Harga Cabai Rawit Terjangkau, Pasokan Aman Jelang Lebaran

TANIMERDEKA – Pergerakan harga cabai rawit merah di sejumlah daerah menunjukkan tren penurunan pada pekan kedua Ramadan. Kondisi ini dirasakan langsung oleh masyarakat dan pedagang di Pasar Moulo Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara.

Wanda, warga yang berbelanja di pasar tersebut, mengaku harga cabai rawit merah kini jauh lebih terjangkau.

“Saya hari ini belanja bawang, tomat, rica (cabai). Rica saya beli 30 ribu setengah kilo. Menurut saya harga murah, sudah turun harganya dari sebelum puasa. Menjelang puasa harga rica cabai rawit merah 50 ribu setengah kilo. Sekarang turun 30 ribu setengah kilo,” ujarnya, pada Rabu, 4 Maret 2026.

Penurunan harga juga dibenarkan Madani, pedagang di Pasar Moulo Kwandang. Ia menyebutkan harga cabai rawit merah saat ini berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram, turun signifikan dari sebelumnya Rp80 ribu per kilogram.

“Alhamdulillah terjangkau, bawang putih sekilo 40 ribu, bawang merah 40 ribu per kilo, cabai rawit merah 50 ribu per kg, ini sudah turun, kemarin sampai 80 ribu per kg. Untuk stok, sekarang kalau untuk lebaran alhamdulillah aman stoknya, tersedia, sampai hari raya Idulfitri,” tuturnya.

Data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan mencatat harga rata-rata cabai rawit merah nasional sepekan terakhir turun 4,95 persen, dari Rp77.937 per kg pada 24 Februari 2026 menjadi Rp74.082 per kg pada 3 Maret 2026. Di Provinsi Gorontalo, penurunan mencapai 3,63 persen, dari Rp55.917 per kg menjadi Rp53.889 per kg.

Penurunan harga ini menjadi indikasi membaiknya pasokan di tingkat pasar. Ketersediaan stok yang cukup hingga Idulfitri memberi rasa tenang bagi konsumen maupun pedagang.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman sebelumnya menegaskan ketersediaan pangan pokok menjelang Lebaran 2026 dalam kondisi aman.

“Insyaallah, jelang Lebaran 2026 kebutuhan pokok aman. Data neraca pangan menunjukkan kita dalam posisi surplus untuk komoditas utama. Beras kita sangat cukup, jagung cukup, gula konsumsi cukup, cabai cukup. Masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.

Amran yang juga Menteri Pertanian menambahkan pengawasan intensif terus dilakukan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan momentum puasa dan Lebaran.

“Ini kami pantau harian. Jadi, stok ada, produksi jalan, distribusi kita kawal. Target kita sederhana, Lebaran tenang, harga stabil, masyarakat tersenyum,” pungkasnya.[]

Berita Terkait

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini