Tingkatkan Produksi, Pemkab Buleleng Dorong Transformasi Pertanian

TANIMERDEKA – Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mendorong transformasi sektor pertanian. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan produksi, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Upaya tersebut dijalankan melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan produksi dan produktivitas sejumlah komoditas unggulan dalam lima tahun ke depan.

Sekretaris Distankan Buleleng Ni Luh Prima Diantari Wati mengatakan, sektor pertanian di wilayah tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan. Masalah yang muncul antara lain degradasi lahan, rendahnya produktivitas, serta daya saing produk pertanian yang masih terbatas.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah melakukan berbagai langkah pembenahan. Pendataan potensi lahan menjadi salah satu prioritas dalam penyusunan kebijakan pembangunan pertanian.

Wilayah Buleleng memiliki potensi lahan yang cukup luas. Lahan tersebut mencakup sawah, tegalan atau abian, serta kawasan pesisir dengan garis pantai yang panjang.

Potensi tersebut dinilai dapat menjadi modal untuk mengembangkan sektor pertanian dan perikanan secara bersamaan. Pemerintah daerah juga mendorong perluasan luas tambah tanam untuk komoditas pangan utama.

Prima Diantari menjelaskan kebijakan pembangunan pertanian di daerah juga dipengaruhi perubahan regulasi di tingkat nasional. Beberapa kebijakan pemerintah pusat berdampak pada sistem pengelolaan sektor pertanian di daerah.

Transformasi kelembagaan tersebut antara lain pengalihan penyuluh pertanian ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025.

Pengelolaan sumber daya air dan sistem irigasi juga dialihkan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025. Kebijakan lain terkait penataan pupuk bersubsidi diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025.

“Saat ini, pupuk bersubsidi difokuskan pada sembilan komoditas strategis penyumbang inflasi seperti padi, jagung, kedelai, ubi kayu, cabai, bawang merah, bawang putih, kopi, dan kakao. Meski demikian, sinergi antar instansi terus diperkuat agar target produksi tetap tercapai,” ujar Prima Diantari saat memimpin Forum Perangkat Daerah di kantor Distankan Buleleng.

Pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah program bantuan untuk mendukung kegiatan pertanian dan perikanan pada 2026. Program tersebut mencakup bantuan sarana produksi, edukasi pangan, serta dukungan untuk kelompok usaha masyarakat.

Distankan Buleleng merencanakan pemberian 20 paket bantuan untuk 18 desa. Bantuan tersebut meliputi bibit tanaman pangan serta dukungan program sekolah sehat di 10 sekolah dasar yang berada di lokasi dengan kasus stunting.

Program lain berupa edukasi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) juga akan diberikan kepada kader Posyandu di sembilan kecamatan. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pola konsumsi pangan yang sehat.

Dukungan juga diberikan kepada sektor perikanan. Bantuan yang disiapkan antara lain mesin tempel, genset, dan mesin jukung bagi nelayan.

Kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan juga akan mendapatkan dukungan. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk perikanan di tingkat masyarakat.

Distankan Buleleng juga membuka kesempatan bagi desa yang belum melengkapi dokumen administrasi program. Pemerintah daerah masih memberikan ruang perbaikan proposal untuk perencanaan kegiatan pada 2027.

Rencana kerja pada tahun tersebut tetap mencakup 13 program utama. Program tersebut akan dijalankan melalui 23 kegiatan dan 53 subkegiatan yang berkaitan dengan pengembangan sektor pertanian dan perikanan.

“Dengan integrasi kelembagaan, penguatan data, dan sinergi lintas sektor, Buleleng optimistis mampu meningkatkan produksi, memperkuat ketahanan pangan, dan menyejahterakan petani serta nelayan,” tutupnya.[]

Berita Terkait

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini