TANIMERDEKA – Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya sekaligus pengumuman swasembada pangan di Cilebar, Karawang, Jawa Barat, pada Rabu, 7 Januari 2026. Acara ini menjadi momentum penting bagi pemerintah dalam menegaskan capaian kemandirian pangan nasional.
Presiden Prabowo tiba di lokasi menggunakan helikopter pukul 11.13 WIB. Ia sempat meninjau stan pangan yang didirikan warga. Sejumlah produk beras dan benih padi dipamerkan.
Presiden Prabowo kemudian melihat spanduk paparan anggaran pangan pemerintah. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tampak menjelaskan poin-poin yang tertulis dalam spanduk tersebut.
Setelah itu, Presiden Prabowo berjalan menuju hamparan sawah di dekat lokasi acara. Padi menguning siap dipanen terbentang luas. Di sekitar sawah terlihat beberapa drone pertanian yang digunakan untuk mendukung proses produksi.
Sejumlah pejabat hadir mendampingi Presiden. Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Seskab Teddy Indra Wijaya, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Desa PDT Yandri Susanto, Menteri ATR BPN Nusron Wahid, Mendagri Tito Karnavian, serta Wamentan Sudaryono.
Wakil Panglima Jenderal Tandyo Budi, Kapolri Jenderal Listyo Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto, dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga hadir.
Panen raya di Karawang menjadi simbol keberhasilan program swasembada pangan. Karawang selama ini dikenal sebagai lumbung padi nasional. Kehadiran Presiden di sawah memberi pesan bahwa capaian swasembada tidak hanya angka, tetapi nyata di lapangan.
Drone pertanian yang digunakan di lokasi acara menunjukkan arah baru modernisasi pertanian. Teknologi ini diharapkan mempercepat proses tanam dan panen, sekaligus menekan biaya produksi.[]
