Don Muzakir Lantik Ketua DPW Tani Merdeka Sulawesi Tenggara, Ini Pesannya

TANIMERDEKA – Organisasi Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara resmi dibentuk dengan masa bakti kepengurusan lima tahun, 2025–2030.

Pengukuhan Dewan Pimpinan Wilayah Sulawesi Tenggara dilakukan Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir. Acara berlangsung di aula Kantor Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sulawesi Tenggara, Kendari, Kamis.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Sulawesi Tenggara terpilih H. Sukardi, Sekretaris Subandi, dan Bendahara Silastum. Struktur kepengurusan dilengkapi wakil ketua dan beberapa bidang.

Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sulawesi Tenggara, LM Rusdin Jaya, hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka.

Dalam sambutan tertulis, gubernur menekankan pentingnya sektor pertanian dalam pembangunan nasional, terutama di Sulawesi Tenggara.

Sektor pertanian memberi kontribusi 23,02 persen terhadap PDRB Sulawesi Tenggara pada 2024. Angka ini lebih tinggi dari sektor pertambangan dan penggalian yang menyumbang 22,23 persen.

“Di balik angka-angka itu, ada kekuatan besar yang sering luput dari sorotan yakni kelembagaan petani. Kelembagaan ini tidak hanya administratif, melainkan mesin penggerak motivasi dan kesejahteraan petani secara menyeluruh,” ujar gubernur.

Gubernur menegaskan kelembagaan petani melalui Tani Merdeka Indonesia harus menjadi ruang kolaborasi antara petani, pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan lain.

“Saya berharap Tani Merdeka Indonesia tidak sekadar nama, tetapi menjadi gerakan nyata yang menjadi contoh dan panutan di tengah-tengah masyarakat yang terus membangun sektor pertanian dalam arti luas secara berkelanjutan,” katanya.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyampaikan Sulawesi Tenggara menjadi provinsi ke-30 yang membentuk kepengurusan organisasi ini.

Ia menjelaskan Tani Merdeka Indonesia mendukung program pertanian nasional, khususnya yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

“Nama Tani Merdeka Indonesia, Pak Presiden Prabowo yang memberikan. Dan kami ditugaskan membentuk organisasi ini dari tingkat provinsi hingga ke desa agar program-program pertanian tepat sasaran,” ujar Don Muzakir.

Ketua terpilih DPW Tani Merdeka Indonesia Sulawesi Tenggara, H. Sukardi, berjanji menjalankan amanah dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Sukardi, didampingi Satgas DPW Tani Merdeka Indonesia Sulawesi Tenggara Andi Ardian, menyebutkan tugas organisasi ini adalah meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mengawasi bantuan pemerintah terkait alat, sarana pertanian, dan distribusi pupuk yang sering menjadi kendala.

“Kami siap mengembang amanah ini dan mengawal program-program pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini