17 Korcam Tani Merdeka Indonesia Bireun di Bireuen, Ini Pesan Bupati

TANIMERDEKA – Sebanyak 17 Koordinator Kecamatan (Korcam) Tani Merdeka Indonesia di Kabupaten Bireuen resmi dilantik oleh Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Aceh, Cut Muhamad, di Aula Hotel Bireuen Jaya, Kamis (24/9/2026). Setiap kecamatan diwakili tiga pengurus.

Pelantikan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional 2026. Bupati Bireuen Ir H Mukhlis ST yang juga menjabat Ketua Penasihat DPD Tani Merdeka Indonesia Bireuen menyerahkan Surat Keputusan (SK) dan bendera pataka kepada perwakilan Korcam.

Sejumlah pejabat dan unsur terkait hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka antara lain unsur Forkopimda, Tenaga Ahli Menteri Bidang Teknologi, Inovasi Pengairan dan Irigasi Ir Hendri Sosiawan CESA, serta Kepala Pusat Peralatan dan Modernisasi Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Dr drh Agus Susianto MSi.

Para penyuluh pertanian serta pengurus Tani Merdeka Indonesia tingkat Bireuen dan Aceh juga menghadiri pelantikan tersebut.

Rangkaian kegiatan turut diisi penyerahan bantuan kepada sejumlah kelompok tani di Bireuen.

Bantuan diserahkan kepada Kelompok Tani Makmur Jaya, Gampong Blang Dalam, Kecamatan Makmur, yang diketuai Rusdi.

Bantuan berikutnya diberikan kepada Kelompok Tani Tgk Kayee Lhon, Gampong Cot Saleut, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, yang diketuai Ibrahim A Rahman.

Kelompok Tani Udep Beusare, Gampong Bate Raya, Kecamatan Juli, yang diketuai Usman, juga menerima bantuan.

Kelompok Tani Pulo Pisang, Gampong Cot Batee, Kecamatan Kuala, yang diketuai M Nur, turut menerima bantuan.

Bantuan juga diserahkan kepada Kelompok Tani Rindang, Gampong Cot Tunong, Kecamatan Gandapura.

Bupati Bireuen Ir H Mukhlis ST dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus Korcam Tani Merdeka Indonesia yang baru dilantik. Ia mengatakan sektor pertanian menjadi salah satu penopang utama perekonomian Bireuen.

“Kesejahteraan masyarakat kita sangat bergantung pada produktivitas dan hasil kerja para petani. Oleh karena itu, kehadiran Tani Merdeka Indonesia di tingkat kecamatan memiliki peran yang sangat strategis. Saya berharap pengurus Korcam yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” pesannya.

Mukhlis juga meminta pengurus Korcam menjadi penghubung antara petani, pengurus Tani Merdeka Indonesia di tingkat daerah, dan pemerintah.

Ia menilai pengurus di tingkat kecamatan memiliki posisi penting karena berhadapan langsung dengan persoalan yang dialami petani.

“Dampingi petani kita agar mampu menghadapi tantangan pertanian modern, mulai dari ketersediaan sarana produksi hingga pemasaran hasil panen. Pemkab Bireuen siap bersinergi dan mendukung langkah nyata Tani Merdeka Indonesia demi mewujudkan ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan para petani di wilayah Bireuen,” pungkasnya.

Mukhlis mengatakan komunikasi antara petani dan pemerintah perlu berjalan dua arah. Persoalan seperti kebutuhan sarana produksi, pendampingan, hingga pemasaran hasil panen perlu disampaikan melalui jalur yang jelas.

Sementara itu Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh, Cut Muhammad, juga meminta pengurus Korcam segera bekerja setelah pelantikan.

Ia berharap pengurus di setiap kecamatan ikut mengawal program pemerintah yang berkaitan dengan pertanian dan pangan.

“Saya mengimbau para penyuluh dan Tani Merdeka agar dapat bersinergi demi meningkatkan produktivitas pangan di Bireuen sebagai salah satu lumbung pangan Aceh,” ujarnya.

Menurut Cut Muhammad, kerja sama antara pengurus Tani Merdeka dan penyuluh pertanian diperlukan agar program di tingkat kecamatan dapat berjalan lebih terarah.

Pelantikan 17 Korcam tersebut memperluas struktur Tani Merdeka Indonesia hingga tingkat kecamatan di Bireuen. Para pengurus yang baru dilantik selanjutnya akan menjalankan tugas organisasi sekaligus menjadi penghubung dengan kelompok tani dan pemangku kepentingan di wilayah masing-masing.[]

Berita Terkait

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini