TANIMERDEKA – Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mengapresiasi kekompakan pengurus DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Barat dalam mengawal kebijakan Presiden Prabowo Subianto, terutama di sektor pertanian dan ekonomi kerakyatan.
Hal tersebut disampaikan Don Muzakir saat bersilaturahmi dengan jajaran pengurus DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Barat di kantor DPW setempat, pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Daud Jordan Dewan Pembina DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Barat yang juga Anggota DPD RI dan sejumlah ketua dan pengurus DPD dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Don Muzakir mengatakan, kekompakan organisasi perlu diikuti dengan kerja nyata untuk memperjuangkan kepentingan petani. Menurut dia, Tani Merdeka Indonesia harus hadir di tengah masyarakat dan membantu menyampaikan aspirasi petani kepada pihak terkait.
“Saya mengapresiasi pengurus DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Barat yang terus menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan. Organisasi ini harus bergerak bersama, tidak hanya membangun struktur, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi petani,” kata Don Muzakir.
Dia menegaskan, Tani Merdeka Indonesia memiliki tanggung jawab untuk ikut mengawal program pemerintah yang berkaitan dengan kesejahteraan petani, ketahanan pangan, dan ekonomi kerakyatan. Pengurus juga perlu memahami persoalan di lapangan, seperti kebutuhan sarana produksi, akses pasar, dan peningkatan hasil pertanian.
“Program pemerintah di sektor pertanian harus kita kawal bersama. Kami ingin petani tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut merasakan manfaat dari kebijakan yang dijalankan. Karena itu, pengurus Tani Merdeka harus dekat dengan petani dan memahami kebutuhan mereka,” ujarnya.
Don Muzakir meminta pengurus di Kalimantan Barat memperkuat koordinasi hingga tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa. Langkah ini diperlukan agar persoalan petani dapat teridentifikasi dan disampaikan kepada pihak yang berwenang.
“Yang paling penting adalah bagaimana organisasi ini bisa dirasakan manfaatnya oleh petani. Kita harus bekerja, membangun komunikasi, dan mencari solusi atas persoalan yang mereka hadapi,” kata Don Muzakir.
Sementara itu, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, M. Saupi, mengatakan pihaknya akan memperkuat konsolidasi dan meningkatkan koordinasi dengan seluruh DPD. Upaya tersebut dilakukan agar program organisasi lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan petani di daerah.
“Pertemuan ini menjadi momentum bagi kami untuk memperkuat kebersamaan dan menyatukan langkah. Kami akan terus membangun koordinasi dengan pengurus DPD agar Tani Merdeka Indonesia semakin dekat dengan petani dan mampu memperjuangkan aspirasi mereka,” ujar Saupi.
Saupi mengatakan, Kalimantan Barat memiliki potensi pertanian yang perlu dikembangkan. Namun, upaya tersebut juga membutuhkan perhatian terhadap peningkatan kapasitas petani, ketersediaan sarana produksi, dan pemasaran hasil panen.
Dia berharap Tani Merdeka Indonesia dapat menjadi wadah bagi petani untuk menyampaikan aspirasi dan membangun kerja sama dengan berbagai pihak guna mendukung pengembangan pertanian di Kalimantan Barat.[]
