septemb
14. https://www.twibbonize.com/taninasional24sept
15. https://www.twibbonize.com/htaninasional

Ketersediaan desain dapat berubah karena setiap Twibbon dibuat dan dikelola oleh pembuat kampanye masing-masing.

Pengguna bisa memasang foto langsung melalui halaman kampanye Twibbonize. Langkahnya sebagai berikut:

1. Buka salah satu link Twibbon Hari Tani Nasional 2026.
2. Klik Pilih Fotomu.
3. Pilih foto dari galeri perangkat.
4. Atur posisi foto agar pas dengan bingkai.
5. Gunakan fitur Perbesar, Perkecil, atau Putar jika diperlukan.
6. Tambahkan teks atau filter jika ingin.
7. Klik Unduh untuk menyimpan hasilnya.

Panduan resmi Twibbonize juga menjelaskan bahwa foto dapat disesuaikan sebelum diunduh. Pengguna bisa menggeser foto, memperbesar atau memperkecil gambar, memutarnya, serta menambahkan teks dan filter.

Pengguna yang membuka tautan dari Instagram, Facebook, atau aplikasi media sosial lain terkadang masuk ke *in-app browser*. Kondisi itu dapat mengganggu proses pengunduhan. Twibbonize menyarankan membuka tautan melalui browser perangkat jika foto tidak berhasil tersimpan.

Cara Bagikan Twibbon ke WhatsApp

Foto yang sudah selesai dibuat dapat langsung dibagikan ke WhatsApp.

Caranya:

1. Buka WhatsApp.
2. Pilih **Status**.
3. Tekan ikon untuk menambahkan foto atau video.
4. Pilih foto Twibbon Hari Tani Nasional.
5. Tambahkan keterangan atau ucapan jika diperlukan.
6. Tekan tombol kirim.

Foto yang sama juga dapat digunakan sebagai unggahan Instagram, Facebook, atau platform media sosial lainnya.

Hari Tani Nasional menjadi salah satu momentum untuk mengingat peran petani dalam kehidupan masyarakat. Tahun ini, masyarakat dapat ikut meramaikannya dengan cara sederhana, salah satunya melalui unggahan foto bertema Hari Tani Nasional di media sosial.

Tani Merdeka Aceh Tenggara Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Bambel

0

TANIMERDEKA – Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Tenggara menyalurkan bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Desa Bambel, Kecamatan Bambel, Aceh Tenggara.

Bantuan tersebut berasal dari donasi yang dikumpulkan para pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Tenggara. Bantuan diserahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak musibah.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Tenggara Jeri Alastra mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang sedang mengalami musibah.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban saudara kita yang sedang mengalami musibah serta diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. Terima kasih juga atas partisipasi teman-teman. Semoga donasi yang diberikan bisa menjadi amal jariyah di hari kelak,” kata Jeri Alastra.

Jeri mengatakan bantuan tersebut dikumpulkan melalui partisipasi para pengurus. Ia berharap kepedulian itu dapat membantu warga melewati masa sulit setelah kehilangan tempat tinggal atau harta benda akibat kebakaran.

Selain menyalurkan bantuan, DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Tenggara juga membuka posko donasi bagi korban kebakaran.

Posko tersebut dibuka untuk menampung bantuan dari masyarakat dan pihak lain yang ingin ikut membantu warga terdampak.

Tani Merdeka Aceh Tenggara mengajak masyarakat yang ingin berdonasi untuk menyalurkan bantuan melalui posko yang telah disiapkan. Bantuan yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan.[]

Tani Merdeka Indonesia Sultra Dukung Prosperiti, Dorong Perlindungan Petani Sampai Desa

0

TANIMERDEKA – DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara mendukung Program Sinergi Perlindungan Petani Sultra (PROSPERITI) yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Sultra La Ode Abdul Muis mengatakan program tersebut menjawab salah satu persoalan yang selama ini dihadapi petani, yakni risiko kecelakaan kerja dan kematian saat menjalankan usaha tani.

“Kami di Tani Merdeka Indonesia Sultra sangat mendukung PROSPERITI. Petani itu pahlawan pangan, tapi risikonya besar di lapangan. Jatuh di sawah, kecelakaan saat bertani, bahkan meninggal dunia saat bekerja tidak ada yang melindungi. Dengan program ini, cukup bayar Rp8.400 per bulan petani sudah dapat perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Ini perlindungan nyata, bukan janji,” tegas La Ode Abdul Muis usai pertemuan koordinasi di Gedung Learning Center OJK Sultra.

Menurut La Ode Abdul Muis, perlindungan tersebut penting karena petani bekerja dengan risiko yang tidak sedikit. Kecelakaan saat mengolah lahan, menggunakan alat pertanian, hingga berbagai risiko lain dapat berdampak langsung terhadap petani dan keluarganya.

DPW Tani Merdeka Indonesia Sultra juga siap membantu agar PROSPERITI tidak hanya berjalan di tingkat provinsi. Organisasi tersebut akan mendorong pelaksanaan program sampai kelompok tani dan desa.

“Kami punya jaringan sampai desa. Ada 329.555 Rumah Tangga Usaha Pertanian di Sultra yang harus kita lindungi. Tugas Tani Merdeka adalah mobilisasi, edukasi, dan pendampingan langsung di lapangan bersama PPL. Jangan sampai program bagus ini hanya berhenti di Kendari,” ujarnya.

La Ode Abdul Muis menilai jaringan organisasi di tingkat daerah dapat membantu memperkenalkan program kepada petani. Edukasi menjadi penting agar petani memahami manfaat perlindungan sekaligus mengetahui cara mengikuti program tersebut.

Kolaborasi berbagai lembaga dalam PROSPERITI juga mendapat perhatian DPW Tani Merdeka Indonesia Sultra. OJK menggandeng BPJS Ketenagakerjaan, Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Indonesia, BRMP, dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) dalam membangun program tersebut.

La Ode Abdul Muis menilai kerja sama lintas lembaga itu dapat membuka akses yang lebih luas bagi petani. Perlindungan pekerja tidak berdiri sendiri, tetapi dipadukan dengan layanan keuangan dan pendampingan usaha.

“Selama ini petani sulit akses keuangan formal. Sekarang melalui BSI disiapkan rekening yang terintegrasi dengan aplikasi JMO, ada tabungan, pembiayaan, plus perlindungan. PPL juga kita dorong jadi agen Perisai. Ini ekosistem lengkap. Petani tidak hanya dilindungi risikonya, tapi juga diberdayakan usahanya,” tambah La Ode Abdul Muis.

Akses terhadap layanan keuangan menjadi salah satu persoalan yang kerap dihadapi pelaku usaha tani. Karena itu, keterhubungan antara rekening, pembiayaan, tabungan, dan perlindungan tenaga kerja dinilai dapat memudahkan petani mengelola kegiatan usahanya.

Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha sebelumnya mengatakan sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan menyumbang 23,79 persen terhadap PDRB Sultra pada 2025.

Kontribusi tersebut menunjukkan besarnya peran sektor pertanian dalam perekonomian Sulawesi Tenggara. Karena itu, OJK ingin pelaksanaan PROSPERITI tidak berhenti sebagai konsep.

La Ode Abdul Muis menyambut komitmen tersebut. Ia mengatakan TMI Sultra siap terlibat dalam setiap tahap pelaksanaan program, mulai dari pemetaan kelompok tani hingga evaluasi.

“Pernyataan Kepala OJK bahwa PROSPERITI harus ada piloting, pemetaan, dan perluasan itu yang kami tunggu. Tani Merdeka Sultra siap kawal dari pemetaan kelompok tani, penentuan sasaran, sampai evaluasi. Kami ingin petani Sultra sejahtera dan terlindungi,” tutupnya.

Pertemuan Koordinasi Sinergi Perlindungan Petani yang digelar di Gedung Learning Center OJK Sultra menjadi forum untuk menyatukan langkah berbagai pihak. Pembahasan diarahkan pada pembangunan ekosistem keuangan dan perlindungan petani yang saling terhubung.

DPW Tani Merdeka Indonesia Sultra melihat sinergi tersebut perlu diteruskan sampai tingkat lapangan. Keberhasilan program pada akhirnya bergantung pada seberapa banyak petani yang dapat menerima manfaat perlindungan dan layanan yang disiapkan.[]

Tani Merdeka Aceh Tamiang Dampingi Petani Tanam Jagung di Lahan 13 Hektare

0

TANIMERDEKA – Kelompok Tani Desa Pandan Sari, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, menanam jagung perdana di lahan pertanian seluas 13 hektare, pada Rabu, 16 September 2026.

Kelompok tani tersebut merupakan binaan DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Aceh Tamiang. Penanaman perdana menjadi langkah awal untuk mengoptimalkan lahan yang sebelumnya telah dipersiapkan.

Kegiatan tersebut didampingi pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tamiang yang diwakili Ketua Bidang Pemuda Mirza Fahlevi dan M. Fauzan Muslim. Kepala Desa Pandan Sari Zulham turut hadir dan memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Lahan seluas 13 hektare itu diharapkan dapat menjadi salah satu sumber produksi jagung bagi masyarakat. Pengelolaan lahan secara berkelanjutan juga diharapkan membuka peluang peningkatan pendapatan petani.

Mirza mengatakan penanaman perdana bukan sekadar kegiatan awal, tetapi menjadi bagian dari rencana pengembangan pertanian yang perlu dikawal hingga panen.

“Penanaman jagung perdana ini merupakan langkah awal yang harus kita kawal bersama. TMI Aceh Tamiang ingin memastikan bahwa lahan yang sudah dipersiapkan dapat dimanfaatkan secara produktif dan memberikan manfaat nyata bagi kelompok tani serta masyarakat Desa Pandan Sari,” ujar Mirza.

Menurut Mirza, keberhasilan budidaya jagung tidak berhenti pada tahap penanaman. Perawatan tanaman, pengelolaan lahan, hingga pemasaran hasil panen juga menentukan hasil akhir yang diperoleh petani.

“Ke depan, pendampingan tidak berhenti pada penanaman. Kita berharap ada keberlanjutan dalam perawatan, pengelolaan, hingga pemasaran hasil panen. Dengan pengelolaan yang baik, produktivitas petani dapat meningkat dan kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya,” tambahnya.

Tani Merdeka Indonesia Aceh Tamiang juga menilai kerja sama antar-pihak menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan usaha tani. Kelompok tani membutuhkan dukungan pemerintah desa, pendamping, dan pihak lain yang berkaitan dengan produksi serta pemasaran.

“Ketahanan pangan harus dibangun dari bawah, mulai dari desa. Ketika lahan produktif dimanfaatkan, petani diberdayakan, dan produksi pangan terus dijaga, maka kita ikut memperkuat ketahanan pangan daerah. TMI siap mendorong dan mendampingi kelompok tani agar kegiatan seperti ini dapat terus berkembang,” ungkapnya.

Kepala Desa Pandan Sari Zulham mengapresiasi pendampingan yang diberikan DPD TMI Aceh Tamiang kepada kelompok tani di wilayahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tani Merdeka Indonesia Aceh Tamiang yang telah ikut mendampingi dan memberikan perhatian kepada kelompok tani Desa Pandan Sari. Penanaman jagung perdana di lahan 13 hektare ini tentu menjadi sebuah harapan bagi masyarakat kami,” kata Zulham.

