TANIMERDEKA – DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, membagikan masker gratis kepada masyarakat di tengah kondisi kemarau dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pembagian masker dilakukan kepada warga yang beraktivitas di jalan. Pengendara sepeda motor dan pengguna jalan lainnya menjadi sasaran kegiatan tersebut.
Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Ketapang Damianus Yordan bersama pengurus turun langsung membagikan masker. Mereka mendatangi pengguna jalan dan memberikan masker secara langsung.
Damianus mengatakan pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Kondisi kemarau dapat membuat kualitas udara menurun, terutama saat terjadi kebakaran hutan dan lahan.
“Kami ingin membantu masyarakat menjaga kesehatan di tengah kondisi kemarau dan ancaman karhutla. Masker ini memang sederhana, tetapi setidaknya bisa membantu warga saat beraktivitas di luar rumah,” kata Damianus.
Menurut Damianus, masyarakat perlu lebih waspada ketika kondisi udara mulai terganggu akibat asap. Pengendara sepeda motor menjadi salah satu kelompok yang cukup sering terpapar udara luar karena harus beraktivitas di jalan.

Dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Pencegahan, menurut dia, lebih penting karena kebakaran hutan dan lahan dapat berdampak luas terhadap masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat sama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena api bisa cepat menyebar ketika kondisi kering,” ujarnya.
Pembagian masker tersebut juga menjadi bentuk kehadiran Tani Merdeka Indonesia di tengah masyarakat. Organisasi tersebut tidak hanya menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan petani, tetapi juga ikut merespons persoalan yang dihadapi warga di daerah.
Damianus mengatakan pihaknya akan terus mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan dan lingkungan selama musim kemarau.
“Kami berharap masyarakat tetap sehat dan kondisi di Ketapang tetap aman. Kalau ada tanda-tanda kebakaran, segera laporkan agar bisa ditangani sebelum meluas,” katanya.[]
