Wakil Bupati Manggarai Barat Dilantik Jadi Ketua DPD Tani Merdeka, Ini Pesan Don Muzakir

TANIMERDEKA – Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, melantik jajaran pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia se-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Labuan Bajo, pada Selasa, 10 Februari 2026.

Don Muzakir mengatakan NTT sebagai provinsi kedua yang merampungkan pelantikan kepengurusan daerah setelah Jawa Tengah.

Ia menekankan Tani Merdeka Indonesia harus menjadi motor penggerak kesejahteraan petani.

“Sinkronisasi petani, kelompok petani, organisasi tani, dan pemerintah sebagai pengambil kebijakan,” ujar Don.

Lebih lanjut Don Muzakir menambahkan Tani Merdeka Indonesia memiliki misi ganda, mendampingi petani sekaligus mengawal program pemerintah pusat.

“Target tahun ini, swasembada jagung dan gula. Jagung di NTT, dan hilirisasi gula di Jawa,” kata Don Muzakir.

Don Muzakir mengingatkan pengurus agar tidak terjebak pada kegiatan seremonial semata. Ia menegaskan organisasi ini harus bergerak nyata mendampingi petani di lapangan.

“Yang tidak bisa bergerak, maka akan kami bekukan,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa basis utama Tani Merdeka Indonesia harus berada di tingkat desa. Kehadiran pengurus di desa dinilai penting untuk memahami persoalan petani secara langsung.

“Basis kita bukan di Kabupaten dan Kota, tapi di desa. Jangan berharap kita tahu persoalan petani, kita mampu mendampingi petani, kita tau apa yang dibutuhkan petani, kalau kita tidak ada di desa,” ungkap Don.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam pengelolaan bantuan pemerintah. Setiap bentuk penyimpangan disebut akan berhadapan dengan proses hukum.

“Jangan mengambil sepersen pun bantuan pemerintah yang disalurkan melalui TMI. Anda akan berhadapan sendiri dengan pihak kepolisian,” pungkasnya.

Sementara itu Bupati Manggarai Barat, Editasius Endi, menyambut baik pelantikan tersebut dan menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk berkolaborasi.

“Kami siap untuk berkolaborasi. Hal itu sesuai aswacita kedua bapak Prabowo, ingin negara ini yaitu mewujudkan kemandirian bangsa melalui swasembada pangan,” kata Edi.

Ia menilai sektor pangan memiliki peran penting dalam mendukung pariwisata daerah. Ketersediaan bahan pangan lokal diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pasokan dari luar wilayah.

“Beras, buah, daging diimpor terus dari luar daerah. Hari ini harus jadi momentum, bahwa kita bisa menyiapkan itu semua,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, dilantik sebagai Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Manggarai Barat.

Ia menyatakan komitmen untuk menjalankan fungsi organisasi sebagai perpanjangan tangan pusat di daerah serta memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak.

“Kami siap menjalin komunikasi dengan pemangku kepentingan untuk mewujudkan cita-cita petani yang merdeka dan sejahtera,” kata Yulianus.[]

Berita Terkait

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini