Beranda blog Halaman 68

Dukung Presiden Prabowo, Tani Merdeka Indonesia Imbau Masyarakat Tolak Anarkisme

0
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia (baju putih) sedang menggelar konferensi pers di Jakarta pada Minggu 31 Agustus 2025.
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia (baju putih) sedang menggelar konferensi pers di Jakarta pada Minggu 31 Agustus 2025.

TANIMERDEKA – Tani Merdeka Indonesia menyerukan persatuan nasional. Organisasi ini menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyampaikan pernyataan sikap itu dalam konferensi pers di Jakarta, pada Minggu 31 Agustus 2025. Ia menegaskan komitmen organisasinya kepada pemerintah.

“Kami percaya, kebijakan yang diambil oleh Presiden membawa dampak positif bagi ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani,” ujarnya di Kantor DPN Tani Merdeka Indonesia.

Ia menambahkan, dukungan ini wujud komitmen membangun Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera. Organisasi ini juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang.

“Setiap perbedaan pendapat harus disalurkan melalui cara-cara yang santun dan sesuai konstitusi,” tambah Don Muzakir.

Ia menghargai aspirasi lewat unjuk rasa, tetapi menekankan pentingnya menjunjung perdamaian.

“Tindakan anarkistis hanya akan memperburuk keadaan, merugikan masyarakat, dan mencederai tujuan mulia dari penyampaian aspirasi itu sendiri,” tegasnya.

Tani Merdeka Indonesia juga menyoroti tanggung jawab pejabat negara. Don Muzakir meminta semua pejabat berhati-hati saat memberi pernyataan di ruang publik.

“Hindari pernyataan yang dapat melukai hati rakyat. Ucapan yang tidak bijak hanya akan memperkeruh keadaan,” katanya.

Secara khusus, Tani Merdeka Indonesia mendesak anggota dewan yang menyinggung rakyat agar meminta maaf secara terbuka.

“Permintaan maaf ini penting sebagai bentuk tanggung jawab moral dan etika, serta demi menjaga kehormatan lembaga legislatif,” ujarnya.

Don Muzakir mengajak kepada semua elemen masyarakat agar tetap menjaga persatuan bangsa.

“Jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan sesaat. Bangsa kita terlalu besar untuk dipecah oleh perbedaan pandangan,” pungkas Don Muzakir.[]

Tani Merdeka Ingatkan Pejabat Jangan Asal Bicara, Rakyat Bisa Rusuh

0
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia (baju putih).
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia (baju putih).

TANIMERDEKA – Kerusuhan pecah di sejumlah daerah Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah kota bentrokan antara massa dengan apparat, beberapa fasilitas umum juga rusak akibat aksi anarkis.

Merespons dinamika yang terjadi saat ini, Organisasi Tani Merdeka Indonesia berkomitmen untuk menjaga perdamaian dan persatuan nasional.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mendukung penuh terhadap kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat, khususnya petani.

Hal itu disampaikan dalam konferensi pers di Kantor DPN Tani Merdeka Indonesia, Jakarta, Minggu 31 Agustus 2025.

“Kami percaya, kebijakan yang diambil oleh Presiden membawa dampak positif bagi ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dukungan ini bukan sekadar simbolik. Komitmen tersebut menjadi wujud tekad organisasi untuk berdiri bersama pemerintah membangun Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.

Selain menyatakan dukungan, Don Muzakir mengimbau seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

Ia mengingatkan agar aksi penyampaian pendapat tetap berada dalam koridor hukum dan tidak berubah menjadi tindakan merusak.

“Setiap perbedaan pendapat harus disalurkan melalui cara-cara yang santun dan sesuai konstitusi,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak warga negara, tetapi harus dilakukan tanpa kekerasan.

“Tindakan anarkis hanya akan memperburuk keadaan, merugikan masyarakat, dan mencederai tujuan mulia dari penyampaian aspirasi itu sendiri,” sambungnya.

Selain itu Don Muzakir juga menyoroti sikap pejabat negara yang dinilai kurang peka terhadap situasi masyarakat. Ia meminta para pejabat, baik eksekutif maupun legislatif, lebih berhati-hati dalam membuat pernyataan publik. Menurutnya, ucapan yang salah bisa memicu kemarahan rakyat.

“Hindari pernyataan yang dapat melukai hati rakyat. Ucapan yang tidak bijak hanya akan memperkeruh keadaan,” tegasnya.

Ia juga mendesak DPR RI untuk melakukan introspeksi. Menurut Don Muzakir, kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif sedang berada di titik rawan. Beberapa anggota DPR dinilai bersikap arogan dan mengabaikan suara masyarakat.

“Permintaan maaf ini penting sebagai bentuk tanggung jawab moral dan etika, serta demi menjaga kehormatan lembaga legislatif,” ujarnya.

Don Muzakir mengingatkan bahaya provokasi pihak-pihak yang ingin memanfaatkan kondisi ini untuk keuntungan sesaat.

“Jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan sesaat. Bangsa kita terlalu besar untuk dipecah oleh perbedaan pandangan,” pungkasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kondusivitas lingkungan sekitar. “Saya berharap masyarakat, dan kita semua sama-sama menjaga lingkungan di sekeliling kita jangan sampai ada yang mencoba memprovokasi masyarakat,” pungkasnya.[]

Don Muzakir Imbau Masyarakat dan Petani Tenang dan Jaga Persatuan

0
Don Muzakir, Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia
Don Muzakir, Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia

TANIMERDEKA – Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mengimbau masyarakat dan petani tetap tenang di tengah situasi politik dan sosial belakangan ini.

Ia meminta semua pihak menjaga situasi dan tidak terprovokasi isu yang dapat memecah persatuan Indonesia.

“kita mengajak kepada seluruh masyarkat, kawan-kawan di lapangan, para petani, khususnya kepada seluruh anggota Tani Merdeka Indonesia yang ada di seluruh Indonesia dalam menyengkapi situasi dan kondisi hari ini, kita harus tenang, harus sadar bahwasannya apapun yang dilakukan oleh Pak Presiden Prabowo hari ini untuk kepentingan rakyat,” kata Don Muzakir di Jakarta, pada Sabtu 30 Agustus 2025.

Ia menegaskan penting menjaga persatuan. Menurut Don Muzakir, masyarakat harus menghindari provokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa.

“Kita berharap kepada seluruh masyarakat Indonesia, seluruh petani agar sama-sama kita menjaga wilayah kita tetap kondusif, jangan mudah terprovokasi dengan hal-hal yang tidak baik, jadi tetap jaga persatuan dan persatuan, itu yang paling penting. Mari kita bergandeng tangan, bersatu padu agar kita tidak mudah dipecah, dipecah-belahkan oleh pihak-pihak yang tidak menginginkan Indonesia ini kondusif dan aman,” ujarnya.

Don Muzakir juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya sejumlah warga dalam aksi di beberapa daerah. Ia berharap peristiwa cepat berhenti dan menjadi pelajaran bersama.

“Saya juga mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya beberapa kawan-kawan kita, sahabat kita. Kita berharap aksi yang dilakukan tetap damai, tidak perlu membuat kerusahan yang kemudian merugikan kita sendiri,” tutur Don Muzakir.

Menurut Don Muzakir, peristiwa yang terjadi saat ini harus menjadi introspeksi agar kejadian serupa tidak terulang.

“Semoga apa yang terjadi hari ini menjadi koreksi kita, menjadi introspeksi kita bersama. Mari kita songsong Indonesia ini lebih baik daripada hari ini,” kata Don Muzakir.

Menurut Don Muzakir, Tani Merdeka Indonesia tetap berada di belakang Presiden Prabowo Subianto guna menjaga persatuan dan kedamaian bangsa.

“Tani Merdeka Indonesia tetap bersama Presiden Prabowo menjaga persatuan dan kedamaian bangsa,” tegas Don Muzakir.

Don Muzakir juga menyampaikan dukungan kepada TNI dan Polri untuk mengendalikan situasi nasional sehingga masyarakat tetap aman.

“Tani Merdeka Indonesia mendukung TNI dan Polri untuk mengendalikan situasi saat ini, segera mengamankan keadaan, dan menegakkan ketertiban demi keselamatan seluruh rakyat,” ujarnya.

Selain itu, Don Muzakir mengajak seluruh pihak menghindari kekerasan dan mengutamakan cara-cara damai.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri, menghindari tindakan anarkis, serta mengutamakan musyawarah demi Indonesia yang damai dan bersatu,” tutur Don Muzakir.[]

Tani Merdeka Indonesia Gelar Aksi Damai di Patung Kuda, Terima Kasih Presiden Prabowo

0
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia sedang berorasi di Patung Kuda.
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia sedang berorasi di Patung Kuda.

TANIMERDEKA – Sebanyak 3000 ribu petani, nelayan, dan buruh tani menggelar aksi damai di kawasan Patung Kuda, Jakarta Selatan. Mereka tergabung dalam organisasi Tani Merdeka Indonesia dan menyatakan dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto.

Dalam aksi ini, massa memberi dukungan penuh untuk program swasembada pangan, food estate, pupuk bersubsidi, dan pembangunan lumbung pangan di setiap kabupaten. Mereka juga menegaskan Tani Merdeka Indonesia menganut Prabowoisme.

“Kami Tani Merdeka Indonesia menyatakan dengan tegas bahwa organisasi yang menganut, menyebarluaskan, dan mengajarkan ide dan gagasan Presiden Prabowo Subianto, kepada seluruh petani dan rakyat. Ajaran tersebut kami sebut dengan nama Prabowoisme,” kata Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia kepada wartawan, pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Massa yang hadir ini dari 30 provinsi dan 500 lebih kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo yang dinilai berpihak kepada rakyat, khususnya petani. Seusai aksi di Patung Kuda, massa Tani Merdeka Indonesia bergerak menuju Kementerian Pertanian untuk mengikuti pengukuhan.

“Kita ingin pastikan sektor pertanian dapat terus tumbuh dengan berbagai kebijakan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kami Tani Merdeka Indonesia akan terus menjadi garda terdepan untuk mengawal program pemerintah,” kata Don Muzakir.

Don Muzakir menegaskan peran Tani Merdeka Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah. Terutama untuk mewujudkan cita-cita Presiden Prabowo menjadikan pertanian sebagai penopang utama ketahanan pangan dan kedaulatan bangsa.

“Tani Merdeka dapat menjadi jaringan aspirasi petani, mendengarkan berbagai keluh kesah dan harapan petani terkait pupuk, benih, irigasi, alat mesin pertanian, tata niaga, dan lainnya,” harapnya.

Sebelumnya Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengapresiasi soliditas jaringan Tani Merdeka. Ia berharap organisasi ini tidak hanya fokus pada advokasi, tetapi juga mengedukasi petani terkait kebijakan pemerintah.

“Fokusnya dua. Pertama, mengadvokasi kepentingan petani apa pun keluh kesah petani. Kedua adalah fungsi top-down, menjadi organisasi petani yang mengedukasi petani terkait kebijakan pemerintah pusat,” pungkasi pria yang akrab disapa Mas Dar.[]

Lantik Pengurus DPN Tani Merdeka, Sudaryono: Perbesar Organisa, Perluas Hingga Desa

0
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian.
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian.

TANIMERDEKA – Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Tani Merdeka Indonesia resmi berakhir hari ini. Penutupan berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta. Ribuan petani dari berbagai daerah hadir dalam acara yang digelar sejak 27 Agustus 2025.

Suasana rapat dipenuhi semangat. Ratusan kursi penuh. Di luar ruangan, peserta duduk dengan tertib.

Acara ini diikuti pengurus Tani Merdeka dari 30 provinsi, lebih dari 500 kabupaten/kota dan sekitar 3.000 petani hadir. Mereka datang dengan berbagai latar belakang: petani padi, pekebun sawit, petani hortikultura, nelayan, hingga pengusaha pertanian.

Acara puncak Rapimnas diisi pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia. Pelantikan dilakukan Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, yang juga Ketua Pembina Tani Merdeka Indonesia.

“Perbesar Tani Merdeka Indonesia, perluas Tani Merdeka Indonesia hingga tingkat desa, sebarkan Tani Merdeka Indonesia berlandaskan ideologi Prabowonisme,” kata Sudaryono di hadapan peserta.

Tepuk tangan panjang terdengar setelah pernyataan itu. Para pengurus berdiri. Beberapa mengangkat tangan, mengulang yel-yel Tani Merdeka.

Sudaryono menekankan kehadiran Tani Merdeka di desa sangat penting. Menurutnya, organisasi petani tidak boleh hanya berhenti di tingkat kota.

“Kalau kita ingin petani kuat, organisasi harus ada sampai desa. Jangan hanya di kabupaten atau provinsi. Kita harus masuk ke sawah, ke ladang, ke kebun. Dari situ kita mulai membangun kekuatan pangan nasional,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan kembali landasan ideologi Tani Merdeka. Prinsip itu mereka sebut sebagai Prabowonisme. Sudaryono menjelaskan, Prabowonisme bukan sekadar slogan politik. Ajaran ini mencakup kedaulatan rakyat atas tanah, air, dan pangan, serta penolakan dominasi oligarki terhadap rakyat kecil.

“Kita harus membangun Indonesia dari desa. Kita tolak dominasi oligarki. Kita pastikan petani, nelayan, dan rakyat kecil berdiri tegak di tanahnya sendiri,” katanya.

Prabowonisme menjadi istilah yang kerap muncul dalam Rapimnas kali ini. Konsep ini mengacu pada gagasan Presiden Prabowo Subianto tentang kedaulatan bangsa. Isi utamanya antara lain kedaulatan rakyat atas sumber daya, penguatan ekonomi desa, dan pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945.

Sementara itu Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyambut instruksi Sudaryono dengan sikap siap siaga. “Kami siap menjalankan perintah dan amanah,” tegasnya.

Menurut Don Muzakir, arahan Sudaryono bukan sekadar seremonial. Itu menjadi dasar langkah organisasi ke depan.

“Kami akan bergerak lebih luas. Kita tidak boleh berhenti di kota. Kita harus turun ke desa. Kita pastikan petani tidak berjalan sendiri. Semua program Rapimnas akan kita jalankan sampai ke akar,” kata Don Muzakir.

Ia mengingatkan Tani Merdeka lahir dari semangat kemandirian petani. Organisasi ini berdiri untuk memperjuangkan hak petani dan memastikan mereka tidak tersingkir oleh arus besar investasi yang merampas lahan.

“Petani itu bukan masa lalu. Petani adalah masa depan. Kalau kita mau Indonesia kuat, pangan harus kuat. Kalau pangan mau kuat, petani harus sejahtera,” ujarnya.

Rapimnas menghasilkan beberapa keputusan strategis. Salah satunya konsolidasi organisasi hingga tingkat desa. Semua DPW dan DPD wajib membentuk struktur sampai akar rumput.

Keputusan lain adalah dukungan penuh terhadap program pemerintah di bidang pangan. Program itu antara lain swasembada, pupuk bersubsidi tepat sasaran, pembangunan bendungan dan irigasi, serta hilirisasi produk pertanian.

Don Muzakir menegaskan bahwa Rapimnas kali ini bukan akhir, melainkan awal gerakan besar.

“Ini bukan sekadar acara. Ini langkah awal perjuangan panjang. Kita harus buktikan bahwa petani Indonesia bisa berdiri tegak dan berdaulat di negeri sendiri,” kata Don Muzakir.[]

Buka Rapimnas Tani Merdeka Indonesia, Sudaryono: Kita Terus Berjuang Mensejahterakan Petani

0
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian

TANIMERDEKA – Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, secara resmi membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Tani Merdeka Indonesia yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, pada Rabu 27 Agustus 2025.

Acara ini dihadiri oleh pengurus Tani Merdeka Indonesia dari 30 provinsi dan 500 lebih kabupaten/kota seluruh Indonesia, Rapimnas ini berlangsung mulai dari 27-29 Agustus 2025.

Forum nasional ini menjadi ajang konsolidasi besar pertama setelah Pemilu 2024, yang turut meneguhkan posisi Tani Merdeka Indonesia sebagai salah satu kekuatan sosial berbasis desa.

Dalam sambutannya, Sudaryono yang juga Ketua Pembina Tani Merdeka Indonesia menegaskan organisasi petani ini telah tumbuh pesat hingga ke tingkat kabupaten dan desa.

“Kita 26 provinsi. Dimana di setiap provinsi itu semua kabupaten kotanya sudah terbentuk, jadi mungkin sudah lebih dari 500 kabupaten kota seluruh Indonesia. Yang Alhamdulillah, aktif terus, tambah besar dan kita memberikan sumbangsi yang nyata bagi masyarakat khususnya petani yang ada di desa-desa. Saya kira itu, oke,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Mas Dar ini menekankan kolaborasi antara pemerintah dan organisasi petani menjadi penting dalam menggerakkan pertanian nasional.

“Kementerian pertanian punya infrastruktur, ada dinas pertanian di kabupaten dan kota dengan melibatkan organisasi seperti Tani Merdeka Indonesia, kan jadi makin banyak yang bisa kita libatkan,” jelasnya.

Bagi Sudaryono, melibatkan banyak pihak bukan hanya pilihan, tapi keharusan.

“Karena intinya negara kita ini besar, desanya banyak, penduduknya besar, jadi nggak mungkin hanya ngandalkan personal dari birokrasi yang ada. Jadi harus melibatkan banyak-banyak stakeholder dan tentu saja. Ini satu gembira ya, kita Tani Merdeka Indonesia sudah terbentuk ditingat desa,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mengatakan perjuangan memenangkan Prabowo Subianto di Pilpres 2024 hanyalah langkah awal, akan terus berlangsung hingga menyukseskan program swasembada pangan nasional.

“Kita berkumpul di sini, kita ini adalah orang-orang yang mencintai sepenuh hati Bapak Presiden Prabowo Subianto. Dan kita telah berjuang dari desa ke desa, dari kelompok tani ke kelompok tani yang membentuk membangun diri, mengorganisir diri. Dan kemudian kita telah berhasil memenangkan Bapak Prabowo Subianto bersama Pak Gibran Rakabuming Raka,” kata Don Muzakir.

Namun, ia mengingatkan kemenangan ini bukan akhir, Tani Merdeka terus bergerak berkolaborasi dengan pemerintah untuk membantu petani

“Dengan Tani Merdeka, kita mewujudkan kesejahteraan petani. Pak Prabowo yang kita perjuangkan jadi presiden sudah berhasil kita perjuangkan. Sekarang kita kawal program-program kerakyatannya Pak Prabowo ini, kemudian sampai ke rakyat,” ucapnya.

Menurut Don Muzakir, Rapimnas kali ini merupakan forum strategis untuk merumuskan masa depan Tani Merdeka Indonesia.

“Tani Merdeka harus semakin besar, semakin solid, dan semakin berdampak. Karena itu, Rapimnas ini menjadi panggung untuk menyusun peta jalan perjuangan berikutnya, memastikan bahwa kekuatan besar yang telah terbentuk di akar rumput tidak hanya bertahan, tetapi berkembang dan memberi manfaat nyata,” pungkas Don Muzakir.

Don Muzakir Buka Expo Rapimnas Tani Merdeka, Petani Pamer Inovasi Kedaulatan Pangan

0

TANIMERDEKA – Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, membuka Expo Rapimnas Tani Merdeka Indonesia di halaman Auditorium Kementerian Pertanian, Rabu pagi 27 Agustus 2025.

Expo ini salah satu bagian penting dari rangkaian Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Tani Merdeka Indonesia yang digelar 27–28 Agustus 2025.

Expo menghadirkan puluhan stan. Produk yang dipamerkan berasal dari berbagai daerah, mulai dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara.

Stan-stand tersebut memamerkan benih unggul, hasil pertanian organik, olahan pangan, hingga alat dan mesin pertanian modern. Traktor multifungsi, alat tanam otomatis, hingga drone untuk pemupukan menarik perhatian banyak pengunjung.

Sejak pagi, stan-stan di halaman Auditorium Kementerian Pertanian sudah ramai dikunjungi oleh warga dan peserta Rapimnas.

Usai memotong pita tanda pembukaan, Don Muzakir mengelilingi area pameran. Ia menghampiri satu per satu stan, berbincang dengan petani, dan menanyakan asal daerah mereka. Suasana hangat. Beberapa pengunjung mengajak Don Muzakir berfoto.

Don Muzakir mengatakan expo ini bukan sekadar ajang pamer, tetapi ruang kolaborasi untuk memperkuat kedaulatan pangan nasional.

“Hari ini kita buktikan bahwa petani Indonesia tidak tertinggal. Kita punya benih unggul, kita punya produk berkualitas, kita juga punya teknologi modern. Semua ini harus kita manfaatkan untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat pangan,” ujar Don Muzakir.

Ia mengingatkan, Indonesia memiliki kekuatan besar di sektor pertanian. Namun, potensi itu tidak akan berarti jika petani tetap bergantung pada pihak lain.

Menurutnya, kemandirian pangan hanya bisa dicapai jika petani, pengusaha, dan pemerintah berjalan bersama.

“Kita tidak boleh lagi bergantung pada impor pangan. Kita harus mandiri. Kita punya lahan, kita punya tenaga, kita punya teknologi. Tinggal kita kelola dengan baik dan disiplin. Tani Merdeka siap menjadi garda terdepan dalam perjuangan ini,” tegasnya.

Menurut Don Muzakir inovasi di sektor pertanian menjadi penting. Ia mengajak petani untuk tidak takut menggunakan teknologi baru. Alat pertanian modern bukan sekadar untuk mempercepat pekerjaan, tetapi juga untuk meningkatkan hasil dan menekan biaya produksi.

Setelah memberikan sambutan, Don Muzakir berkeliling melihat stan-stan pameran. Di salah satu stan, ia menyaksikan drone penyemprot pupuk secara modern.

Expo semakin ramai menjelang sore. Pengunjung berdiskusi tentang teknik budidaya, pemupukan, hingga pemasaran digital.

Expo Rapimnas Tani Merdeka Indonesia ini menjadi salah satu rangkaian acara penting. Selain pameran, Rapimnas juga menggelar sidang pleno, diskusi strategi nasional, dan penyusunan program kerja untuk memperkuat peran petani dalam pembangunan ekonomi.

Di akhir kunjungannya, Don Muzakir menegaskan expo ini hanyalah awal dari langkah besar Tani Merdeka Indonesia.

“Expo ini hanya langkah awal. Setelah ini kita akan susun program besar. Petani harus lebih kuat, lebih mandiri, dan lebih sejahtera. Itu janji kita,” katanya.[]

Hadir di Rapimnas, DPD Tani Merdeka Asahan Siap Suarakan Aspirasi Petani

0
Anda Rambe Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Asahan.
Anda Rambe Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Asahan.

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Asahan akan membawa aspirasi dan persoalan petani pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Tani Merdeka Indonesia.

DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Asahan juga menegaskan kesiapannya menyukseskan Rapimnas yang digelar 27–29 Agustus 2025 di Aula Kementerian Pertanian RI, Jakarta.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Asahan, Anda Rambe, menyebutkan Rapimnas sebagai momentum penting untuk memperkuat organisasi sekaligus mempertemukan ribuan petani dari berbagai daerah.

Rapimnas Tani Merdeka Indonesia adalah forum konsolidasi akbar untuk mengawal program ketahanan pangan nasional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi, penguatan struktur organisasi, serta penyatuan persepsi antara pusat dan daerah dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas para petani,” ujar Anda Rambe, pada Senin 25 Agustus 2025.

Menurut Anda Rambe, DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Asahan akan menyampaikan langsung aspirasi dan persoalan petani kepada pengurus pusat. Hal ini sejalan dengan komitmen organisasi sebagai jembatan antara petani dan pengambil kebijakan nasional.

DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Asahan telah melakukan konsolidasi hingga tingkat kecamatan di 25 kecamatan. Pada Juni lalu, kelompok tani binaan DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Asahan di Kecamatan Rawang Panca Arga menerima bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa satu unit traktor roda empat dari Kementerian Pertanian.

“Atas nama petani Asahan, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, Wakil Menteri Pertanian Bapak Sudaryono, serta Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Bapak Don Muzakir. Kami berharap usulan-usulan ke depan dapat terus ditingkatkan demi kesejahteraan petani,” pungkas Anda Rambe.[]

Don Muzakir: Rapimnas Tani Merdeka Jadi Momentum Besar Wujudkan Kedaulatan Pangan

0
Don Muzakir Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia.
Don Muzakir Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia.

TANIMERDEKA – Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menegaskan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Tani Merdeka akan menjadi ajang konsolidasi besar untuk memperkuat peran petani dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

“Rapimnas ini merupakan wadah menyatukan komitmen dan langkah nyata agar petani Indonesia semakin kuat, sejahtera, dan berdaulat,” kata Don Muzakir di Jakarta, pada Senin, 25 Agustus 2025.

Menurutnya, Rapimnas nantinya dihadiri seluruh pengurus Dewan Pimpinan Wilayah dan Dewan Pimpinan Daerah Tani Merdeka Indonesia dari berbagai provinsi dan kabupaten di Indonesia. Forum nasional ini menjadi ruang bagi pengurus untuk menyampaikan aspirasi dan memberikan masukan demi kemajuan petani.

“Kita akan merumuskan strategi besar yang mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun ketahanan pangan nasional. Petani harus menjadi pelaku utama, bukan sekadar penonton,” ujarnya.

Don Muzakir juga menegaskan Tani Merdeka Indonesia siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan dan peningkatan kesejahteraan petani.

“Petani harus adaptif dengan teknologi, tapi tetap menjaga kelestarian lingkungan. Ini penting untuk keberlanjutan pangan,” tegasnya.

Selain itu, ia menyinggung soal peran petani milenial dalam memajukan sektor pertanian menjadi penting. Menurutnya, generasi muda harus berani terjun ke dunia pertanian dengan cara yang modern dan produktif.

“Kita akan bahas program-program yang bisa menarik minat generasi muda agar pertanian menjadi sektor yang menjanjikan, bukan lagi dianggap kuno,” kata Don Muzakir.

Menjelang Rapimnas ini, Don Muzakir juga mengajak seluruh pengurus dan peserta menjaga situasi agar kegiatan berlangsung sukses, aman, dan tertib. Ia menekankan kedisiplinan dan soliditas merupakan kunci keberhasilan acara besar ini.

“Saya mengimbau seluruh pengurus yang hadir untuk mematuhi aturan yang sudah ditetapkan panitia. Kita ingin Rapimnas ini berjalan lancar, tertib, dan menghasilkan keputusan strategis untuk kepentingan petani Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, Rapimnas juga akan melahirkan sejumlah rekomendasi penting yang akan menjadi pedoman gerak organisasi dalam lima tahun ke depan.

“Rapimnas ini harus jadi sejarah baru bagi Tani Merdeka. Kita akan melahirkan gagasan konkret yang memberi dampak langsung bagi kesejahteraan petani,” kata Don Muzakir.[]