TANIMEREKA – Kelompok tani binaan DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pesisir Barat melakukan ubinan padi. Kegiatan ini bertujuan mengetahui produktivitas tanaman sekaligus mendorong peningkatan hasil panen petani di wilayah tersebut.
Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pesisir Barat, Darwin, hadir bersama jajaran koordinator kecamatan Pesisir Tengah. Perwakilan Dinas Pertanian, koordinator penyuluh, serta penyuluh pertanian lapangan turut mendampingi kegiatan di lahan sawah milik petani.
Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Pesisir Barat, Ervina Yolanda, juga mengikuti proses pengukuran hasil panen. Kehadiran BPS diperlukan untuk memastikan data produksi yang diperoleh sesuai metode penghitungan statistik pertanian.
Darwin menilai ubinan padi menjadi langkah penting dalam membaca kondisi produksi di tingkat petani. Data tersebut dibutuhkan sebagai dasar perencanaan pendampingan dan penguatan budidaya.
“Kegiatan ubinan padi ini untuk meningkatkan hasil panen padi milik petani,” ujar Darwin.
Ia menambahkan pendampingan lapangan harus dilakukan secara berkelanjutan. Peran penyuluh, pemerintah daerah, dan organisasi petani dinilai saling melengkapi dalam menjaga stabilitas produksi pangan.
Sementara itu Ervina Yolanda menjelaskan proses ubinan dilakukan dengan metode pengukuran standar. Hasil penghitungan akan menjadi bagian dari data resmi produksi padi daerah.
“Kami memastikan penghitungan dilakukan sesuai metode statistik agar data produksi padi di Pesisir Barat akurat dan dapat menjadi dasar perencanaan sektor pertanian,” kata Ervina Yolanda.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang koordinasi antara petani, pemerintah, dan lembaga statistik. Hasil ubinan diharapkan memberi gambaran kondisi panen musim berjalan serta kebutuhan dukungan teknis pada musim tanam berikutnya.
DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pesisir Barat menyatakan kegiatan serupa akan terus dilakukan di wilayah lain. Langkah ini ditujukan untuk menjaga produktivitas lahan sawah dan memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.[]
