Sekolah Tani di Sumatera Barat Latih Petani Membasmi Hama

TANIMERDEKA – DPW Tani Merdeka Indonesia Sumatera Barat menginisiasi sekolah tani untuk melatih kelompok tani memahami cara penanganan hama. Program ini diikuti kelompok tani binaan Tani Merdeka Indonesia Sumatera Barat dengan dukungan sejumlah universitas di daerah tersebut.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Sumatera Barat, Dian Anggraini, menegaskan pentingnya pengetahuan praktis bagi petani, mereka harus mendapatkan edukasi yang baik agar produksi petani bisa lebih meningkat.

“Petani sangat butuh pengetahuan terkait membasmi hama dan pertanian agar produksi petani semakin meningkat,” ujar Dian, pada Kamis, 28 Januari 2026.

Ia menambahkan sekolah tani menjadi wadah pembelajaran langsung bagi petani.

“Kami ingin petani tidak hanya mengandalkan pengalaman, tetapi juga memahami ilmu yang bisa diterapkan di lapangan,” kata Dian.

Sekolah tani ini menghadirkan dosen dan praktisi pertanian dari universitas di Sumatera Barat. Materi yang diberikan mencakup teknik pengendalian hama terpadu, pemanfaatan pestisida nabati, serta strategi menjaga kesuburan tanah.

Peserta sekolah tani sebagian besar berasal dari kelompok tani produksi padi dan jagung. Mereka mengikuti sesi praktik lapangan untuk mengenali jenis hama dan cara penanganannya.

Dian menekankan sekolah tani harus berkelanjutan. “Petani tidak boleh berhenti belajar. Tantangan pertanian semakin kompleks, dari hama sampai iklim. Maka sekolah tani ini harus terus berjalan,” ujarnya.

Program ini diharapkan memperkuat kapasitas petani Sumatera Barat menghadapi ancaman gagal panen akibat serangan hama. Pendekatan kolaboratif antara organisasi tani dan perguruan tinggi dinilai mampu menjembatani kebutuhan lapangan dengan ilmu pengetahuan.[]

Berita Terkait

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini