Rakerda Tani Merdeka Tegal, Don Muzakir Ajak Kawal Program Presiden Prabowo demi Ketahanan Pangan

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda), pada Selasa 2 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus membahas program kerja yang berfokus pada penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di daerah.

Rakerda dihadiri Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir, Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jawa Tengah Wawan Pramono, sejumlah pejabat daerah, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Tegal, serta hadir pengurus dari 18 Koordinator Kecamatan (Korcam) Tani Merdeka Indonesia se-Kabupaten Tegal.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat. Pengurus dari berbagai tingkatan membahas sejumlah program yang akan dijalankan untuk mendukung petani serta memperkuat peran Tani Merdeka Indonesia di tingkat daerah.

Usai membuka Rakerda, Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir menegaskan pentingnya memperkuat organisasi hingga ke tingkat desa agar program yang berkaitan dengan pertanian dan ekonomi rakyat dapat berjalan lebih efektif.

“Tani Merdeka Indonesia harus hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi petani. Kita harus memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan pendampingan kepada petani, dan mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah,” ujar Don Muzakir.

Menurut Don Muzakir, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara petani, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan perlu terus diperkuat.

“Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan nasional. Kalau petani kuat, produksi pangan meningkat dan kesejahteraan masyarakat juga akan ikut tumbuh. Karena itu, Tani Merdeka Indonesia harus terus berada di garis depan dalam memperjuangkan kepentingan petani,” katanya.

“Tani Merdeka Indonesia mendukung seluruh program Presiden Prabowo Subianto yang berkaitan dengan pertanian, ketahanan pangan, dan penguatan ekonomi rakyat. Program-program yang bertujuan meningkatkan produksi pangan, memperkuat kesejahteraan petani, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan ekonomi desa harus kita kawal bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambah Don Muzakir.

Lebih lanjut Don Muzakir mengatakan arah pembangunan yang menempatkan sektor pertanian sebagai salah satu prioritas nasional perlu mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi petani.

Menurut dia, keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah, kelompok tani, dan masyarakat.

“Tani Merdeka Indonesia juga siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan yang berkaitan dengan pertanian dan ekonomi masyarakat. Tani Merdeka Indonesia ingin menjadi mitra yang aktif dalam mendukung program pemerintah daerah demi meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ekonomi kerakyatan,” katanya.

Don Muzakir menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat menjadi faktor penting untuk mempercepat pembangunan sektor pertanian. Melalui kerja sama tersebut, berbagai persoalan yang dihadapi petani, mulai dari produksi, pemasaran, hingga akses permodalan, dapat ditangani secara lebih efektif.

“Kalau program pemerintah pusat dan pemerintah daerah berjalan selaras, didukung petani dan masyarakat, maka ketahanan pangan akan semakin kuat dan ekonomi rakyat akan tumbuh lebih baik,” ujar Don Muzakir.

Sementara itu Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jawa Tengah Wawan Pramono mengatakan Rakerda menjadi momentum untuk menyamakan langkah dan memperkuat program kerja organisasi di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

“Rakerda ini bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga ruang untuk menyusun langkah nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh petani. Kami ingin seluruh pengurus bergerak aktif mendampingi petani dan memperkuat sektor pertanian di daerah masing-masing,” ujar Wawan Pramono.

Wawan menilai Jawa Tengah memiliki potensi besar di sektor pertanian. Potensi tersebut perlu didukung dengan pendampingan yang baik, peningkatan kualitas sumber daya petani, serta akses yang lebih luas terhadap teknologi dan pasar.

Selain itu Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid menyambut baik pelaksanaan Rakerda Tani Merdeka Indonesia di Kabupaten Tegal. Menurut dia, organisasi masyarakat yang bergerak di sektor pertanian memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kami mengapresiasi pelaksanaan Rakerda ini. Pemerintah daerah membutuhkan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk Tani Merdeka Indonesia, untuk memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Ahmad Kholid.

Ia berharap hasil Rakerda dapat melahirkan program-program yang konkret dan mampu menjawab kebutuhan petani di lapangan.

“Pertanian masih menjadi sektor penting di Kabupaten Tegal. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan Tani Merdeka Indonesia perlu terus diperkuat agar program yang dijalankan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.[]

Berita Terkait

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini