TANIMERDEKA – Panen raya ikan laut berlangsung pada Selasa, 3 Februari 2026, di Distrik Napan, Kampung Wenami, Papua Tengah. Ini penanda keberhasilan nelayan dalam mengelola potensi laut secara berkelanjutan.
Ruben Magai dari Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Provinsi Papua Tengah hadir menyaksikan langsung kegiatan tersebut. Sejumlah pengurus DPW dan DPD Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah turut mendampingi.
Pengurus Tani Merdeka Indonesia mendukung upaya pemberdayaan nelayan serta penguatan sektor perikanan pesisir.
Panen raya kerja keras nelayan Kampung Wenami yang menjaga produktivitas hasil tangkapan. Ketua kelompok nelayan setempat, Abraham Wattemai, memimpin langsung proses panen bersama anggota kelompok.
Kegiatan ini juga berkaitan dengan penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal. Hasil tangkapan laut menjadi sumber pemenuhan gizi masyarakat sekaligus penopang ekonomi keluarga nelayan.
Sejumlah nelayan menyebutkan hasil panen kali ini meningkat dibanding periode sebelumnya. Peningkatan terlihat dari jumlah tangkapan maupun kualitas ikan yang diperoleh.
Panen raya dimanfaatkan untuk pertemuan antara nelayan, pengurus Tani Merdeka Indonesia, dan tokoh masyarakat. Pertemuan tersebut membuka diskusi mengenai pengembangan usaha perikanan serta kebutuhan sarana pendukung di wilayah pesisir.
Ruben Magai mengapresiasi semangat nelayan dalam mengelola sumber daya laut secara mandiri. Ia menilai sektor perikanan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir apabila dikelola secara terarah dan berkelanjutan.
Sementara itu Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Papua Tengah, Aser Yogi, menegaskan komitmen pendampingan kepada nelayan. Ia mengatakan kolaborasi antara organisasi masyarakat, nelayan, dan pemerintah menjadi kunci penguatan kemandirian ekonomi pesisir.
Potensi laut Distrik Napan dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi. Pemanfaatan yang tepat diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
Masyarakat Kampung Wenami menyambut kegiatan panen raya dengan antusias. Hasil tangkapan yang meningkat memberi dampak langsung terhadap pendapatan keluarga nelayan.[]
