TANIMERDEKA – Panen raya di Desa Sukacinta, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, menjadi kesempatan bagi petani menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan.
Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, hadir dalam kegiatan tersebut bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Panen dilakukan di lahan seluas 28 hektare. Kawasan itu merupakan bagian dari hamparan sawah seluas 3.194 hektare yang menjadi salah satu sentra pertanian di Kabupaten Lahat.

Usai panen, Don Muzakir memilih berdialog dengan para petani. Ia mendengarkan cerita mereka tentang hasil panen, biaya produksi, kondisi lahan, hingga berbagai kendala yang masih dihadapi selama musim tanam.
Menurut Don Muzakir, kegiatan seperti ini penting karena persoalan pertanian tidak cukup dipahami hanya dari laporan di atas meja.
“Kalau ingin tahu kondisi pertanian yang sebenarnya, datanglah ke sawah dan dengarkan langsung cerita petani. Mereka yang merasakan sendiri apa yang terjadi di lapangan. Dari situ kita tahu apa yang harus dibenahi,” kata Don Muzakir.
Ia mengatakan petani membutuhkan pendampingan yang berkelanjutan. Aspirasi yang disampaikan petani juga harus menjadi dasar dalam menyusun kebijakan pembangunan sektor pertanian.
“Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan. Karena itu, suara mereka harus terus didengar. Jangan sampai petani hanya dicari saat panen, tetapi kesulitannya tidak pernah diselesaikan,” ujarnya.
Don Muzakir menilai hasil panen yang baik harus diikuti dengan upaya memperbaiki persoalan yang masih menghambat produksi. Dukungan terhadap petani, kata dia, tidak hanya soal meningkatkan hasil panen, tetapi juga memastikan mereka bisa bertani dengan biaya yang lebih efisien dan memperoleh kepastian usaha.
Sementara itu Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan sektor pertanian tetap menjadi salah satu kekuatan utama perekonomian daerah. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan produktivitas sekaligus menjaga semangat petani untuk terus berproduksi.
“Pertanian menjadi salah satu kekuatan Sumatera Selatan. Pemerintah akan terus hadir mendampingi petani agar produksi tetap meningkat dan kesejahteraan mereka ikut membaik,” kata Herman Deru.
Dialog di tengah areal persawahan berlangsung terbuka. Petani menyampaikan berbagai masukan terkait kondisi pertanian di daerah mereka. Aspirasi tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pembangunan sektor pertanian dan menjaga produksi pangan di Sumatera Selatan.[]
