Beranda blog Halaman 68

Janji Jaga Lahan Pertanian, Menteri ATR: Sawah Produktif Tak Boleh Hilang dari Ancaman Alih Fungsi

0
Ilustrasi
Ilustrasi

TANIMERDEKA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan komitmennya menjaga lahan pertanian produktif dari alih fungsi.

Ia menyebutkan ketahanan pangan membutuhkan sawah, sementara pembangunan industri dan perumahan sering mencari lahan murah, yang biasanya adalah sawah.

“Tugas saya sebagai Menteri ATR/Kepala BPN adalah menahan laju alih fungsi lahan, supaya sawah-sawah tidak berubah menjadi kawasan industri, perumahan, atau menjadi konflik sosial,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Sawah produktif yang sudah masuk dalam Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) tidak boleh dialihkan. Jika ada penggantian, Nusron menegaskan lahan baru harus setara hasilnya, bukan hanya sama luasnya.

“Kalau sawah menghasilkan 20 ribu ton dalam setahun, maka lahan penggantinya harus setara produktivitasnya, yakni 20 ribu ton juga, dan bukan sekadar sama luasnya,” kata Nusron.

BPS mencatat lahan sawah Indonesia menyusut 60.000 sampai 80.000 hektare per tahun sejak 2021. Hilangnya sawah dianggap sebagai ancaman serius bagi ketahanan pangan.

“Ketahanan pangan butuh sawah. Seumur hidup harus ada sawah. Tidak boleh digeser jadi apa pun,” ujar Nusron.

Ia menekankan perlunya sinergi pemerintah, masyarakat, dan semua pihak terkait dalam menjaga lahan produktif. Kerja sama itu dinilai kunci untuk menekan alih fungsi dan menjaga ketahanan pangan.

Sebelumnya, Nusron juga menyebutkan penerapan lahan sawah dilindungi (LSD) bisa menekan konversi lahan.

Ia menilai kebijakan itu penting untuk menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan pertanian.[]

Harga Pangan Mulai Stabil, Produksi Beras Melimpah

0
Harga pangan stabil (Foto: Okezone)
Harga pangan stabil (Foto: Okezone)

TANIMERDEKA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan kondisi pangan Indonesia saat ini makin baik. Saat meninjau Pasar Palembang Jaya Km 5, Sumatera Selatan, ia melihat harga sejumlah bahan pokok utama sudah stabil bahkan ada yang turun. Inflasi juga menurun, dari 2,37 persen menjadi 2,31 persen.

“Kami pantau bersama Pak Mendagri, kami kolaborasi untuk menstabilkan harga. Yang terjadi adalah inflasi turun 2,37 menjadi 2,31. Ini jadi salah satu indikasi bahwa pangan kita sudah mulai stabil,” kata Amran, dikutip dari situs resmi Kementerian Pertanian, pada Senin 8 September 2025.

Pemerintah terus berusaha menjaga harga beras dan memastikan stok cukup. Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai daerah. Beras SPHP disalurkan dengan harga lebih murah agar masyarakat mudah mendapatkannya.

”Kita juga lakukan operasi pasar besar-besaran, kita siapkan 1,3 juta ton. Dan bahan pokok yang dijual GPM harganya lebih terjangkau bagi masyarakat. Ini terus kita dorong,” ujarnya.

Amran juga menyebutkan produksi beras dalam negeri meningkat. Data BPS mencatat produksi naik lebih dari 3 juta ton dibanding tahun lalu. FAO memperkirakan produksi beras Indonesia pada musim tanam 2025/2026 mencapai 35,6 juta ton.

“Ini patut kita syukuri. Tahun lalu kita masih mengimpor beras hampir 4 juta ton. Namun, tahun ini, dengan stok yang melimpah lebih dari 4 juta ton, Indonesia bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri tanpa impor. Bahkan Nilai Tukar Petani (NTP) juga naik ke angka 123, yang menjadi indikator kesejahteraan petani semakin membaik,” jelasnya.

Sementera itu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan beras SPHP dari Bulog sangat membantu rakyat.

”Beras SPHP ini bukan hanya murah, tapi juga kualitasnya bagus. Bulog menjual dengan harga yang lebih terjangkau. Program ini sangat membantu masyarakat. Dengan SPHP yang digencarkan Bulog atas perintah Bapak Presiden dan Bapak Mentan, kita harapkan harga beras yang sempat naik bisa kembali turun, sementara yang sudah stabil tetap terjaga,” kata Tito.[]

Sejalan dengan Prabowoisme, Wamentan Sudaryono Dukung Gerakan Tani Merdeka Indonesia

0
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian

TANIMERDEKA – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menyatakan mendukung gerakan Tani Merdeka Indonesia. Organisasi ini lahir dari semangat kerakyatan dan perjuangan petani untuk kemakmuran bangsa.

Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar menilai Tani Merdeka Indonesia mewakili semangat petani yang ingin mandiri, kuat, dan sejahtera. Ia menegaskan organisasi tersebut bergerak berlandaskan nilai Prabowoisme, yakni paham kebangsaan yang berpihak pada rakyat, kedaulatan pangan, dan keadilan sosial.

“Organisasi ini menganut paham Prabowoisme, yang berpijak pada nasionalisme kerakyatan dan keberpihakan terhadap kaum tani,” ujar Mas Dar.

Ia menambahkan, Kementan mendukung setiap gerakan yang memperjuangkan kedaulatan pangan dan keberlanjutan hidup petani.

“Kami ingin petani Indonesia berdiri di atas kaki sendiri. Tidak tergantung pada impor, tidak dikendalikan oleh pasar global,” kata Mas Dar.

Ia menegaskan kedaulatan pangan harus dimulai dari desa, dari sawah, dan dari petani itu sendiri.

Mas Dar yang juga didaulat menjadi Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia menekankan perjuangan organisasi ini sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945. Pasal tersebut mengatur penguasaan cabang produksi penting oleh negara untuk kemakmuran rakyat.

“Petani harus menjadi subjek, bukan objek. Negara harus hadir dalam mengelola sumber daya alam, termasuk sektor pertanian, agar hasilnya benar-benar kembali kepada rakyat,” tegas Mas Dar.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir memaparkan langkah organisasi dalam memperluas basis. Ia menyebutkan Tani Merdeka Indonesia saat ini sudah memiliki jaringan di 23.000 desa dan menargetkan perluasan hingga 60.000 desa.

Selain penguatan kelembagaan, Tani Merdeka Indonesia menggelar pelatihan untuk petani, seperti pembuatan pupuk organik, kemitraan dengan pelaku usaha, hingga akses pasar. Don Muzakir menegaskan organisasi ini akan terus mengawal program pertanian yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

“Itu tujuan utama perjuangan Tani Merdeka. Kami yakin, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, kesejahteraan petani dan swasembada pangan akan terwujud,” ujarnya.

Don Muzakir berharap petani tidak lagi sekadar bisa bertahan hidup, melainkan juga mampu menjual hasil panen dengan harga baik, menyekolahkan anak, dan menghidupi keluarga secara layak.[]

Rapimnas Tani Merdeka Indonesia Berjalan Sukses, Don Muzakir Apresiasi Dukungan Sponsor

0
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia (baju putih) sedang menggelar konferensi pers di Jakarta pada Minggu 31 Agustus 2025.
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia (baju putih) sedang menggelar konferensi pers di Jakarta pada Minggu 31 Agustus 2025.

TANIMERDEKA – Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Tani Merdeka Indonesia berlangsung pada 27–28 Agustus 2025 di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta. Ribuan petani dari berbagai provinsi hadir. Acara dua hari itu berjalan aman, tertib, dan lancar.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mengatakan keberhasilan Rapimnas tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, terutama sponsor.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah mendukung terselenggaranya Rapimnas. Dukungan ini bukan hanya soal fasilitas, tapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap perjuangan petani,” kata Don Muzakir.

Ini sejumlah sponsor yang mendukung Rapimnas cukup panjang diantaranya; Corin Group, MAXXI, Maxi Tani, MAXXI Agri, Pupuk Indonesia, Pertamina Gas Negara, Pertamina, Sinergi Gula Nusantara, PTPN A, PTPN 1, Eiger, Kadin DKI Jakarta, Suri Nusantara Jaya, Berdikari, Pos Indonesia Logistik, Perhutani, dan PLN.

Dukungan itu jadi seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar. Mulai dari forum pleno hingga pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Nasional Tani Merdeka Indonesia bisa terlaksana dengan baik. Ribuan peserta yang hadir juga difasilitasi dengan nyaman.

Forum nasional ini dibuka langsung oleh Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono. Rapimnas menjadi ajang konsolidasi nasional bagi petani yang tergabung dalam Tani Merdeka Indonesia sekaligus ruang diskusi untuk merumuskan agenda ketahanan pangan.

Don Muzakir menilai kerja sama ini penting untuk membangun hubungan yang lebih kuat antara petani, dunia usaha, dan negara.

“Rapimnas menjadi momentum mempertemukan kepentingan petani dengan para pemangku kepentingan. Semua pihak bisa melihat bahwa petani adalah ujung tombak ketahanan pangan. Sponsor yang terlibat telah membuktikan kepedulian mereka terhadap masa depan bangsa,” ujarnya.

Selain konsolidasi organisasi, Rapimnas juga menjadi ruang bagi petani untuk menyuarakan aspirasi. Dalam forum itu, isu ketahanan pangan, akses pupuk, dan perbaikan sistem distribusi hasil panen menjadi bahasan utama.

Don Muzakir menekankan Tani Merdeka Indonesia siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam program ketahanan pangan nasional. Ia menambahkan, dukungan sponsor adalah penguatan moral bagi para petani.

“Kami ingin mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya. Dukungan ini memberi semangat bahwa perjuangan petani tidak berjalan sendirian. Ada pihak yang peduli dan mau ikut serta memperkuat langkah kami,” katanya.

“Petani yang kuat berarti bangsa yang kuat. Kami percaya dukungan ini akan menjadi fondasi bagi langkah-langkah berikutnya. Sponsor telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah petani,” tutur Don Muzakir.[]

Hindari Potensi Provokasi, Tani Merdeka Riau Minta Warga Aktif Jaga Lingkungan

0
Oksi Saputra Malay Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provnsi Riau
Oksi Saputra Malay Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provnsi Riau

TANIMERDEKA – Situasi yang tidak menentu di sejumlah daerah mendapat perhatian serius dari Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau. Organisasi ini mengingatkan potensi provokasi dan mengajak masyarakat memperkuat pengamanan di tingkat lokal.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau, Oksi Saputra Malay, menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Kopi Tiam, Jalan Sukajadi, Pekanbaru, pada Minggu 31 Agustus 2025 malam.

Ia hadir bersama sejumlah pengurus, antara lain Afda Ari Direktur Bidang Teknologi dan Industri, Anton Sugiarto Kepala Bidang Litbang, Amra Yumadi Ketua DPD Kampar, Muhammad Ridho Ketua Bidang Pangan, dan M Ruwaidan (Roy) Ketua DPD Siak.

Oksi menegaskan, kondisi sosial akhir-akhir ini harus dihadapi dengan kewaspadaan bersama, masyarakat jangan mudah diprovokasi untuk membuat kerusakan sehingga dapat mengganggu keamanan.

“Hari ini, kita menyaksikan situasi yang tidak menentu di banyak kota. Ini adalah momen penting bagi kita sebagai barisan pendukung Pak Presiden Prabowo Subianto dan bapak Sudaryono, kita punya tanggung jawab besar, menjaga keamanan di wilayah kita sendiri,” ujarnya.

Ia mengingatkan adanya risiko provokasi yang dapat memicu kerusuhan.

“Mari kita cegah pihak luar yang ingin memprovokasi, melakukan penjarahan, atau merusak ketenangan warga,” kata dia.

Oksi meminta seluruh anggota Tani Merdeka Indonesia di berbagai daerah mengambil langkah konkret untuk menjaga keamanan.

“Lakukan ronda malam, kumpul-kumpul dengan warga. Perkuat ikatan di lingkungan kita masing-masing,” katanya.

Selain itu, ia menegaskan dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah.

“Yakinlah, Pak Prabowo Subianto bersama rakyat, dan rakyat ada di belakang beliau,” tegasnya.

Menurut Oksi, persatuan dan ketenangan harus dijaga agar Riau tetap aman.

“Mari kita bersatu untuk menjaga persatuan dan kesatuan negara. Kami juga mendukung penuh TNI Polri untuk terus mengawal keamanan dan kenyamanan di seluruh Indonesia,” ucapnya.

“Tani Merdeka. Jaya! Jaya! Jaya! Presiden. Presiden. Prabowo! Kita berjuang bersama Prabowo Subianto. Terima kasih,” teriak Oksi.

Dukung Presiden Prabowo, Tani Merdeka Indonesia Imbau Masyarakat Tolak Anarkisme

0
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia (baju putih) sedang menggelar konferensi pers di Jakarta pada Minggu 31 Agustus 2025.
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia (baju putih) sedang menggelar konferensi pers di Jakarta pada Minggu 31 Agustus 2025.

TANIMERDEKA – Tani Merdeka Indonesia menyerukan persatuan nasional. Organisasi ini menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyampaikan pernyataan sikap itu dalam konferensi pers di Jakarta, pada Minggu 31 Agustus 2025. Ia menegaskan komitmen organisasinya kepada pemerintah.

“Kami percaya, kebijakan yang diambil oleh Presiden membawa dampak positif bagi ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani,” ujarnya di Kantor DPN Tani Merdeka Indonesia.

Ia menambahkan, dukungan ini wujud komitmen membangun Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera. Organisasi ini juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang.

“Setiap perbedaan pendapat harus disalurkan melalui cara-cara yang santun dan sesuai konstitusi,” tambah Don Muzakir.

Ia menghargai aspirasi lewat unjuk rasa, tetapi menekankan pentingnya menjunjung perdamaian.

“Tindakan anarkistis hanya akan memperburuk keadaan, merugikan masyarakat, dan mencederai tujuan mulia dari penyampaian aspirasi itu sendiri,” tegasnya.

Tani Merdeka Indonesia juga menyoroti tanggung jawab pejabat negara. Don Muzakir meminta semua pejabat berhati-hati saat memberi pernyataan di ruang publik.

“Hindari pernyataan yang dapat melukai hati rakyat. Ucapan yang tidak bijak hanya akan memperkeruh keadaan,” katanya.

Secara khusus, Tani Merdeka Indonesia mendesak anggota dewan yang menyinggung rakyat agar meminta maaf secara terbuka.

“Permintaan maaf ini penting sebagai bentuk tanggung jawab moral dan etika, serta demi menjaga kehormatan lembaga legislatif,” ujarnya.

Don Muzakir mengajak kepada semua elemen masyarakat agar tetap menjaga persatuan bangsa.

“Jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan sesaat. Bangsa kita terlalu besar untuk dipecah oleh perbedaan pandangan,” pungkas Don Muzakir.[]

Tani Merdeka Ingatkan Pejabat Jangan Asal Bicara, Rakyat Bisa Rusuh

0
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia (baju putih).
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia (baju putih).

TANIMERDEKA – Kerusuhan pecah di sejumlah daerah Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah kota bentrokan antara massa dengan apparat, beberapa fasilitas umum juga rusak akibat aksi anarkis.

Merespons dinamika yang terjadi saat ini, Organisasi Tani Merdeka Indonesia berkomitmen untuk menjaga perdamaian dan persatuan nasional.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mendukung penuh terhadap kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat, khususnya petani.

Hal itu disampaikan dalam konferensi pers di Kantor DPN Tani Merdeka Indonesia, Jakarta, Minggu 31 Agustus 2025.

“Kami percaya, kebijakan yang diambil oleh Presiden membawa dampak positif bagi ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dukungan ini bukan sekadar simbolik. Komitmen tersebut menjadi wujud tekad organisasi untuk berdiri bersama pemerintah membangun Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.

Selain menyatakan dukungan, Don Muzakir mengimbau seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

Ia mengingatkan agar aksi penyampaian pendapat tetap berada dalam koridor hukum dan tidak berubah menjadi tindakan merusak.

“Setiap perbedaan pendapat harus disalurkan melalui cara-cara yang santun dan sesuai konstitusi,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak warga negara, tetapi harus dilakukan tanpa kekerasan.

“Tindakan anarkis hanya akan memperburuk keadaan, merugikan masyarakat, dan mencederai tujuan mulia dari penyampaian aspirasi itu sendiri,” sambungnya.

Selain itu Don Muzakir juga menyoroti sikap pejabat negara yang dinilai kurang peka terhadap situasi masyarakat. Ia meminta para pejabat, baik eksekutif maupun legislatif, lebih berhati-hati dalam membuat pernyataan publik. Menurutnya, ucapan yang salah bisa memicu kemarahan rakyat.

“Hindari pernyataan yang dapat melukai hati rakyat. Ucapan yang tidak bijak hanya akan memperkeruh keadaan,” tegasnya.

Ia juga mendesak DPR RI untuk melakukan introspeksi. Menurut Don Muzakir, kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif sedang berada di titik rawan. Beberapa anggota DPR dinilai bersikap arogan dan mengabaikan suara masyarakat.

“Permintaan maaf ini penting sebagai bentuk tanggung jawab moral dan etika, serta demi menjaga kehormatan lembaga legislatif,” ujarnya.

Don Muzakir mengingatkan bahaya provokasi pihak-pihak yang ingin memanfaatkan kondisi ini untuk keuntungan sesaat.

“Jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan sesaat. Bangsa kita terlalu besar untuk dipecah oleh perbedaan pandangan,” pungkasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kondusivitas lingkungan sekitar. “Saya berharap masyarakat, dan kita semua sama-sama menjaga lingkungan di sekeliling kita jangan sampai ada yang mencoba memprovokasi masyarakat,” pungkasnya.[]

Don Muzakir Imbau Masyarakat dan Petani Tenang dan Jaga Persatuan

0
Don Muzakir, Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia
Don Muzakir, Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia

TANIMERDEKA – Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mengimbau masyarakat dan petani tetap tenang di tengah situasi politik dan sosial belakangan ini.

Ia meminta semua pihak menjaga situasi dan tidak terprovokasi isu yang dapat memecah persatuan Indonesia.

“kita mengajak kepada seluruh masyarkat, kawan-kawan di lapangan, para petani, khususnya kepada seluruh anggota Tani Merdeka Indonesia yang ada di seluruh Indonesia dalam menyengkapi situasi dan kondisi hari ini, kita harus tenang, harus sadar bahwasannya apapun yang dilakukan oleh Pak Presiden Prabowo hari ini untuk kepentingan rakyat,” kata Don Muzakir di Jakarta, pada Sabtu 30 Agustus 2025.

Ia menegaskan penting menjaga persatuan. Menurut Don Muzakir, masyarakat harus menghindari provokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa.

“Kita berharap kepada seluruh masyarakat Indonesia, seluruh petani agar sama-sama kita menjaga wilayah kita tetap kondusif, jangan mudah terprovokasi dengan hal-hal yang tidak baik, jadi tetap jaga persatuan dan persatuan, itu yang paling penting. Mari kita bergandeng tangan, bersatu padu agar kita tidak mudah dipecah, dipecah-belahkan oleh pihak-pihak yang tidak menginginkan Indonesia ini kondusif dan aman,” ujarnya.

Don Muzakir juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya sejumlah warga dalam aksi di beberapa daerah. Ia berharap peristiwa cepat berhenti dan menjadi pelajaran bersama.

“Saya juga mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya beberapa kawan-kawan kita, sahabat kita. Kita berharap aksi yang dilakukan tetap damai, tidak perlu membuat kerusahan yang kemudian merugikan kita sendiri,” tutur Don Muzakir.

Menurut Don Muzakir, peristiwa yang terjadi saat ini harus menjadi introspeksi agar kejadian serupa tidak terulang.

“Semoga apa yang terjadi hari ini menjadi koreksi kita, menjadi introspeksi kita bersama. Mari kita songsong Indonesia ini lebih baik daripada hari ini,” kata Don Muzakir.

Menurut Don Muzakir, Tani Merdeka Indonesia tetap berada di belakang Presiden Prabowo Subianto guna menjaga persatuan dan kedamaian bangsa.

“Tani Merdeka Indonesia tetap bersama Presiden Prabowo menjaga persatuan dan kedamaian bangsa,” tegas Don Muzakir.

Don Muzakir juga menyampaikan dukungan kepada TNI dan Polri untuk mengendalikan situasi nasional sehingga masyarakat tetap aman.

“Tani Merdeka Indonesia mendukung TNI dan Polri untuk mengendalikan situasi saat ini, segera mengamankan keadaan, dan menegakkan ketertiban demi keselamatan seluruh rakyat,” ujarnya.

Selain itu, Don Muzakir mengajak seluruh pihak menghindari kekerasan dan mengutamakan cara-cara damai.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri, menghindari tindakan anarkis, serta mengutamakan musyawarah demi Indonesia yang damai dan bersatu,” tutur Don Muzakir.[]

Tani Merdeka Indonesia Gelar Aksi Damai di Patung Kuda, Terima Kasih Presiden Prabowo

0
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia sedang berorasi di Patung Kuda.
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia sedang berorasi di Patung Kuda.

TANIMERDEKA – Sebanyak 3000 ribu petani, nelayan, dan buruh tani menggelar aksi damai di kawasan Patung Kuda, Jakarta Selatan. Mereka tergabung dalam organisasi Tani Merdeka Indonesia dan menyatakan dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto.

Dalam aksi ini, massa memberi dukungan penuh untuk program swasembada pangan, food estate, pupuk bersubsidi, dan pembangunan lumbung pangan di setiap kabupaten. Mereka juga menegaskan Tani Merdeka Indonesia menganut Prabowoisme.

“Kami Tani Merdeka Indonesia menyatakan dengan tegas bahwa organisasi yang menganut, menyebarluaskan, dan mengajarkan ide dan gagasan Presiden Prabowo Subianto, kepada seluruh petani dan rakyat. Ajaran tersebut kami sebut dengan nama Prabowoisme,” kata Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia kepada wartawan, pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Massa yang hadir ini dari 30 provinsi dan 500 lebih kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo yang dinilai berpihak kepada rakyat, khususnya petani. Seusai aksi di Patung Kuda, massa Tani Merdeka Indonesia bergerak menuju Kementerian Pertanian untuk mengikuti pengukuhan.

“Kita ingin pastikan sektor pertanian dapat terus tumbuh dengan berbagai kebijakan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kami Tani Merdeka Indonesia akan terus menjadi garda terdepan untuk mengawal program pemerintah,” kata Don Muzakir.

Don Muzakir menegaskan peran Tani Merdeka Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah. Terutama untuk mewujudkan cita-cita Presiden Prabowo menjadikan pertanian sebagai penopang utama ketahanan pangan dan kedaulatan bangsa.

“Tani Merdeka dapat menjadi jaringan aspirasi petani, mendengarkan berbagai keluh kesah dan harapan petani terkait pupuk, benih, irigasi, alat mesin pertanian, tata niaga, dan lainnya,” harapnya.

Sebelumnya Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengapresiasi soliditas jaringan Tani Merdeka. Ia berharap organisasi ini tidak hanya fokus pada advokasi, tetapi juga mengedukasi petani terkait kebijakan pemerintah.

“Fokusnya dua. Pertama, mengadvokasi kepentingan petani apa pun keluh kesah petani. Kedua adalah fungsi top-down, menjadi organisasi petani yang mengedukasi petani terkait kebijakan pemerintah pusat,” pungkasi pria yang akrab disapa Mas Dar.[]

Lantik Pengurus DPN Tani Merdeka, Sudaryono: Perbesar Organisa, Perluas Hingga Desa

0
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian.
Sudaryono Wakil Menteri Pertanian.

TANIMERDEKA – Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Tani Merdeka Indonesia resmi berakhir hari ini. Penutupan berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta. Ribuan petani dari berbagai daerah hadir dalam acara yang digelar sejak 27 Agustus 2025.

