Beranda blog Halaman 24

Presiden Prabowo Difitnah di Media Sosial, Don Muzakir: Pasukan Tani Merdeka Harus Berani Bela

0
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia.
Don Muzakir Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia.

TANIMERDEKA – Penggunaan media sosial semakin luas. Informasi dapat menyebar dengan cepat, membawa manfaat sekaligus risiko. Salah satu risiko yang muncul ialah penyebaran fitnah dan informasi tidak benar kepada masyarakat.

Situasi ini juga menyasar Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah pihak dinilai memprovokasi masyarakat terkait program prioritas pemerintah, mulai dari ketahanan pangan, energi, makan bergizi gratis, pendidikan, layanan kesehatan, penguatan ekonomi rakyat melalui Koperasi Merah Putih, pertahanan rakyat semesta, hingga percepatan investasi dan perdagangan global.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mengajak masyarakat bijak menggunakan media social, jangan mudah sekali menyebarkan fitnah terkait program yang langsung menyentuh masyarakat.

“Saat ini banyak fitnah murahan tersebar di media sosial terhadap program Presiden Prabowo yang sedang dijalankan.
Gunakan media sosial untuk menyebarkan informasi yang bermanfaat. Informasi positif bisa menumbuhkan optimisme dan semangat kebangkitan bangsa,” kata Don Muzakir.

Ia mengingatkan seluruh anggota Tani Merdeka Indonesia agar tidak ikut menyebarkan fitnah. Informasi yang disampaikan kepada petani dan masyarakat harus benar serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Pasukan Tani Merdeka harus berani melawan meluruskan informasi yang keliru dengan cara yang baik. Sampaikan fakta yang benar kepada masyarakat, terutama di wilayah pedesaan,” ujarnya.

Don Muzakir menekankan pentingnya memeriksa ulang sebelum membagikan informasi. Kesalahan di era digital dapat berdampak luas dan merugikan banyak pihak.

“Periksa dulu sebelum membagikan. Jangan sampai informasi salah merugikan masyarakat,” tegasnya.

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan era digital untuk kegiatan positif. Media sosial diharapkan menjadi sarana edukasi, berbagi pengetahuan pertanian, serta memperkuat persatuan. Sikap bijak dalam menggunakan teknologi dinilai menjadi kunci menjaga ketenangan sosial sekaligus mendukung keberhasilan pembangunan nasional.[]

Demplot Tomat dan Padi, Tani Merdeka Kalteng Gandeng Petrokimia Kayaku

0

TANIMERDEKA – DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan PT Petrokimia Kayaku menggelar demplot tomat dan padi untuk kelompok tani. Lahan demplot tomat seluas 1,2 hektar, sementara padi lebih dari 1 hektar.

Sekretaris DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Farid Agus Prianto, menegaskan dukungan perusahaan berupa pestisida dan bibit unggul sangat membantu petani.

“Kerja sama ini penting. Petani mendapat bibit unggul dan pestisida yang bisa meningkatkan hasil panen. Kita ingin petani merasakan langsung manfaatnya,” kata Farid.

Ia menambahkan demplot menjadi sarana pembelajaran bagi petani. Menurutnya, hasil dari lahan percontohan bisa menjadi acuan untuk memperluas penerapan teknologi pertanian di wilayah lain.

“Demplot ini bukan hanya uji coba, tetapi juga contoh nyata. Petani bisa melihat hasilnya, lalu menerapkan di lahan masing-masing,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti kelompok tani dari Pesisir Tengah. Mereka juga berbagi pengalaman mengenai teknik budidaya, penggunaan pestisida, serta pemilihan bibit unggul.

Farid menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar petani tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memahami cara mengelola lahan secara efektif.

Kolaborasi antara organisasi tani dan perusahaan pupuk diharapkan memperkuat ketahanan pangan daerah. Demplot tomat dan padi menjadi langkah awal untuk mengoptimalkan potensi pertanian Kalimantan Tengah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.[]

Presiden Prabowo Minta Harga Pangan Stabil Jelang Ramadan

0
Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto

TANIMERDEKA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto agar jajaran pemerintah memastikan harga dan ketersediaan pangan pokok strategis menjelang Ramadan. Fokus pengendalian dilakukan seminggu sebelum bulan puasa.

Teddy menegaskan perhatian pemerintah juga diberikan kepada daerah terdampak bencana.

“Bapak Presiden tidak ragu-ragu untuk memberikan semua yang diperlukan ke warga sesegera mungkin. Saat ini, sudah satu minggu menjelang bulan Ramadan dan Bapak Presiden ingin memastikan harga-harga, ketersediaan bahan pokok, bahan pangan, bahan-bahan yang dibutuhkan, khususnya di daerah yang terdampak bencana, itu (harus) benar-benar ada dan benar-benar terjangkau,” kata Teddy dalam konferensi pers Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, pada Selasa 11 Februari 2026.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan stok pangan pokok nasional masih aman.

“Stok (cadangan beras pemerintah) banyak. Sekarang stoknya 3,4 juta ton hari ini. Kemungkinan akhir bulan (bisa) 3,8 juta ton. Bulan Maret bahkan bisa 4 juta ton. (Bantuan pangan) kita percepat. SK-nya (penugasan) sudah,” ungkap Amran di Istana Negara.

Data Bapanas per 11 Februari 2026 mencatat stok beras Bulog mencapai 3,41 juta ton. Realisasi serapan produksi dalam negeri oleh Bulog sudah 240,4 ribu ton setara beras, melonjak lebih dari 500 persen dibanding minggu pertama Februari 2025 yang hanya 38,7 ribu ton.

Amran menambahkan stok pangan pokok lain juga mencukupi hingga Idulfitri.

“Jadi stok pangan menghadapi Ramadan, semua stok kita dua bulan ke depan, surplus. Lebih dari cukup. (Bahkan) ada bahan pokok kita itu yang swasembada dan ekspor. Semua cukup mulai dari minyak goreng, beras, bawang merah, dan seterusnya. Kemudian yang impor juga cukup. Jadi 12 bahan pokok lebih dari cukup sampai Idulfitri,” beber Amran.

Proyeksi Neraca Pangan Nasional Februari 2026 menunjukkan surplus beras hingga 14,83 juta ton di akhir Maret. Jagung diperkirakan surplus 4,99 juta ton, kedelai 295,1 ribu ton, bawang merah 60,1 ribu ton, cabai besar 73,38 ribu ton, cabai rawit 152,7 ribu ton, daging sapi/kerbau 176,78 ribu ton, daging ayam 586,2 ribu ton, telur ayam ras 267,25 ribu ton, gula konsumsi 768,77 ribu ton, dan minyak goreng 3,56 juta ton.

Amran mencontohkan bawang merah yang sudah swasembada. “Aman bawang merah. Bawang merah kan kita swasembada. Bahkan kita ekspor. Kalau tidak salah, tahun 2025 ekspor kurang lebih seribu ton. Jadi bawang merah kita sudah swasembada,” katanya.

Sepanjang 2025, ekspor bawang merah mencapai 1.560 ton. Produksi nasional 1,43 juta ton, sementara kebutuhan konsumsi 1,23 juta ton.

Untuk menjaga stabilitas harga, Amran menekankan kepatuhan terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET), Harga Pembelian Pemerintah (HPP), dan Harga Acuan Penjualan (HAP).

“Ini persoalan rantai pasoknya. Kita benahi. Jadi ada HET, ada HPP, ada HAP. HET-nya kita tekankan, khususnya yang strategis, misalnya beras. Yang paling strategis beras kan, (lalu) minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur. Ini yang kita harus jaga betul,” ucap Amran.

Pemerintah juga menyiapkan intervensi melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Gerakan Pangan Murah (GPM), Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP), serta bantuan beras dan minyak goreng untuk lebih dari 33 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).[]

Kelompok Tani Binaan Tani Merdeka Pesisir Barat Lakukan Ubinan Padi

0

TANIMEREKA – Kelompok tani binaan DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pesisir Barat melakukan ubinan padi. Kegiatan ini bertujuan mengetahui produktivitas tanaman sekaligus mendorong peningkatan hasil panen petani di wilayah tersebut.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pesisir Barat, Darwin, hadir bersama jajaran koordinator kecamatan Pesisir Tengah. Perwakilan Dinas Pertanian, koordinator penyuluh, serta penyuluh pertanian lapangan turut mendampingi kegiatan di lahan sawah milik petani.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Pesisir Barat, Ervina Yolanda, juga mengikuti proses pengukuran hasil panen. Kehadiran BPS diperlukan untuk memastikan data produksi yang diperoleh sesuai metode penghitungan statistik pertanian.

Darwin menilai ubinan padi menjadi langkah penting dalam membaca kondisi produksi di tingkat petani. Data tersebut dibutuhkan sebagai dasar perencanaan pendampingan dan penguatan budidaya.

“Kegiatan ubinan padi ini untuk meningkatkan hasil panen padi milik petani,” ujar Darwin.

Ia menambahkan pendampingan lapangan harus dilakukan secara berkelanjutan. Peran penyuluh, pemerintah daerah, dan organisasi petani dinilai saling melengkapi dalam menjaga stabilitas produksi pangan.

Sementara itu Ervina Yolanda menjelaskan proses ubinan dilakukan dengan metode pengukuran standar. Hasil penghitungan akan menjadi bagian dari data resmi produksi padi daerah.

“Kami memastikan penghitungan dilakukan sesuai metode statistik agar data produksi padi di Pesisir Barat akurat dan dapat menjadi dasar perencanaan sektor pertanian,” kata Ervina Yolanda.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang koordinasi antara petani, pemerintah, dan lembaga statistik. Hasil ubinan diharapkan memberi gambaran kondisi panen musim berjalan serta kebutuhan dukungan teknis pada musim tanam berikutnya.

DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pesisir Barat menyatakan kegiatan serupa akan terus dilakukan di wilayah lain. Langkah ini ditujukan untuk menjaga produktivitas lahan sawah dan memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.[]

DPD Tani Merdeka Lampung Barat Konsolidasi Korcam Way Tenong

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Lampung Barat menggelar konsolidasi koordinator kecamatan (korcam) Way Tenong. Kegiatan ini guna penguatan organisasi di tingkat kecamatan sekaligus penyelarasan arah gerakan pertanian di daerah.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Lampung Barat, Haris Arifin Lubis, memimpin langsung kegiatan tersebut. Konsolidasi diikuti pengurus dan anggota dari wilayah Way Tenong.

Pertemuan berlangsung dengan pembahasan program kerja, penguatan struktur, serta kesiapan menjalankan agenda organisasi di sektor pertanian.

Kegiatan ini guna memperkuat kebersamaan anggota agar bergerak dalam satu komando. Fokus utama diarahkan pada dukungan terhadap program swasembada pangan berkelanjutan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Kegiatan ini dalam rangka mensolidkan anggota agar satu komando, satu hati dan satu pergerakan dalam mensukseskan Program Bapak Presiden Prabowo Subianto yakni Swasembada Pangan yang berkelanjutan,” ujar Haris Arifin Lubis.

Ia menegaskan Tani Merdeka Indonesia berkomitmen menghadirkan kerja nyata bagi petani. Peran Tani Merdeka Indonesia diarahkan sebagai wadah penyalur aspirasi sekaligus pengawal kebijakan pertanian di daerah.

“DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Lampung Barat berkomitmen dengan kerja nyata untuk menjadi wadah aspirasi dalam memperjuangkan kesejahteraan petani, kedaulatan pangan, dan mengawal kebijakan pertanian,” katanya.

Menurut dia, pelaksanaan program pemerintah di bidang pertanian membutuhkan keterlibatan aktif organisasi. Dukungan diberikan melalui pendampingan petani serta penguatan akses terhadap bantuan sarana produksi.

“Menjalankan program Presiden Prabowo Subianto di daerah di bidang pertanian dan konsentrasi dalam mensejahterakan petani dengan banyaknya bantuan-bantuan di bidang pertanian mulai dari alsintan, bibit dan lain sebagainya,” ujarnya.

Konsolidasi ini juga menjadi ruang koordinasi antaranggota di tingkat kecamatan. Forum dimanfaatkan untuk menyerap persoalan yang dihadapi petani, termasuk kebutuhan sarana produksi dan keberlanjutan usaha tani. Hasil pembahasan akan menjadi dasar langkah organisasi pada periode kerja berikutnya.

Haris mengatakan kegiatan serupa akan dilakukan di wilayah lain. Langkah tersebut diharapkan memperkuat peran organisasi dalam mendampingi petani serta menjaga keberlanjutan produksi pangan di daerah.[]

Wakil Bupati Manggarai Barat Dilantik Jadi Ketua DPD Tani Merdeka, Ini Pesan Don Muzakir

0

TANIMERDEKA – Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, melantik jajaran pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia se-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Labuan Bajo, pada Selasa, 10 Februari 2026.

Don Muzakir mengatakan NTT sebagai provinsi kedua yang merampungkan pelantikan kepengurusan daerah setelah Jawa Tengah.

Ia menekankan Tani Merdeka Indonesia harus menjadi motor penggerak kesejahteraan petani.

“Sinkronisasi petani, kelompok petani, organisasi tani, dan pemerintah sebagai pengambil kebijakan,” ujar Don.

Lebih lanjut Don Muzakir menambahkan Tani Merdeka Indonesia memiliki misi ganda, mendampingi petani sekaligus mengawal program pemerintah pusat.

“Target tahun ini, swasembada jagung dan gula. Jagung di NTT, dan hilirisasi gula di Jawa,” kata Don Muzakir.

Don Muzakir mengingatkan pengurus agar tidak terjebak pada kegiatan seremonial semata. Ia menegaskan organisasi ini harus bergerak nyata mendampingi petani di lapangan.

“Yang tidak bisa bergerak, maka akan kami bekukan,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa basis utama Tani Merdeka Indonesia harus berada di tingkat desa. Kehadiran pengurus di desa dinilai penting untuk memahami persoalan petani secara langsung.

“Basis kita bukan di Kabupaten dan Kota, tapi di desa. Jangan berharap kita tahu persoalan petani, kita mampu mendampingi petani, kita tau apa yang dibutuhkan petani, kalau kita tidak ada di desa,” ungkap Don.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam pengelolaan bantuan pemerintah. Setiap bentuk penyimpangan disebut akan berhadapan dengan proses hukum.

“Jangan mengambil sepersen pun bantuan pemerintah yang disalurkan melalui TMI. Anda akan berhadapan sendiri dengan pihak kepolisian,” pungkasnya.

Sementara itu Bupati Manggarai Barat, Editasius Endi, menyambut baik pelantikan tersebut dan menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk berkolaborasi.

“Kami siap untuk berkolaborasi. Hal itu sesuai aswacita kedua bapak Prabowo, ingin negara ini yaitu mewujudkan kemandirian bangsa melalui swasembada pangan,” kata Edi.

Ia menilai sektor pangan memiliki peran penting dalam mendukung pariwisata daerah. Ketersediaan bahan pangan lokal diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pasokan dari luar wilayah.

“Beras, buah, daging diimpor terus dari luar daerah. Hari ini harus jadi momentum, bahwa kita bisa menyiapkan itu semua,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, dilantik sebagai Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Manggarai Barat.

Ia menyatakan komitmen untuk menjalankan fungsi organisasi sebagai perpanjangan tangan pusat di daerah serta memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak.

“Kami siap menjalin komunikasi dengan pemangku kepentingan untuk mewujudkan cita-cita petani yang merdeka dan sejahtera,” kata Yulianus.[]

22 Pengurus DPD Tani Merdeka NTT Resmi Dilantik, Ebit: Semuan Petani Harus Mendapatkan Akses yang Sama

0

TANIMERDEKA – Pelantikan 22 pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia se-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) digelar di Labuan Bajo, pada Selasa, 10 Februari 2026. Pelantikan ini penanda penguatan gerakan Tani Merdeka Indonesia dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di wilayah tersebut.

Kehadiran kepengurusan di seluruh kabupaten dan kota di NTT diharapkan mempercepat kerja organisasi dalam menjawab persoalan petani. Struktur yang terbentuk dinilai penting untuk memperluas jangkauan program, memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, serta memastikan kebijakan pusat benar-benar dirasakan petani.

Koordinator Wilayah Tani Merdeka Indonesia Wilayah Timur, Wilfridus Yons Ebit, menegaskan kesejahteraan petani NTT harus menjadi prioritas utama.

“Petani NTT harus sejahtera. Kepengurusan yang sudah dilantik harus bekerja nyata, turun langsung ke desa, dan memastikan setiap persoalan petani mendapat solusi,” kata Pria yang akrab disapa Ebit.

Ebit yang juga Wakil Ketua Umum Bidang Politik Tani Merdeka Indonesia, menekankan kekuatan utama pertanian berada di pedesaan. Pendekatan organisasi tidak cukup melalui koordinasi administratif, tetapi harus disertai pendampingan langsung. Peran Tani Merdeka Indonesia diperlukan untuk menjembatani kebutuhan petani dengan program pemerintah, termasuk akses bantuan, sarana produksi, hingga penguatan kelembagaan tani.

Ia juga menyinggung arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pemerataan dukungan bagi petani di seluruh wilayah Indonesia.

“Presiden Prabowo Subianto menegaskan petani di semua wilayah harus mendapatkan akses bantuan yang sama. Petani harus sejahtera, dan itu menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mengawalnya,” kata Wilfridus.

Menurutnya, pemerataan akses menjadi kunci peningkatan produksi sekaligus penguatan ketahanan pangan nasional. NTT memiliki sumber daya lahan yang luas dan peluang pengembangan komoditas strategis. Potensi tersebut hanya dapat optimal jika diikuti pendampingan berkelanjutan, distribusi sarana produksi yang tepat, serta keterlibatan aktif pemerintah daerah dan organisasi masyarakat.

Pelantikan pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia se-NTT juga diharapkan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara pemerintah, legislatif, organisasi petani, dan masyarakat dinilai penting untuk mempercepat pembangunan pertanian berkelanjutan. Struktur kepengurusan yang tersebar di seluruh daerah menjadi ruang koordinasi untuk merumuskan solusi atas berbagai tantangan, mulai dari produktivitas lahan, ketersediaan pupuk, hingga pemasaran hasil panen.[]

22 Pengurus DPD Tani Merdeka Se-NTT Dilantik, Ini Pesan Don Muzakir

0
Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir
Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir

TANIMERDEKA – Sebanyak 22 pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia se-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi dilantik oleh Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, di Gedung Dajjal SMAK Loyola Labuan Bajo, pada Selasa, 10 Februari 2026.

Pelantikan ini bagian dari konsolidasi organisasi guna memperkuat struktur kepengurusan hingga tingkat desa.

Don Muzakir menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada para Ketua DPD kabupaten/kota. Ia menegaskan Tani Merdeka Indonesia harus hadir langsung di tengah petani, dampingi petani agar pertanian di NTT semakin maju.

“Mungkin ada kekurangan pemerintah yang terlalu jauh dan tidak terlihat, itu tugas kita Tani Merdeka. Makanya saya berharap kepada pengurus, bentuklah struktur sampai ke tingkat desa-desa,” tegas Don Muzakir.

Ia menekankan Tani Merdeka Indonesia harus memberi dampak nyata kepada petani di seluruh pelosok NTT.

“Kita ingin Tani Merdeka Indonesia ini menjadi organisasi yang fokus mengurus para petani yang hidup di desa-desa. Karena itu tanggung jawab kita. Sebagai pengurus, tanggung jawab kita berat,” ujarnya.

“Kita akan keliling seluruh Indonesia untuk melatih, melantik dan membina para petani agar ke depan swadaya pangan ini berjalan dengan maksimal. Organisasi ini dibentuk atas inisiasi Pak Prabowo untuk menaungi para petani, bukan hanya di Jakarta tetapi di seluruh pelosok Nusantara,” katanya.

Ia juga mengatakan potensi lahan pertanian di Nusa Tenggara Timur sangat luas, ini harus dimanfaatkan secara optimal. Pengembangan lahan tersebut, menurut dia, penting untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendorong kemandirian produksi pangan ke depan.

“Di NTT ini lahannya luas sekali, ini perlu dikembangkan bagi para petani, agar ketahanan pangan di NTT berjalan maksimal, itu target kita untuk menjalankan program untuk swadaya pangan ke depan,” lanjutnya.

Don Muzakir turut menyinggung persoalan distribusi pupuk yang masih dikeluhkan sebagian petani. Ia meminta petani tidak ragu melaporkan jika menemukan praktik penyimpangan dalam penyaluran pupuk di daerah.

“Begitu banyak masyarakat yang mengeluh akan pupuk, petani jangan takut untuk melaporkan jika ada supplier pupuk yang nakal di tiap wilayah, jangan segan-segan untuk melaporkan kepada dinas terkait, dan di situ peran kita sebagai Tani Merdeka Indonesia untuk mendorong dinas agar selalu merespon kegelisahan para petani di wilayah NTT,” tegasnya.

Masalah ketersediaan dan distribusi pupuk dinilai menjadi salah satu faktor penentu produktivitas pertanian. Perbaikan tata kelola penyaluran diharapkan dapat mendukung peningkatan hasil panen serta menjaga keberlanjutan produksi pangan di wilayah tersebut.

Sementara itu, Ketua Koordinator Wilayah Tani Merdeka Indonesia Wilayah Timur, Wilfridus Yons Ebit, menegaskan Tani Merdeka Indonesia ini terus memperluas gerakan hingga ke seluruh pelosok Nusa Tenggara Timur (NTT). Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan struktur organisasi di tingkat desa, pembentukan kepengurusan Desa Tani Merdeka Indonesia di berbagai wilayah.

Menurut Wilfridus, langkah ini penting dalam memastikan suara dan kebutuhan petani dapat terorganisasi dengan baik, sekaligus diperjuangkan secara nyata dalam kebijakan pembangunan pertanian nasional.

Ia menekankan bahwa keberadaan Tani Merdeka harus mampu memberi harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan petani, terutama di daerah-daerah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses modal, teknologi, dan pasar.

“Kami akan terus memperjuangkan aspirasi mereka, termasuk menyampaikan langsung berbagai keluhan petani kepada Presiden Prabowo dan Wakil Menteri Pertanian, agar kebijakan yang lahir benar-benar berpihak pada kesejahteraan petani di daerah,” ujar Pria yang akrab disapa Ebit yang juga Wakil Ketua Umum Bidang Politik Tani Merdeka Indonesia.

Ia menambahkan, penguatan organisasi di wilayah timur Indonesia diharapkan dapat mempercepat hadirnya program-program strategis pemerintah di sektor pertanian, sehingga petani tidak hanya mampu meningkatkan produksi, tetapi juga memperoleh nilai ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan.

Adapun nama-nama Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia yang dilantik adalah sebagai berikut:

  1. Kota Kupang – Gustaf Rudolof Bonat
  2. Kabupaten Kupang – Yusuf Bernadus Tanu
  3. Kabupaten Timor Tengah Selatan – Havel Apeles Hotty
  4. Kabupaten Timor Tengah Utara – Abrao Da Costa
  5. Kabupaten Belu – Joac Fransisco, S.P.M.M
  6. Kabupaten Malaka – Vinsensius Apaula Kehi Lau, A.Md
  7. Kabupaten Sabu Raijua – Bernabas Dara
  8. Kabupaten Rote Ndao – Firlot Pellokila
  9. Kabupaten Alor – Yoas Frans Jetivani
  10. Kabupaten Lembata – David Blaisius H. Gole
  11. Kabupaten Flores Timur – Maximus Aloisius B. Kean
  12. Kabupaten Sikka – Yakobus Tuda Yanto Sedo
  13. Kabupaten Ende – Yosefat Yosef Lima, S.H
  14. Kabupaten Ngada – Rudolf Aqroz Wogo, S.Pi
  15. Kabupaten Nagekeo – Kristianus Pantaleon Jogo, S.S., M.Hum
  16. Kabupaten Manggarai – Adrianus Sahadun, S.E.
  17. Kabupaten Manggarai Timur – Bertolomeus Danang, S.E.
  18. Kabupaten Manggarai Barat – dr. Yulianus Weng, M.Kes
  19. Kabupaten Sumba Timur – Delis Hambawali, A.Ma
  20. Kabupaten Sumba Tengah – Umbu Sunga Padjukang
  21. Kabupaten Sumba Barat – Yonathan Bero Agu Ate, S.Sos., M.Si
  22. Kabupaten Sumba Barat Daya – Kristina Bili

Don Muzakir Lantik 22 Pengurus DPD Tani Merdeka Se-NTT

0

TANIMERDEKA – Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir melantik pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia se-Provinsi Nusa Tenggara Timur di Aula Arnoldus Jansen, Labuan Bajo, Selasa, 10 Februari 2026. Pelantikan dilaksanakan serentak 22 kabupaten dan kota di seluruh wilayah NTT.

Acara tersebut dihadiri jajaran DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi NTT, sejumlah bupati dan wakil bupati, kepala dinas, anggota DPRD, serta pengurus Partai Gerindra.

Don Muzakir menekankan peran Tani Merdeka Indonesia sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam memastikan program kesejahteraan petani berjalan di daerah. Ia meminta seluruh pengurus aktif mengawal pelaksanaan program hingga tingkat desa.

“Tani Merdeka harus menjadi mata dan telinga Presiden Prabowo demi kesejahteraan petani,” ujar Don Muzakir.

Ia mengingatkan bahwa basis utama pertanian berada di pedesaan. Karena itu, pengurus diminta turun langsung ke lapangan untuk mendampingi petani dan membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi.

“Petani basisnya di desa, maka dampingi petani dan bantu menyelesaikan persoalan petani. Program Presiden harus sampai ke tingkat desa,” katanya.

Menurut Don Muzakir, kolaborasi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat dalam kepengurusan DPD menjadi kekuatan penting. Komposisi pengurus yang melibatkan unsur wakil bupati, anggota DPRD, hingga kelompok tani dinilai dapat mempercepat terwujudnya swasembada pangan, khususnya komoditas jagung di NTT.

Ia juga menegaskan komitmen organisasi dalam melakukan evaluasi terhadap kinerja pengurus. Penilaian dilakukan tanpa melihat jabatan publik yang disandang.

“Mohon maaf biar pengurusnya wakil bupati, DPRD, jika tidak aktif maka akan dievaluasi. Kita akan cek, biar program tepat sasaran,” pungkasnya.[]

Pengurus DPD Tani Merdeka Empat Lawang Resmi Dilantik

0

TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Empat Lawang resmi dilantik pada Minggu 8 Februari 2026. Sebanyak 50 pengurus dikukuhkan oleh Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Sumatera Selatan, Ahmad Pernandes.

Prosesi pelantikan ditandai dengan penyerahan bendera organisasi dari Ahmad Pernandes kepada Ketua DPD Tani Merdeka Kabupaten Empat Lawang, Zulpan.

Ahmad menjelaskan pembentukan DPD merupakan bagian dari implementasi program nasional ketahanan pangan.

“Tugas utama kita adalah mendukung ketahanan pangan melalui hilirisasi tiga komoditas unggulan di antaranya kopi, kakao, dan kelapa. Itu yang paling kita prioritaskan saat ini,” kata Ahmad.

Sementara itu Ketua DPD Tani Merdeka Kabupaten Empat Lawang, Zulpan, menegaskan pihaknya telah memetakan potensi daerah.

“Potensi Kabupaten Empat Lawang sangat strategis, kaya, dan melimpah. Kami yakin DPD Tani Merdeka dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk mengembangkan sektor pangan secara optimal,” tegas Zulpan.

Pelantikan ini dihadiri perwakilan Polres Empat Lawang, Dinas Koperasi, kelompok tani, organisasi kepemudaan, serta sejumlah pemangku kepentingan.

DPD Tani Merdeka Indonesia Empat Lawang diharapkan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, sekaligus menjadi wadah aspirasi petani.[]