TANIMERDEKA – Sekretaris DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Riau, Nila D Pane, menilai penganugerahan Satya Lencana kepada Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, memiliki makna besar bagi petani di seluruh Indonesia.
Menurut pria yang akrab disapa Pane, penghargaan tersebut sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto tentang swasembada pangan, makan bergizi gratis, dan perlindungan lahan pertanian.
Pane mengatakan penghargaan negara kepada Don Muzakir bukan hanya simbol, melainkan pengakuan atas kerja nyata Tani Merdeka Indonesia dalam mendampingi petani di akar rumput.
“Satya Lencana yang diberikan kepada Ketua Umum Don Muzakir adalah bukti bahwa perjuangan petani mendapat perhatian serius. Program Presiden Prabowo tentang swasembada pangan, makan bergizi gratis, dan perlindungan lahan pertanian tidak bisa berjalan tanpa kekuatan petani. Tani Merdeka hadir sebagai mitra strategis pemerintah untuk memastikan kebijakan itu benar-benar sampai ke desa,” ujar Pane.
Lebih lanjut Pane mengatakan posisi Tani Merdeka Indonesia kini semakin penting dalam mengawal kebijakan pangan nasional. Organisasi ini tidak hanya menjadi wadah aspirasi, tetapi juga jembatan antara petani dan pemerintah.
“Tani Merdeka Indonesia selama ini menjadi penghubung. Kalau ada masalah pupuk, kalau ada masalah bibit, kalau harga gabah turun, maka organisasi ini bersuara, membela petani. Tani Merdeka sudah menjaga semangat petani agar swasembada pangan tetap terwujud,” katanya.
Pemerintah melalui Presiden Prabowo telah menegaskan komitmen untuk tidak melakukan impor beras pada 2025. Produksi beras nasional bahkan sudah mencapai 34,7 juta ton, melampaui target 32 juta ton. Kondisi ini menunjukkan bahwa swasembada pangan bukan sekadar janji, melainkan capaian nyata.
Pane menekankan bahwa penghargaan Satya Lencana kepada Don Muzakir harus menjadi dorongan bagi seluruh pengurus Tani Merdeka Indonesia di daerah. Ia berharap konsolidasi organisasi semakin kuat sehingga petani di Riau dan seluruh Indonesia dapat merasakan manfaat nyata dari kebijakan pangan nasional.
“Kalau petani kuat, kalau petani sejahtera, maka bangsa ini juga kuat. Itu pesan yang harus kita jaga bersama,” pungkas Nila.
Sebelumnya diberitakan, Don Muzakir, menerima penghargaan Satya Lencana dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto pada saat pengumuman swasembada pangan dan panen raya 1 tahun pemerintahan Prabowo Subianto di Cilebar Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu, 7 Januari 2026.
Penghargaan diserahkan langsung sebagai bentuk apresiasi negara atas dedikasi Don dalam memperjuangkan swasembada pangan berkelanjutan dalam negeri.[]