Suasana rapat dipenuhi semangat. Ratusan kursi penuh. Di luar ruangan, peserta duduk dengan tertib.

Acara ini diikuti pengurus Tani Merdeka dari 30 provinsi, lebih dari 500 kabupaten/kota dan sekitar 3.000 petani hadir. Mereka datang dengan berbagai latar belakang: petani padi, pekebun sawit, petani hortikultura, nelayan, hingga pengusaha pertanian.

Acara puncak Rapimnas diisi pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia. Pelantikan dilakukan Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, yang juga Ketua Pembina Tani Merdeka Indonesia.

“Perbesar Tani Merdeka Indonesia, perluas Tani Merdeka Indonesia hingga tingkat desa, sebarkan Tani Merdeka Indonesia berlandaskan ideologi Prabowonisme,” kata Sudaryono di hadapan peserta.

Tepuk tangan panjang terdengar setelah pernyataan itu. Para pengurus berdiri. Beberapa mengangkat tangan, mengulang yel-yel Tani Merdeka.

Sudaryono menekankan kehadiran Tani Merdeka di desa sangat penting. Menurutnya, organisasi petani tidak boleh hanya berhenti di tingkat kota.

“Kalau kita ingin petani kuat, organisasi harus ada sampai desa. Jangan hanya di kabupaten atau provinsi. Kita harus masuk ke sawah, ke ladang, ke kebun. Dari situ kita mulai membangun kekuatan pangan nasional,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan kembali landasan ideologi Tani Merdeka. Prinsip itu mereka sebut sebagai Prabowonisme. Sudaryono menjelaskan, Prabowonisme bukan sekadar slogan politik. Ajaran ini mencakup kedaulatan rakyat atas tanah, air, dan pangan, serta penolakan dominasi oligarki terhadap rakyat kecil.

“Kita harus membangun Indonesia dari desa. Kita tolak dominasi oligarki. Kita pastikan petani, nelayan, dan rakyat kecil berdiri tegak di tanahnya sendiri,” katanya.

Prabowonisme menjadi istilah yang kerap muncul dalam Rapimnas kali ini. Konsep ini mengacu pada gagasan Presiden Prabowo Subianto tentang kedaulatan bangsa. Isi utamanya antara lain kedaulatan rakyat atas sumber daya, penguatan ekonomi desa, dan pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945.

Sementara itu Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyambut instruksi Sudaryono dengan sikap siap siaga. “Kami siap menjalankan perintah dan amanah,” tegasnya.

Menurut Don Muzakir, arahan Sudaryono bukan sekadar seremonial. Itu menjadi dasar langkah organisasi ke depan.

“Kami akan bergerak lebih luas. Kita tidak boleh berhenti di kota. Kita harus turun ke desa. Kita pastikan petani tidak berjalan sendiri. Semua program Rapimnas akan kita jalankan sampai ke akar,” kata Don Muzakir.

Ia mengingatkan Tani Merdeka lahir dari semangat kemandirian petani. Organisasi ini berdiri untuk memperjuangkan hak petani dan memastikan mereka tidak tersingkir oleh arus besar investasi yang merampas lahan.

“Petani itu bukan masa lalu. Petani adalah masa depan. Kalau kita mau Indonesia kuat, pangan harus kuat. Kalau pangan mau kuat, petani harus sejahtera,” ujarnya.

Rapimnas menghasilkan beberapa keputusan strategis. Salah satunya konsolidasi organisasi hingga tingkat desa. Semua DPW dan DPD wajib membentuk struktur sampai akar rumput.

Keputusan lain adalah dukungan penuh terhadap program pemerintah di bidang pangan. Program itu antara lain swasembada, pupuk bersubsidi tepat sasaran, pembangunan bendungan dan irigasi, serta hilirisasi produk pertanian.

Don Muzakir menegaskan bahwa Rapimnas kali ini bukan akhir, melainkan awal gerakan besar.

“Ini bukan sekadar acara. Ini langkah awal perjuangan panjang. Kita harus buktikan bahwa petani Indonesia bisa berdiri tegak dan berdaulat di negeri sendiri,” kata Don Muzakir.[]