Sudaryono: Target Swasembada Bawang Putih Butuh 100 Ribu Hektare

TANIMERDEKA – Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menyampaikan pemerintah menargetkan penanaman bawang putih seluas 100.000 hektare. Target itu masuk dalam agenda swasembada nasional dan telah mendapat arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Ya ada (target swasembada). Pak Presiden sudah menargetkan bahwa bawang putih juga salah satu komoditas yang memang ditargetkan untuk swasembada ke depan,” ujar Sudaryono di Jakarta.

Wamentan Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar menjelaskan kebutuhan lahan untuk swasembada bawang putih relatif tidak besar dibandingkan komoditas pangan lain.

“Sebenarnya kebutuhannya tidak besar. Kalau kita tanam bawang putih di 100.000 hektare, itu sudah cukup untuk swasembada,” katanya.

Kementerian Pertanian saat ini memasuki tahap awal berupa penyediaan dan penguatan pembibitan.

Menurut Sudaryono, ketersediaan benih menjadi kunci utama agar program berjalan berkelanjutan.

Salah satu lokasi yang disiapkan sebagai pusat pembibitan adalah Horti Center di Humbang Hasundutan, Sumatra Utara. Kawasan dataran tinggi itu difokuskan sebagai sentra pengembangan benih bawang putih.

“Untuk bisa swasembada, orang harus menanam dan untuk menanam itu butuh bibit. Maka bibitnya harus kita siapkan dari sekarang,” jelasnya.

Swasembada bawang putih masuk dalam roadmap swasembada nasional hingga 2029 bersama komoditas lain seperti kedelai dan susu.

Sudaryono mengakui tantangan utama terletak pada konsistensi penanaman serta kesiapan lahan. Bawang putih membutuhkan wilayah dengan ketinggian tertentu dan benih berkualitas agar produktivitas optimal.

“Tantangannya ya harus ditanam. Jangan hanya jadi mantra swasembada. Harus ada pembibitan, lahannya disiapkan, dan benihnya harus bagus,” tandasnya.

Kementerian Pertanian menilai keberhasilan swasembada bawang putih akan berdampak langsung pada pengurangan impor dan peningkatan kesejahteraan petani.

Program ini juga diharapkan menciptakan sentra produksi baru di berbagai daerah, sehingga distribusi bawang putih lebih merata dan harga lebih stabil di pasar.[]

Berita Terkait

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini