TANIMERDEKA – Pengurus DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah resmi dilantik oleh Sekjen DPN Tani Merdeka Indonesia, Nandang Sudrajat.
Pelantikan berlangsung di Hotel Luwansa, Palangka Raya, pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Nandang Sudrajat mengatakan, kehadiran Tani Merdeka Indonesia di Kalimantan Tengah diharapkan mampu mengimplementasikan program nasional yang telah disusun di tingkat pusat.
“Program-program tersebut telah melalui Kongres dan Rapat Pimpinan Nasional, sehingga dapat diterapkan di daerah dengan menyesuaikan kondisi masing-masing wilayah,” ujarnya.
Ia menekankan salah satu program prioritas nasional adalah swasembada pangan, termasuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini sejalan dengan harapan Presiden RI Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat serta kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Menurut Nandang, Kalimantan Tengah memiliki potensi pertanian besar yang perlu terus dikembangkan. Komoditas unggulan seperti semangka, perkebunan, dan padi dinilai memiliki prospek menjanjikan.
“Di Kalimantan Tengah juga ada hasil pertanian yang sudah bertahan lebih dari lima tahun, meskipun berada di lahan rawa. Hal ini tentu perlu didukung dengan pemilihan varietas yang tepat,” katanya.
Ia menegaskan kehadiran Tani Merdeka Indonesia di Kalteng diharapkan menjadi solusi atas persoalan dan keluhan petani di tingkat bawah.
“Keberadaan Tani Merdeka diharapkan mampu menjadi jembatan aspirasi petani, serta memperkuat sektor pertanian di daerah,” ucapnya.
Sementara itu Ketua DPW Tani Merdeka Kalimantan Tengah, Sumiasih, menyatakan siap memperjuangkan kepentingan petani melalui kolaborasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota.
“Kami bertekad memperjuangkan kesejahteraan petani. Program-program dari pusat akan kami manfaatkan untuk mendukung program pemerintah daerah sekaligus membantu program Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan,” katanya.
Sumiasih menambahkan potensi pertanian Kalimantan Tengah sangat luar biasa.
“Harapan kami, melalui Tani Merdeka, petani-petani di Kalimantan Tengah bisa merasakan langsung manfaat program-program Presiden RI,” ujarnya.
Ia berharap meski DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Tengah baru dikukuhkan pada 2026, hal itu tidak menjadi hambatan untuk memberikan dukungan nyata bagi petani. Fokus diarahkan pada kesejahteraan dan peningkatan produksi, khususnya hortikultura dan tanaman pangan padi.
Pelantikan turut dihadiri tamu undangan dari unsur pemerintah daerah, perwakilan TNI dan Polri, serta para ketua dan anggota Tani Merdeka kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.[]
