TANIMERDEKA – Perusahaan teknologi finansial MEKAR mulai memperluas keterlibatan bisnisnya ke sektor pertanian. Perusahaan tersebut mendukung pengembangan lahan jagung di Sumatera Barat.
Dukungan dilakukan melalui inisiatif Paten Mekar Tani. Program ini ikut terlibat dalam penanaman jagung serentak kuartal I-2026 di Kabupaten Padang Pariaman.
Kegiatan penanaman berlangsung di Posko Farm Panen Mekar Tani, Tapakis, Kecamatan Ulakan Tapakis, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program Penanaman Jagung Serentak yang diinisiasi Mabes Polri. Program tersebut dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.
Chief Executive Officer MEKAR, Pandu Aditya Kristy, mengatakan keterlibatan perusahaan menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian. Langkah tersebut juga diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
“Ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi penting bagi kekuatan dan kemandirian sebuah bangsa,” ujar Pandu dalam siaran pers.
Ia menjelaskan, lahan yang digunakan untuk penanaman jagung sebelumnya merupakan lahan tidur yang tidak produktif selama lebih dari tiga dekade. Kondisi lahan sempat dipenuhi semak belukar dan tidak dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian.
Pengolahan kembali lahan dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Kawasan tersebut kini mulai dikembangkan menjadi area pertanian jagung. Pengembangan ini diharapkan mampu menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat setempat.
Menurut Pandu, pengembangan sektor pertanian tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi pangan. Dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar juga perlu diperhatikan.
MEKAR selama ini dikenal sebagai platform pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Perusahaan tersebut banyak menyalurkan pembiayaan bagi usaha yang dijalankan perempuan. Perusahaan kini mulai memperluas jangkauan ekosistem bisnisnya ke sektor riil, termasuk pertanian.
Program Paten Mekar Tani dikembangkan untuk mengoptimalkan potensi sektor pertanian. Program ini juga diarahkan untuk mendorong aktivitas ekonomi di daerah.
Pengembangan lahan jagung di Padang Pariaman dinilai berpotensi membuka lapangan kerja. Kegiatan pertanian di kawasan tersebut diperkirakan dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.
Inisiatif ini juga terhubung dengan pengembangan MEKAR Ecosystem. Jaringan ini menghubungkan berbagai pelaku usaha untuk saling mendukung dalam memperkuat aktivitas ekonomi sektor riil, termasuk agrikultur.
“Ke depan, yang ingin kami dorong bukan hanya peningkatan produksi pertanian, tetapi juga pembangunan ekosistem ekonomi berkelanjutan,” kata Pandu.
Program penanaman jagung tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah. Hadir dalam kegiatan ini antara lain perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan para petani setempat.
Pengembangan lahan pertanian yang sebelumnya tidak produktif tersebut diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi lokal. Upaya ini juga diharapkan memperkuat pasokan pangan di daerah.[]
