Gerindra Minta Anggaran Riset Pertanian Diperkuat

TANIMERDEKA – Fraksi Partai Gerindra ikut bersuara di DPR RI terkait pentingnya penguatan regulasi dan anggaran riset untuk menopang political will Presiden Prabowo Subianto di sektor pertanian.

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Endang Setyawati Thohari, mengatakan dukungan pendanaan terhadap inovasi teknologi pertanian masih lemah. Banyak hasil riset lembaga penelitian belum bisa disebarluaskan secara optimal kepada petani karena keterbatasan anggaran.

Endang menekankan percepatan pengesahan Undang-Undang Sumber Daya Genetik (SDG) agar kekayaan genetik nasional terlindungi.

“Bibit unggul belum tentu berhasil jika tidak sesuai dengan zona agroekologinya. Karena itu, potensi lokal harus dilindungi secara regulatif,” ujarnya, pada Sabtu, 25 Januari 2026.

Ia mengingatkan tren penurunan anggaran riset di Kementerian Pertanian. Menurutnya, riset seharusnya diperkuat sebagai fondasi utama menuju swasembada pangan. Idealnya, anggaran riset bisa mencapai 20 persen dari total anggaran kementerian.

Endang menyampaikan hal itu usai Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI ke Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Hortikultura di Bogor, Jawa Barat.

Ia menilai BRMP sebagai penerus badan litbang harus menjadi prioritas pembangunan pertanian nasional.

Fraksi Gerindra menegaskan political will Presiden Prabowo sudah terlihat kuat. Namun, langkah strategis berkelanjutan diperlukan agar kebijakan riset pertanian tidak berubah setiap kali terjadi pergantian menteri.[]

Berita Terkait

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini