TANIMERDEKA – Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, secara resmi membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Tani Merdeka Indonesia yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, pada Rabu 27 Agustus 2025.
Acara ini dihadiri oleh pengurus Tani Merdeka Indonesia dari 30 provinsi dan 500 lebih kabupaten/kota seluruh Indonesia, Rapimnas ini berlangsung mulai dari 27-29 Agustus 2025.
Forum nasional ini menjadi ajang konsolidasi besar pertama setelah Pemilu 2024, yang turut meneguhkan posisi Tani Merdeka Indonesia sebagai salah satu kekuatan sosial berbasis desa.
Dalam sambutannya, Sudaryono yang juga Ketua Pembina Tani Merdeka Indonesia menegaskan organisasi petani ini telah tumbuh pesat hingga ke tingkat kabupaten dan desa.
“Kita 26 provinsi. Dimana di setiap provinsi itu semua kabupaten kotanya sudah terbentuk, jadi mungkin sudah lebih dari 500 kabupaten kota seluruh Indonesia. Yang Alhamdulillah, aktif terus, tambah besar dan kita memberikan sumbangsi yang nyata bagi masyarakat khususnya petani yang ada di desa-desa. Saya kira itu, oke,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Mas Dar ini menekankan kolaborasi antara pemerintah dan organisasi petani menjadi penting dalam menggerakkan pertanian nasional.
“Kementerian pertanian punya infrastruktur, ada dinas pertanian di kabupaten dan kota dengan melibatkan organisasi seperti Tani Merdeka Indonesia, kan jadi makin banyak yang bisa kita libatkan,” jelasnya.
Bagi Sudaryono, melibatkan banyak pihak bukan hanya pilihan, tapi keharusan.
“Karena intinya negara kita ini besar, desanya banyak, penduduknya besar, jadi nggak mungkin hanya ngandalkan personal dari birokrasi yang ada. Jadi harus melibatkan banyak-banyak stakeholder dan tentu saja. Ini satu gembira ya, kita Tani Merdeka Indonesia sudah terbentuk ditingat desa,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, mengatakan perjuangan memenangkan Prabowo Subianto di Pilpres 2024 hanyalah langkah awal, akan terus berlangsung hingga menyukseskan program swasembada pangan nasional.
“Kita berkumpul di sini, kita ini adalah orang-orang yang mencintai sepenuh hati Bapak Presiden Prabowo Subianto. Dan kita telah berjuang dari desa ke desa, dari kelompok tani ke kelompok tani yang membentuk membangun diri, mengorganisir diri. Dan kemudian kita telah berhasil memenangkan Bapak Prabowo Subianto bersama Pak Gibran Rakabuming Raka,” kata Don Muzakir.
Namun, ia mengingatkan kemenangan ini bukan akhir, Tani Merdeka terus bergerak berkolaborasi dengan pemerintah untuk membantu petani
“Dengan Tani Merdeka, kita mewujudkan kesejahteraan petani. Pak Prabowo yang kita perjuangkan jadi presiden sudah berhasil kita perjuangkan. Sekarang kita kawal program-program kerakyatannya Pak Prabowo ini, kemudian sampai ke rakyat,” ucapnya.
Menurut Don Muzakir, Rapimnas kali ini merupakan forum strategis untuk merumuskan masa depan Tani Merdeka Indonesia.
“Tani Merdeka harus semakin besar, semakin solid, dan semakin berdampak. Karena itu, Rapimnas ini menjadi panggung untuk menyusun peta jalan perjuangan berikutnya, memastikan bahwa kekuatan besar yang telah terbentuk di akar rumput tidak hanya bertahan, tetapi berkembang dan memberi manfaat nyata,” pungkas Don Muzakir.