Menurut Zulham, lahan tersebut dapat menjadi salah satu modal untuk menggerakkan kegiatan ekonomi masyarakat. Pemerintah desa juga berharap pemanfaatan lahan pertanian semakin luas.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai penanaman saja. Mudah-mudahan dapat terus berlanjut sampai panen dan ke depan bisa dikembangkan lagi. Pemerintah desa siap mendukung kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Zulham juga mengajak kelompok tani menjaga tanaman dan mengelola lahan secara optimal. Perawatan yang baik diperlukan agar hasil panen dapat sesuai dengan target yang diharapkan.

“Semoga hasil dari pertanian jagung ini nantinya dapat memberikan manfaat bagi para petani dan masyarakat Desa Pandan Sari. Kita ingin lahan yang ada benar-benar produktif dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung ketahanan pangan,” pungkas Zulham.

Penanaman jagung di lahan 13 hektare tersebut menjadi tahap awal pengembangan pertanian di Desa Pandan Sari. Tahap berikutnya akan ditentukan oleh keberhasilan perawatan tanaman, hasil panen, dan kemampuan kelompok tani mengelola produksi.

Tani Merdeka Indonesia Aceh Tamiang mendorong agar pendampingan terus dilakukan sampai masa panen dan pemasaran. Pola tersebut diharapkan membuat pemanfaatan lahan tidak berhenti pada satu musim tanam.

Pengembangan lahan jagung juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lain di Aceh Tamiang. Pemanfaatan lahan produktif secara konsisten menjadi salah satu cara untuk menjaga produksi pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat desa.[]

RUU Reforma Agraria akan Atur Akses Modal bagi Penerima Tanah

0

TANIMERDEKA – Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengaturan Reforma Agraria bakal mengatur akses pembiayaan bagi masyarakat penerima tanah.

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Azis Subekti mengatakan, redistribusi dan restitusi tanah tidak cukup hanya memberikan lahan serta sertifikat. Penerima tanah juga membutuhkan modal agar aset tersebut dapat dikelola secara produktif.

“Tanpa dukungan itu, penerima tanah tetap berada dalam posisi ekonomi yang lemah dan rentan kembali kehilangan asetnya,” kata Azis di Gedung DPR RI, pada Selasa, 15 Sepetember 2026.

Menurut Azis, akses pembiayaan menjadi salah satu dukungan yang perlu diberikan kepada penerima tanah reforma agraria. Dukungan tersebut juga harus mencakup sarana produksi, teknologi, pendampingan usaha, kelembagaan koperasi, serta kepastian pasar.

“Tanah harus menjadi sumber penghidupan yang membuat rakyat lebih berdaya, memiliki kekuatan produksi, dan memperoleh bagian yang adil dalam rantai ekonomi,” kata Azis.

Politikus Partai Gerindra itu menilai kawasan reforma agraria perlu dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi rakyat. Pengembangannya harus disesuaikan dengan potensi masing-masing wilayah.

“Tanah tidak boleh dibiarkan bekerja sendirian. Dia harus dipertemukan dengan modal, pengetahuan, teknologi, pasar, dan kelembagaan ekonomi rakyat,” ungkap Azis.

“Di situlah reforma agraria berubah dari pembagian aset menjadi jalan pemberdayaan,” imbuh dia.

Pola itu membuat reforma agraria tidak berhenti pada pembagian atau legalisasi tanah. Penerima juga perlu memiliki kemampuan untuk mengolah lahan dan mengembangkan usaha setelah mendapatkan hak atas tanah.

Akses pasar menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Hasil produksi dari lahan reforma agraria membutuhkan pembeli yang jelas agar usaha masyarakat dapat berkembang.

Koperasi juga dapat menjadi bagian dari penguatan ekonomi penerima tanah. Kelembagaan tersebut dapat membantu pengadaan sarana produksi, pengolahan hasil, serta pemasaran secara bersama.

RUU Pengaturan Reforma Agraria telah ditetapkan sebagai RUU usul inisiatif DPR RI. Penyusunan dan pembahasannya masih berjalan di Baleg DPR.

Ketua Baleg DPR RI Bob Hasan mengatakan RUU tersebut ditargetkan selesai dan disahkan menjadi undang-undang pada pekan depan.

“Jadi surat presiden sudah turun, tinggal DIM (daftar inventarisasi masalah) dari pemerintah yang selanjutnya telah ditugaskan kepada Badan Legislasi, panja untuk menyelesaikan, membahas, sampai dengan minggu depan rampung sudah akan menjadi undang-undang yang sah,” ujar Bob saat membuka rapat dengar pendapat umum (RDPU) terkait RUU Reforma Agraria.

Surat Presiden yang dimaksud menjadi dasar bagi DPR untuk melanjutkan pembahasan bersama pemerintah. Baleg dan panitia kerja selanjutnya menyusun serta membahas daftar inventarisasi masalah dari pemerintah.

Pembahasan tersebut akan menentukan rumusan akhir berbagai ketentuan dalam RUU, termasuk dukungan kepada masyarakat yang menerima tanah reforma agraria.

Akses pembiayaan menjadi salah satu poin penting karena pemberian tanah tanpa dukungan usaha berisiko membuat penerima tetap berada dalam kondisi ekonomi yang lemah.

Azis menilai tujuan reforma agraria harus sampai pada peningkatan kemampuan ekonomi masyarakat. Tanah yang diberikan perlu menjadi aset produktif, bukan sekadar dokumen kepemilikan.

Pembahasan RUU selanjutnya akan menentukan bentuk dukungan tersebut. Pemerintah dan DPR perlu memastikan ketentuan yang disepakati dapat diterapkan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat penerima tanah.[]

Indonesia-Bulgaria Buka Peluang Pasar Pangan dan Investasi

0
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bertukar cenderamata dengan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Ekonomi, Investasi, dan Industri Bulgaria Alexander Poulev
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bertukar cenderamata dengan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Ekonomi, Investasi, dan Industri Bulgaria Alexander Poulev

TANIMERDEKA – Indonesia dan Bulgaria menjajaki perluasan akses pasar produk pangan dan pertanian. Kedua negara juga membuka peluang kerja sama investasi dan teknologi untuk memperkuat sektor pangan.

Pembahasan dilakukan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Ekonomi, Investasi, dan Industri Bulgaria Alexander Poulev di Jakarta, pada Senin, 14 September 2026.

Indonesia melihat Bulgaria sebagai salah satu pintu masuk menuju pasar Eropa. Posisi tersebut dinilai dapat membuka peluang lebih besar bagi produk pangan Indonesia untuk menjangkau pasar Uni Eropa.

“Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat industri pangan nasional sekaligus mendukung ketersediaan bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG),” kata Zulhas dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, pada Selasa, 15 September 2026.

Kementerian Koordinator Bidang Pangan menyebut Indonesia menawarkan sejumlah komoditas untuk memperluas pasar di Bulgaria dan Eropa. Produk yang ditawarkan antara lain kakao, kelapa, minyak sawit, serta produk pangan halal.

Peluang tersebut tidak hanya berkaitan dengan perdagangan. Indonesia juga menawarkan kerja sama investasi kepada Bulgaria, terutama dalam pengembangan peternakan sapi dan teknologi pengolahan susu.

Kerja sama investasi dinilai dapat membantu memperkuat industri pangan dalam negeri. Transfer teknologi juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pengolahan dan nilai tambah produk pertanian.

Bulgaria juga menawarkan sejumlah komoditas untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia. Produk yang ditawarkan antara lain susu, daging sapi, jagung, dan tepung terigu.

Bulgaria juga menyatakan kesiapan mendorong investasi dan transfer teknologi di bidang pertanian dan pangan. Kerja sama tersebut dapat mencakup produksi, pengolahan, hingga pengembangan rantai pasok.

Indonesia dan Bulgaria melihat hubungan perdagangan pangan dapat dikembangkan melalui posisi strategis kedua negara. Indonesia dapat menjadi pintu masuk Bulgaria ke pasar Asia Tenggara, sementara Bulgaria dapat menjadi salah satu akses produk Indonesia menuju Eropa.

Kedua negara selanjutnya akan menindaklanjuti pembahasan teknis. Agenda tersebut mencakup perdagangan, investasi, ketahanan pangan, teknologi pertanian, pengolahan pangan, sertifikasi halal, serta pengembangan rantai pasok.

Kerja sama tersebut juga berpotensi mendukung kebutuhan bahan pangan Program Makan Bergizi Gratis. Komoditas yang diproduksi dan diolah di dalam negeri dapat diperkuat dengan investasi, teknologi, serta pasokan bahan baku dari mitra internasional.

Pemerintah menilai penguatan rantai pasok penting karena kebutuhan pangan dalam negeri terus meningkat. Kerja sama lintas negara juga dapat membuka pasar baru bagi produsen Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, total perdagangan Indonesia dan Bulgaria pada 2025 mencapai 230,8 juta dollar AS atau sekitar Rp4,08 triliun.

Ekspor Indonesia mencapai 147,4 juta dollar AS atau sekitar Rp2,60 triliun. Sementara itu, impor tercatat 83,1 juta dollar AS atau sekitar Rp1,47 triliun.

Angka tersebut membuat Indonesia mencatat surplus perdagangan sebesar 64,2 juta dollar AS atau sekitar Rp1,13 triliun.

Komoditas utama ekspor Indonesia ke Bulgaria antara lain bijih dan konsentrat nikel, aluminium tidak ditempa, produk besi dan baja, serta margarin.

Indonesia juga mengimpor sejumlah komoditas dari Bulgaria. Produk tersebut antara lain gandum dan meslin, peralatan medis, rempah-rempah, tembakau belum dipabrikasi, serta peralatan pertahanan.

Hubungan diplomatik Indonesia dan Bulgaria pada 2026 memasuki usia 70 tahun. Momentum tersebut menjadi salah satu dasar untuk memperluas kerja sama ekonomi kedua negara.

Bulgaria menawarkan posisinya sebagai salah satu gerbang bagi perusahaan Indonesia untuk memasuki pasar Uni Eropa. Pasar kawasan tersebut memiliki sekitar 450 juta penduduk.

Penguatan hubungan ekonomi diharapkan tidak berhenti pada peningkatan perdagangan. Pemerintah Indonesia juga mendorong investasi dan transfer teknologi agar manfaat kerja sama dapat dirasakan langsung oleh sektor pangan dan pertanian dalam negeri.

Kerja sama tersebut akan diuji melalui pembahasan teknis berikutnya. Hasilnya akan menentukan komoditas yang diprioritaskan, bentuk investasi, skema transfer teknologi, serta pengembangan rantai pasok Indonesia-Bulgaria.[]

50 Ribu Hektare Sawah Terdampak Kekeringan, Mentan Pastikan Produksi Beras 2026 Aman

0

TANIMERDEKA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebutkan sekitar 50.000 hektare sawah terdampak kekeringan akibat musim kemarau panjang dan fenomena El Nino.

“Kekeringan yang masuk mungkin sekarang estimasi 50.000-an hektare,” ungkap Amran saat konferensi pers di kantornya, pada Senin, 14 September 2026.

Sawah yang terdampak tersebar di sejumlah wilayah. Sebagian berada di daerah *upland* atau dataran tinggi di Pulau Jawa dan wilayah lain di luar Jawa.

Meski luas sawah terdampak meningkat, Amran memastikan target produksi beras nasional 2026 tetap aman. Pemerintah menargetkan produksi beras mencapai 34,77 juta ton tahun ini.

“Ya, masih aman. Kemarin posisinya sangat kecil, yaitu selisih 0,2. Masih aman,” sambung Amran.

Pemerintah terus menangani lahan yang terdampak kekeringan. Upaya yang dilakukan antara lain pompanisasi, irigasi pompa, serta pembangunan sumur bor atau sumur dalam.

Pompanisasi digunakan untuk mengalirkan air ke lahan yang berada dekat dengan sumber air, tetapi tidak mendapatkan pasokan yang cukup. Kementerian Pertanian juga memperbaiki jaringan irigasi agar air dapat mencapai sawah yang membutuhkan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena sebagian lahan kering sebenarnya berada tidak jauh dari sumber air. Persoalannya, air belum dapat dialirkan ke lahan akibat keterbatasan jaringan dan sarana pengairan.

Perbaikan irigasi karena itu menjadi salah satu fokus pemerintah untuk mengurangi dampak El Nino. Penyediaan sumber air diharapkan dapat membantu petani mempertahankan kegiatan produksi.

Jumlah sawah yang terdampak kekeringan meningkat dibandingkan data yang disampaikan Kementerian Pertanian pada awal September 2026.

Saat itu, sekitar 30.000 hektare sawah disebut mengalami kekeringan akibat El Nino. Lahan tersebut banyak berada di kawasan *upland* yang tidak memiliki jaringan irigasi memadai.

“Itu ada 30 ribu hektar, 30 ribu hektar yang kena daerah-daerah yang tidak ada irigasi, daerah khususnya daerah upland tanah-tanah yang ketinggian,” ungkap Amran di Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sukamandi, Subang, Jawa Barat.

Data terbaru menunjukkan penambahan luas lahan yang terdampak. Pemerintah tetap melakukan intervensi melalui penyediaan air agar lahan yang masih dapat diselamatkan bisa kembali ditanami atau dipertahankan produksinya.

Amran mengatakan pemerintah sudah menyiapkan berbagai langkah sejak El Nino mulai berdampak terhadap sektor pertanian. Antisipasi dilakukan melalui penguatan irigasi, pompanisasi, dan penyediaan sumber air.

Pemerintah juga memantau perkembangan kondisi lahan untuk menentukan langkah penanganan di masing-masing wilayah. Penanganan tidak hanya ditujukan untuk lahan yang sudah mengalami kekeringan, tetapi juga untuk mencegah dampak yang lebih luas.

Amran meminta masyarakat tidak khawatir terhadap dampak El Nino terhadap ketersediaan pangan. Pemerintah memastikan langkah antisipasi terus dilakukan untuk menjaga produksi dan pasokan beras nasional.

Kondisi kekeringan tetap menjadi perhatian karena musim kemarau masih berlangsung di sejumlah wilayah. Pemerintah perlu memastikan sumber air dan jaringan irigasi dapat digunakan secara optimal agar lahan pertanian tetap produktif.

Target produksi beras 2026 disebut masih aman. Namun, pemerintah tetap memperkuat penanganan di lapangan untuk menjaga produksi tetap sesuai sasaran.[]

MBG Jadi Pasar Baru bagi Petani Lokal, BGN Siapkan Pengadaan Berbasis Daerah

0
Sudaryono Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)
Sudaryono Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)

TANIMERDEKA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuka pasar yang lebih besar bagi petani lokal. Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan pola pengadaan bahan baku yang memprioritaskan pasokan dari daerah tempat dapur MBG beroperasi.

Kebijakan tersebut membuat hasil pertanian lebih mudah terserap. Petani tidak hanya mengandalkan pasar umum untuk menjual beras, telur, sayuran, dan komoditas pangan lainnya.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan kebutuhan dapur MBG akan diarahkan untuk dipenuhi dari wilayah setempat selama pasokannya tersedia.

Sudaryono mencontohkan pengadaan telur untuk dapur MBG di Mojokerto. Telur dari Mojokerto akan menjadi pilihan utama selama jumlahnya mencukupi.

“Nah nanti ada cakupannya, misalnya kalau di Mojokerto, beli telur ya Mojokerto aja, nggak boleh beli telur dari luar kabupaten. Kalau di dalam kabupatennya nggak ada barangnya gimana? Baru dia boleh nyebrang,” tuturnya.

Pola tersebut membuka peluang bagi petani, peternak, koperasi, dan pelaku usaha pangan lokal untuk menjadi bagian dari rantai pasok MBG.

Kebutuhan bahan pangan dalam jumlah besar juga dapat menciptakan permintaan yang lebih rutin. Kondisi ini memberi peluang kepada produsen lokal untuk memiliki pasar yang lebih jelas.

Sudaryono mengatakan BGN sedang menyusun mekanisme agar dampak ekonomi dari belanja MBG dapat terlihat hingga tingkat daerah.

“Jadi ini mekanisme sedang saya susun. Sehingga indeks ekonominya itu kelihatan,” katanya.

Kebutuhan bahan baku MBG pada tahap awal akan mencakup enam komoditas. Komoditas tersebut ialah daging sapi atau kerbau, daging ayam, telur, beras, minyak goreng, dan susu.

Komoditas tersebut membutuhkan pasokan yang cukup besar dan berkelanjutan. Kondisi itu menjadi peluang bagi produsen lokal selama mampu memenuhi jumlah, kualitas, dan standar yang ditetapkan.

BGN juga menyiapkan marketplace khusus pengadaan bahan baku MBG. Sistem tersebut akan mengadopsi mekanisme Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah) yang selama ini digunakan untuk pengelolaan belanja Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Sudaryono mengatakan marketplace dibuat agar proses pengadaan dapat dipantau dengan lebih jelas. Pemerintah nantinya dapat mengetahui pemasok, harga, transaksi, hingga aspek perpajakan.

“Sehingga kita tahu nanti transaksinya jelas, perpajakannya jelas dan lain sebagainya,” ujar Sudaryono dalam keterangannya yang disampaikan melalui akun Instagramnya, pada Sabtu, 12 September 2026.

Sistem tersebut juga akan menggunakan mekanisme verified seller. Pemasok yang masuk ke dalam sistem harus melalui proses verifikasi.

“Nanti akan ada dari sisi marketplace-nya akan ke asosiasi. Jadi belinya itu adalah yang verified seller. Nah, verified seller itu siapa? Ya adalah asosiasi itu,” jelas Sudaryono.

Verifikasi tersebut menjadi penting bagi petani dan produsen lokal yang ingin masuk ke rantai pasok MBG. Produk yang ditawarkan harus memenuhi standar yang ditetapkan agar dapat diterima dapur MBG.

BGN menargetkan marketplace pengadaan bahan baku MBG mulai beroperasi pada akhir September atau awal Oktober 2026.

Sudaryono menegaskan MBG sejak awal memiliki tujuan yang lebih luas daripada pemenuhan gizi penerima manfaat.

Program tersebut juga diharapkan menciptakan perputaran ekonomi di daerah. Kebutuhan dapur MBG dapat menjadi permintaan bagi produsen pangan, tenaga kerja, jasa distribusi, hingga usaha pendukung lainnya.

“Karena impact yang diinginkan oleh program MBG itu dua (itu),” pungkasnya.

Bagi petani, pasar yang terbentuk dari kebutuhan MBG dapat menjadi peluang untuk memperluas penjualan. Permintaan yang lebih terukur juga dapat membantu petani merencanakan produksi sesuai kebutuhan pasar.

Peluang tersebut tetap bergantung pada kemampuan daerah menyediakan komoditas yang dibutuhkan. Ketika pasokan tidak tersedia, dapur MBG diperbolehkan mengambil bahan baku dari wilayah lain.

Skema tersebut membuat MBG berpotensi mempertemukan kebutuhan pangan dalam jumlah besar dengan produksi masyarakat setempat. Petani lokal tidak hanya menjadi bagian dari rantai pasok, tetapi juga dapat ikut merasakan dampak ekonomi dari program pemerintah.

Pemerintah kini masih menyusun mekanisme pengadaan dan distribusi bahan baku tersebut. Hasil akhirnya akan menentukan seberapa besar kebutuhan MBG dapat diserap dari produksi petani dan pelaku usaha pangan di daerah.[]