TANIMERDEKA – DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan PT Petrokimia Kayaku menggelar demplot tomat dan padi untuk kelompok tani. Lahan demplot tomat seluas 1,2 hektar, sementara padi lebih dari 1 hektar.
Sekretaris DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Farid Agus Prianto, menegaskan dukungan perusahaan berupa pestisida dan bibit unggul sangat membantu petani.
“Kerja sama ini penting. Petani mendapat bibit unggul dan pestisida yang bisa meningkatkan hasil panen. Kita ingin petani merasakan langsung manfaatnya,” kata Farid.
Ia menambahkan demplot menjadi sarana pembelajaran bagi petani. Menurutnya, hasil dari lahan percontohan bisa menjadi acuan untuk memperluas penerapan teknologi pertanian di wilayah lain.
“Demplot ini bukan hanya uji coba, tetapi juga contoh nyata. Petani bisa melihat hasilnya, lalu menerapkan di lahan masing-masing,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti kelompok tani dari Pesisir Tengah. Mereka juga berbagi pengalaman mengenai teknik budidaya, penggunaan pestisida, serta pemilihan bibit unggul.
Farid menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar petani tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memahami cara mengelola lahan secara efektif.
Kolaborasi antara organisasi tani dan perusahaan pupuk diharapkan memperkuat ketahanan pangan daerah. Demplot tomat dan padi menjadi langkah awal untuk mengoptimalkan potensi pertanian Kalimantan Tengah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.[]
