Bulog Pastikan Beras Jamaah Haji dari Panen Terbaru

TANIMERDEKA – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan beras untuk jamaah haji Indonesia di Arab Saudi bersumber dari panen terbaru petani dalam negeri.

“Beras yang kami kirim ke Arab Saudi merupakan beras super premium, pecahan di bawah 5 persen, kadar air rendah, dan diproses dari hasil panen terbaru,” kata Rizal dalam keterangan di Jakarta, pada Jumat 13 Februari 2026.

Rizal menghadiri pertemuan strategis di Annex Building Kantor Urusan Haji Indonesia, Jeddah, bersama Kementerian Haji dan Umrah RI serta Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Limited.

Pertemuan itu membahas optimalisasi layanan konsumsi jamaah, termasuk pemanfaatan beras premium produksi dalam negeri.

Ia menegaskan kebijakan ini bagian dari mandat nasional untuk menjaga kemandirian pangan sekaligus meningkatkan mutu konsumsi jamaah.

“Indonesia telah berhasil mencapai swasembada pangan dengan stok beras tertinggi sepanjang sejarah. Ini bukan sekadar soal harga, tetapi soal harga diri bangsa,” ujar Rizal.

Rizal menekankan penggunaan beras dalam negeri bertujuan menjaga kesehatan dan daya tahan jamaah.

“Jamaah kita terbiasa mengonsumsi nasi pulen khas Indonesia. Dengan menghadirkan beras nasional, diharapkan asupan gizi dan stamina jamaah selama menjalankan ibadah Haji dapat terjaga dengan lebih baik,” tambahnya.

Bulog menargetkan pengiriman awal sebanyak 2.280 ton beras premium ke Arab Saudi pada minggu ketiga Februari 2026. Pengiriman ini sesuai permintaan yang telah disepakati bersama Kementerian Haji dan BPKH Limited.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI, Jaenal Effendi, menyampaikan kerja sama lintas sektor ini bagian dari strategi peningkatan kualitas layanan haji.

“Kami mendorong sinergi dengan Bulog dan BPKH Limited untuk memastikan kualitas layanan konsumsi, tata kelola hotel, serta optimalisasi nilai ekonomi yang tetap berorientasi pada kenyamanan jamaah,” kata Jaenal.[]

Berita Terkait

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini